• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKUNTABILITAS KINERJA

III. 1 Capaian Kinerja TA. 2016

Penilaian kinerja mengacu pada Penetapan Kinerja Dinas Pekerjaan Umum kab. Tanah Bumbu TA. 2016 yang telah disepakati. Penilaian ini dilakukan untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja yang hasilnya akan memberikan gambaran keberhasilan dan kegagalan dalam pencapaian tujuan dan sasaran.

Pengukuran kinerja mencakup pencapaian sasaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanah Bumbu terhadap dokumen rencana kinerja yang telah ditetapkan. Setelah diperolah data hasil pengukuran kinerja maka dilakukan pengukuran tingkat pencapaian sasaran.

Untuk lebih mempermudah interpretasi atas pencapaian kinerja kegiatan maka dipergunakan skala ordinal dan makna dari nilai tersebut yaitu:

Table III.1 Tabel Skala Nilai Peringkat Kinerja

URUTAN Interval Nilai Realisasi Kinerja Kategori Penilaian Realisasi

Kinerja

I Lebih dari 90% Sangat baik

II 80% hingga 90% Baik

III 60% hingga 79 % Cukup baik

IV Kurang dari 60% Kurang baik

Pengukuran ini dilakukan dengan metode perbandingan antara rencana tingkat capaian (target) dengan realisasi capaian dari setiap kegiatan untuk mencapai sasaran, dengan rincian sebagai berikut:

28 III. 2 Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja TA. 2016

Analisis capaian kinerja dilakukan dengan melakukan Pengukuran Kinerja untuk mengetahui tingkat keterkaitan antara pencapaian kinerja kegiatan dengan program dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi sebagaimana yang ditetapkan dalam Rencana Strategis. Dalam analisis ini dilakukan dengan menggunakan data/ informasi yang diperolah secara lengkap dan akurat.

Penjelasan mengenai analisis capaian indikator kinerja terhadap setiap sasaran yang dimaksud adalah sebagai berikut:

3.2.1 Meningkatnya Kualitas Pelayanan Aparatur dan Publik

Sasaran strategis meningkatnya kualitas aparatur dan publik diukur oleh indikator kinerja : 1). Tingkat kelengkapan sarana dan prasarana aparatur 2). Tingkat pelayanan administrasi perkantoran. Capaian target tersebut dijabarkan sebagai berikut :

Tabel III.2 Meningkatnya Kualitas Pelayanan Aparatur dan Publik

No. Indikator Kinerja Utama Satuan Target Capaian Kinerja

1. Tingkat Kelengkapan sarana dan

prasarana aparatur % 100 100 100

2. Tingkat pelayanan administrasi

perkantoran % 100 100 100

Tingkat kelengkapan sarana dan prasarana aparatur ditargetkan capaian 100 % namun sampai pada akhir pelaksanaan tahun anggaran capaiannya 0 %, hal ini dikarenakan Pemerintah Kab. Tanah Bumbu mengalami defisit anggaran sehingga pada APBD Perubahan untuk kegiatan Penyediaan Peralatan dan perlengkapan kantor dihapus. Hal ini mengakibatkan output untuk kegiatan tersebut tidak ada.

Pada indikator Tingkat pelayanan administrasi perkantoran terdapat 12 kegiatan yang merupakan kegiatan rutin dimana pelaksanaannya berlangsung selama 12 bulan. Capaian kinerja pada indikator ini adalah 100 %.

3.2.2 Meningkatnya Kinerja dan Disiplin Apartur yang Berbasis Kompetensi

Sasaran strategis meningkatnya kinerja dan disiplin aparatur yang berbasis kompetensi diukur oleh indikator kinerja : 1). Tingkat kedisiplinan aparatur dalam kehadiran dan penggunaan atribut pegawai, 2). Pelatihan jasa konstruksi. Capaian target tersebut dijabarkan sebagai berikut :

Tabel III.3 Meningkatnya Kinerja dan Disiplin Aparatur yang Berbasis Kompetensi

No. Indikator Kinerja Utama Satuan Target Capaian Kinerja

1. Tingkat kedisiplinan aparatur dalam

29 pegawai

2. Pelatihan jasa konstruksi Kali 3 2 66,67

Untuk capaian indikator Tingkat kedisiplinan aparatur dalam kehadiran dan penggunaan atribut pegawai capaian kinerjanya 100 %, . Indikator ini didukung melalui kegiatan pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu. Untuk kegiatan ini output kegiatan berupa pengadaan pakaian seragam untuk pegawai Dinas Pek. Umum sebanyak 56 stel.

Indikator Pelatihan jasa konstruksi capaian kinerjanya adalah : 66,67 %. Pada indikator ini ditargetkan 3 (tiga) kali kegiatan, yaitu : 1. Sertifikasi Penanggung Jawab Teknis Badan Usaha (PJT BU), 2. Sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), 3. Sertifikasi Tenaga (Ahli/Terampil) Pekerjaan Bidang Ke Pu an. Namun dari tiga (3) kegiatan yang targetkan tersebut hanya dua (2) kegiatan yang terlaksana. Adapun kegiatan yang terlaksana yaitu : 1. Sertifikasi Penanggung Jawab Teknis Badan Usaha (PJT BU) dimana kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Bimbingan Teknis Jasa Konstruksi Kualifikasi Kecil Angkatan kedua yang diselenggarakan pada tanggal 2 sampai dengan 4 Mei 2106 yang diikuti oleh 50 peserta. 2. Sertifukasi Tenaga (Ahli/Terampil) Pekerjaan Bidang Ke Pu an, dimana pada kegiatan ini dilaksanakan melalui kegiatan Pembekalan dan fasilitasi uji kompetensi bidang teknik sipil sub bidang Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jembatan. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 19 September sampai dengan 21 september 2016 yang diiukti oleh 50 peserta. Adapun kegiatan yang tidak terlaksana adalah Sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penyebab tidak terlaksananya kegiatan karena Pemerintah Kab. Tanah Bumbu mengalami Defisit anggaran yang mana instansi pemerintah diharuskan untuk melakukan efesiensi anggaran.

3.2.3 Meningkatnya Kondisi Ruas-ruas Jalan dan Jembatan Terhadap Kawasan Strategis,

Perkotaan, Perdesaan dan Terpencil

Sasaran strategis meningkatnya kondisi ruas-ruas jalan dan jembatan terhadap kawasan strategis, perkotaan, perdesaaan dan terpencil diukur oleh indikator kinerja : 1). Persentase kondisi jalan baik dan sedang, 2). Persentase terhubungnya pusat-pusat kegiatan dan pusat produksi, 3). Persentase jalan yang terpelihara, 4). Panjang jalan lingkungan dalam kondisi baik. Capaian target tersebut dijabarkan sebagai berikut :

Tabel III.4 Meningkatnya Kondisi Ruas-ruas Jalan dan Jembatan Terhadap Kawasan Strategis, Perkotaan, Perdesaan dan Terpencil

No. Indikator Kinerja Utama Satuan Target Capaian Kinerja

1. Persentase kondisi jalan baik dan

sedang % 71 57,03 80,32

2. Persentase terhubungnya pusat-pusat

30

3. Persentase jalan yang terpelihara % 100 100 100

4. Persentase jembatan yang terpelihara % 100 100 100

5. Panjang jalan lingkungan dalam

kondisi baik Meter 7.500 21.445 285,93

Pada indikator Persentase kondisi jalan baik capaian kinerjanya 57,03 %. Nilai indikator dihitung dari perbandingan panjang jalan dalam kondisi baik dan sedang dengan eksisting panjang jalan kabupaten. Panjang jalan dalam kondisi dan sedang (kondisi mantap) sepanjang 542,73 Km dan Panjang jalan kabupaten sepanjang 1586,12 Km.

Pada tahun 2016 melalui program pembangunan jalan dan jembatan pada kegiatan peningkatan jalan, telah dilakukan peningkatan jalan sepangjang 76,185 Km di 10 (sepuluh) kecamatan di Kab. Tanah Bumbu. Adapun rincian peningkatan jalan yang dilaksanakan pada tahun 2016 yaitu :

Tabel. III.5 Kegiatan Peningkatan Jalan pada tahun 2016

No. Kegiatan Panjang

(Km) Kecamatan Desa/kelurahan

1.

Peningkatan Jalan Tungkaran Pangeran - Kodeco Peningkatan

Jalan Kodeco - Mentewe (DAK) Peningkatan Jalan Gunung Antasari -

Sarigadung (DAK) Peningkatan Jalan Lingkungan Kec.Simpang Empat

17.736 Simpang Empat

Tungkaran Pangeran, Gunung Antasari, Sarigadung, Gunung Batu Besar, Barokah, Kampung Baru 2. Peningkatan Jalan Lingkungan

Kec.Batulicin 2.994 Batulicin

Kelurahan Batulicin, Kelurahan Gunung Tinggi

3.

Peningkatan Jalan Pakatelu - Saring Sei.Bubu - Saring Sei.Binjai (DAK)

Peningkatan Jalan Betung (DAK) Peningkatan Jalan Muara Pagatan (DAK) Peningkatan Jalan Lingkungan Kec.Kusan

Hilir Peningkatan

Jalan Salimuran (DAK)

21.787 Kusan Hilir

Pakatelu, Saring Sei. Bubu, Saring Sei. Binjai, Betung, Kampung Baru, Muara Tengah, Muara Pagatan, Salimuran, Beringin, Pasar Baru, Batuah, Rantau Panjang Hulu, Pakatellu 4.

Peningkatan Jalan Lingkungan

Kec.Sei.Loban Peningkatan Jalan Syarif Ali Kec.Sei.Loban

5.541 Sungai Loban Sebamban Baru, Wanasari 5.

Peningkatan Jalan Lingkungan

Kec.Angsana Peningkatan Jalan Desa Angsana

5.617 Angsana Angsana, Karang Indah, Bayan Sari

6. Peningkatan Jalan Lingkungan Kec.Satui 3.838 Satui

Sungai Cuka, Sinar Bulan, Makmur Mulya, Sungai Danau

7.

Peningkatan Jalan Lingkungan Kec.Karang Bintang Peningkatan Jalan Selaselilau (DAK)

3.471 Karang Bintang

Selaselilau, Pandan Sari, Manunggal, Batulicin Irigasi

8. Peningkatan Jalan Lingkungan Kec.Kuranji 1.479 Kuranji Mustika, Giri Mulya 9. Peningkatan Jalan Wonorejo - Teluk

Kepayang (DAK) 7.190 Kusan Hulu

Wonorejo, Guntung, Teluk Kepayang,

31

Peningkatan Jalan Lingkungan Kec.Kusan Hulu

Harapan Jaya, Karang Mulya, Wonorejo 10.

Peningkatan Jalan Lingkungan Kec.Mentewe

Peningkatan Jalan Sidomulyo (DAK) Peningkatan Jalan Batu Harang Kec.

Mentewe

6.533 Mentewe Sidomulyo, Maju Mulyo, Batu Harang, Sepakat

Total 76,185

Pada indikator Persentase terhubungnya pusat-pusat kegiatan dan pusat produksi nilai indikator dihitung dari perbandingan antara jumlah panjang jalan penghubung pusat kegiatan dan pusat produksi dengan target jumlah panjang jalan penghubung pusat-pusat kegiatan dan pusat-pusat produksi. Pada indikator ini ditargetkan sebesar 10 % dan yang terealisasi sebesar 94,76 %. Jumlah panjang jalan penghubung pusat-pusat kegiatan dan pusat produksi adalah 542,73 Km, sedangkan target jumlah panjang jalan penghubung pusat-pusat kegiatan dan pusat produksi yaitu 572,73 Km.

Pada indikator Persentase jalan yang terpelihara capaian kinerjanya 100 %, target panjang jalan yang terpelihara pada tahun anggaran 2016 sepanjang 1,5 Km dan yang terealisasi sepanjang 1,51576 Km. Rehabilitasi/pemeliharaan jalan dilaksanakan di 9 (Sembilan ) kelurahan/desa dan di 5 (lima) kecamatan. Lima kecamatan tersebut sebagai berikut: 1. Kec. Karang Bintang dengan total panjang jalan yang dipelihara yaitu : 0,29781 Km, 2. Kec. Kusan Hilir dengan total panjang jalan yang dipelihara yaitu : 0,48005 Km, 3. Kec. Batulicin dengan total panjang jalan yang dipelihara yaitu : 0,48490 Km, 4. Kec. Kusan Hulu dengan total panjang jalan yang dipelihara yaitu : 0,005 Km dan 5. Kec. Satui dengan total panjang jalan yang dipelihara yaitu : 0,248 Km (dapat dilihat pada tabel berikut) :

Tabel III.6 Kegiatan Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan Tahun Anggaran 2016

No. Kegiatan Panjang (m) Kecamatan Desa

1. Jalan Poros Karang Bintang 177,8 Karang Bintang Karang Bintang 2. Jalan Poros Karang Sari 120,01 Karang Bintang Karang Sari 3.

Jalan Poros Pagatan (Simp. 3 Jbt s/d

Lapangan 7 Pebruari) - Beton Mutu Sedang f'c = 20 Mpa (K-250)

171,05 Kusan Hilir

Manurung, Kelurahan Kota Pagatan 4. Tempat Wisata Rindu Alam 301 Kusan Hilir Betung 5. Timbunan Jalan Salimuran 8 Kusan Hilir Salimuran 6. Pembuatan galian saluran drainase 382 Batulicin Kelurahan Batulicin 7.

Jalan Poros Manggis (Dekat Jalan 30) dan Jalan Poros Gunung Tinggi (Dekat Perumahan)

72,90 Batulicin Kelurahan Batulicin 8. Pasar Lama Batulicin 30 Batulicin Kelurahan

Batulicin 9. Timbunan Lasung (Setelah Banjir) 5 Kusan Hulu Lasung 10. Satui Barat (Pinggir Sungai) 248 Satui Satui Barat

32 Untuk indikator persentase jembatan yang terpelihara, capaian kinerjanya 100 %, target jembatan yang terpelihara yaitu 5 (lima) jembatan dan yang terpelihara sebanyak 5 jembatan. Pemeliharaan jembatan ini terlaksana di 3 (tiga) kecamatan yaitu 1). Kec. Kusan Hulu yang terletak di desa Binawara dan desa Bakarangan, 2). Kecamatan Batulicin terletak di desa Maju Bersama dan 3). Kec. Karang Bintang terletak di desa Maju sejahtera dan Desa Pematan Ulin (dapat dilihat pada tabel berikut):

Tabel III.7 Jembatan yang dipelihara/rehabilitasi Tahun Anggaran 2016

No. Kegiatan Panjang

(m) Kecamatan Desa Keterangan

1. Pemeliharaan Lantai Jembatan

Rangka Baja Desa Binawara (DAK) 50 x 4,5 Kusan Hulu Binawara Rehab Lantai Jembatan (Beton) 2. Pemeliharaan Lantai Jembatan

Rangka Baja Desa Bakarangan (DAK)

35 x 4,5 Kusan Hulu Bakarangan Rehab Lantai Jembatan (Beton) 3. Rehabilitasi Jembatan Desa Maju

Bersama 47 x 1,5 Batulicin Maju Bersama

P x ℓ (Jembatan Gantung) 4. Rehabilitasi Jembatan Desa Maju

Sejahtera 2 x 7 x 3 Karag Bintang Maju Sejahtera P x ℓ x t (Box Culvert) 5. Rehabilitasi Jembatan Jalan Desa 3

Karang Bintang 3 x 8 x 2 Karag

Bintang

Pematan Ulin

P x ℓ x t (Box Culvert)

Indikator panjang jalan lingkungan dalam kondisi baik yaitu 7.500 Meter dan yang terlaksana 21.445 meter, capaian kinerjanya yaitu 285,93 %. Indikator ini didukung oleh program peningkatan jalan dan jembatan melalui kegiatan peningkatan jalan lingkungan. Kegiatan peningkatan jalan lingkungan ini terlaksana di 4 (empat) kecamatan yaitu : Kecamatan Angsana, Kecamatan Kusan Hilir, Kecamatan Simpang Empat dan Kecamatan Batulicin.

Tabel III.8 Jalan Lingkungan yang ditingkatkan Tahun Anggaran 2016

No. Kegiatan Panjang Jalan (m)

Kecamatan Angsana 1.208

1. Peningkatan Jalan Lingkungan RT. 03 DS. Mekar Jaya Kec. Angsana 688 2. Pembuatan Siring Jalan RT. 4 DS. Mekar Jaya Kec. Angsana 264 3. Peningkatan Jalan Lingkungan RT. 01 Ds. Purwodadi Kec. Angsana 256

Kecamatan Kusan Hilir 8.651

1. Peningkatan Jalan Lintas Desa, Desa Salimuran Rt. 1 Kec. Kusan Hilir 1.956 2. Pengecoran Jalan Gg. Keluarga Kel. Kota Pagatan 130 3. Pengecoran Jalan Lingkungan Jalan Kapitan Mattone RT.1 Kec. Kusan Hilir 282 4. Pengecoran Jalan Kaca Piring Gg.Mulia RT.002 Kel. Kota Pagatan 177 5. Pengecoran Jalan Gg. Resbaharti Kel. Kota Pagatan 138 6. Peningkatan Jalan Lingkungan (Rabat Beton/Jalan Cor) RT. 3 DS. Api Api

Kec. Kusan Hilir 142 7. Peningkatan Jalan Usaha Tani RT. 13 Desa Teluk Kepayang 1.560 8. Peningkatan Jalan RT.13 Desa Teluk Kepayang 2.265

33

9. Peningkatan Jalan Lintas Desa, Desa Sepunggur Rt. 6 Kec. Kusan Hilir 868 10. Peningkatan Jalan Lingkungan Tanjung Keramat RT. 3 DS. Pakatellu Kec.

Kusan Hilir 439 11. Peningkatan Jalan Lingkungan Wa'na Saroding RT. IV DS. Pakatellu Kec.

Kusan Hilir 345 12. Peningkatan Jalan Gg. Dahlia RT.005 Kel. Kota Pagatan 340

Kecamatan Simpang Empat 5.239

1. Peningkatan Jalan Gg. Al Qaromah Kec. Simpang Empat 156 2. Peningkatan Jalan Gg. Attaqwa Kec. Simpang Empat 210 3. Peningkatan Jalan Cor Beton Gang Sekolah RT. 15 Kelurahan Tungkaran

Pangeran Kec. Simpang Empat 247 4. Peningkatan Jalan Horas Kec. Simpang Empat 183 5. Peningkatan Jalan Karang Jawa Ujung Tembus Plajau Indah Desa Barokah

Kec. Simpang Empat 197 6. Peningkatan Jalan Gg. Kelinci I Desa Barokah Kec. Simpang Empat 225 7. Pembuatan Siring Beton Jl. Mufakat Indah Ds. Gunung Besar 232 8. Peningkatan Jalan Nurrosyid Kec. Simpang Empat 250 9. Peningkatan Jalan/Rabat Beton Jl. Gg. Kebanjiran RT. 02 Kel. Tungkaran

Pangeran Kec. Simpang Empat 40 10. Peningkatan Jalan Gg. Kelinci II Desa Barokah Kec. Simpang Empat 301 11. Peningkatan Jalan gg. Kenanga Tembus Gg. Padi Kel. Kampung Baru Kec.

Simpang Empat 291 12. Peningkatan Jalan Gg. Merpati Desa Gunung Antasari Kec. Simpang

Empat 459 13. Peningkatan Jalan Mustika Kel. Kampung Baru Kec. Simpang Empat 279 14. Peningkatan Jalan Gg. Padat Karya II Desa Barokah Kec. Simpang Empat 127 15. Peningkatan Jalan Lingkungan Perumnas Bumi Bersujud 183 16. Peningkatan Jalan Lingkungan Rt. 01 Ds. Gunung Besar Kec. Simpang

Empat 140 17. Pemasangan Paving Blok RT. 15 Desa Barokah Kec. Simpang Empat 39 18. Peningkatan Jalan Sejahtera RT. 03. Kec. Simpang Empat 266 19. Peningkatan Jalan Gg. Simpati Kel. Kampung Baru Kec. Simpang Empat 179 20. Peningkatan Jalan Gg. Toba RT. 03 Kec. Simpang Empat 309 21. Peningkatan Jalan Veteran Ujung Desa Barokah Kec. Simpang Empat 239 22. Peningkatan Jalan Gg. Cindrawasih 185 23. Pengurukan/Perkerasan Jalan Gg. Kenanga RT 05 Kel. Tungkaran

Pangeran 317 24. Peningkatan Jalan Rahayu Desa Gunung Besar Kec. Simpang Empat 239

Kecamatan Batulicin 6.293

1. Peningkatan Gg. Pendidikan Desa Suka Maju 260 2. Peningkatan Jalan Lingkungan Jl. Dumaing RT.06 Ds. Kersik Putih Kec.

Batulicin 1.361 3. Pembuatan siring beton Gg. Finisi RT.01 Kel. Batulicin 163 4. Peningkatan Jalan Gg. Kenanga II Desa Suka Maju 326 5. Peningkatan Jalan Gg. Pelopor Desa Sukamaju 800 6. Peningkatan Jalan Gg. Perintis RT. 01 Desa Suka Maju 160 7. Pengerasan Jalan Jl. Tambak RT. 10 Kelurahan Batulicin 100

34

8. Penigkatan Jalan Lingkungan RT.01 Kel. Gunung Tinggi Kec. Batulicin 939 9. Peningkatan Jalan Lingkungan Jl. Malewa Raya Gg. Anggrek RT. 10 Kel.

Batulicin Kec. Batulicin 1.294 10. Perkerasan Jalan (COR) menuju Musholla Al Azhar RT.02 Kel. Gunung

Tinggi 55 11. Pembuatan siring beton Jl. Pemasiran RT.15 Kel. Batulicin 170 12. Pengecoran Jalan PDSB RT.03 Kelurahan Gunung Tinggi 260 13. Pembuatan siring beton Gg. M. Jannah RT.13 Kel. Batulicin 85 14. Peningkatan Jalan berlian Gg. Sari Mulya Rt. 13 Kelurahan Batulicin 320

Total 21.445

3.2.4 Meningkatnya Kinerja Daerah Irigasi (DI/DR)

Sasaran strategis Meningkatnya kinerja daerah irigasi (DI/DIR) diukur oleh indikator kinerja : 1). Persentase tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada sesuai dengan kewenangannya. (Provinsi atau Kabupaten/Kota). Capaian target tersebut dijabarkan sebagai berikut :

Tabel III.9 Meningkatnya Kinerja Daerah Irigasi (DI/DIR)

No. Indikator Kinerja Utama Satuan Target Capaian Kinerja

1.

Persentase tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada sesuai dengan

kewenangannya. (Provinsi atau

Kabupaten/Kota)

% 68,44 71,13 98,60

Besarnya nilai indikator tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada sesuai dengan kewenangannya dihitung berdasarkan perbandingan ketersediaan air irigasi pada musim tanam dengan kebutuhan air irigasi berdasarkan rencana tanam.

Pada tahun 2016 melalui kegiatan Rehabilitasi/pemeliharaan jaringan irigasi yang mendapat dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Sarpras Irigasi dan Air Minum Dinas Pek. Umum melalui Bidang pengairan melaksanakan kegiatan peningkatan irigasi desa dan rehabilitasi daerah rawa, dari kegiatan tersebut. Adapun rincian kegiatan peningkatan layanan irigasi yaitu :

Tabel III.10 Kegiatan Rehabilitasi/Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tahun 2016

No. Kegiatan Luas Jaringan Irigasi yang

tertangani(Ha) Peningkatan Irigasi Desa

1. Peningkatan Daerah Irigasi Desa Bekarangan Kec. Kusan Hulu 25 2. Peningkatan Daerah Irigasi Desa Batarang Kec. Kusan Hilir 110

35

3. Peningkatan Daerah Irigasi Desa Harapan Jaya Kec. Kusan Hulu 15 4. Peningkatan Daerah Irigasi Desa Mekar Jaya Kec. Kusan Hilir 45 5. Peningkatan Daerah Irigasi Desa Sepunggur Kec. Batulicin 25 6. Peningkatan Daerah Irigasi Desa Sumber Baru Kec. Angsana 65 7. Peningkatan Daerah Irigasi Desa Tibarau Panjang Kec. Kusan Hulu 25 8. Peningkatan Daerah Irigasi Api Api Kec. Kusan Hilir 100 9. Peningkatan Daerah Irigasi Desa Satui Timur Kec. Satui 75 10. Peningkatan Daerah Irigasi Desa Pulo Wali Kec. Batulicin 20 11. Peningkatan Daerah Irigasi Desa Salimuran Kec. Kusan Hilir 60 12. Peningkatan Daerah Irigasi Desa Hantiif Kec. Kusan Hulu

Rehabiltasi Daerah Rawa

13. Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Desa Manurung Kec. Kusan Hilir 25 14. Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Desa Rantau Panjang Hilir Kec.

Kusan Hilir 25 15. Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Desa Karya Bakti Kec. Kusan Hilir 25 16. Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Desa Pulau Tanjung Kec. Kusan

Hilir 69 17. Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Desa Sardangan Kec. Kusan Hilir 110 18. Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Desa Anjir Baru Kec. Kusan Hulu 35 19. Peningkatan Daerah irigasi Rawa Desa Mudalang Kec. Kusan Hilir 37 20. Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Desa Sei. Lembu Kec. Kusan Hilir 37 21. Rehabilitasi Daerah Irigasi Rawa Desa Guntung Kec. Kusan Hulu 19 22. Rehabilitasi Daerah Irigasi Rawa Desa Tanggul Lasung Kec. Kusan

Hulu 14

Total 991

Selain kegiatan peningkatan jaringan irigasi yang telah disebutkan diatas, kegiatan yang dilakukan dalam rangka mendukung kinerja daerah irigasi dilakukan juga kegiatan berupa pemeliharaan daerah irigasi (DI) Pacakan, luas daerah irigasi yang dipelihara/dioptimalkan yaitu 150 Ha. Selain pembangunan infrastruktur untuk memperkuat sector pertanian juga disiapkan SID pengembangan irigasi serta Fisibility studi bendungan guna membantu dalam penyusunan program pengembangan lahan pertanian yang berkelanjutan.

Capaian pada indikator tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada sesuai kewenangannya yaitu: 98,60 %. Terdapat satu kegiatan yang tidak terlaksana yaitu peningkatan daerah irigasi Sei Danau Kec. Satui. Permasalahan yang timbul akibat tidak terlaksananya kegiatan ini dilokasi pelaksanaan kegiatan terjadi tiga kali banjir dan dilakukan perpanjangan masa pelaksanaan kegiatan akan tetapi sampai pada akhir masa kontrak pekerjaan belum terselesaikan maka dilakukan pemutusan kontrak kerja.

3.2.5 Penyediaan Air Baku

Sasaran strategis Penyediaan air baku diukur oleh indikator kinerja : 1). Jumlah bangunan penampung air. Capaian target tersebut dijabarkan sebagai berikut :

36 Tabel III.11 Penyediaan Air Baku

No. Indikator Kinerja Utama Satuan Target Capaian Kinerja

1. Jumlah bangunan penampung air Buah 2 6 300

Pada indikator jumlah bangunan penampung air capaian kinerjanya 300 %, Untuk meningkatkan ketersediaan air dan menjaga kelestarian air pada tahun 2016 melalui kegiatan pembangunan embung dan penampungan air lainnya terbangun 6 (enam) embung yang berlokasi di kecamatan Kusan Hulu desa Teluk Kepayang 2 (dua) embung dan di desa Mangkal Api terbangun 4 embung. Sampai pada tahun 2016 telah terbangun 41 embung.

3.2.6 Berkurangnya Banjir, Genangan dan Abrasi di Permukiman dan Jalan

Sasaran strategis Berkurangnya banjir diukur oleh indikator kinerja : 1). Panjang drainase dalam kondisi baik, 2). Persentase berkurangnya luasan genangan akibat banjir, 3). Persentase berkurangnya panjang pantai yang terkena abrasi. Capaian target tersebut dijabarkan sebagai berikut :

Tabel III.12 Berkurangnya banjir, genangan dan abrasi di permukiman dan jalan

No. Indikator Kinerja Utama Satuan Target Capaian Kinerja

1. Panjang drainase dalam kondisi baik Km 484.291 282.238 58,28

2. Persentase berkurangnya luasan

genangan akibat banjir % 9,932 9,749 98,16

3. Persentase berkurangnya panjang

pantai yang terkena abrasi % 19,17 0 0

Capaian kinerja Panjang drainase dalam kondisi baik yaitu 58,28 %. Nilai indikator dihitung berdasarkan kondisi drainase yang masih berfungsi dengan baik.

Dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan permukiman dan mengurangi potensi banjir dilakukan pemeliharaan drainase agar infrastruktur yang ada dapat bermanfaat sebagaiman mestinya. Selain kegiatan pemeliharaan juga dilakukan pembangunan drainase. Adapun daftar kegiatan pembangunan dan pemeliharaan drainase sebagai berikut :

Tabel III.13 Daftar Kegiatan Pembangunan dan Pemeliharaan Drainase di Kab. Tanah Bumbu Pada Tahun 2016

No. Kegiatan Panjang (m)

Kec. Angsana

1. Pembangunan drainase Rt.04 Desa Sumber Baru 587,40 2. Pembangunan drainase Rt..02 Desa Mekar Jaya 668,30 3. Pembangunan drainase Rt. 01 Desa Karang Indah 258,05

37

Kec. Kusan Hilir

4.. Pembangunan drainase Desa Pasar Baru 98,00 Kec. Batulicin

5. Pembangunan drainase perumahan Griya Persada Asri Desa Kersik Putih 506,25 6. Pembangunan drainase Jln. H.Asnawi Desa Kersik Putih 506,30 7. Pembangunan drainase Depan Kantor Pengadilan Agama Batulicin 97,00 8. Pembangunan drainase Jln. Belakang SMP RT.16 Kelurahan Batulicin 355,00 9. Pembangunan drainase Jln. Keluarga I Kelurahan Batulicin 418,00 10. Pembangunan drainase Jln. Berlian Kelurahan Batulicin 362,50 Kec. Simpang Empat

11. Pembangunan drainase Pasar Ampera 149,70 12. Pembangunan drainase Jln. Bina Bersama Desa Sarigadung 169,00 13. Pembangunan drainase Jln. Pama Desa Gunung Besar 243,00 14. Pembangunan drainase Jln. Pelita II kel. Kampung Baru 249,50 15. Pembangunan drainase Jln. Sampurna RT.8 Desa Barokah 256,40 16. Pembangunan drainase Horas III Desa Barokah 261,80 17. Pembangunan drainase Gg. Attaqwa Tembus afiat 309,00 18. Pembangunan drainase Jln. Cendana Batu Benawa RT.08/09 227,50 19. Pembangunan drainase TK Aisyah Jln. Borneo Desa Sejahtera 464,50 20. Pemeliharaan Drainse Kec. Simpang Empat 267,40

Total 6.756,45

Capaian kinerja untuk berkurangnya luasan genangan akibat banjir yaitu 9,749 %. Nilai indikator ini diperoleh dari perbandingan antara luas daerah yang sebelumnya tergenang dan kemudian terbebas dari genangan dengan luas daerah yang rawan tergenang. Pada tahun 2016 target luas daerah yang tergenang adalah 37.859.860 m² dan luas daerah luas daerah yang sebelumnya tergenang dan kemudian terbebas dari genangan adalah 3.690.996 m² .

Untuk mengurangi titik genangan melalui program pembangunan saluran drainase/gorong-gorong telah dilaksanakan pembangunan drainase sepanjang 6.489,05 meter dan pemeliharaan drainase sepanjang 267,4 meter.

Untuk indikator Persentase berkurangnya panjang pantai yang terkena abrasi capaiannya nol %. Indikator ini tidak mencapai target karena defisit anggaran. Kegiatan yang semula direncanakan untuk pembangunan pengaman pantai pada APBD Perubahan kegiatan tersebut dihapus sehingga output pada kegiatan ini tidak ada.

3.2.7 Meningkatnya SPM Air Minum

Sasaran strategis Meningkatnya SPM Air minum diukur oleh indikator kinerja : 1). Persentase penduduk yang mendapatkan akses air minum yang aman, 2). Persentase tersedianya air baku untuk memenuhi kebutuhan pokok minimal sehari-hari, 3). Terbangunnya SPAM non perpipaan. Capaian target dijabarkan sebagai berikut :

38 Tabel III.14 Berkurangnya banjir, genangan dan abrasi di permukiman dan jalan

No. Indikator Kinerja Utama Satuan Target Capaian Kinerja

1.

Persentase penduduk yang

mendapatkan akses air minum yang aman

% 53,06 58,59 110,42

2. Terbangunnya SPAM non perpipaan % 61,81 61,81 100

Dokumen terkait