Di fase ini, pelajar menggunakan berbagai alat bantu dalam melakukan pengukuran dan pengamatan serta memperhatikan detail yang relevan dari objek yang diamati. Secara mandiri, pelajar dapat mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk memperjelas hasil pengamatan dan membuat prediksi tentang penyelidikan ilmiah.
Pelajar juga merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang benar untuk menjawab pertanyaan. Dalam penyelidikan yang dilakukan, pelajar menggunakan berbagai jenis variabel untuk membuktikan prediksi, menyajikan data dalam bentuk tabel, graik, dan model serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada data secara digital atau non digital.
Di fase ini, pelajar mengumpulkan data dari penyelidikan yang dilakukannya, menggunakan data sekunder, serta menggunakan pemahaman sains untuk mengidentiikasi hubungan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti ilmiah.
Pelajar mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang ada, menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan dan efeknya pada data serta menunjukkan permasalahan pada metodologi.
Pelajar mampu mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen, bahasa serta konvensi Sains yang sesuai konteks penyelidikan dan menunjukkan pola berpikir sistematis sesuai format yang ditentukan.
Pada akhir fase D, pelajar mampu melakukan klasiikasi makhluk hidup dan benda berdasarkan karakteristik dan sifat asam-basa yang diamati. Pelajar dapat mengidentiikasi sifat dan karakteristik zat, membedakan perubahan isika dan kimia serta memisahkan campuran sederhana. Pelajar dapat mendeskripsikan atom dan senyawa sebagai unit terkecil penyusun materi serta sel sebagai unit terkecil penyusun makhluk hidup. Pelajar mengidentiikasi sistem organisasi kehidupan serta melakukan analisis untuk menemukan keterkaitan sistem organ dengan fungsinya serta kelainan atau gangguan yang muncul pada sistem organ tersebut (sistem pencernaan,sistem peredaran darah, sistem pernafasan dan sistem reproduksi). Pelajar mengidentiikasi pewarisan sifat dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari. Pelajar memiliki keteguhan dalam mengambil keputusan yang benar untuk menghindari zat aditif dan adiktif yang membahayakan dirinya dan lingkungan.
Pelajar diharapkan mampu melakukan pengukuran terhadap aspek isis yang mereka temui dan memanfaatkan ragam gerak dan gaya (force), usaha dan energi, suhu dan kalor (termasuk isolator dan konduktor), gerak dan gaya, pesawat sederhana, tekanan, getaran dan gelombang, pemantulan dan pembiasan (alat-alat optik), rangkain listrik dan kemagnetan untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Pelajar mengelaborasikan pemahamannya tentang posisi relatif Bumi-Bulan-Matahari, sistemTata Surya, struktur lapisan Bumi untuk menjelaskan fenomena alam yang terjadi.
Pelajar mengenal pH sebagai ukuran sifat keasaman suatu zat serta menggunakannya untuk mengelompokkan materi (asam-basa) berdasarkan pH-nya. Dengan pemahaman ini pelajar mengenali sifat isika dan kimia tanah serta hubungannya dengan organisme serta pelestarian lingkungan.
1. Cakupan Konten IPA Terpadu SMP
Tabel H Cakupan Konten IPA Terpadu SMP
Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9
Hakikat Ilmu Sains, Pengukuran, dan Metode Ilmiah
Struktur dan Fungsi Sel Hewan dan Tumbuhan
Pertumbuhan dan Perkembangan
Zat dan Perubahannya Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup
Sistem Koordinasi Manusia, Sistem Reproduksi dan Homeostatis
Suhu, Kalor dan Pemuaian Usaha dan Energi Tekanan Mekanika: Gerak Lurus dan
Gaya
Getaran dan Gelombang Listrik dan Magnet Klasiikasi Makhluk Hidup Unsur, Senyawa, dan
Campuran
Reaksi Kimia dan Dinamikanya Ekologi dan
Keanekaragaman Hayati
Struktur Bumi dan Perkembangannya
Genetika dan Hereditas
Bumi dan Tata Surya Isu-Isu Lingkungan
2. Organisasi Pembelajaran IPA Terpadu SMP Kelas VII
Berikut disajikan tabel mengenai organisasi pembelajaran IPA Terpadu SMP Kelas VII. Perlu diingat oleh guru, bahwa yang diberikan pada Buku Panduan ini sifatnya tidak mengikat dan sekedar saran yang disusun penulis. Guru dapat memodiikasi, mengadaptasi dan menyesuaikan sebagian atau seluruh alur pembelajaran yang disarankan dengan mengutamakan prinsip kebutuhan pelajar di kelas yang diampu.
Tabel I Organisasi Pembelajaran IPA Terpadu SMP Kelas VII Bab 1 Hakikat Ilmu Sains, Pengukuran, dan Metode Ilmiah Elemen Pembelajaran
• Menyebutkan cabang-cabang ilmu Sains disertai bidang yang dipelajari.
• Mendeskripsikan perbedaan
laboratorium IPA dan 20 (1 JP = 40 menit)
• Merancang cara kerja dan dampak bagi manusia dan lingkungan.
• Merancang percobaan dengan menggunakan metode ilmiah.
• Melakukan pengukuran dan membaca skala dengan benar.
• Mencatat data percobaan dan menyajikan dalam bentuk graik.
• Menulis kesimpulan dari suatu percobaan.
Bab 2 Zat dan Perubahannya Elemen Pembelajaran memiliki sifat yang berbeda-beda?
• Bagaimana perubahan wujud dapat terjadi pada zat? untuk menyelidiki faktor yang memengaruhi waktu es meleleh, dikaitkan dengan isu global perubahan iklim khususnya melelehnya es di kutub.
• Mendeskripsikan perbedaan keadaan partikel dalam zat padat, cair dan gas sehingga memiliki sifat yang berbeda-beda.
• Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi perubahan wujud dan sifat pada zat.
• Mengidentiikasi perubahan zat sebagai perubahan isika atau kimia.
• Membandingkan kerapatan zat dalam percobaan.
22 (1 JP = 40 menit)
Bab 3 Suhu, Kalor dan Pemuaian Elemen Pembelajaran
• Apakah perbedaan antara suhu dan
Membuat skema kerja termometer manual.
• Membedakan pengertian suhu dan kalor.
20 (1 JP = 40 menit)
• Mengapa sebuah benda dapat memuai?
Keterampilan Proses
• Menyelidiki
termometer gun yang saat ini sedang ramai.
• Menggunakan termometer ketika memanaskan sesuatu (masak air misalnya).
• Menjelaskan mengapa sebuah besi dapat memuai.
• Menjelaskan keuntungan dan kerugian pemuaian dalam kehidupan.
Bab 4 Mekanika: Gerak Lurus dan Gaya Elemen Pembelajaran mobil-mobilan dari kulit jeruk bali/ mainan tradisional lainnya.
• Gaya dorong dan tarik yang membantu petani membajak sawah.
Membuat percobaan Sains sederhana dan penjelasannya misal alat bajak tanah sederhana.
• Menjelaskan alasan benda dapat bergerak.
• Menjelaskan perbedaan pengertian posisi, jarak, dan perpindahan.
• Menjelaskan bentuk-bentuk gaya yang ada di sekitar.
20 (1 JP = 40 menit)
Bab 5 Klasiikasi Makhluk Hidup Elemen Pembelajaran
• Membedakan makhluk hidup dan benda tak hidup berdasarkan
20 (1 JP = 40 menit)
• Mengapa mobil-mobilan dari kulit jeruk bali/ mainan tradisional lainnya.
• Gaya dorong dan tarik yang membantu petani membajak sawah.
• Menggunakan kunci dikotomi untuk
Bab 6 Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Elemen Pembelajaran dengan di belahan dunia lainnya?
• Mengilustrasikan interaksi komponen penyusun ekosistem di lingkungan sekitar dalam bentuk diagram.
• Menganalisis perbedaan
keanekaragaman hayati di Indonesia dengan di belahan dunia lainnya.
• Menguraikan pengaruh manusia terhadap
Keterampilan Proses
• Menginvestigasi kebakaran hutan, banjir bandang dan kekeringan di Indonesia selama 20 tahun terakhir.
• Konservasi lingkungan dapat mengurangi dampak bencana yang akan terjadi.
Bab 7 Bumi dan Tata Surya Elemen Pembelajaran
• Bagaimana sistem di Tata Surya Matahari dan Bulan dalam membantu
• Menyebutkan macam-macam benda langit.
• Mendeskripsikan perbedaan benda-benda langit.
• Mendeskripsikan perbedaan satelit alami dan buatan.
• Mendeskripsikan akibat dari pergerakan Bumi dan benda langit lain terhadap fenomena alam di Bumi.
• Mengumpulkan informasi untuk mendukung pendapat kondisi benda langit yang paling sesuai untuk kehidupan manusia.
• Menjelaskan peranan Matahari dalam kehidupan.
20 (1 JP = 40 menit)