• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN 3.1Jenis Penelitian

4. Capital Adequancy Ratio (CAR), (X 4 )

4. Capital Adequancy Ratio (CAR), (X4)

Capital Adequancy Ratio (CAR) adalah rasio yang memperlihatkan

seberapa besar jumlah seluruh aktiva bank yang mengandung unsur risiko (kredit, penyertaan, surat berharga, tagihan pada bank lain) yang ikut dibiayai dari modal sendiri disamping memperoleh dana-dana dari sumber-sumber diluar bank. Dengan kata lain CAR adalah rasio kinerja bank untuk mengukur kecukupan modal yang dimiliki bank guna menutupi kemungkinan kegagalan dalam pemberian kredit (Riyadi, 2006:161). Rasio ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

3.4.2 Variabel Terikat (Dependent Variabel)

Variabel dependen adalah variabel yang menjadi perhatian utama dalam sebuah pengamatan (Kuncoro, 2009:50). Variabel dependen yang digunakan adalam penelitian ini adalah pertumbuhan laba.

Pertumbuhan Laba

Dalam pengukuran pertumbuhan laba diukur menggunakan laba pada tahun sekarang dikurangi dengan laba tahun sebelumnya kemudian dibagi dengan laba pada tahun sebelumnya. Diperlukan minimal dua periode pada saat perusahaan menghasilkan laba agar dapat mengetahui bagaimana pertumbuhan laba yang terjadi pada periode sekarang. Dengan demikian pertumbuhan laba dapat diukur dengan rumus sebagai berikut (Zainuddin dan Jogiyanto, 1999, p.67):

Dimana:

= Perubahan laba

Yt = Laba Periode tahun sekarang

Tabel 3.1 Operasional Variabel

Sumber: Paramyta Herda (2011), dan Sutradisa (2013) dimodifikasi 3.5 Populasi dan Sampel

Populasi adalah wilayah generalisasi terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2006:72). Populasi dalam penelitian ini adalah Bank Pembangunan Daerah yang berjumlah 26 bank.

Sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut (Sugiyono, 2006:73). Perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling. Purposive sampling dimana peneliti memilih sampel

Jenis Variabel

Nama Variabel Definisi Pengukuran Skala

Independent

Non Perfoming Loan (X1)

Tingkat pengembalian kredit yang diberikan deposan kepada bank dengan kata lain NPL merupakan tingkat kredit macet pada bank tersebut.

Rasio

Return On Assets (X2) Rasio yang menggambarkan kemampuan bank dalam mengelola dan yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva yang menghasilkan keuntungan.

Rasio

Net Interest Margin (X3)

Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan kinerja manajemen bank dalam menyalurkan kredit.

Rasio Capital Adequancy

Ratio (X4)

Rasio minimum yang mendasarkan kepada perbandingan antara modal dan aktiva berisiko,

Rasio

Dependent Pertumbuhan Laba (Y) Merupakan rasio antara laba periode saat ini dikurangi laba periode sebelumnya dibagi dengan laba periode sebelumnya.

berdasarkan penilaian terhadap beberapa karakteristik . Adapun kriteria-kriteria yang digunakan adalah sebagai berikut:

1. Bank tersebut termasuk Bank Pembangunan Daerah yang ada di Indonesia.

2. Bank menerbitkan laporan keuangan selama tahun 2009-2013

3. Laporan keuangan harus mempunyai tahun buku yang berakhir 31 Desember dan telah diaudit.

Tabel 3.2

Jumlah Sampel Berdasarkan Kriteria Penarikan Sampel

No Karakteristik Perusahaan Jumlah

1 Jumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) 26

2 Bank Pembangunan Daerah yang tidak

mempublikasikan laporan keuangan pertahun secara lengkap tahun 2009-2013

(6)

Jumlah Sampel 20

Sumber : Website Bank Pembangunan Daerah (BPD)

Berdasarkan karakteristik penarikan sampel tersebut, maka diperoleh sampel penelitian sebanyak 20 Bank Pembangunan Daerah. Terdapat 20 Bank Pembangunan Daerah yang menjadi sampel penelitian yaitu dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3.3

Nama-Nama Bank Pembangunan Daerah

No DAFTAR BANK 1 PT BPD ACEH 2 PT BPD BALI 3 PT BPD BENGKULU 4 PT BPD DKI 5 PT BPD JAMBI 6 PT BPD JAWA TENGAH

7 PT BPD JAWA BARAT DAN BANTEN

8 PT BPD JAWA TIMUR

9 PT BPD KALIMANTAN TIMUR

10 PT BPD KALIMANTAN TENGAH

11 PT BPD KALIMANTAN BARAT

12 PT BPD KALIMANTAN SELATAN

13 PT BPD NUSA TENGGARA BARAT

14 PT BPD NUSA TENGGARA TIMUR

15 PT BPD RIAU KEPRI

16 PT BPD SULAWESI SELATAN DAN BARAT

17 PT BPD SULAWESI UTARA

18 PT BPD NAGARI

19 PT BPD SUMATERA UTARA

20 PT BPD YOGYAKARTA

Sumber: Website Bank Pembangunan Daerah

3.6 Jenis Data

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang bersumber dari data sekunder. Data sekunder merupakan data yang diperoleh secara tidak langsung yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia melalui situs www.bi.go.id , website masing-masing Bank Pembagunan Daerah, buku-buku, jurnal-jurnal penelitian, surat kabar, majalah dan literatur ilmiah lainnya yang berkaitan dengan topik bahasan dalam penelitian (Amirullah & Widayat, 2002:63).

3.7 Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan dengan cara dokumentasi yaitu suatu metode pengumpulan data dengan cara melihat dokumen-dokumen untuk memperoleh data tentang objek penelitian data pendukung literatur, jurnal, dan buku-buku referensi untuk memperoleh gambaran masalah yang akan diteliti. Data-data yang diambil adalah laporan keuangan publikasi periode 2009-2013 yang terdapat dari laporan yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia dan website masing-masing Bank Pembangunan Daerah.

3.8 Teknik Analisis Data

Teknik analisis yang digunakan dalam sebuah penelitian ini adalah teknik dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan model matematika dan statistika yang diklasfisikan dalam kategori tertentu untuk mempermudah menganalisis dengan menggunakan program SPSS 22.0 for windows. Sedangkan

teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis regresi berganda digunakan untuk mengukur pengaruh tingkat kesehatan bank terhadap pertumbuhan laba pada Bank Pembagunan Daerah.

Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi masing-masing variabel yang dilihat dari nilai rata-rata (mean), standar deviasi, varian,

maksimum, minimum, sum, range, kurtosis, dan skewness (Ghozali, 2013:19).

Standar deviasi, varian, maksimum, dan minimum menunjukkan hasil analisis terhadap dispersi variabel. Sedangkan skewness dan kurtosis menunjukkan

bagaimana variabel terdistribusi. Varian dan standar deviasi menunjukkan penyimpangan variabel terhadap nilai rata-rata.

3.8.2 Analisis Linier Berganda

Menurut Ghozali (2013:96) untuk menguji model pengaruh dan hubungan variabel bebas yang lebih dari dua variabel terhadap variabel tergantung digunakan persamaan regresi linier berganda (multiple linear regression method).

Dalam penelitian analisis regresi berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh rasio tingkat kesehatan bank yang diproksikan dengan Non Performing Loan

(NPL), Return On Assets (ROA), Net Interest Margin (NIM), dan Capital

Adequacy Ratio (CAR) sebagai variabel independen (x) terhadap dengan

pertumbuhan laba sebagai variabel dependen (Y) pada Bank Pembangunan Daerah di Indonesia periode 2009-2013. Persamaan regresi yang digunakan adalah sebagai berikut:

Keterangan:

Y = Pertumbuhan Laba a = Konstanta

b1,2,3 = Koefisien regresi

X1 = Non Performing Loan (NPL)

X2 = Return On Assets (ROA)

X3 = Net Interest Margin (NIM)

X4 Capital Adequacy Ratio (CAR)

e = error

3.9 Pengujian Hipotesis

Dokumen terkait