• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cara kerja power window

Dalam dokumen Gambar Sistem pengunci pintu (door lock) (Halaman 26-33)

a. Fungsi membuka/menutup secara manual

Fungsi ini diaktifkan jika kunci kontak dalam posisi On dan saklar power window ditekan atau ditarik setengah. Selama saklar ditekan atau ditarik setengah, relai pada saklar utama power window akan menggerakkan motor power window untuk membuka atau menutup jendela. Jika saklar power window berhenti ditarik atau ditekan maka relai pada saklar utama power window akan berhenti bekerja sehingga motor power window juga akan berhenti berputar dan jendela akan berhenti bergerak.

Beberapa model dilengkapi thermistor PTC atau penghenti rangkaian untuk mencegah mengalirnya arus yang melampui batas ke motor penggerak.

Gambar 11.37. Rangkaian fungsi membuka/menutup secara manual

Cara kerja saat menutup secara manual

Ketika kunci kontak dalam posisi ON dan saklar power window pada sisi pengemudi ditarik (up) setengah, arus dari baterai mengalir ke kunci kontak ke kumparan relai utama power window dan menuju massa. Relai utama bekerja dan mengaktifkan IC pada saklar utama power window. Selanjutnya arus mengalir ke saklar naik sisi pengemudi dan menuju ke IC pada saklar utama power window. IC akan mengaktifkan transistor-transistor untuk mengalirkan arus dan membentuk

rangkaian massa pada kumparan relai naik sehingga relai naik bekerja. Selanjutnya arus mengalir dari baterai menuju relai naik, ke motor power window, relai turun dan menuju ke massa. Motor power window akan berputar dan menggerakkan jendela ke arah menutup. Jika saklar naik berhenti ditarik maka transistor menjadi tidak aktif sehingga relai naik tidak bekerja dan motor behenti berputar.

Cara kerja saat membuka secara manual

Ketika kunci kontak dalam posisi ON dan saklar power window pada sisi pengemudi ditekan (down) setengah, arus dari baterai mengalir ke kunci kontak ke kumparan relai utama power window dan menuju massa. Relai utama bekerja dan mengaktifkan IC pada saklar utama power window. Selanjutnya arus mengalir ke saklar turun sisi pengemudi dan menuju ke IC pada saklar utama power window. IC akan mengaktifkan transistor-transistor untuk mengalirkan arus dan membentuk rangkaian massa pada kumparan relai turun sehingga relai turun bekerja. Selanjutnya arus mengalir dari baterai menuju relai turun, ke motor power window, relai naik dan menuju ke massa. Motor power window akan berputar dan menggerakkan jendela ke arah membuka. Jika saklar turun berhenti ditekan maka transistor menjadi tidak aktif sehingga relai turun tidak bekerja dan motor behenti berputar.

Gambar 11.38. Cara kerja menutup secara manual

Gambar 11.39. Cara kerja membuka secara manual

b. Fungsi membuka/menutup otomatis sekali sentuh

Fungsi ini diaktifkan jika kunci kontak pada posisi ON dan saklar kontrol power window ditekan atau ditarik penuh. Meskipun saklar tidak lagi disentuh, saklar utama power window masih tetap menggerakkan motor power window sampai membuka atau menutup penuh. Motor power window akan berhenti jika jendela pengemudi betul-betul tertutup dan IC mendeteksi penguncian motor dari sinyal sensor kecepatan dan saklar batas dari motor power window atau matinya rangkaian waktu. Tutup otomatis bisa berhenti dengan menekan tombol power window pengemudi secara setengah terbuka.

Gambar 11.40. Rangkaian fungsi membuka/menutup otomatis sekali sentuh

Cara kerja saat menutup sekali sentuh

Ketika kunci kontak dalam posisi ON dan saklar power window pada sisi pengemudi ditarik (up) penuh, arus dari baterai mengalir ke kunci kontak ke kumparan relai utama power window dan menuju massa. Relai utama bekerja dan mengaktifkan IC pada saklar utama power window. Selanjutnya arus mengalir dari baterai ke saklar naik dan AUTO sisi pengemudi dan menuju ke IC pada saklar utama power window.

Rangkaian waktu dalam IC akan menjaga kunci kontak pada posisi ON dalam waktu maksimum 10 detik. IC akan mengaktifkan transistor-transistor untuk mengalirkan arus dan membentuk rangkaian massa pada kumparan relai naik sehingga relai naik bekerja. Selanjutnya arus mengalir dari baterai menuju relai naik, ke motor power window, relai turun dan menuju ke massa. Motor power window akan berputar dan menggerakkan jendela ke arah menutup sampai sensor kecepatan dan saklar batas mendeteksi bahwa jendela sudah tertutup penuh.

Cara kerja saat membuka sekali sentuh

Ketika kunci kontak dalam posisi ON dan saklar power window pada sisi pengemudi ditekan (down) penuh, arus dari baterai mengalir ke kunci kontak ke kumparan relai utama power window dan menuju massa. Relai utama bekerja dan mengaktifkan IC pada saklar utama power window. Selanjutnya arus mengalir dari baterai ke saklar turun dan AUTO sisi pengemudi dan menuju ke IC pada saklar utama power window. Rangkaian waktu dalam IC akan menjaga kunci kontak pada posisi ON dalam waktu maksimum 10 detik. IC akan mengaktifkan transistor-transistor untuk mengalirkan arus dan membentuk rangkaian massa pada kumparan relai turun sehingga relai turun bekerja. Selanjutnya arus mengalir dari baterai ke relai turun, ke motor power window, relai naik dan menuju ke massa. Motor power window akan berputar dan menggerakkan jendela ke arah menutup sampai sensor kecepatan dan

Gambar 11.41. Cara kerja saat otomatis tertutup sekali sentuh

Gambar 11.42. Cara kerja saat otomatis terbuka sekali sentuh

c. Fungsi pengamanan terhadap jepitan

Adanya benda yang terjepit di jendela dideteksi oleh dua komponen: saklar batas dan sensor kecepatan. Sensor kecepatan mengubah kecepatan motor lewat sinyal ketukan. Jepitan dideteksi dari adanya perubahan pada panjang gelombang ketukan. Dengan berhentinya gigi roda, saklar batas membedakan perubahan panjang gelombang sinyal pada saat adanya jepitan dan pada saat jendela betul-betul tertutup.

Cara kerja

Ketika kunci kontak dalam posisi ON dan saklar power window pada sisi pengemudi ditarik (up) penuh, arus dari baterai mengalir ke kunci kontak ke kumparan relai utama power window dan menuju massa. Relai utama bekerja dan mengaktifkan IC pada saklar utama power window. Selanjutnya arus mengalir dari baterai menuju saklar naik dan AUTO sisi pengemudi dan menuju ke IC pada saklar utama power window. Rangkaian waktu dalam IC akan menjaga kunci kontak pada posisi ON dalam waktu maksimum 10 detik. IC akan mengaktifkan transistor-transistor untuk mengalirkan arus dan membentuk rangkaian massa pada kumparan relai naik sehingga relai naik bekerja. Selanjutnya arus mengalir dari baterai ke relai naik, ke motor power window, relai turun dan menuju ke massa. Motor power window akan berputar dan menggerakkan jendela ke arah menutup. Sebelum jendela menutup, jika saklar utama power window menangkap sinyal yang menyatakan adanya jepitan di motor, maka akan mematikan relai naik lalu menyalakan relai turun kurang lebih satu detik dan membuka jendela kurang lebih 50 mm untuk mencegah agar jendela menutup sempurna.

Gambar 11.44. Cara kerja fungsi pengamanan dari jepitan

Cara kerja dari fungsi ini bisa diuji dengan memasukkan sebuah benda (contohnya pegangan palu) di antara jendela dan bingkai. Jika jendela hampir menutup, fungsi ini tidak bekerja. Oleh karena itu jangan mecobanya dengan menggunakan tangan, karena hal ini akan menyebabkan kecelakaan.

Gambar 11.45. Cara kerja fungsi key off power window function

d. Key off power window function

Fungsi ini mengontrol cara kerja relai utama power window berdasarkan sistem kontrol door lock. Pada saat kunci kontak diubah dari posisi ON ke posisi ACC atau LOCK, relai gabungan akan mendeteksi perubahan ini dan mengaktifkan rangkaian waktu dan tetap menjaga relai utamanya kurang lebih selama 45 detik. Ketika relai gabungan mendeteksi pintu terbuka berdasarkan sinyal dari saklar courtesy, maka relai akan mematikan relai utama power window. Beberapa model memiliki saklar waktu pada saklar utamanya yang mengontrol fungsi key-off.

Dalam dokumen Gambar Sistem pengunci pintu (door lock) (Halaman 26-33)

Dokumen terkait