• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab V Operasional Dan Pemeliharaan

5.2 Cara Pemeliharaan

5.2.1RencanadanPemeliharaan

Tujuan operasional adalah kemudahan dalam sistem pengoperasian untuk mencapai hasil yang maksimal dengan biaya yang kecil yang dapat dijangkau tujuannya adalah untuk tetap mempertahankan sistem pengairan dalam kondisi operasional yang baik dan juga untuk memperpanjang umur dari bangunan tersebut. Seluruh kegiatan pemeliharaan dan perbaikan mulai bangunan

utama, saluran primer, saluran sekunder, serta bangunan-bangunanmenjaditanggungjawabPUpengairandalamhal iniseksioperasidanpemeliharaan.

Sedangkan kegiatan pemeliharandanperbaikan yang dilakukan pada tingkat usaha tani adalah saluran tersier, sekunder,sertabangunan-bangunanyangadadidalamnya, dalamhalinidikoordinirolehperkumpulanPetaniPemakai Air(P3A).Akantetapiseluruhkegiatan pemeliharaandan perbaikanjugamenjaditanggungjawabmasyarakatpetani.

5.2.2ProsedurPemeliharaanRutin

Pemeliharaan rutin merupakan kegiatan yang selalu berulang-ulang setiap tahun oleh pekerja-pekerja saluran antara lainyaitupenjagapintuDam, penjagapintuair dan pekarya.

Ruang lingkup pekerjaan pemeliharaan rutinadalah sebagaiberikut:

- Perbaikantanggul

- Galianlumpur/membuangsedimen

- Pembersian tumbuhan yang mengganggu kelancaran aliranairpadasaluran

- Perbaikan kerusakan ringan pada bangunan dan saluran

- Pelumasanulir-ulirpintu - Pengecatankembali

Masing-masing pekerjaan ini dilakukan oleh staf lapangandibawah koordinasijurupengairan Pemeliharaan rutin ini merupakan tanggung jawab juru pengairan yang diawasiolehkepalacabangseksidanjadwalnya.

Beberapa pekerjaan pemeliharaan rutin yang tidak dapat dilaksanakan oleh cabang seksi karena waktu

pelaksanaan Pekerjaan pendek dibandingkan dengan ketersediaan tenaga kerja maka pekerjaan ini dilakukan secaraswakelola.

5.2.3ProsedurPemeliharanBerkala

Kegiatanberkalalainbukan merupakankegiatanyang tetap dan teratur, namun tergantung pada kondisi saluran dan bangunan, misalnya penurunan elevasi tanggul, penumpukan sedimen pada saluran primer atau sekunder yang berpengaruh langsung pada sistem jaringan utama. Karena sifatnya yang sesaat tersebut maka kegiatan pemeliharaan ini dilaksanakan oleh kontraktor prosedur danpenugasanpemeliharaanberkala.

Halamaninisengajadikosongkan

BABVI

ORGANISASIDANPERSONALIA

6.1OrganisasiPelaksanaOperasidanPemeliharaan

Dalammencapaioperasidanpemeliharaanyangoptimal tentunya dibutuhkan sumber daya manusia yang memadai. Untuk menunjang kinerja sumber daya manusia tersebut, diperlukan adanya fasilitas , serta peralatan operasi dan pemeliharaan yang cukup. Inventarisasi merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengetahui keadaan penunjangoperasidanpemeliharaan.

Daerah Irigasi Kening merupakan wilayah kerja Dinas PengairanBojonegorodenganluasareal±2522Ha.

6.2PegawaiyangTelahTersedia

Tenagaoperasidanpemeliharaanuntukkantorpengamat pengairan Kening, paling tidak masing-masng diperlukan seorangstaftatausaha,seorangstafoperasidanseorangstaf pemeliharaan, serta ditambah dengan tenaga lapangan, sepertiJuruPengairan,PPAdanPekarya.

6.3PembagianTugasStafLapangan

Staf lapangan dapat dibedakan menjadi 3 bagian, yaitu penjaga pintuair, penjagabendungdanpekarya.Berikut ini tugasdarimasing-masingstaf:

1. PenjagaPintuAir

• Mengatur pintu – pintu air disaluran (irigasi dan drainase) di bawah pengawasan dan petunjukJuruPengairan.

• Memeriksa aliran pada tiap – tiap pintu dan melaporkanpadaJuruPengairanapabilaterjadi perubahanaliranyangbesar.

• Memberiminyakpelumaspadabagian–bagian penggerakpintu.

• Memersihkan rumput, lumpur/endapan, serta kotoranlainnyaditempatdansekitarpintuserta bangunan ukur bersama HIPPA/Gabungan HIPPA.

• Mengecatpintu danpapan eksploitasidua kali dalamsetahun.

• Membantupengurus HIPPAdalampembagian air di petak te rsier dengan berpedoman petunjuk–petunjukdariJuruPengairan.

• Mencegahorangyangtidakbertanggungjawab dalam pengoprasian pintu bersama HIPPA/GabunganHIPPA.

• Mencegah kerusakan bangunan pengatur dan bangunanukurkarenaulahbinatang.

• Mencegahorangberenang,mencucidanmandi serta memandikan hewan di dekat pintu pengambilan dan bangunan ukur dengan maksud untuk menjaga mengalirnya air agar mendapatkan pengaliran yang tetap bersama HIPPA/GabunganHIPPA.

• Melaporkan kerusakan yang terjadi pada Juru Pengairan segera setelah melakukan pengamatan.

2.PenjagaBendung:

• Atas perintah Juru Pengairan melakukan penyetelan pintu pengambilan dan pintu penguras.

• Memberi minyak pada bagian – bagian penggerakpintu.

• Mengecat bagian bangunan dari logam dan papan – papan eksploitasi dua kali dalam setahun.

• Membersihkan sampah yang terkumpul di depan pintu dan endapan di bangunan ukur bersamaHIPPA/GabunganHIPPA.

• Menjaga keamanan tanggul sungai dengan jarak 100 meter dari bendung ke arah hulu maupun hilir terhadap kerusakan – kerusakan yangterjadi.

• Mencegahorangmandi,mencuci danberenang disekitarbangunanpengambilandandisaluran penghubung.

• Melakukan perbaikan pintu untukkerusakan – kerusakan kecil bersama HIPPA/Gabungan HIPPA.

• Mencegahorangyangtidakbertanggungjawab terhadap pengoperasian pintu bersama HIPPA/GabunganHIPPA.

3.Pekarya:

• Membersihkansampahdanbenda–bendalain yang terdapat di bangunan

– bangunan pelengkap pada saluran pembawa dan pembuang.

• Membersihkan endapan – endapan yang terdapatdidepanbangunanpelengkap.

• MembantuPPAdalamoperasipintu–pintuair.

• Membersihkan rumput dan semak – semak di saluranpembawadanpembuang.

• Meratakan dan memadatkan tanggul/talud saluran.

• Menutup retakan – retakan dan bocoran – bocoranyangadadisaluran.

• Mengurung/menutuplubang–lubangyangada dijalaninspeksi.

• Memperbaikikerusakankecilkarenalongsoran dantonjolanyangterjadiditanggulsaluran.

6.4PembagianTugasdiUPT PSDAWS B.Solo

Dalam membantu pengoperasian yang optimal D.I Kening, diperlukan beberapa staf pada kantor UPT (Unit Pelayanan Teknis). Tugas – tugas tersebut dapat dijabarkansebagaiberikut:

1. TugasKepalaUPT

• Memnuhi target luas lahan irigasi dengan macam tanaman yang telah diputuskan oleh Panitia Irigasi dan ditentukan dalam perincian polatanamolehDinas.

• Mengarahkan HIPPA/Gabungan HIPPA tentang awal/saat musin tanam menurut golongan tanam seperti yang telah ditetapkan olehDinas.

• Mengawasi dan memberi petunjuk pada staf UPTD, Juru Pengairan dalam pelaksanaan semua jenis kegiatan operasi jaringan utama dan bimbingan teknik pengelolaan air kepada HIPPA.

• Mengawasi dan memberi petunjukkepadastaf UPTD, Juru Pengairan dan HIPPA/Gabungan HIPPA dalam melaksanakan pekerjaan pemeliharaan yaitu pemeliharaan rutin dan perbaikankecil.

• MenghitungdanmembuatkeputusannilaiFPR padatiap–tiappintusadap,bedasarkanFPRdi bangunan bagi yang telah dialokasikan oleh Dinas.

• Memeriksa keadaan bagian – bagian yang selaluberadadibawahpermukaanairpadasaat pengeringan dan mencatat semua kerusakan yang ditemui bersama HIPPA/Gabungan HIPPA.

• Meninjaupekerjaan–pekejaanperbaikanyang dilaksanakan oleh pemborong, selama pekerjaanperbaikanituberlangsung.

• Menyiapkan buku catatan pemeliharaan yang berisi daftar perbaikan untuk tahun yang akan datang termasuk pekerjaan – pekerjaan yang akan dilaksanakan oleh pemborong, HIPPA/Gabungan HIPPA dan PPA serta pekarya. Program yang tertera pada buku catatan pemeliharaan ini harus dikirimkan ke Dinas guna penyusunan anggaran untuk tahun yangakandatang.

• MemberipengarahankepadaHIPPA/Gabungan HIPPA dalam masalah operasi dan pemeliharaan di jaringan tersier mengenai rencana pola tanam, sistem giliran pembagian air dalam petaktersier maupun sekunder serta melaksanakanpekerjaanpemeliharaan.

• Memeriksa laporan yang diterima dari juru pengairandanstafUPTD.

• Menyusun laporan hasilpendataanuntuktiap – tiap musim tanam(MH, MK I, dan MK II) danlaporanevaluasiuntuktahuntanam.

• MembantucabangDinasdalamprograminpers dalam hubungannya dengan irigasi dan

drainase, serta pembinaan dalam jaringan tersier.

• Mengadakan pertemuan kerja dengan juru pengairan, HIPPA/Gabungan HIPPA dan staf rainting Dinas sekali tiap dekade (10 hari) di kantorUPT.

• Menghadiri pertemuan kerja Kepala UPT Kimpraswil (Permukiman dan Prasarana Wilayah)yangakandiadakanolehDinassekali tipabulandikantorDinas.

• Menghadiri pertemuan koordinasi dengan kantorKecamatan.

2. TugasStaf Operasi

• Menghimpun dan memproses laporan yang diterima dari Juru Pengairan dan diserahkan kepada Kepala UPT untuk disetujui. Selanjutnya laporan yang telah disetujui dikirimkeDinas.

• Memeriksa kegiatan operasi dan pengisian papan operasi yang dilakukan oleh Juru Pegairan.

• Mengatur penakar hujan, alat ukur debit dan alat ukur lainnya agar berfungsi dengan sebenarnya,jikaperlumemintatenaga bantuan teknikdariDinas.

• Berdasarkan pola tanam detail yang diberikan oleh Dinas dan sesuai dengan hasil rapat 10 harian, melakukan pengisian gambar skema pembagianairuntukperiode10hariyangakan datang dan selanjtnya diberikan kepada Juru Pengairanuntukdigunakan.

• Memeriksa bahan – bahan dan inventarisasi peralatan yang tersedia dan mengajukan

permintaan sesuai dengan kebutuhan sebagai tambahanpersediaan.

• Memperbaharuidiagramskemapembagiandan luaslahanirigasidaripetak–petaktersier.

• Menghadiri rapat kerja Juru Pengairan yang dilakukanolehKepalaUPTdikantorUPT.

• Menyusun laporan yang harus dikirimkan ke Dinasmengenai:

- Kerusakantanaman - Keadaanluastanaman - Curahhujanbulanan - Debitsungai

- Ringkasanpermintaanluaspadigaduijin - Hasilubinandanproduksitanam

3. Tugasstafadministrasi

adalah bertanggung jawabatassemuapekerjaan administrasi dan manajemen kantor yang berhubungan dan yang diluar pekerjaan teknik di bawah pengawasandanpetunjukdariKepala UPT

4. Tugasstaf pemeliharaan:

• Membuat perkiraan volume pekerjaan – pekerjaan perbaikan yang dilaksanakan secara berkala.

• Melakukan inspeksi terhadap pekerjaan pemeliharaanyangdilakukansecaraberkala.

• Memeriksa inventarisasi perlemgkapan, perlatan dan bahan – bahan dan membuat usulan permintaan sesuai dengan kebutuhan KepalaDinas.

• Membantu Dinas dalam pengawasan pelaksanaan pekerjaan perbaikan oleh

HIPPA/Gabungan HIPPA, PPA dan Pekarya sertaKontraktor.

• Memeriksa keadaan bangunan pada bagian bawah permukaan air selama periode

pengeringan saluran bersama

HIPPA/GabunganHIPPA.

• Memeriksa hasil laporan yang diterima dan JuruPengairanmengenai:

• Pelaksanapekerjaanpemeliharaan.

• Laporankerusakanbangunanfasilitas.

• Pengusulanpekerjaanpemeliharaanberkala.

• Menyiapkanlaporanmengenai:

- PelaksanapekerjaanPemeliharaan. - Laporankerusakannagunanfasilitas. - Laporanpemeriksaankeadaanbangunan. - Permintaan anggaran tahunan untuk

Pemeliharaan.

- Intruksi kerja pekerjaan Pemeliharaan Berkala

- Laporan hasil pemantauan Pemeliharaan Berkala

- Jadwal kerjatahunanuntukPemeliharaan Berkala.

5. TugasJuruPengairan:

• Mekasanakan pembagian air (dengan memerintahkan PPA untuk mengatur bukaan pintu)sesuaidenganrencanayang telahdibuat olehKepalaUPTDKimpraswil.

• Mengecekpenyetelan bukaanpintuyangtelah dilaksanakan oleh PPA, selanjutnya melaksanakanpengukurandebitbendung,debit salurandiwilayahkerjanya

Dokumen terkait