• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cara Perawatan Kulit Wajah

Dalam dokumen Dewi.R G2A008053 LAP KTI (Halaman 37-43)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.4 Perawatan Kulit Wajah

2.4.2 Cara Perawatan Kulit Wajah

Secara garis besar perawatan dibedakan atas pembersih, penipis, pelembab, pemakaian bedak dan pelindung kulit.12-15

1) Pembersih

Tujuan pembersihan adalah menghilangkan sel-sel kulit mati dan kelebihan minyak, keringat, kotoran dan sisa kosmetik. Bahan dasar pembersih wajah ada tiga, yaitu :

 Bahan dasar air dan alkohol (4:1) : face tonic, penyegar  Bahan dasar minyak : krim pembersih, susu pembersih  Bahan dasar padat : masker

Sifat krim pembersih yang baik adalah bersifat lunak, mudah diratakan, tidak terlalu berlemak, sisa krim tidak mengental setelah pemakaian dan dapat meninggalkan lapisan lemak tipis pada permukaan kulit.14 Untuk sabun pembersih yang ideal adalah soapless soap yang merupakan suatu detergen sintetik (synthetic detergent = syndet). Sabun ini ber-pH normal dan kurang menimbulkan iritasi

xxxviii

dibandingkan sabun biasa.15 Sedangkan penyegar yang baik adalah membersihkan sisa-sisa kotoran sampai jauh kedalam pori, mampu merangsang pertumbuhan kulit, mendinginkan dan menyegarkan kulit.15

Hal-hal yang penting diperhatikan dalam pemilihan pembersih kulit pada pasien akne adalah :

- Pembersih yang digunakan harus dapat menghilangkan kelebihan lipid barier kulit. Kerusakan sawar kulit ini akan memperparah reaksi iritasi yang timbul akibat penggunaan obat anti akne.

- Menghindari pengikisan yang berlebihan, karena akan merangsang hiperaktifitas kelenjar sebasea untuk meningkatkan produksinya sebagai mekanisme terhadap kehilangan lipid kulit.

- Jangan menggunakan sabun yang terlalu kuat karena akan menyebabkan kulit kering.

- Sebaiknya menggunakan bahan yang tidak iritatif.

- Perhatikan frekuensi yang ideal untuk membersihkan wajah. Untuk iklim tropis seperti di Indonesia frekuensi mencuci muka yang ideal 3-4x sehari. - Membersihkan kulit tidak menggunakan bahan yang kasar, cukup

menggunakan ujung-ujung jari.26,27

Pemakaian pembersih sebaiknya dilakukan setelah beraktivitas dan sebelum istirahat seperti sebelum tidur. Agar kulit bersih dari sisa-sisa kosmetik dan kotoran. Kulit yang bersih saat beristirahat akan menimbulkan perasaan nyaman.

xxxix 2) Penipis kulit wajah

Tujuan penggunaan penipisan kulit adalah  Mengurangi kelebihan minyak dan sel kulit mati  Mengurangi pembentukan komedo

Membantu agar kulit lebih halus dan lembut.13,26

Dengan memakai penipis kulit ini akan menghilangkan penumpukan sel-sel kulit mati yang menyebabkan kulit wajah tampak suram, tidak segar, kasar, pori-pori melebar dan kotor.26 Terdapat dua macam mekanisme penipis kulit :

 cara fisik atau manual untuk mengangkat sel kulit mati dengan alat mekanis mikrodermabrasi seperti bubuk penggosok (peeling powder, scrub), kapas, sikat, spon dan handuk.

cara kimia dengan melarutkan atau melepaskan ikatan antar sel karena

kandungan zat asam atau enzim dengan menggunakan bahan kimia seperti asam alfa hidroksi (AHA).26

Pemakaian penipis kulit wajah ini biasanya bersamaan dengan pemakaian pembersih. Saat ini pun sudah banyak produk-produk pembersih yang mengandung penipis seperti scrub. Tetapi Membersihkan kulit wajah untuk wajah berjerawat tidak dianjurkan menggunakan bahan yang kasar, cukup menggunakan ujung-ujung jari.26,27

3) Pelembab

xl

 Mengembalikan dan mempertahankan kadar air kulit.  Menghaluskan dan melembutkan kulit.

Mengurangi iritasi.13,26

Pelembab berfungsi mengikat air dan membentuk lapisan lemak tipis untuk mencegah penguapan air. Terdapat dua jenis pelembab, yaitu :

1. Pelembab jenis ringan : merupakan campuran minyak dalam air, digunakan sebelum merias wajah. Contohnya moisturizing base make up, krim siang

2.

Pelembab jenis berat : merupakan campuran air dalam minyak, digunakan untuk melembabkan dan menghaluskan kulit. Contohnya krim emolien dengan vaselin, krim malam, nourishing crea m, moisturizing cream.14

Sifat pelembab yang baik adalah dapat melembabkan, menjaga kulit tetap lembut dan halus, melindungi kulit, mudah digunakan dan mudah dicuci. Pada pasien akne masih dipertimbangkan pemakaian pelembab pada tipe kulit yang kering atau mengalami kekeringan kulit dan iritasi setelah pemakaian pengobatan akne.15 Pelembab sebaiknya dipergunakan hanya pada tempat-tempat tertentu yang kering dan tidak rutin setiap hari dan sediaan yang dipakai bersifat bebas minyak dan non komedogenik.13,26

4) Pemakaian bedak

xli

- Loose Powder, dikenal sebagai bedak tabur, dalam bentuk bubuk yang halus. Bahannya mudah menyerap minyak diwajah dan menutupi pori-pori wajah lebih sempurna.

- Compact Powder, bentuknya sangat padat, digunakan setelah pemakaian alas bedak. Bahan-bahan yang terkandung di dalamnya membuat bedak jenis padat ini cepat menyerap sekaligus mengurangi minyak. Sebaiknya pulaskan tipis-tipis saja.

- Shimmering Powder, bentuknya bubuk, berwarna, dan berglitter. Digunakan sebagai sentuhan akhir setelah Anda merias wajah. Bedak jenis ini bisa Anda pulaskan di punggung, leher dan lengan jika Anda memakai gaun dengan sedikit terbuka. Tersedia dalam aneka warna, dapat disesuaikan dengan tema tata rias.

- Meteorite Powder, bentuknya bulat kecil berwarna-warni. Digunakan setelah Anda bermake-up, sebagai sentuhan akhir. Sebaiknya digunakan dengan kuas besar.

- Two way cake Powder, bentuknya mirip compact powder, namun memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai bedak sekaligus foundation. Digunakan setelah memakai pelembab dengan spons kering bila ingin dipakai sebagai bedak biasa, dan gunakan spons basah jika ingin dipakai sebagai foundation.

Untuk jenis bedak yang sering menyebabkan akne adalah bedak padat (compact powder).20

xlii 5) Pelindung kulit wajah

Pajanan sinar matahari dapat memperparah akne. Untuk melindungi kulit berjerawat terhadap pajanan sinar matahari dapat dipakai :

 Pelindung fisik seperti payung atau topi lebar.  Pelindung kimiawi berupa tabir surya.

Tabir surya bekerja dengan cara menyerap, menghamburkan dan memantulkan sinar matahari. Mencegah pengaruh negatif sinar matahari yang dapat mengakibatkan berbagai kelainan kulit seperti terbakar, penuaan dini dan pigmentasi pada kulit wajah. Pada tabir surya terdapai istilah SPF (sun protector factor) yang merupakan perbandingan antara dosis UV terutama UVB.14,15 Bahan-bahan tabir surya antara lain :

 PABA (para amino benzoic acid) : menyerap UVB  Derivat benzophenon : untuk UVA dan UVB  Antranilat : untuk UVB

Pada daerah tropis seperti Indonesia, dianjurkan memakai tabir surya yang non-PABA. Karena, PABA menyerap UVB berlebihan dan dapat menyebabkan kulit semakin gelap. Tabir surya non-PABA mempunyai keuntungan yaitu anti penuaan dini, anti noda hitam dan mencegah kanker kulit.28

Sebaiknya dihindari pada pasien akne karena banyak yang mengandung bahan yang bersifat menyumbat pori-pori. Pemilihan tabir surya pada pasien akne harus bersifat bebas minyak dan non komedogenik.13,26 Contoh tabir surya yaitu

xliii

Dalam dokumen Dewi.R G2A008053 LAP KTI (Halaman 37-43)

Dokumen terkait