• Tidak ada hasil yang ditemukan

pre-test

BERFIKIR DAN BERSIKAP POSITIF A. Definisi

B. Ciri-ciri orang yang berpikir dan bersikap positif

C. 12 cara untuk membangun berfikir dan sikap Positif

1. Bersikap Optimis

Orang yang pesimis itu focus kepada yang negative (seperti memandang segelas air sebagai setengah kosong/air yang sudah tak ada). Sedangkan yang optimis focus memandang yang positif (seperti memandang segelas air sebagai setengah penuh) Siapakan yang lebih baik cara pandangnya? Siapakah yang lebih mungkin bahagia, lebih yakin dan lebih pasti?

2. Menerima segalanya apa adanya

Ini tidaklah berarti bahwa kamu menjadi tak semangat dan menyerah. Artinya kamu tidak bergumul, merengek, dan memebenturkan kepalamu ke tembok ketika

segalanya tidak beres. Sebenarnya perilaku yang menjadikan kamu korban yang tiada berdaya (yang memakanmu itulah yang menambah beban atas semangatmu).

“Terimalah segalanya apa adanya, bukan seperti yang kamu angankan saat ini. Masa lalu sudah lewat, masa depan masih misteri dan saat inilah karunia, itulah

sebabnya saat ini disebut “present = hadiah”. Oleh karenanya saat ini

pergunakanlah sebaik – sebaiknya. 3. Cepat pulih

Mengembangkan sikap – sikap positif tidaklah berarti bahwa kamu tidak akan pernah mengalami kepedihan, penderitaan, atau kekecewaan. Selain itu, mengembangkan sikap – sikap positip tidaklah berarti kamu seharusnya mengabaikan masalah. Masalahpun selalu mempunyai sisi sebaliknya. Kalau kamu gagal dalam ujian, belajarlah lebih giat lagi atau cari pembimbing. Kalau kamu kehilangan teman, perbaikilah persahabatan tersebut, atau mencari teman baru. Kalau kamu tidak suka penampilanmu, kembangkanlah kepribadian kamu yang fantastis.

4. Cerita

Mulailah dengan menolak hal – hal yang suram, sungginglah senyum. Kalau kamu melontarkan kata – kata yang positif, prmikiran – pemikiran yang positif, dan perasaan – perasaan yang positif, maka orang – orang (serta hal – hal) yang positif akan tertarik kepadamu.

5. Bersikap antusias.

Sambutlah setiap harinya dengan semangat. Laksanakanlah tugas – tugasmu dengan penuh semangat. Semakin kamu bersemangat, maka semakin orang–orang

disekelilingmu pun merasa dan bersikap demikian, “Semangatlah…..!”

6. Lebih peka

Kalau kamu lebih peka terhadap masalah – masalah potensial, maka kamu bisa lebih siap menghadapinya dan bahkan mengelak. Kamu juga bisa peka terhadap pengalaman – pengalaman positif. Misal, bila kamu dengar pengumuman tentang uji coba tim atau klub baru, maka catatlah waktu danntempatnya dan berencanalah mengikutinya, kamu akan memperoleh sesuatu hal yang baru.

Kalau kamu melakukan sesuatu yang konyol (semua orangpun pernah) jangan melewatkan peluang untuk menertawakan diri sendiri. Itulah salah Satu sukacita besar kehidupan. Kalau kamu banyak tertawa, kamu akan sehat. Tawa itu mengeluarkan kimiawi tertentu dalam tubuhmu yang merangsangmu dan dapat memebantumu bertumbuh dengan sehat. Humor dan tertawa itu sehat.

8. Sportif

Sportif artinya menerima kekalahan dengan positif sambil tersenyum, menjabat tangan sang pemenang, tidak menyalajkan orang lain taua keadaan atas kekalahan itu. Sikap ini bisa memenangkan teman seandainyapun kamu tidak memenangkan

pertandingan atau kompetisinya. “Sportif” berarti pula tidak perlu mengejek yang kalah ketika kamu menang.

9. Rendah hati

Kalau kamu benar benar berkepentingan terhadap sesame, mereka akan melihat kualitas baikmu seandainyapun kamu tidak mengiklankannya. Mereka tidak akan merasa bahwa kamu berusaha memanipulasi mereka, berbuatlah untuk sesama karena Tuhanmu

10. Bersyukur

Renungkanlah : Mungkin banyak sekali yang bisa kamu syukuri. Rasa syukur membuatmu tersenyum. Itu membuatmu senang dengan kehidupanmu. Dan orang lain pun senang di dekatmu. Bersyukur bisa memberikan ketenangan bagi dirimu. 11. Beriman

Bagi sementara orang, ini berarti percaya kepada Allah Yang Maha Kuasa atau kuas yang lebih tinggi lainnya. Beriman artinya percaya bahwa segalanya akan beres bagimu dan bahwa kamu bisa membereskan segalanya sendiri. Kalau kamu perkirakan akan gagal, mungkin mencapai sasaranmu.

12. Berpengharapan

Pengharapan mungkin merupakan sikap positifmu yang terpenting dasar bagi segala sikap poritif lainnya. Apakah yang kamu harapkan? Apa sajakah impianmu?Apa sajakah ambisimu? Maksudmu dalam kehidupan ini? Kalau kamu mau mempertimbangkan pertanyaan – pertanyaan tersebut kamu sudah menjadi

Yang hingga pada Jiwa – Dan bersenandung tanpa kata – Dan tidak pernah berhenti – sama sekali.

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES)

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

Kampus Sekaran Gd. A2 Telp/fax. (024) 8508019 Gunungpati Semarang 50229 Laman : http//fip.unnes.ac.id

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Layanan Penguasaan Konten

1. Materi/ Topik Layanan : Meningkatkan kepercayaan diri

2. Bidang Bimbingan : Pribadi

3. Fungsi Layanan : Pemahaman, Pengembangan

4. Sasaran Layanan/ Semester : XI MIA 1 / Genap 5. Tempat Penyelenggaraan : Ruang kelas XI MIA 1 6. Waktu Penyelenggaraan : 45 menit

7. Pihak-pihak yang dilibatkan : Konselor dan Siswa

8. Metode : Diskusi (Tanya jawab) dan role plauing

9. Tujuan layanan :

a. Siswa mampu memelihara dan mengembangkan sikap percaya diri. b. Dengan menggunakan role playing,siswa dapat lebih menguasai

konten yang perlu dikuasai 10.Uraian Kegiatan/Skenario :

No Kegiatan Praktikan Peserta didik Waktu

1 Pendahuluan Pendahuluan

o) Praktikan mengucapkan salam dan menanyakan keadaan peserta didik p) Praktikan menyampaikan

tujuan layanan dan menjalin hubungan baik dengan siswa

Peserta didik terlibat aktif

5 menit

2. Kegiatan inti

a. Berfikir Praktikan menjelaskan tentang tekun menghadapi

Siswa

mendengarkan

tugas. Diantaranya : a. pengertian kepercayaan diri

b. akibat kurang percaya diri c. manfaat kepercayaan diri d. cara meningkatkan kepercayaan diri

dan

mengidentifikasik an dengan aktif sub tema, siswa di perkenankan bertanya tentang pemahaman tersebut b. Merasa Praktikan bertanya pada

siswa mengenai bagaimana cara siswa memperoleh kepercayaan diri dan apa yang dirasakan setelah memperoleh nya Siswa menyetujui dan menjawab dengan jujur pertanyaan yang diajukan praktikan 3 menit

c. Bersikap Praktikan mempersilahkan beberapa siswa untuk memberikan contoh cerita yang menunjukkan

meningkatkan kepercayaan diri

Siswa memberikan contoh dan siswa lainnya

memahami isi contoh

5 menit

d. Berbuat Praktikan mempersilahkan beberapa siswa untuk memerankan role playing

didepan kelas dengan skenario yang telah dibuat oleh praktikan Siswa memainkan role playing 20 menit e. Bertangg ung jawab Praktikan mempersilahkan siswa yang tidak

memerankan role playing

untuk memberikan komentar dan siswa sebagai pemeran untuk menjelaskan apa yang sirasakan saat role playing.

Beberapa siswa berkomentar dan lainnya berbagi pengalaman setelah memerankan role playing 2 menit 3. Penutup a. Kesimpul an b. Refleksi

Mengajak peserta didik menyimpulkan kegiatan layanan

Menanyakan bagaimana perasaan setelah diberikan layanan Menyimpulkan hasil layanan Mengungkapkan kepuasan terhadap pemberian layanan 5 menit

11. Sumber / Bahan dan Alat :

Sumber : Hariyanto. 2010. Pengertian Kepercayaan Diri. Tersedia dalam http://belajarpsikologi.com/pengertian-kepercayaan-diri/ diakses 18 februari 2016.

http://awaludin87.wordpress.com/2009/07/29/manfaat-percaya-diri/ diakses 18 februari 2016.

... 2012. 10 Cara Meningkatkan Percaya Diri. Tersedia dalam http://www.surgaberita.com/2012/02/10-cara-meningkatkan-percayadiri. html diakses 18 februari 2016.

Bahan dan Alat : Papan Tulis, LCD, skenario role playing

12. Rencana Penilaian : a. Penilaian Hasil

Laiseg :

1) Pengetahuan tentang bagaimana menjadi pribadi yang mampu meningkatkan rasa percaya diri (understanding)

2) Sikap/perasaan positif setelah memerankan role playing dan berkomentar melihat role playing (comfortable)

3) Keterampilan / rencana kegiatan untuk menjadi pribadi yang memiliki sikap tekun menghadapi tugas dan tidak mudah menyerah (Action)

Tindak lanjut: memberikan layanan penguasaan konten tambahan kepada siswa yang belum mampu tekun menghadapi tugas

b. Penilaian proses

Penilaian proses mengacu pada sikap peserta didik yaitu keterbukaan, menjawab, kedisiplinan, kerjasama, bertanya, berpendapat, menyanggah, tanggungjawab, perhatian.

Semarang, Februari 2015 Praktikan,

Atik Permanasari

MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI

Dokumen terkait