BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN
Lampiran 4. Catatan Dokumentasi
161
CATATAN DOKUMENTASI TK BUDI MULIA DUA PANDEANSARI CATURTUNGGAL DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA
IDENTITAS SEKOLAH
Nama Sekolah : TK Budi Mulia Dua Pandeansari
No Statistik Sekolah : 2040214063
NPSN : 20407698
Kode Sekolah : 10319
Alamat Sekolah : Komplek Pandeansari Blok II No. 4 Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah
Istimewa Yogyakarta
Kode Pos : 55283
Nomor Telepon : (0274)888650
Tahun Didiran : 1987
Status Sekolah : Swasta
Akreditasi : A
Nama Yayasan : Budi Mulia Dua
Nama Pembina Yys : Prof.Dr.HM.Amien rais,MA.
Nama Ketua Yys : H.A.Hanafi Rais.S.I.P,M.P.P.
Status Tanah 1 : Hak milik
Luas Tanah 1 : 1.895 �2
Luas Bangunan 1 : 1.200 �2
Satatus Tanah 2 : pinjaman
Luas Tanah 2 : 1.200 �2
Waktu belajar regular : Pagi
Wajtu belajar BAC : Pagi s.d. sore
Nama Kepala Sekolah : H. Jakfar,S.Ag,S.S,M.Pd.
162
CATATAN DOKUMENTASI TK BUDI MULIA DUA PANDEANSARI CATURTUNGGAL DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA
VISI
Terwujudnya Lembaga Pendidikan yang mampu mencetak generasi bangsa berakhlak mulia, cerdas, terampil, dan bijksana
MISI
a. Mengimplementasikan PAIKEM (Pembelajaran yang Aktif Inovatif Kreatif dan Mneyenangkan)
b. Membangun iklim sekolah yang sehat, sejuk, aman, nyaman, dan damai c. Memanfaatkan teknologi tepat guna dalam pembelajaran
d. Menerapkan nilai-nilai karakter emlalui sikap juju, hidup bersih, dan sehat
e. Melengkapi sarana dan prasarana yang memadai untuk pembelajaran inquiry dan kontekstual
TUJUAN
a. Terwujudnya lingkungan sekolah yang merangsang siswa belajar mandiri, kreatif, dan inovatif
b. Tersedianya media pembelajaran yang bermutu
c. Tersedianya perangkat IT sesuai dengan kubutuhan pembelajaran d. Tercapainya guru bersertifikasi professional
e. Tercapainya semua lulusan TK B Budi Mulia Dua Pandeansari diterima di SD favorit f. Tercapainya tingkat kepuasan orang tua terhadap penyelenggaraan pendidikan TK
Budi Mulia Pandeansari
MOTTO
163
ALAT BANTU OBSERVASI TK BUDI MULIA DUA PANDEANSARI CATURTUNGGAL DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA
FASILITAS SEKOLAH
Gedung TK Budi Mulia Dua Pandeansari yang terdiri dari Sembilan kelas sebagai sarana pembelajaran kegiatan bercerita menggunakan metode story telling
Taman Bermain TK Budi Mulia Dua Pandeansari sebagai sarana outdoor kegiatan bercerita menggunakan metode story telling
Taman Bermain TK Budi Mulia Dua Pandeansari sebagai sarana outdoor kegiatan bercerita menggunakan metode story telling
164
Ruang Multimedia Komputer sebagai sarana indoor kegiatan bercerita menggunakan metode story telling
Ruang Perpustakaan sebagai tempat untuk memilih buku cerita untuk metode story telling
165
CATATAN HASIL DOKUMENTASI PENERAPAN METODE STORY TELLING
PADA KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DI KELOMPOK B3 TK BUDI MULIA DUA PANDEANSARI YOGYAKARTA
Kode data : CD 1
Hari/Tanggal : Senin, 7 September 2015 Waktu : 09.00 -10.00 WIB Tempat : Ruang kelas B3
Metode Story telling dengan judul “Mona dan Lisa”
CD 1.1 CD 1.2
CD 1.3 CD 1.4
166
CD 1.7 CD 1.8
CD 1.9 CD 1.10
Keterangan gambar :
CD 1.1 : Buku Berjudul “Mona & Lisa” sebagai alat peraga story telling
CD 1.2 : Posisi anak duduk bersila di karpet membentuk dua baris, sedangkan guru duduk di kursi kecil kemudian melakukan apersepsi
CD 1.3: Ekspresi guru saat membuka kegiatan story telling sehingga anak-anak diam penasaran dengan cerita yang akan didengar.
CD 1.4 : Guru berinteraksi dengan anak, meminta anak menunjuk gambar tokoh dalam cerita
CD 1.5 : ketika anak mulai ramai guru memberikan kode “sshhtt” untuk mengkondisikan anak supaya memperhatikan kembali
CD 1.6 : guru juga sesekali menunjuk salah satu anak untuk dijadikan objek pemisalan dalam cerita/ anak dilibatkan
CD 1.7 : guru dengan penuk ekspresi memeragakan anak yang sedang menggendong tas
CD 1.8 : guru meminta anak mengikuti gaya memegang hidung teman CD 1.9 : Diakhir cerita guru membuat kesimpulan singkat tentang isi cerita,
kemudian anak antusias penasaran dengan buku cerita tersebut CD 1.10 : Salah satu anak dengan inisial Ab praktek membaca cerita
167
CATATAN HASIL DOKUMENTASI PENERAPAN METODE STORY TELLING
PADA KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DI KELOMPOK B3 TK BUDI MULIA DUA PANDEANSARI YOGYAKARTA
Kode data : CD 2
Hari/Tanggal : Selasa, 8 September 2015 Waktu : 09.00 – 10.00 WIB
Tempat : Ruang kelas B3
Metode Story telling dengan judul “Aku Selalu Hati-hati”
CD 2.1 CD 2.2
CD 2.3 CD 2.4
168
CD 2.7 CD 2.8
Keterangan gambar:
CD 2.1: Alat peraga buku cerita yang berjudul “Aku Selalu Hati-hati” CD 2.2: Posisi anak duduk di kursinya masing-masing, guru berdiri CD 2.3: Guru mulai dengan apersepsi, anak memperhatikan
CD 2.4: Guru menghubungkan cerita sally bermain pedang dengan kehidupan sehari- hari, anak turut berkomentar
CD 2.5: Guru memperagakan bermain pedang dengan penuh ekspresi CD 2.6: Anak beraksi berdiri ketika antusias dengan cerita
CD 2.7: Guru meminta anak menyebutkan kesimpulan dari cerita
169
CATATAN HASIL DOKUMENTASI PENERAPAN METODE STORY TELLING
PADA KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DI KELOMPOK B3 TK BUDI MULIA DUA PANDEANSARI YOGYAKARTA
Kode data : CD 3
Hari/Tanggal : Rabu, 9 September 2015 Waktu : 09.00 – 10.00 WIB Tempat : Ruang kelas
Metode Story telling dengan judul “Aku bisa Potong Kuku Sendiri”
CD 3.1 CD 3.2
CD 3.3 CD 3.4
170
CD 3.7 CD 3.8
CD 3.9 3.10
3.11 Keterangan gambar:
CD 3.1: Alat peraga berupa buku cerita yang berjudul “Aku bisa Potong Kuku Sendiri”
CD 3.2: Karpet sebagai tempat untuk melakukan kegiatan story telling
CD 3.3: Guru mengatur posisi duduk anak membentuk lingkaran dan berdempetan CD 3.4: Guru melakukan recalling kegiatan bercerita sebelumnya dan tanya-jawab
dengan anak
CD 3.5: Guru menggunakan boneka tangan sebagai media tambahan untuk pengantar cerita dan untuk menarik perhatian anak
CD 3.6: Guru mengajak anak untuk bersama-sama membaca judul buku cerita CD 3.7 : Guru berekspresi kesusahan membuka buku cerita, anakpun semakin
171
CD 3.8 : Ketika ada anak yang belum jelas melihat maka guru memperlihatkan gambar pada halaman pertama keseluruh anak
CD 3.9 : Guru menunjuk beberapa anak untuk memperagakan memotong kuku,dan menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari
CD 3.10 : Guru juga memberikan humor yang tidak ada kaitannya dengan cerita, namun dapat membuat anak tertawa gembira
172
CATATAN HASIL DOKUMENTASI PENERAPAN METODE STORY TELLING
PADA KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DI KELOMPOK B3 TK BUDI MULIA DUA PANDEANSARI YOGYAKARTA
Kode data : CD 4
Hari/Tanggal : Selasa, 29 September 2015 Waktu : 09.15 – 10.00 WIB
Tempat : Taman bermain
Metode Story telling yangberjudul “Thumbelina”
CD 4.1 CD 4.1 CD 4.3 CD 4.5 CD 4.6 CD 4.7
173 CD 4.8 CD 4.9 CD 4.10 CD 4.11 CD 4.12 CD 4.13 Keterangan gambar:
CD 4.1: Buku cerita berjudul Thumbelina sebagai media cerita CD 4.2: Guru mengatur posisi duduk anak membentuk huruf “L”
CD 4.3: Guru duduk ditengah dengan kursi besar sedangkan anak duduk duduk bersila di bawah
CD 4.4: guru memperkenalkan gambar yang ada ditembok sebagai teman baru pendengar cerita
CD 4.5: guru melakukan apersepsi mengajak anak menunjuk contoh teman yang mungil di kelas seperti Thumbelina
CD 4.6 : Guru memperagakan cara berjalan Thumbelina
CD 4.7: Guru mengajak anak membaca judul cerita yang ada di sampul buku CD 4.8 : Guru menambahkan humor yang tidak ada kaitannya dengan cerita dengan
174
CD 4.9 : Guru membuka halaman selanjutnya menunjuk gambar Thumbelina yang besarnya lebih kecil dari pensil, anak-anak penasaran untuk melihatnya
CD 4.10 : Guru melakukan interaksi dengan anak dengan tanya-jawab menebak adegan selanjutnya dalam cerita
CD 4.11 : Guru mendekati salah satu anak sebagai obyek yang menjadi Thumbelina, ekspresi anak menjadi histeris
CD 4.12 : Guru menghampiri anak yang tidak memperhatikan supaya dia sadar dan mau memperhatikan cerita kembali
175
CATATAN HASIL DOKUMENTASI PENERAPAN METODE STORY TELLING
PADA KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DI KELOMPOK B3 TK BUDI MULIA DUA PANDEANSARI YOGYAKARTA
Kode data : CD 5
Hari/Tanggal : Rabu, 30 September 2015 Waktu : 09.15 – 10.00 WIB
Tempat : Perpustakaan sekolah
Metode Story telling yangberjudul “Si Kembar dan Merah Putih di Panjat Pinang”
CD 5.1 CD 5.2
176
CD 5.5 CD 5.6
CD 5.7
Keterangan gambar:
CD 5.1: Judul naskah cerita “Si kembar dan merah putih di panjat pinang” karya guru kelompok B3
CD 5.2: Posisi duduk guru di kursi besar, anak duduk bersila dikarpet CD 5.3: Guru melakukan tanya-jawab recalling dari cerita Thumbelina CD 5.4: Guru melakukan apersepsi sebelum memperkenalkan judul cerita CD 5.5 : Guru mengajak anak membaca judul cerita bersama-sama
CD 5.6: Guru memeperagakan memukul kentongan sebagai awal masuk cerita CD 5.7 : Guru memperagakan mengendarai motor dan anak-anak mengikutinya
177
CATATAN HASIL DOKUMENTAS CUPLIKAN ISI BUKU CERITA “MONA & LISA” UNTUK STORY TELLING
Kode data : CD 6
CD 6.1 Anak membaca kosa kata huruf hidup yaitu “mereka”, “lucu” dan membaca kosa kata sederhana yang berimbuhan seperti “mem+punya+i”, “hidung”, ”yang”, “mulut”, dan
“kecil”.
178
CATATAN HASIL DOKUMENTAS CUPLIKAN ISI BUKU CERITA “THUMBELINA” UNTUK STORY TELLING
Kode data : CD 6
CD 6.3 Anak membaca kalimat sederhana yang disertai dengan gambar pendukung, anak mengucap kosa kata sederhana “punya”, “sayap”, “pohon”, “capung”, dan “perempuan”.
179
CATATAN HASIL DOKUMENTASI EVALUASI HARIAN DI KELOMPOK B3
Kode: CD 7
CD 7.1 Evaluasi harian guru pada 7 September 2015
180
CD 7.3 Evaluasi harian tanggal 29 September 2015