FOREIGN CURRENCIES Pada tanggal 31 Desember 2011, Perusahaan dan
32. COMPANY’S RISK MANAGEMENT ASSESSEMENT
AND POLICIES (continued)
Faktor-faktor Risiko Keuangan Financial Risk Factors
a. Risiko Pasar a. Market Risk
i. Risiko Perubahan Nilai Tukar Mata Uang Asing
i. Foreign Exchange Risk Mata uang pelaporan konsolidasi Perusahaan
dan Entitas Anak adalah Rupiah. Risiko perubahan nilai tukar mata uang asing terkait dengan Perusahaan dan Entitas Anak terutama adalah terdapatnya pinjaman dan pembelian bahan baku dan bahan pembantu yang dilakukan dalam denominasi mata uang asing (berupa Dolar Amerika Serikat).
Manajemen berkeyakinan bahwa risiko
perubahan nilai tukar mata uang asing tersebut dapat dikendalikan dengan penjualan Perusahaan dan Entitas Anak yang sebagian besar merupakan penjualan ekspor yang dilakukan dengan mata uang Dolar Amerika Serikat (lihat Catatan 31). Selanjutnya,
manajemen juga senantiasa melakukan
penelaahan secara periodik terhadap
perubahan nilai mata uang asing tersebut atas posisi aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dan, jika dirasakan perlu,
melakukan perikatan kontrak forward atas
mata uang asing (lihat Catatan 16) untuk mengendalikan risiko perubahan nilai mata uang asing.
Company and Subsidiary consolidated
currencies is Rupiah. Foreign exchange risk in foreign currencies could incur risks to the Company and Subsidiary primarily in commodity prices and the price of loans. Management believes that Company and Subsidiary can handled the foreign exchange risk with some of export sales in United States Dollar (see Note 31). Furthermore, management also review the changes of foreign exchange currency in periodic for assets and liabilities moneter position that contains foreign currency and, if neccesary, Company and Subsidiary will sign forward contract of foreign currency (see Note 16) to handle foreign exchange risk.
Aset dan liabilitas moneter bersih dalam mata uang asing disajikan pada Catatan 31.
Net monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are disclosed in Note 31.
ii. Risiko Tingkat Bunga ii. Interest Rate Risk
Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar arus kas di masa depan akan berfluktuasi karena perubahan tingkat suku bunga di pasar. Pinjaman yang
diperoleh dengan tingkat bunga
mengambang menimbulkan risiko suku bunga atas arus kas.
Interest rate risk is defined as a risk in which the fair value of future cash flows might be fluctuated due to the changes of market rate of the interest. Loans obtained at variable rates expose the Company and Subsidiaries to cash flow interest rate risk.
Risiko tingkat bunga Perusahaan dan Entitas Anak terutama terkait dengan pinjaman yang diperoleh Perusahaan dan Entitas Anak (lihat Catatan 12).
The Company and Subsidiary‟s interest rate risk
mainly arises from loans obtained by the
Company and Subsidiary‟s (see Note 12).
Perusahaan dan Entitas Anak melakukan penelaahan berkala atas dampak perubahan
suku bunga dan senantiasa menjaga
komposisi pendanaan dengan pinjaman tingkat bunga variable dan tetap sesuai kebutuhan untuk mengelola risiko suku
bunga. Pinjaman dengan bunga tetap
diperoleh Perusahaan melalui penerbitan hutang obligasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (lihat Catatan 18). Berdasarkan analisis tersebut, Perusahaan dan Entitas Anak menghitung dampak terhadap laba rugi
dari pergeseran tingkat bunga yang
ditetapkan.
The Company and Subsidiary perform regular review on the impact of interest rate changes and always maintain the composition of loans obtained in variable and fixed rates in accordance to their needs to manage theinterest rate risk. The Company obtained fixed rate loans from the issuance of bonds payable which are listed in the Indonesia Stock Exchange (see Note 18). Based on this analysis, the Company and Subsidiary calculate the impact on profit and loss of a defined interest rate shift.
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN (lanjutan)
32. COMPANY’S RISK MANAGEMENT ASSESSEMENT
AND POLICIES (continued)
Faktor-faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Factors (continued)
a. Risiko Pasar (lanjutan) a. Market Risk (continued)
ii. Risiko Tingkat Bunga (lanjutan) ii. Interest Rate Risk (continued)
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat instrumen keuangan yang dimiliki oleh
Perusahaan dan Entitas Anak yang
terpengaruh oleh risiko suku bunga
berdasarkan tanggal jatuh tempo:
The following table sets out the carrying amounts, by maturity, of the Company and
Subsidiary‟s financial instruments that are
exposed to interest rate risk:
2011
Nilai tercatat
Kurang dari Lebih dari pada tanggal satu tahun/ satu tahun/ 31 Desember 2011/ Less than More than Carryng value as of
one year one year December 31, 2011
Suku bunga
Mengambang Floating rate
Aset Asets
Kas di bank 16.037.406.713 - 16.037.406.713 Cash in bank
Liabilitas Liabilities
Hutang bank (103.210.020.285) - (103.210.020.285) Bank loans
Liabilitas - bersih (87.172.613.572) - (87.172.613.572) Liabilities - net
Suku bunga tetap Fixed rate
Hutang obligasi jangka
panjang - setelah
dikurangi bagian
yang jatuh tempo Long term bonds
dalam waktu payable - net of
satu tahun - (159.278.486.645) (159.278.486.645) current maturities
Liabilitas - bersih - (159.278.486.645) (159.278.486.645) Liabilities - net
2010
Nilai tercatat
Kurang dari Lebih dari pada tanggal satu tahun/ satu tahun/ 31 Desember 2010/ Less than More than Carryng value as of
one year one year December 31, 2010
Suku bunga
Mengambang Floating rate
Aset Asets
Kas di bank 13.817.099.797 - 13.817.099.797 Cash in bank
Liabilitas Liabilities
Hutang bank (41.020.976.059 ) - (41.020.976.059 ) Bank loans
Liabilitas - bersih (27.203.876.262 ) - (27.203.876.262 ) Liabilities - net
Suku bunga tetap Fixed rate
Liabilitas Liabilities
Hutang obligasi yang Current maturities
jatuh tempo dalam of bonds
waktu satu tahun (79.577.876.610 ) - (79.577.876.610 ) payable
Hutang obligasi jangka
panjang - setelah
dikurangi bagian
yang jatuh tempo Long term bonds
dalam waktu payable - net of
satu tahun - (158.702.673.119) (158.702.673.119 ) current maturities
Liabilitas - bersih (79.577.876.610 ) (158.702.673.119) (238.280.549.729 ) Liabilities - net
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN (lanjutan)
32. COMPANY’S RISK MANAGEMENT ASSESSEMENT
AND POLICIES (continued)
Faktor-faktor Risiko Keuangan (lanjutan) Financial Risk Factors (continued)
b. Risiko Kredit b. Credit Risk
Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki risiko yang signifikan terhadap risiko kredit. Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kebijakan untuk
memastikan keseluruhan penjualan produk
dilakukan kepada pelanggan dengan reputasi dan riwayat kredit yang baik. Selain itu, Perusahaan
dan Entitas Anak senantiasa melakukan
penelaahan berkala atas kredit pelanggan yang ada.
The Company and Subsidiary have no significant concentrations of credit risk. They have policies in place to ensure that sales of products are made to customers with an appropriate reputation and credit history. In addition, the Company and Subsidiary always perform regular credit reviews of their existing customers.
c. Risiko Likuiditas c. Liquidity Risk
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati
mensyaratkan tersedianya kas dan setara kas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan modal operasional. Perusahaan dan Entitas Anak
dalam menjalankan kegiatan usahanya
senantiasa menjaga fleksibilitas melalui dana kas dan setara kas yang memadai dan ketersediaan dana dalam bentuk kredit yang memadai. Manajemen mengelola risiko likuiditas dengan
senantiasa memantau perkiraan cadangan
likuiditas Perusahaan dan Entitas Anak
berdasarkan arus kas yang diharapkan serta menelaah kebutuhan pembiayaan untuk modal kerja dan aktivitas pendanaan secara teratur dan pada saat yang dianggap perlu.
Prudent liquidity risk management implies
maintaining sufficient cash and cash equivalents to meet operating capital requirements. In their regular conduct of business, the Company and Subsidiary always maintain flexibility through adequate cash and cash equivalent funds and availability of funding in the form of adequate credit lines. Management manages the liquidity risks by continuously monitoring the rolling forecasts of the Company and
Subsidiary‟s liquidity reserve on the basis of
expected cash flows and reviewing financing requirements for working capital and funding activities on a regular basis and where deemed necessary.
Nilai Wajar Instrumen Keuangan Financial Instrument Fair Value
Nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen keuangan Perusahaan dan Entitas Anak yang dicatat di laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2011 dan 2010 adalah sebagai berikut:
The carrying amounts and fair value of the Company‟s
financial instrument that are carried in the consolidated financial statements as of December 31, 2011 and 2010, are summarized below:
2011
Nilai Tercatat / Nilai Wajar/
Carrying Amount Fair Value
Aset Keuangan Lancar Current Assets
Kas dan bank 16.616.294.713 16.616.294.713 Cash and bank
Piutang usaha - bersih Trade receivables - net
Pihak berelasi 44.454.339.780 44.454.339.780 Related parties
Pihak ketiga 313.450.427.573 313.450.427.573 Third parties
Piutang lain-lain 348.303.427 348.303.427 Other receivables
Jumlah aset keuangan lancar 374.869.365.493 374.869.365.493 Total current assets
Aset Keuangan Tidak Lancar Non Current Assets
Investasi saham - bersih 7.765.279.940 7.765.279.940 Stock invesment - net
Aset tidak lancar lain-lain Other non current assets
(pinjaman karyawan) 2.606.609.568 2.369.472.824 (employees‟ receivables)
Jumlah aset keuangan tidak lancar 10.371.889.508 10.134.752.764 Total non current assets
Jumlah Aset Keuangan 385.241.255.001 385.004.118.257 Total Assets
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN (lanjutan)
32. COMPANY’S RISK MANAGEMENT ASSESSEMENT