• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.5 Compressive Strength (Kuat Tekan)

Kualitas beton yang baik yaitu jika kuat tekan beton sesuai dengan yang direncanakan. Hal yang perlu dipertimbangkan dalam produksi beton yang mempengaruhi kuat tekan beton, yaitu faktor air semen (FAS), Umur beton, Jenis semen, Jumlah pasta semen dan sifat agregat(Tobing, 2018). Compressive Strength (kuat tekan) merupakan besarnya beban per satuan luas yang dapat menghancurkan benda uji bila dibebani dengan gaya tekan tertentu yang dihasilkan oleh alat (mesin tekan). Muat dari beban

II-5 rendah ke beban maksimum yang dapat diterima hingga sampel rusak. Data yang dihasilkan berupa beban maksimum (Fmax) yang dapat diterima benda sebelum pengujian gagal. Kuat tekan dipengaruhi oleh luas permukaan beban. Nilai kuat tekan (σ) dapat diperoleh dengan memasukkan nilai beban baca dan luas permukaan kontak sampel (Tjokrodimuljo dalam Dimejo, 2017).

Berdasarkan SNI 03.1974.1990, kuat tekan beton dihitung dengan rumus :

Kuat tekan beton = (kg/cm2) ... (2.1) Keterangan:

P = beban maksimum (kg)

A = luas penampang sampel (cm2) 2.6 Berat Jenis

Mortar material ringan ditimbang sebelum dilakukan uji kuat tekan, penimbangan dilakukan untuk memperoleh berat benda uji, sehingga berat jenis dapat dihitung. Berat jenis mortar diperoleh bertujuan untuk mengetahui mortar material ringan dapat diaplikasikan sesuai kebutuhan. Berat jenis mortar dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:

= Keterangan:

= berat isi mortar (gr/cm3) Bm = berat benda uji (gr)

V = volume benda uji (cm3) (Dananjaya dan Herdiawan 2021).

2.7 Analisis Deskriptif

Analisis deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran terhadap suatu objek yang diteliti melalui data sampel, dimana tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.

Statistik deskriptif memaparkan metode statistik berupa pengumpulan, pencatatan, penyusutan, dan penyajian data penelitian dalam bentuk tabel frekuensi atau grafik dan selanjutnya dilakukan pengukuran nilai-nilai statistiknyaDaulay, R. (2021).

2.8 Uji Normalitas

Uji normalitas digunakan untuk menguji nilai residu yang dihasilkan dari regresi terdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas dapat dilakukan dengan pengujian pada SPSS dengan menggunakan Kolmogrov-Smirnov pada taraf signifikan 0,05. Kriteria yang dilakukan dalam uji normalitas Yaitu apabila hasil perhitungan Kolmogrov-smirnov dengan 2 sisi lebih besar dari 0,05 maka berdistribusi normal (Daulay, R. 2021).

II-6 2.9 Uji Tukey

Uji tukey digunakan untuk untuk mengetahui kelompok perlakuan yang memiliki pengaruh sama atau berbeda antara satu dengan yang lainnya (Firdaus et al, 2013). Untuk tujuan pembandingan, salah satu metode sederhana yang digunakan adalah Uji Tukey yang disebut juga Beda Nyata Jujur (BNJ).

Uji tukey didasarkan atas suatu perbedaan terbesar diantara pasangan nilai tengah perlakukan [ aks ( ) − min ( )] jika peubah yang diamati adalah peubah normal dan saling bebas sesamanya. Uji tukey bentuknya yang berupa satu nilai patokan pembanding menjadikan uji ini cukup popular. Uji BNJ didasarkan atas suatu peluang melakukan kekeliruan dalam sederetan percobaan (Nainggolan, B. M. 2009).

2.10 Uji T-Student

Uji T digunakan untuk mengetahui pengaruh masing- masing variabel independen terhadap variabel dependen. Maka digunakan tingkat signifikan 0,05%. Setelah thitung diperoleh, maka untuk menginterprestasikan hasilnya berlaku ketentuan sebagai berikut:

Jika -t tabel < t hitung < t tabel maka H0 diterima.

Jika –t hitung < -t tabel atau t hitung > ttabel maka H0 ditolak (Daulay, R. 2021).

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Beton Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara dan pengujian Fourirer Transform Infra Red (FTIR) di Laboratorim Penelitian, Fakultas Farmasi, Universitas Sumatera Utara (USU).

3.2 Bahan dan Peralatan 3.2.1 Bahan

Adapun bahan yang digunakan dalam penelitian ini akan dijabarkan sebagai berikut.

1. NaOH

2. Semen Portland 3. Air

4. Crumb Rubber

5. Tandan Kosong Kelapa Sawit 6. Pasir

3.2.2 Peralatan

Adapun peralatan yang digunakan pada penelitian ini sebagai berikut:

1. Pengaduk Beton (Concrete Mixer) 2. Mesin Ayakan

3. Timbangan

4. Alat Pencetak Mortar 50 mm x 50 mm x 50 mm 5. Alat Uji Compressive Strength Machine

3.3 Prosedur Percobaan

3.3.1 Pengolahan Crumb Rubber

Crumb rubber dipotong kecil-kecil untuk digunakan sebagai bahan pengganti pasir dalam mix design.

3.3.2 Pengolahan Tandan Kosong Kelapa Sawit

Tandan kosong kelapa sawit diolah menjadi serat tandan kosong kelapa sawit digunakan sebagai bahan pengisi (filler) dalam mix design.

3.4 Pembuatan Spesimen Uji 3.4.1 Pengumpulan Bahan

Bahan-bahan yang digunakan ialah bahan yang telah disebutkan pada subbab 3.2.1

III-2 3.4.2 Komposisi campuran (mengikuti metode Malkawi et al, 2017)

Adapun komposisi campuran dalam penelitian ini yaitu merupakan variasi penggunaan crumb rubber sebagai pengganti pasir dan serat tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan pengisi (filler) pada light pile:

Tabel 3.1 Komposisi Campuran

Kode Variabel (Crumb Rubber + Serat Tangkos) : Pasir

Kontrol 1 (K1) (0% : 0%) : 100%

Kontrol 2 (K2)

(Penambahan Superplasticizer) (0% : 0%) : 100%

Variasi 1 (V1) (5% : 5%) : 90%

Variasi 2 (V2) (12,5% : 12,5%) : 75%

Variasi 3 (V3) (25% : 25%) : 50%

Variasi 4 (V4) (37,5% : 37,5%) : 25%

Variasi 5 (V5) (45% : 45 %) : 10%

Variasi 6 (V6) (50% : 50%) : 0 %

3.4.3 Dimensi Cetakan Spesimen Uji

Dimensi cetakan spesimen uji berupa kubus yang terbuat dari besi dengan ukuran 50 mm × 50 mm × 50 mm sesuai pada subbab 3.2.2

3.4.4 Spesimen uji dibuat mengadopsi standar ASTM C 109

Langkah-langkah dalam pembuatan mortar material ringan (light pile) sebagai berikut:

a. Langkah pertama, masukkan semen OPC dan pasir kedalam wadah pengaduk kemudian diaduk hingga tercampur rata.

b. Langkah kedua, masukkan crumb rubber (pengganti pasir) kedalam wadah kemudian diaduk hingga tercampur rata.

c. Langkah ketiga, sambil terus diaduk tambahkan serat tandan kosong kelapa sawit (bahan pengisi) hingga adonan tercampur rata dan siap dicetak.

d. Langkah keempat, masukkan adonan kedalam cetakan kubus dan padatkan adonan dengan dipukul-pukul sebanyak 32 kali hingga memadat.

III-3

(a) (b)

Gambar 3. 1 Langkah Keempat: (a) Memasukkan Adonan Kedalam Cetakan, dan (b) Proses Pemadatan Adonan

e. Langkah kelima, setelah mortar material ringan (light pile) berumur 1 (satu) hari, spesimen uji dilepaskan dari cetakan kubus.

Gambar 3. 2 Mortar Material Ringan (Light Pile) Berumur 1 (Satu) Hari

f. Langkah keenam, setelah mortar dikeluarkan dari cetakan maka mortar akan dikeringkan dibawah sinar matahari selama 1 hari

g. Lakukan curing dengan metode curing udara terbuka dan curing rendam.

3.4.5 Kuat Tekan Spesimen Uji

Kuat tekan spesimen uji mortar material ringan, diperoleh dari data hasil pengujian kuat tekan dengan menghitung gaya tekan atau beban tekan maksimum dibagi dengan luas penampang spesimen uji mortar material ringan.

δ = ... (3.1)

III-4 Dimana:

δ = kuat tekan mortar, MPa

Pmaks = gaya tekan (beban tekan) maksimum, N

A = luas penampang benda uji, mm2(2.500 mm2).

Gambar 3. 3 Pengujian Kuat Tekan Spesimen Uji Mortar

3.4.6 Berat Jenis Spesimen Uji

Berat jenis spesimen uji mortar material ringan (light pile), diperoleh dengan menimbang berat spesimen uji mortar dibagi volume spesimen uji mortar

Berat jenis (ρ) = ... (3.3)

Dimana:

m = massa spesimen uji mortar material ringan , (gr)

V = volume spesimen uji mortar material ringan , (cm3) (125 cm3) 3.4.7 Pemeriksaan Spektroskopi

Pemeriksaan Fourier Transform Infra-Red (FTIR) digunakan untuk mengetahui gugus fungsi dari crumb rubber dan serat tandan kosong kelapa sawit.

III-5 3.5 Metode Penelitian

Adapun langkah penelitian yang dilakukan dapat dilihat pada diagram alir penelitian gambar 3.29

Gambar 3. 4 Flowchart Penelitian Pembuatan spesimen Light Pile

Pencampuran bahan variasi pengganti semen OPC sebesar 10%, 25%, 50%, 75%, 90%,100% dan penambahan crumb rubber sebagai pengganti pasir serta serat tandan kosong kelapa sawit sebagai

filler yaitu 10%, 25%, 50%, 75%, 90%, 100%.

Uji FTIR Pembubukan dan Penyaringan Proses Pemotongan dan

Pengayakan Crumb Rubber

Pengolahan Tandan Kosong Kelapa Sawit STUDY LITERATUR

Pengumpulan data sekunder penelitian terdahulu mengenai komposisi kimia dari crumb rubber dan serat tandan kosong kelapa sawit

PERIZINAN DAN SURVEY LOKASI

Survey lokasi dan pengurusan administrasi perizinan pengambilan crumb rubber dan serat tandan kosong kelapa sawit.

Mulai

Selesai

Hasil uji dan Perhitungan

Pengujian Mortar Terhadap Uji Compressive Strength, Berat Jenis.

Perawatan (curing) Mortar pada udara terbuka dan perendaman

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

1. Komposisi agregat halus pengganti pasir yaitu crumb rubber dan serat tandan kosong kelapa sawit menghasilkan penurunan kuat tekan linier dengan penurunan berat jenis yang membuat mortar menjadi lebih ringan dari mortar normal.

5.2 Saran

1. Disarankan untuk penelitian selanjutnya mengembangkan penelitian mengenai mix design mortar dari crumb rubber dan serat tangkos dengan jenis dan variasi lainnya untuk menghasilkan kuat tekan optimum dan berat jenis yang diharapkan perlu dilanjutkan.

2. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan melakukan berbagai metode curing

xii

DAFTAR PUSTAKA

Abdul Khalil, H.P.S., et al. (2012). Characterization of Various Organic Waste Nanofillers Obtained from Oil Palm Ash. BioResources, 7(4): 5771-5780.

Abrar, A., Abd, N., & Fitra, F. (2019). Kajian Eksperimen Penggunaan Limbah SBE (Spent Beching Earth) sebagai Bahan Pembuat Bata atau Batako. In Seminar Nasional: Strategi Pengembangan Infrastruktur (SPI)

Agustina, L., Udiantoro, U., & Halim, A. (2016). Karakteristik Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Dengan Perlakuan Perebusan Dan Pengukusan. Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian, 41(1), 97-102.

Aprianto, A. K. 2014. Ekstraksi Silica (SiO2) Dari Abu Sekam Padi Sebagai Bahan Baku Penguat Komposit Bermatriks Alumunium (AMCs) Untuk Aplikasi Bahan Komponen Otomotif.

Diuplod 2014/08/05.

Arifin, H. (2020). Pemanfaatan Serat Tandan Kosong Sawit Sebagai Penguat Pada Campuran Beton Dengan Bahan Tambah Am 78 Ditinjau Dari Kekuatan Tarik Belah Beton (Doctoral dissertation)

Ashari, M.L., Denny, D., & Refin, B.S. (2017). Pemanfaatan Limbah Padat Spent Bleaching Earth Pada PT. SMART Tbk. Surabaya Sebagai Pengganti Agregat Halus Pada Campuran Beton.

Seminar Master 2017 PPNS, Surabaya, 123-128.

Awal, A. S. M. A., & Nguong, S. K. (2010). A short-term investigation on high volume palm oil fuel ash (POFA) concrete. Proceedings of the 35th Conferenece on our World in Concrete and Structure, 185-192.

Awal, A.S.M.A., & Hussin, M.W. (2011). Effect of Palm Oil Fuel Ash in Controlling Heat of Hydration of Concrete. Procedia Engineering, Elsevier Ltd, 14: 2650-2657.

Azmi, U., Anif, B., & Khaidir, I. (2019). Analisa Campuran Abu Sekam padi sebagai bahan pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan beton. Abstract of Undergraduate Research, Faculty of Civil and Planning Engineering, Bung Hatta University, 2(2).

Bakri. (2009). Komponen Kimia dan Fisik Abu Sekam Padi Sebagai SCM Untuk Pembuatan Komposit Semen. Jurnal Perennial, 5(1): 9-14.

Basha, E.A., et al. (2005). Stabilization of Residual Soil With Rice Husk Ash and Cement. Construction and Building Materials, Elsevier Ltd, 19: 448-453.

Chen, C. Y., Shen, Z. Y., & Lee, M. T. (2021). On Developing a Hydrophobic Rubberized Cement Paste. Materials, 14(13), 3687.

Christian, Y., Wirananda, A., Antoni, A., & Hardjito, D. (2017). Penggunaan Bottom Ash Yang Telah Diolah Untuk Pembuatan Beton Hvfa Mutu Menengah. Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, 6(1).

xiii

Daulay, R. (2021). Pengaruh modal kerja dan pendapatan terhadap laba bersih pada PT. Wijaya Karya Beton Tbk tahun 2010-2019 (Doctoral dissertation, IAIN Padangsidimpuan).

Dimejo, A. H. R. 2017. Sintesis Dan Karakterisasi Geopolimer Berbasis Abu Layang Batu bara Dengan Penambahan Pati. Jurusan Kimia Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang.

Eiras, J. N., Segovia, F., Borrachero, M. V., Monzó, J., Bonilla, M., & Payá, J. (2014). Physical and mechanical properties of foamed Portland cement composite containing crumb rubber from worn tires. Materials & Design, 59, 550-557.

Fajrudin, A., Supartono, S., & Sumarni, W. (2016). Pengaruh Konsentrasi Asam Nitrat Dan Temperatur Kalsinasi Pada Reaktivasi Spent Bleaching Earth. Indonesian Journal of Chemical Science, 5(3), 202-205.

Fauzi, A. 2020. Effect of POFA as a replacement material on fly ash based geopolymer mortar.

In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering (Vol. 854, No. 1, p. 012012).

IOP Publishing.

Febrijanto, 2008. Laporan Akhir Penyusunan DED Uji Coba Skala Penuh Timbunan Badan Jalan Dengan Material Ringan. Laporan Penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan. Departemen Pekerjaan Umum.

Firdaus, M., Putra, F., Madyawati, S. P., Widjaja, N. S., Lamid, M., Rachmawati, K., & Warsito, S. H.

(2013). Efektivitas penambahan kombinasi tujuh enzim terhadap estimasi pertambahan berat badan sapi potong peranakan simental. Jurnal Agro Veteriner, 2(1), 1-7

Gunawan, G.,& Nono. 2018. Potensi Pemanfaatan Bahan Limbah Fly Ash Dan Bottom Ash Untuk Lapisan Fondasi Jalan Semen. Jurnal Jalan-Jembatan, volume 36 No. 1 (19-29)

Gunawan, P., Wibowo, W., & Suryawan, N. (2014). Pengaruh Penambahan Serat Polypropylene pada Betonringan dengan Teknologi Foam Terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah dan Modulus Elastisitas. Matriks Teknik Sipil, 2(2), 206-213

Hafni, K.N., & A Haris, S. Plastik Tahan Bakar yang Mengandung Bio-Flame Retardant Non-Halogen dari Abu Pembakaran Biomassa Kelapa Sawit. IDP000045678.

Haspiadi, H., & Kurniawaty, K. (2016). Pemanfaatan Limbah Padat Abu Cangkang dan Serat Kelapa Sawit dari Boiler untuk Pembuatan Bata Beton Ringan. Jurnal Riset Teknologi Industri, 9(2), 120-128.

http://central-laboratory.um.ac.id/forrie-transform-infra-red-ftir-merk-shimadzu-type-irprestige21.html.tanggal 20/03/2021, pukul 15:27 WIB

http://coe.its.ac.id/facilities/scanning-electron-microscope-sem-edx/.Diakses pada tanggal 18/03/2021, pukul 20:40 WIB.

xiv

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/berkebun/pupuk-nutrisi-tanaman/2s8786b jual-serat-serbuk-tandan-kosong-kelapa-sawit-tkks. Diakses pada tanggal 18/03/2021, pukul 20:33 WIB.

Ilham, I. N. Q. 2016. Flexural Toughness Pada Beton Dengan Material Subtitusi (Steel Fiber, CrumbRubber Dan Tire Chips).Jurusan Sipil Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Gowa.

Indonesia Standar Nasional. (1990). 03-1974-1990. “Metode Pengujian Kuat Tekan Beton”. Badan Standarisasi Nasional Indonesia

Indonesia Standar Nasional 03-2491-2002. “Metode Pengujian Kuat Tarik Belah Beton”. Badan Standarisasi Nasional Indonesia (1990)

Indonesia, S. N. (2011). Cara uji kuat lentur beton normal dengan dua titik pembebanan.

Khaliesh, B. H., & Gultom, B. J. (2013). Pondasi Tiang Tongkat Sebagai Adaptasi Konstruksi Lahan Gambut Di Kalimantan Barat. InNasional Scan (Vol. 4, Pp. 1-10).

Kljajević, L. M., Nenadović, S. S., Nenadović, M. T., Bundaleski, N. K., Todorović, B. Ž., Pavlović, V. B., & Rakočević, Z. L. (2017). Structural and chemical properties of thermally treated geopolymer samples. Ceramics International, 43(9), 6700-6708.

Korniejenko, K., Halyag, N.P., & Mucsi, G. (2019). Fly Ash as A Raw Material for Geopolymerisation – Chemical Composition and Physical Properties. Materials Science and Engineering, IOP Publishing Ltd, 706: 1-6.

Kroehong, W., Theerawat, S., & Chai, J. (2011). Effect of Palm Oil Fuel Ash Fineness on Packing Effect and Pozzolanic Reaction of Blended Cement Paste. Procedia Engineering, Elsevier Ltd, 14: 361-369.

Lamansari, F. S., Balamba, S., & Manaroinsong, L. D. (2019). Analisis Pengaruh Jarak dan Konfigurasi Tiang Pada Tanah Lempung Terhadap Defleksi Tiang Pancang Kelompok Akibat Beban Lateral. Jurnal Sipil Statik, 7(11).

Mahmud, J., & Prihawantoro, S. 2019. Outlook Teknologi Pangan

Mawira, M. K., Mangare, J. B., & Tjakra, J. (2019). Metode Kerja Pemasangan Tiang Pancang Pada Jembatan (Study Kasus: Jembatan Jambu Sarang Bolaang Mongondow Utara). Jurnal Sipil Statik, 7(6).

Ma'ruf, M. A., & Yulianto, F. E. (2017). Tanah Gambut Berserat: Solusi Dan Permasalahannya Dalam Pembangunan Infrastruktur Yang Berwawasan Lingkungan. INFO-TEKNIK, 279-292.

Morcali, M. H., Zeytuncu, B., & Yucel, O. (2013). Platinum uptake from chloride solutions using biosorbents. Materials Research, 16, 528-538.

Muhiddin, N. F. (2019). Pemanfaatan Tempurung Kemiri (Aleurites moluccana) menjadi Karbon Aktif sebagai Kapasitansi ElektrodaKapasitor (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).

xv

Nainggolan, B. M. (2009). Perbandingan Uji Tukey (Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) Dengan Uji Fisher (Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dalam Uji Lanjut Data Rancangan Percobaan” dalam Majalah Ilmiah Panorama Nusantara, Edisi VII [Juli-Desember]. Tersedia secara online juga di: https://stein. ac. id/e-journal/pn_7/PN_2. pdf [diakses di Singaraja, Bali, Indonesia: 19 Desember 2018].

Nizar, I.K., et al. (2014). Study on Physical and Chemical Properties of Fly Ash from Different Area in Malaysia. Trans Tech Publications: Advanced Materials Engineering and Technology II, 594-595: 985-989.

Nosya, A. M. 2016. Pembuatan Mikrokristal Selulosa Dari Tandan Kosong Kelapa Sawit. Jurusan Kimia, Universitas Lampung.

OLI, S., KAMALU, C., OBIJIAKU, J., OPEBIYI, S., OGHOME, P., & NKWOCHA, A. 2017. A Study on the Bleaching Properties of Locally Sourced Clay (Upkor Clay) For the Processing of Palm Oil.

Oliveira Neto, G. C. D., Chaves, L. E. C., Pinto, L. F. R., Santana, J. C. C., Amorim, M. P. C., &

Rodrigues, M. J. F. (2019). Economic, environmental and social benefits of adoption of pyrolysis process of tires: A feasible and ecofriendly mode to reduce the impacts of scrap tires in Brazil. Sustainability, 11(7), 2076.

Opirina, L., Sari, D. P., & Hanif, M. (2019). Pengaruh Penambahan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Terhadap Kuat Tarik belah Beton Normal. Portal: Jurnal Teknik Sipil, 11(2), 16-23.

Panjaitan, R. (2020). Beton Bermutu Dan Ramah Lingkungan Dengan Sekam Padi.

Purningsih, D. (2020). Limbah Penyulingan Sawit Akan Dihapus Dari Kategori B3, (https://www.greeners.co/berita/limbah-penyulingan-sawit-akan-dihapus-dari-kategori-b3/) Putra, D. M., & Widjaja, D. 2015. Hubungan Kuat Tarik Belah dengan Kuat Tekan Beton Ringan

dengan Crumb Rubber dan Pecahan Genteng. Rekayasa Sipil, 4(2), 76-88.

Protus, N. (2014). Investigation of The Pyroprocessing and The Optimum Mix Ratio of Rice Husks, Broken Bricks and Spent Bleaching Earth to Make Pozzolanic Cement. Thesis, Kenya:

Kenyatta University.

Raheem, A.A., & Mutiu, A.K. (2017). Chemical Composition and Physical Characteristics of Rice Husk Ash Blended Cement. Trans Tech Publications: International Journal of Engineering Research in Africa, 32: 23-35.

Rifky, A. (2018). Studi Perbandingan Pondasi Kayu Galam Dan Mini Pile Pada Bangunan Perumahan Tipe Red Valerian Komplek Citra Garden Banjarmasin. Jurnal Rekayasa Sipil, 2(1), 1-8.

xvi

Rokiah, O., et al. (2019). Effect of Processed Spent Bleaching Earth Content on The Compressive Strength of Foamed Concrete. Earth and Environmental Science, IOP Publishing Ltd, 244: 1-10.

Rosli, N. S., Harun, S., Jahim, J. M., & Othaman, R. (2017). Chemical and physical characterization of oil palm empty fruit bunch. Malaysian Journal of Analytical Sciences, 21(1), 188-196.

Saad, S. A., Nuruddin, M. F., Shafiq, N., & Ali, M. (2015). Pozzolanic Reaction Mechanism of Rice Husk Ash in Concrete–A Review. In Applied mechanics and materials (Vol. 773, pp. 1143-1147). Trans Tech Publications Ltd.

Salami, B. A., Johari, M. A. M., Ahmad, Z. A., & Maslehuddin, M. (2017). POFA-engineered alkali-activated cementitious composite performance in acid environment. Journal of Advanced Concrete Technology, 15(11), 684-699.

Sandya, Y., & Musalamah, S. (2019). Penggunaan Abu Sekam Padi Sebagai Pengganti Semen Pada Beton Geopolimer. Educational Building Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil, 5(2 DES), 59-63.

Savero, A. D. A. M. (2020). Pengaruh Crumb Rubber dan Superplasticizer Terhadap Sifat Mekanik Beton.

Sitompul, I. R. (2016). Kuat tekan dan porositas beton semen OPC, PCC, dan OPC POFA di lingkungan gambut (Doctoral dissertation, Riau University).

Siyamak, S., Ibrahim, N. A., Abdolmohammadi, S., Yunus, W. M. Z. W., & Rahman, M. Z. A. (2012).

Effect of fiber esterification on fundamental properties of oil palm empty fruit bunch fiber/poly (butylene adipate-co-terephthalate) biocomposites. International journal of molecular sciences, 13(2), 1327-1346.

SK SNI T-15-1991-03., “ Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal” Dep. PU, Bandung

Srihandayani, S. (2019). Pengaruh Daya Dukung Pondasi Tiang Beton Bertulang Bambu Terhadap Tanah Gambut. Siklus: Jurnal Teknik Sipil, 5(1), 31-38.

Statistik, B. P. (2018). Statistik Kelapa Sawit Indonesia 2018. In Badan Pusat Statistik

Tambichik, M. A., Samad, A. A. A., Mohamad, N., Ali, A. Z. M., Mydin, M. A. O., Bosro, M. Z. M.,

& Iman, M. A. (2018). Effect of combining Palm Oil Fuel Ash (POFA) and Rice Husk Ash (RHA) as pozzolan to the compressive strength of concrete. International Journal of Integrated Engineering, 10(8). Diuplod 2018/12/29.

Tarkono, T., & Ali, H. (2015). Pemanfaatan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Dalam Produksi Eternit Yang Ramah Lingkungan. Jurnal Sains Teknologi & Lingkungan, 1(1).

Telaumbanua, J. J. P. (2017). Penggunaan Fly Ash dan Bottom Ash Boiler Pabrik Kelapa Sawit Sebagai Adsorben untuk Mengadsorpsi Zat Warna pada Limbah Cair Buatan.

xvii

Tobing, P. H. L. (2018). Penggunaan Abu Sekam Padi Dan Fly Ash Sebagai Pen-Substitusi Semen Pada Beton. Jurnal Online Mahasiswa (Jom) Bidang Teknik Sipil, 1(1).

Turer, A. (2012). Recycling of scrap tires. Material Recycling-Trends and Perspectives, 195-212.

Tobing, P. H. L. (2018). Penggunaan Abu Sekam Padi Dan Fly Ash Sebagai Pen-Substitusi Semen Pada Beton. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik Sipil, 1(1).

Usman. (2018). Potensi Limbah Abu Terbang (Fly Ash) Batu bara Sebagai Bahan Substitusi dan Bahan Pengisi (Filler) Pada Pembuatan Beton. Skripsi, Medan: Universitas Sumatera Utara.

Wan, D., Wu, L., Liu, Y., Chen, J., Zhao, H., & Xiao, S. (2019). Enhanced adsorption of aqueous tetracycline hydrochloride on renewable porous clay-carbon adsorbent derived from spent bleaching earth via pyrolysis. Langmuir, 35(11), 3925-3936.

Yahya, H. (2018). Kajian Beberapa Manfaat Sekam Padi Di Bidang Teknologi Lingkungan: Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Pertanian Bagi Masyarakat Aceh Di Masa Akan Datang. Prosiding Biotik, 4(1).

Zeyad, A.M., et al. (2013). Characteristics of Treated Palm Oil Fuel Ash and Its Effects on Properties of High Strength Concrete. Trans Tech Publications: Advanced Materials Research, 626: 152-156.

BIOGRAFI PENULIS

Nama : Khoiron Nisma

NIM : 170407017

Tempat/Tgl. Lahir : Simpang Ranto Jior, 26 Agustus 1999 Alamat email : [email protected]

No. Hp : 082284004710 Nama Orang tua :

Ayah : Alm. Ridoan, S.ST.,

Ibu : Nurlaili

Alamat Orang Tua : Simpang Ranto Jior, Desa Hajoran, Kecamatan Sungai Kanan, Labuhanbatu Selatan

Asal Sekolah :

1. SD Negeri 112246 Langga Payung, 2005-2011 2. MTs Negeri Sungai Kanan, 2011-2014

3. Madsrasah Aliyah Negeri 2 Model Medan, 2014-2017 Pengalaman Organisasi :

1. Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Universitas Sumatera Utara, 2018-2019 2. K3MIAlhadid FakultasTeknik Universitas Sumatera Utara, 2017

3. Divisi Eksternal Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Universitas Sumatera Utara Periode 2019/2020

Beasiswa yang diperoleh :

Dokumen terkait