• Tidak ada hasil yang ditemukan

CONT[NUOUS IMPROVEMENT

Dalam dokumen Pedoman Pengelolaan Alat Medik (Halaman 39-79)

Merupakan perumusan upaya-upaya perbaikan dan basil analisis. Tujuannya adalah menyusun rencana atau program keija dengan tujuan untuk memperbaiki

performance I mutu yang diperoleh dan proses monitoring. Continuous improvement selain berupa:

7.3.1. Penyusunn program atau rencana kerja barn.

7.3.2. Revisi prosedur dan kebijakan, maupun penyusunan prosedur / kebijakan bani.

7.3.3. Penainbahan tenaga baik kuantitas (rekrutment) maupun kualitas (training). 7.3.4. Penambahan I penggantian equipment

7.3.5. Perubahan lay out ruangan BAR 8

STAFF DEVELOPMENT

8.1. PELATfflAN UNTUK MEDICAL MAINTENANCE STAFF

Setiap staff barn yang masuk ke MM selain diberikan orientasi mengenai pola kerja di unit MM, staff juga diberikan pelatihan-pelatihan yang pada dasarnya dapat digolongkan menjadi 3 garis besar materi seperti:

1) Pengenalan dasar alat bagai maria menggunakan alat 2) Pelatihan untuic melakukan pemeliharaan rutin

3) Pelatihan untuk penanganan keluhan (trouble shooting) dan perbaikan kerusakan.

Pelatihan mi akan diberikan kepada staff barn dengan program pelaksanaan yang teijadwal dan diakhiri dengan adanya evaluasi pelatihan. Evaluasi mi berfungsi

untuk memlai tingkat pemahaman dan pelatihan. Selain itujuga basil penilaian mi juga akan digunakan sebagai data yang kemungkinan dikemudian han digunakan sebagai komponen dan up grading k-nowladge staff yang bersangkutan. Adapun pelatihan yang dibenikan bisa disajikan dengan beberapa contoh model seperti berikut:

8.1.1. Pelatihan internal adalah pelatihan yang diberikan didalam lingkungan Rumah Sakit OMNI Alam Sutera dengan tatacara seperti:

1) Diberikan pelatihan langsung oleh staff senior MM (sharing pengetahuan) 2) Dibenikan oleh vendor dan alat medik yang bersangkutan (saat

8.1.2. Pelatihan external adalah pelatihan yang dibenkan atau dilaksanakan di luar lingkungan rumah sakit OMNI alam sutera atas dasar pengajuan permintaan training dan Spy MM ke pada Departemen Dikiat Rumah Sakit OMNI Alam

Sutera:

Pelatihan yang diberikan lansung oleh vendor dan suatu alat diluar Iingkungan Rumah Sakit 0MM Alam Sutera

2) Pelatihan yang diberikan oleh suatu institusi lembaga negara (BPFK, BAPETEN,dIl) yang diselenggarakan diluar lingkungan Rumab Sakit

OMNI AJam Sutera

evaiaasi “peiaksanaan training.

Untuk waktu pelaksanaan tidak hanya 1 kali pelaksanaan tetapi selama dirasakan perlu untuk diadakan pengulangan baik untuk staff yang sama atau lain staff atau bahkan dengan materi yang sama sekalipun- training dapat dilakukan kembali (berulang).

• 8.2. PELAT1TIAN UNTUK PENGGUNA ALAT MEDIK

Dokter dan perawat merupakan pengguna alat medik, bagi setiap pengguna alat medik di Ruinah Sakit OMNI Alam Sutera pasti diberikan pembekalan tentang

penggunaan alat medik dalam bentuk training. Training mi pun bersifat sama seperti apa yang diberikan kepada staff MM tersebut diatas. Untuk pelaksanaan

training alat medis di Rutnah Sakit OMNI Alam Sutera akan melibatkan 5 unit; MM, Keperawatan, KOMDII(, DLKLAT dan HRD. Untuk alur pengajuan training diatur dalam kebijakan terpisah dan pedoman mi.

Omni Hospitals

PEMELIHARAAN ALAT MEDIS No. Dokumen:

PP-4IKK3L!053 No. Revisi: Haaman: 01 1 I I

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL [.

PengertIan

Tanggal Terbit: Ditetapkan: ,/

25 Mei 2012 - dr. Mi4es ulita — 1•b•kt

Merawat dan memehhara atat medis sesuai prosedur Tujuan

Agar alat medis berfungsi balk dan siap pakal Kebijakan

Pemeliharaan alat medis dilakukan beidasar!can jadwal prey. ve maintenace Prosedur

I

Pelaksanaan:

1. Cek fungsi alat meciis 2. Cek kelengkapan alat medis 3. Cek kebersihan alat medis 4. Cek safety alat medis

5. Cek bagian alat medis yang perlu penggantian spare part rutin 6. Catat kegiatan pemeliharaan rutin pada kartu alat

Unit terkait Biomedik

Pelaksanaan

1. Cek panel central gas medis

3. Cek pressure gauge (penunjuk tekan)

4. Cek sefty pressure switch (pastikan berfungsi balk) 5. Cek kelengkapan panel gas medis

6. Cek instalasi central gas medis (pastikan tidak ada kebocoran g medis) dengan rnenggunakan air sabun

7. Bersihkan tiap-tiap panel gas medis dengan kain majun 8. Catat kegiatan pemehharaan rutin pada kartu alat .

e]flIJ.

Omni Hospitals

PEMELIHARAAN CENTRAL GAS MEDIS No. Dokumen:

PP—41KK3L1052 No. Revisi: Halaman: 01 1 II ANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25Mei2012 Ditetapkan: • dr. (es Yuhta Direktur Pengertian

Merawaffmemelihara central gas medis sesual prosedur Tujuan

Kebijakan

Pemeliharaan central gas medis dilakukan berdasarkan jad preventive maintenace Prosedu r

Unit terkait Biomedik

-

Omni Hospitals

PEMELIHARAAN CENTRAL AIR MEDICAL (CENTRAL COMPRESSOR MEDIS) No. Dokumen: PP—41KK3L!054 No. Revisi Hataman: 111 01 STANDAR PROSEDUR OPERAS IONAL Tanggal Terbit: 25 Mel 2012 Ditetapkan: M4’deaYulfta dr. Direktur Pengertian

Merawatl memelihara central compresor medis sesual prosedur Tujuan

Agar central compresor medis berfungsi dengan baik Kebijakan

Pemehharaan central compresor medk dilakukan berdasarkan preventive maintenace Prosedur

Pelaksanaan

I. Cek panel central compresor medis

2. Cek tekanan pada tangki central kompresor dan pastikar menunjukan nhlal yang normal 3. Cek pressure gauge (penunjuk tekan) pada tangki compresor

4. Cek sefty pressure switch (pastikan berfungsi balk) 5. Cek mesin dryer kompresor, pastikan berfungsi balk 6. Cek fitter udara mesin compresor, bersihkan jika kotor

7. Cek fitter udara yang terpasang pada instalasi central kompressor

8. Cek kebocoran instalasi cental compressor medis (pastikan tidak ada kebocoran) dengan menggunakan air sabun

9. Bersihkan tiap-tiap panel compresor dengan kahn majun 10. Catat kegiatan pemeliharaan rutin pada kartu alat Unit terkait

Biomedik

Omni Hospitals

PEMELLHARAAN MESIN INCUBATOR BAYI No. Dokumen:

PP-41KK3L1056 No. Revisi: 01

Halaman: Ill STAN DAR Tanggal Terbit: Ditetapkan: PROSEDUR 25 Mel 2012 OPERASIONAL

Merawatl memehhara mesin incubator bayi sesuai prosedur Pengertian

Tujuan

Agar mesin incubator bayl berfungsi dengan balk Kebijakan

,

1. Pemehharaan mesin incubator bayl dilakukan berdasarkan jadwal preventive rnaintenace. 2. Setiap satu tahun sekali akan dilakukan teralkalibrasi oleh BPFK

Prosedur Pelaksanaan:

1. Cek level air pada bak humidifier, ganti air jika periu 2. Bersihkari bak dan pelampung humidifier dan kotoran

3. Cek kelengkapan mesin incubator bayl (kabe! power, mattras, handle-handle cover, skin sensor, humidity sensor dan sistem pengunci roda)

4. Cek keypad dan display pada panel control mesin incubator bayl 5. Cek adapter port untuk suplay oksigen ke dalam mesin incubator bayi

sesuai dengan setting)

7. Pastikan sistem alarm berfungsi balk

8. Cek filter udara pada mesin incubator bayl, ganti jika periu Unit terkait Biornedik No. Dokumen: PP—41KK3L1057 No. Revisi: 01 Halaman: Ill Omni Hospitals

PEMELIHARAAN MESIN ESU STAN DAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25 Mel 2012 Ditetapkan dr. MaPI] Dire ktur Pengertian

Merawatl memelihara mesin ESU sesual prosedur Tujuan

Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin ESU dilakukan berdasarkan jadwal preventive maintenace. 2. Harus dilakukar oleh staff elektromedik

3. Setiap satu tahun sekali akan dilakukan tera! kalibrasi oleh BPF Prosedur

Pelaksanaan:

1. Cek fungsi mesin ESU

2. Cek kelengkapan mesin ESU (kabel power, display, keypac switch dan neutral plate)

3. Bersihkan bagian luar mesin ESU menggunakan kain majun sudah dibasahi dengan air (body mesin, keypad, display)

4. Bersihkan filter udara mesin

5. Setelah selesai pembersihan, pasang kembali kabel power stop kontak listrik 6. Hidupkan mesin ESU dan cek fungsi mesin (Cutting, coag bipolar, monopolar) 7. Setelah selesai dirapikan dan disimpan kembali pada tempatn

Unit terkait Biomedik

Ornni Hospitals

PEMELIHARAAN MESIN ENDOSCOPY No. Dokumen:

PP-.41KK3L1058 No. Revisi: Halaman: 01 1 I I

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit:

25 Mel 2012 Ditetapkan: , dr.M ta resiaYuflta irektur Pengertian

Merawatl memelihara mesin endoscopy sesuai prosedur Tujuan

Agar mesin endoscopy berfungsi dengan balk Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin endoscopy dilakukan berdasarkan jadwal preventive maintenace 2. Setiap satu tahun sekali akan dHakukan teral kalibrasi oeh BPFK

Prosedur Pelaksanaan

1. Cek fungsi mesin endoscopy

2. Cek kelengkapan mesin endoscopy (camera, Video prosesor. Light source, punter, kabel fiber optic dan monitor)

3. Bersihkan bagian luar mesin endoscopy menggunakan kain majun yang sudah dibasahi dengan air (body mesin)

4. Cek lensa camera, bersihkan jika kotor dengan pembersih lensa 5. Cek light source (jika lampu sudah 500 jam ganti dengan lampu barn) 6. Cek hasH printer, pastikan gambar sesual dengan standar medis 7. Setelah selesal dirapikan dan disimpan kembali pada tempatnya Unit terkait

Biomedik

Omni Hospitals No. Dokumen: No. Revisi: Halaman: PP—41KK3U059 01 111 STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25 Mei 2012 Ditetapkan: ‘(jj

dr. Ma1 ereia Yulita Direktur

Pengertian

Merawatf memelihara mesin EKG sesuai prosedur Tujuan

Agar mesin EKG berfungsi dengan balk Kebijakan

I. Pemeltharaan mesir KG dakukan berdasarkan Jadwal preventive maintenace. -

2. Hams dilakukan oleh staff e!ektromedik

3. Setiap satu tahun sekali akan dakukan teraI kalibrasi oteh BPFK Prosedur

Pelaksanaan:

.1. Cabut kabel power dan stop kontak listrik

2. Cek kelengkapan rnesin EKG (kabel power, kabel EKG, bulb EKG, cardi clip EKG, battery back up EKG)

3. Bersihkan bagian luar mesin EKG menggunakan kain majun yang sudah dibasahi dengan air (body mesin, keypad, display)

5. Setelah selesai pembersihan, pasang kembali kabel power pada stop kontak listrik 6. Hidupkan mesin EKG dan cek fungsi mesin (display, keypad, printer, dan back up battery) 7. Cek hasil EKG (I, II, Ill, AVR, AVL, AVF, VI s/d V6)

Mesin EKG dirapikan dan disimpan kembali pada tempatnya Unit terkait

Biomedik

Onmi Hospitals

PEMELIHARAAN MESIN DEFIBRILATOR No. Dokumen:

PP—4/KK3UO6O No. Revisi: Halaman: 01 1 I I STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25 Mei 2012 Ditetapkan: dr. M ri ere Yulita Direktur Pengertian

Merawatl memelihara mesin defibrilator sesuai prosedur Tujuan

Agar mesin defibrilator berfungsi dengan baik Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin defibrilator dilakukan berdasarkan jadw preventive maintenace 2. Setiap satu tahun sekali akan dilakukan teral kalibrasi oleh BPFK

Prosedur Pelaksanaan:

1. Cabut kabel power dan stop kontak listrik

2. Cek kelengkapan mesin defibrilator (kabel power, kabel EKG, Peda back up defibrilator) 3. Bersihkan bagian luar mesin defibrilator menggunakan kain maju

i yang sudah dibasahi dengan air (body mesin, keypad, display)

4. Bersihkan konektor kabel EKG yang terhubung dengan bulb da cardi dip

5. Bersihkan permukaan pedal plat (sternum dan apek) dengan kai majun yang sudah dibasahi air 6. Hidupkan mesin defibnilator dan cek fungsi mesin (display, keypac printer, charge, discharge dan back up battery)

7. Cek selector energi (10 joule sld 150 joule)

8. Mesin defrilator dirapikan dan disimpan kembali pada tempatnya Unit terkait

Biomedik

4-

Omni Hospitals

PEMELJHARAAN MESIN COMPRESSOR NEBULIZER No. Dokumen:

PP-41KK3L1061 No. Revisi: Halaman: 01 1 11

STANDAR PROSEDUR

OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25Mei2012 Ditetapkan: ‘—( f) dr. Ma1ffiaYuIita ‘irektur Pengertian

Merawat! memetihara mesin compressor nebulizer sesuai prosedur Tujuan

Agar mesin compressor nebulizer berfungsi dengan baik Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin compressor nebulizer dilakukari berda kar jadwa preventive mainienace

2. Setiap satu tahun sekali akan dilakukan teral kalibrasi oleh BPFK Prosedur

Pelaksanaan

1. Cek fungsi mesin compressor nebuizer

2. Cek kelengkapan mesin compressor nebulizer ( filter udara, bacteri filter dan kabel power) 3. Bersihkan bagian luar mesin compressor nebulizer dengari kair majun

4. Bersihkan filter udara pada mesin, jika pertu ganti filter baru 5. Cek tekanan angin yang keluar dan mesin

6. Setiap satu tahun sekali harus dikalibrasi ulang oleh BPFK 7. Catat kegiatan pemeliharaan rutin pada kartu alat Unit terkait

Omni Hospitals

PEMELIHARAAN MESIN ANESTES1 No. Dokumen:

PP—41KK31J062 No. Revisi: Halaman: 01 111 STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25 Mel 2012

Merawatl memelihara mesin anestesi sesuai prosedur Pengertian

Tujuan

Agar mesin anestesi berfungsi dengan balk Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin anestesi dilakukan berdasarkan jadwal preventive maintenace 2. Setiap satu tahun sekali akan dilakukan tera! kalibrasi oleh BPFK

Prosedur •

Pelaksanaan:

1. Cek fungsi mesin anestesi

2. Cek kelengkapan mesin anestesi (kabel power, selang oksigen, selang medical air, monitor, key board, vaporizer, canester dan battery back up)

3. Bersihkan bagian luar mesin anestesi menggunakan kain majun yang sudah dibasahi dengan air (body mesin, keypad, monitor)

4. Bersihkan filter udara mesin

5. Setelah selesal pembersihan, pasang kembali kabet power pada stop kontak listrik

6. Hidupkan mesin ventilator dan cek fungsi mesin (monitor, keypad, printer, dan oksigen test) 7. Setelah selesal dirapikan dan disimpan kembali paIa tempatnya

Unit terkait Biomedik

Omni Hospitals

PEMELIHARAAN MESIN AUTOCLAVE pj63

No. Revisi: Haman: STANDAR Tanggal Terbit: Ditetapkan: PROSEDUR 25 Mel 2012 OPERASIONAL Pengertian Merawatl memelihara

mesin autoclave sesuai prosedur _Tujuan

Agar mesin autoclave berfungsi dengan balk Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin autoclave dilakukan berdasarkan jadwal preventive maintenace

2. Setiap satu tahun

sekall akan dilakukan tera! kalibrasi oleh BPFK Prosedur

Pelaksanaan: 1. Cek level air pada reservoir tank 2. Cek tekanan angin

yang masuk pada mesin autoclave, pastikan tekanan angin (6 Bar

)

3. Cek tegangan listrik

input 3 phase, pastikan tegarigan input listrik baik

4. Cek panel listrik

mesin autoclave (bersihkan panel, kencangkan :

koneksi kabel-kabel pada panel)

V

5. Cek panel control

mesin autoclave (bersihkan panel, cek fan V

rotation. kencangkan kabel-kabel kontrol)

6. Cek pressure gauge (penunjuk tekanan steam) pada rr n autoclave

7. Cek door gasket,

jika ada kebocoran) .

8. Cek piston hidrolik

pintu mesin autoclave (pintu 1 dan pintu 2), pastikan tidak ada

kebocoran oIl

9. Bersihkan reservoir

tank, cek pelampung (pastikan berIungsi balk) 10. Test furigsi mesin

autoclave dengan mengguriakan bowidick test dan test biological indikator

11. Cek sefty over pressure switch, pastikan berfungsi balk

12. Pastikan suplay air RO dan aIr bersih ke mesin autoclave lancar dan tekanan air normal

terkait Biomedik

Omrd Hospitals

PEMELIHARAAN CENTRAL VACUUM MEDIS No. Dokumen:

PP.-41KK3LJ064 I

No. Revisi: Halaman: 01 ( 1 11

PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25 Mel 2012 Dftetapkan dr. MarYuii irektur Pengertian

Merawatl memelihara central vacuum medis sesual prosedur Tujuan

Agar central vacuum medis berfungsi dengan balk Kebijakan

Pemeliharaan central vacuum medis dilakukan berdasarkan jadwal preventive maintenace Prosedur

Pelaksanaan:

1. Cek panel central vacuum medis

2. Cek tekanan pada tangki central vacuum dan pastikan menunjukan nilai yang normal 3. Cek pressure gauge (penunjuk tekan) pada tangki vacuum

4. Cek sefty pressure switch (pastikan berfungsi balk) 5. Cek fifter bakteri pada instalasi central vacuum

6. Cek level oil mesin central vacuum, ganti oil mesin jika sudah waktunya

7. Cek kebocoran instalasi vacuum medis (pastikan tidak ada kebocoran) dengan menggunakan air sabun

8. Bersihkan tiap-tiap panel vacuum dengan kain majun 9. Catat kegiatan pemeiiharaan rutin pada kartu alat Unit terkait

Omni Hospitals Halaman: ill

.-

PEMELIHARAAN TIMBANGAN BAYI No. Dokumen: PP-41KK3L1065 No. Revisi: 01 STAN DAR Tanggal Terbt: Ditetapkan: PROSEDUR 25 Mel 2012 OPERASIONAL rektur Pengertian

Merawat! memelihara timbangan bayi sesuai prosedur Tujuan

Agar timbangan bayi berfungsi dengan baik Kebijakan

1. Peme!iharaan timbangan bayl diakukan berdasarkan jar’ I preventive maintenace 2. Setiap satu tahun sekali akan dilakukan teral kalibrasi oleh badan metrologi Prosedur

Pelaksanaan:

2. Cek kelengkapan timbangan bayl (pijakan dan pengukur tinggi badan)

3. Bersihkan bagian uar timbangan badan (pijakan, pengukur tinggi badan, kaca indikator berat badan)

4. Cek keakurasianlketepatan timbangan badan dengan menggunakan beban yang berstandar dan bersertifikat

5. Setiap satu tahun sekali hams dl teralkalibrasi ulang oleh badan metrologi 6. Catat kegiatan pemeliharaan rutin pada kartu alat

_

Biomedik Unit terkait

Ornni Hospitals

PEMEUHARAAN TIMBANGAN BADAN No. Revisi: HaIanan:

STAN DAR PROSEDLJR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25 Mel 2012 Dttetapkan:

dr. Marl T esia Yulita Direktur

Pengertian

Merawatl memelihara timbangan badari sesuai prosedur Tujuan

Agar timbangan badan berfungsi dengan balk Kebijakan

1. Pemehharaan timbangan badan dilakukan berdasarkan jadwa preventive maintenace 2. Setiap satu tahun sekaLi akan ddakukan teral kalibrasi oleh badan metrologi

Prosedur [te

Pelaksanaan:

1. Cekjarum penunjuk sebelum ada beban harus diposisi nol

2. Cek kelerigkapan timbangan badan (pijakan dan pengukur tinggi badan)

3; Bersihkan bagian luar timbangan badan (pijakan, pengukur tinggi badan, kaca indikator berat badan)

4. Cek keakurasianlketepatan timbangan badan dengan menggunakan beban yang berstandar dan bersertifikat

5. Setiap satu tahun sekali hams di tera/kalibrasi ulang o!eh badan metrologi 6. Catat kegiatan pemeharaan rutin pada kartu alat

Biomedik

IIHI

Omni Hospitals

PEMELIHARAAN PATIENT MONITOR No. Dokumen:

PP—4IKK3L!067 No. Revisi: Halaman: 01 II I STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25 Mel 2012

Ditetapkan: -

dr. Ma resia Yulita Pengertian

Merawat/ memelihara patient monitor sesuai prosedur Tujuan

Agar patient monitor berfungsi dengan balk Kebijakan

1. Pemeliharaan patient monitor dilakukan berdasarkan j ‘aI preventive maintenace 2. Setiap satu tahun sekali akan dilakukan tera/kalibrasi oleh BPFK

Prosedur :

:

Pelaksanaan:

1. Cek fungsi patient monitor

2. Cek kelengkapan patient monitor (kabel power, kabel 2KG, Tubing NIBP, Kabel SPO2) 3. Cek back up battery internal patient monitor

4. Cek keakurasian/ketepatan hash EKG menggunakan simulator 2KG yang berstandar dan bersertifikat

5. Setiap satu tahun sekali hams dikalibrasi ulang oleh BPFK 6. Catat kegiatan pemeliharaan rutin pada kartu slat .

Biomedik [nit terkait

o)a1I.

PEMELIHARAAN MESIN VENTILATOR

No. Dokumen: PP—41KK3L1068 No. Revisi: Halaman: 01 111 STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25Mei2012 Ditetapkan: j

dr. M ‘ia resi Yullta Direktur

Pengertian

Merawatl memelihara mesin ventilator sesuai prosedur Tujuan

Agar mesin ventilator berfungsi dengan balk Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin ventilator dilakukan berdasarkan jadwal preventive maintenace 2. Setiap satu tahun sekali akan dilakukan teral kalibrasi oleh BPFK

Prosedur Pelaksanaan:

1. Cek fungsi ventilator

2. Cek keiengkapan mesin ventilator (kabel power, selang oksigen, selang medical air, monitor, key board dan battery back up))

3. Bersihkan bagian luar mesin Ventilator menggunakan kain majun yang sudah dibasahi dengan air (body mesin, keypad, monitor)

4. Bersihkan filter udara mesin

5. Setelah selesai pembersihan, pasang kembali kabel power pada stop kontak listrik 6. Hidupkan mesin ventilator dan cek fungsi mesin (monitor, keypad, printer, dan SST test) 7. Setelah selesai dirapikan dan disimpan kembali pada tempatnya

Unit terkait Biomedik

]II1-

Omni Hospitals

PEMELIHARAAN MESIN USG No. Dokumen:

PP-41KK3L1069 No. Revisi: Halaman: 01 111 STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25Mei2012 Ditetapkan: 3y( / 1) dr. Mar( 1resiYYuiita ‘l3irektur Pengertian

Merawatl memelihara mesin USG sesuai prosedur Tujuan

Agar mesin USG berfungsi dengan balk Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin USG dilakukan berdasarkan jadwal prev ‘tiv maintenace 2. Setiap satu tahun sekah akan dilakukan teral kalibrasi oeh BPFK

Prosedur Pelaksanaan: 1. Cek fungsi USG

2. Cek kelengkapan mesin USC (kabel power, probe USC. printei monitor, key board)

3. Bersihkan bagian luar mesin USG menggunakan kain majun yan sudah dibasahi dengan air (body mesin, keypad, monitor)

4. Bersihkan fifter udara mesin

5. Seteiah selesai pembersihan, pasang kembali kabel powe ad stop kontak istrik 6. I-Iidupkan mesin USC dan cek fungsi mesin (monitor, keypa printer, dan probe USG) 7. Mesin USG dirapikan dan disimpan kembali pada tempatnya

Unit terkait Biomedik

eI’1T.

Ornni Hospitals

PEMEUHARAAN MESIN ULTRASOUND THERAPY No. Dokumen:

No. Revisi: Halaman: PP—41KK3U070 01 111

Tanggal Terbit: Ditetapkan: PROSEDUR 25 Mel 2012 OPERASIONAL Pengertian

Merawat/ memelihara mesin ultrasound terapy sesuai prosedur Tujuan

Agar mesin ultrasound terapy berfungsi dengan balk Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin ultrasound terapy dilakukan berdasarkan jadwal preventive maintenace ,

2. Setiap satu tahun sekali akan dilakukan teral kallbrasi oleh BPFK Prosedur

Pelaksanaan:

1. Cek fungsi mesin ultrasound terapy

2. Cek ketengkapan mesin ultrasound terapy ( kabel power, probe ultrasuond, display, keypad)

3. Bersihkan bagian luar mesin dengan kain majun 4. Cek setting intensitas dan timer

5. Setiap satu tahun sekall hams dikalibrasi ulang oeh BPFK 6. Catat kegiatan pemeliharaan rutin pada kartu alat -

Unit terkait Biomedik

PEMELIHARAAN MESIN ULTRASOUNIC NEBULIZER No. Dokumen:

PP—41KK3L1071 No. Revisi: Halaman: 01 1 I I STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25 Mel 20i2 Ditetapkan: dr. M r a :ia Yullta Pengertian

Merawat/ memelihara mesin ultrasounic nebulizer sesuai prosedur Tujuan

Agar mesin ultrasounic nebulizer berfungsi dengan balk Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin ultrasounic nebulizer dilakukari berdasarkan jadwal preventive maintenace 2. Setiap satu tahun sekati akan dilakukan teral kalibrasi oleh BPFK

Prosedur Pelaksanaan:

1. Cek fungsi mesin ultrasounic nebuhzer

2. Cek kelengkapari mesin uttrasounic nebulizer (trolly, medecine cup, filter udara, bacteria filter dan kabel power)

,

3. Bersihkan bagian bak air mesin dengan kain majun 4. Bersihkan filter udara pada mesin

5. Bersihkan bagian medecine cup

6. Setiap satu tahun sekali hams dikalibrasi ulang oleh BPFK 7. Catat kegiatan pemeliharaan rutin pada kartu atat [Unit terkait

Omni Hospitals

PEMELIHARAAN MESIN TRACTION No. Dokumen: PP—41KK3LJ072 No. Revisi: 01 Halaman: Ill STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25Mei2012 Ditetapkan: ,

dr. MarlT reia Yulita rektur

Pengertian

Merawat! memelihara mesin traction sesuai prosedur Tujuan

Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin traction dilakukan berdasarkan jadi preventive maintenace 2. Setiap satu tahun sekali akan dilakukan teral kalibrasi oleh BPFK

Pelaksanaan:

1. Cek fungsi mesin traction

2. Cek kelengkapan mesin traction (Belt pasien, emergency switch, f switch, matteras, adapter hanger)

3. Bersihkan bagian tuar mesin traction

4. Cek keakurasianiketepatan setting load, rest time dan hold time 5. Setiap satu tahun sekali hams dikatibrasi ulang oteh BPFK 6. Catat kegiatan pemeliharaan rutin pada kartu alat

Prosedur Unit terkait Biomedik

]flI

Omni Hospitals

PEMELIHARAAN MESIN TREADMILL No. Dokumen:

PP—41KK3L1073 No. Revisi: Halaman: 01 111 STAN OAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25 Mei 2012

Ditetapkan: .,

dr. Ma ere ia Yulita Direktur

Pengertian

Merawatl memelihara mesin treadmill sesual prosedur Tujuan

Agar mesin treadmill berfungsi dengan baik Kebijakan

1. Pemeliharaan mesin treadmill dilakukan berdasarkan jadwal preventive mairitenace 2. Setiap satu tahun sekali akan dilakukan teral kalibrasi oleh BPFK

Prosedur Pelaksanaan:

1. Cek fungsi mesin treadmill

2. Cek computer mesin treadmill dan hasH EKG pada monitor

3. Bersihkan bagian luar mesin treadmill (bell, emergency switch, preamp EKG, monitor, keyboard dan mouse)

4. Cek keakurasian/ketepatan hash EKG menggunakan simulator EKG yang berstandar dan bersertifikat

5. Setiap satu tahun sekali harus dikalibrasi ulang o[eh BPFK 6. Catat kegiatan pemeliharaan rutin pada kartu alat Unit terkait

Biomedik

Omni Hospitals No. Dokumen: PP—41KK3L1074 No. Revisi: Halaman:

01 111 STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL Tanggal Terbit: 25 Mel 2012 Ditetapkan: / - dr. Ma ereia YuIita irektur Pengertlan

Merawatl memelihara mesin short wave diathermy (SWD) ses prosedur

Dalam dokumen Pedoman Pengelolaan Alat Medik (Halaman 39-79)

Dokumen terkait