BAB II PROSEDUR PENDIRIAN KOPERASI JASA
H. Pengesahan Akta koperasi oleh Notaris
I. Contoh Draft Akta Pengesahan AD Koperasi
AKTA PENDIRIAN
KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH ……… KECAMATAN ……….. KABUPATEN ………… 1. Nama : ..………... Alamat : ..………... Pekerjaan : ………....……… 2. Nama : ..……….. Alamat : ..……….. Pekerjaan : ………....……… 3. Nama : ..……….. Alamat : ..……….. Pekerjaan : ………
Berdasarkan rapat pembentukan KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH………….yang diselenggarakan tanggal……….bulan……..tahun ditunjuk oleh pendiri selaku kuasa pendiri dan sekaligus untuk pertama kalinya sebagai pengurus Koperasi ………, dengan susunan sebagai berikut: 1.
2. Ketua : ………..………
3. Sekretaris : ………..………
4. Bendahara : ………...………...
Kuasa pendiri menyatakan mendirikan KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH ………serta menandatangani Anggaran Dasarnya dengan ketentuan sebagai berikut:
ANGGARAN DASAR BAB I
NAMA, KEDUDUKAN, JANGKA WAKTU Pasal 1
34
Disingkat …………. dan selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini disebut ………
(2) Koperasi Jasa Keuangan Syariah ……. ini berkedudukan di …….……… Jalan/ Kelurahan : …...……….
Kelurahan : ………...………..
Kabupaten/ Kota : ………..………….
Propinsi : ……….……….
(3) Koperasi ini didirikan untuk menjalankan usaha hingga jangka waktu yang tidak ditentukan.
BAB II
LANDASAN, ASAS, DAN PRINSIP Pasal 2
(1) Koperasi Jasa Keuangan Syariah didirikan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dengan asas kekeluargaan.
(2) Dalam menjalankan kegiatan usahanya, koperasi Jasa Keuangan Syariah memiliki prinsip-prinsip sebagai berikut: ...
BAB III
TUJUAN DAN KEGIATAN USAHA Pasal 4
(1) Koperasi Jasa Keuangan Syariah didirikan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. (2) Menjadi gerakan ekonomi rakyat yang ikut membangun tatanan
perekonomian nasional.
Pasal 5
(1) Untuk mencapai tujuan sebagaimana dimaksud Pasal 4, maka koperasi Jasa Keuangan Syariah menyelenggarakan usaha yang berkaitan dengan anggota di bidang ……… (2) Dalam menjalankan usaha, koperasi jasa keuangan syariah dapat
membuka cabang atau perwakilan di tempat lain, baik di dalam maupun di luar propinsi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
(3) Tata cara dan syarat pendirian dan pembukaan cabang atau perwakilan koperasi jasa keuangan syariah diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
BAB IV KEANGGOTAAN
35
(1) Anggota koperasi jasa keuangan syariah adalah berkedudukan sebagai pemilik dan sekaligus pengguna jasa.
(2) Persyaratan yang dapat diterima menjadi anggota koperasi…………..adalah sebagai berikut: ...
(3) Setiap anggota koperasi jasa keuangan syariah mempunyai hak dan kewajiban sebagai berikut: ………
BAB V RAPAT ANGGOTA
Pasal 5
(1) Rapat anggota merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi jasa keuangan syariah, yang diselenggarakan paling sedikit ... dalam 1 tahun.
(2) Rapat anggota terdiri dari:
1. Rapat anggota tahunan, diselenggarakan untuk membahas dan mengesahkan pertanggungjawaban pengurus, dan pelaksanaannya paling lambat ……….. bulan setelah tahun buku lampau. 2. Rapat anggota pemilihan pengurus dan pengawas koperasi jasa
keuangan syariah dilaksanakan pada akhir masa jabatan.
3. Rapat anggota pengesahan perubahan akta koperasi jasa keuangan syariah dilaksanakan sesuai kebutuhan.
4. Rapat anggota untuk pembagian sisa hasil usaha ...
5. Rapat anggota luar biasa yang dilaksanakan apabila apabila keadaan mengharuskan adanya keputusan segera yang kewenangannya ada pada rapat anggota.
(3) Rapat anggota luar biasa dapat dilaksanakan atas kehendak pengurus dan pengawas, serta atas permintaan tertulis dari minimal lebih dari ...% jumlah anggota.
Pasal 6
(1) Rapat anggota sah jika yang hadir lebih dari ………. dari jumlah keseluruhan anggota dan disetujui oleh lebih dari ……… jumlah anggota yang hadir, kecuali apabila ditentukan lain dalam Anggaran Dasar ini.
(2) Apabila qourum sebagimana dimaksud ayat (1) diatas tidak tercapai, maka rapat anggota tersebut ditunda untuk waktu paling lama …….hari. (3) Pada rapat kedua sebagaimana dimaksud ayat (2) diatas qourum tetap
36
menghasilkan keputusannya yang sah serta mengikat bagi semua anggota bila disetujui oleh ……… dari jumlah anggota yang hadir.
Pasal 7
(1) Pengambilan keputusan rapat anggota berdasarkan musyawarah untuk mencapai mufakat.
(2) Dalam hal tidak mencapai mufakat, maka pengambilan keputusan oleh rapat anggota berdasarkan suara terbanyak dari anggota yang hadir. (3) Dalam hal dilakukan pemungutan sura, setiap anggota mempunyai hak
satu suara.
(4) Anggota yang tidak hadir tidak dapat mewakilkan suaranya kepada anggota yang lain, yang hadir pada rapat anggota tersebut.
(5) Keputusan rapat anggota dicatat dalam berita acara rapat dan ditanda tangani oleh pemimin rapat.
BAB VI PENGURUS
Pasal 8
(1) Pengurus koperasi jasa keuangan syariah ……… dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat Anggota.
(2) Persyaratan untuk dapat dipilih menjadi pengurus adalah sebagai berikut: …………...
(3) Pengurus koperasi jasa keuangan syariah dipilih untuk masa jabatan ……… tahun.
(4) Anggota pengurus koperasi jasa keuangan syariah yang telah diangkat dicatat dalam Buku Daftar Pengurus.
Pasal 9
(1) Pengurus terdiri atas sekurang kurangnya……….orang dan sebanyak banyaknya……….orang.
(2) Anggota yang diangkat menjadi pengurus mempunyai hak dan kewajiban ………
BAB VII PENGAWAS
Pasal 10
(1) Pengawas koperasi jasa keuangan syariah dipilih dari dan oleh anggota dalam Rapat Anggota.
37
syarat sebagai berikut: ……….. (3) Pengawas ………dipilih untuk masa jabatan ………. tahun. (4) Pengawas terdiri dari sekurang-kurangnya ……….. orang. (5) Pengaturan lebih lanjut tentang, susunan, tugas pokok, kewenangan, dan
tata cara pengangkatan/ pemberhentian pengurus dan pengawas diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga.
BAB VIII
PENGELOLAAN USAHA Pasal 18
(1) Pengelolaan usaha koperasi jasa keuangan syariah dapat dilakukan oleh general manager dengan dibantu beberapa orang karyawan yang diangkat oleh pengurus melalui perjanjian atau kontrak kerja yang dibuat secara tertulis.
(2) Pengangkatan seperti tersebut dalam ayat (1) harus mendapat persetujuan rapat pengurus
(3) Persyaratan untuk diangkat jadi general manager adalah: ……… (4) Dalam melaksanakan tugasnya manager bertanggung jawab kepada
pengurus.
(5) Pengaturan lebih lanjut tentang tugas pokok, hak dan kewajiban diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga.
BAB IX
DEWAN PENASEHAT Pasal 19
(1) Untuk kepentingan koperasi jasa keuangan syariah, rapat anggota dapat mengangkat dewan penasehat.
(2) Rapat anggota dapat mengangkat anggota atau orang bukan anggota yang mempunyai keahlian sesuai dengan kepentingan koperasi untuk menjadi dewan penasehat.
(3) Anggota dewan penasehat tidak menerima gaji, akan tetapi dapat diberikan uang jasa atau honorarium sesuai dengan keputusan rapat anggota.
(4) Anggota-anggota dewan penasehat tidak mempunyai hak suara dalam rapat anggota maupun rapat pengurus.
(5) Dewan penasehat dapat memberi saran atau pendapat kepada pengurus untuk kemajuan koperasi baik diminta maupun tidak diminta.
38
BAB X
PEMBUKUAN KOPERASI Pasal 20
(1) Tahun buku koperasi jasa keuangan syariah mulai dari tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember.
(2) Pengurus wajib menyelenggarakan pembukuan tentang badan usahanya. (3) Pada setiap tahun tutup buk, pengurus wajib mengadakan perhitungan
laba atau rugi.
(4) Laporan keuangan neraca dan perhitungan rugi atau laba tahunan koperasi wajib di audit oleh kantor akuntan publik atau koperasi jasa audit.
BAB XI
MODAL BADAN USAHA KOPERASI Pasal 21
(1) Modal koperasi jasa keuangan syariah pada saat pendirian sebesar Rp ………. (……….) berasal dari simpanan pokok, simpanan wajib dan hibah.
(2) Modal sendiri dapat berasal dari:………
(3) Untuk mempebesar usahanya, koperasi dapat memperoleh modal pinjaman
dari:……… Pasal 22
Selain modal sebagainya dimaksud dalam pasal 25 Koperasi dapat pula melakukan pemupukan modal yang berasal dari modal pernyataan.
BAB XII
SIMPANAN ANGGOTA Pasal 23
(1) Setiap anggota harus menyimpan atas namanya pada koperasi syariah, simpanan pokok sejumlah Rp……….(………) yang pada waktu keanggotaan diakhiri, merupakan suatu tagihan atas koperasi sebesar tadi, jika perlu dikurangi dengan bagian tanggungan kerugian.
(2) Uang simpanan pokok harus dibayar sekaligus.
(3) Tiap anggota diwajibkan untuk membayar simpanan wajib atas namanya setiap bulan pada koperasi syariah sebesar Rp……… (………..)
39
(4) Setiap anggota setiap saat digiatkan untuk mengadakan simpanan sukarela, sekurang-kurangnya sebulan sekali atas namanya pada koperasi minimal Rp……… (……….).
(5) Aturan lebih lanjut mengenai simpanan anggoata diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
BAB XIII SISA HASIL USAHA
Pasal 24
(1) Sisa hasil usaha merupakan pendapatan yang diperoleh dalam 1 tahun buku dikurangi dengan biaya, penyusutan, dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan.
(2) Sisa hasil usaha setelah dikurangi dana cadangan, dibagikan kepada anggota sebanding dengan jasa usaha yang dilakukan masing-masing anggota terhadap koperasi syariah, serta di gunakan untuk dana pendidikan, sosial, pembangunan daerah kerja dana pengurus/pengawas dan karyawan sesuai dengan keputusan rapat anggota.
BAB XIV
TANGGUNGAN ANGGOTA Pasal 25
(1) Bilamana koperasi jasa keuangan syariah di bubarkan sedangkan koperasi tidak mencukupi untuk melunasi segala kewajibannya, maka sekalian anggota diwajibkan menanggung kerugian masing masing terbatas pada simpanan pokok dan simpanan wajib yang seharusnya telah di setor oleh anggota yang bersangkutan pada koperasi syariah, serta modal pernyataan yang dimilikinya.
(2) Kerugian yang diderita oleh koperasi pada akhirnya satu tahun buku di tutup dengan uang cadangan.
(3) Bilaman kerugian tersebut dalam ayat 2 tidak dapat dipenuhi maka rapat anggota dapat memutuskan untuk membebaskan bagian kerugian yang belum dipenuhi di tutup/atau di perhitungkan dengan Sisa Hasil Usaha pada tahun yang akan datang.
BAB XV
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR Pasal 26
(1) Perubahan anggaran dasar koperasi jasa keuangan syariah dapat dilakukan apabila mempunyai alasan yang kuat dan dibutuhkan oleh anggaran dalam
40
rangka meningkatkan efisiensi usaha Koperasi dan kepentingan anggota. (2) Perubahan anggaran dasar dilakukan berdasarkan keputusan rapat anggota
dan dituangkan dalam berita acara rapat anggota perubahan anggaran dasar Koperasi.
(3) Perubahan anggaran dasar yang menyangkut perubahan bidang usaha, struktur pemodalan, tanggung jawab anggota, nama koperasi penggabungan atau pembagian koperasi syariah perlu pengesahan menteri yang menangani urusan perkoperasian.
(4) Perubahan anggaran dasar yang tidak menyangkut ayat 3 tersebut tidak perlu mendapat pengesahan dari menteri tetapi harus ditetapkan dengan rapat anggota koperasi.
(5) Keputusan rapat anggota tersebut ayat 4 wajib dilaporkan kepada menteri oleh pengurus paling lambat ... bulan sejak perubahan perubahan anggaran dasar dilakukan.
(6) Pengurus wajib mengumumkan perubahan anggaran dasar koperasi tersebut ayat 4 dalam media massa setempat paling lambat dalam jangka waktu ... bulan sejak perubahan dilakukan pengumuman tersebut dilakukan sekurang kurangnya 2 kali dengan tenggang waktu paling kurang ...hari.
(7) Sahnya korum rapat perubahan anggaran dasar bilamana dihadiri paling kurang ...dari jumlah anggota.
(8) Sahnya korum rapat perubahan anggaran dasar disetujui paling kurang ...dari jumlah anggota.
BAB XVI PEMBUBARAN
Pasal 26
(1) Pembubaran koperasi jasa keuangan syariah dapat dilaksanakan berdasarkan: (a) keputusan rapat anggota; (b) Keputusan pemerintah apabila: ………..
(2) Pembubaran oleh rapat anggota didasarkan pada jangka waktu berakhirnya jangka waktu atau atas permintaan sekurang kurangnya ……… dari jumlah anggota.
BAB XVII SANKSI-SANKSI
Pasal 27
Apabila anggota dan atau pengurus melanggar ketentuan anggaran dasar / anggaran rumah tangga dan peraturan lainnya yang berlaku di koperasi syariah
41
……….. dikenakan sanksi oleh rapat anggota berupa: ………...
BAB XX PENUTUP
Pasal 28
(1) Hal hal yang belum diatur dalam anggaran dasar ini akan di atur lebih lanjut dalam anggaran rumah tangga yang tidak boleh bertentangan dengan anggaran dasar ini.
(2) Badan usaha koperasi syariah ini didirikan pada tanggal…………..di ………Kelurahan………,Kecamatan……….., Kabupaten/Kota………oleh kami selaku pendiri yang nama, alamat dan pekerjaannya disebut dibawah ini.
KUASA PENDIRI
PENGURUS KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH ………..
No. Nama Jabatan Tanda Tangan
1. ……… Ketua :……….………
2. ……… Sekretaris :……….………
3. ……… Bendahara :……….………
J. Lampiran Permohonan Pengesahan Akta Pendirian