• Tidak ada hasil yang ditemukan

Corporate Social Responsibility Menurut Ahli CSR Tabel 4.5 CSR Menurut Ahli

Dalam dokumen BAB 4 HASIL PENELITIAN (Halaman 33-49)

No. Pertanyaan Informan 1 & 2 Informan 3

1. Landasan dalam melakukan CSR

Pelaksanaan CSR sebenarnya diatur oleh pemerintah dimana dalam

UU perusahaan wajib mengalokasikan sekian

persen keuntungannya untuk program CSR.

2. CSR yang baik dan

beretika

Pada dasarnya CSR merupakan kegiatan yang

sudah pasti baik. Yang tidak benar dan tidak

beretika bukan programnya, namun terkadang pelaksanaannya.

CSR sekian milyar, tetapi yang turun ke bawah hanya sekian. CSR akan berjalan baik apabila ada komitmen dari perusahaan

dan pelaksana. 3. Apakah CSR yang dilakukan PT Sarimelati Kencana sudah tepat? PT Sarimelati Kencana membuat program CSR bernama Pizza Hut Cinta

Negeri yang melibatkan seluruh stakeholder dengan kegiatan berupa

media engagement, stakeholder engagement, dan community relations. CSR ini dilakukan sebagai

bentuk public relations, strategi defensif, dan cerminan visi perusahaan.

Jenis kegiatan yang dilakukan adalah tanggung jawab sosial dan

tanggung jawab lingkungan.

Saya tidak layak mengomentari tepat atau

tidak, karena kegiatan sosial perusahaan punya arah masing-masing. Saya

ingin mencontohkan lembaga pendidikan, fokusnya ke pendidikan. Begitu pula dengan Pizza

Hut, pasti punya segmen sendiri yaitu dalam bidang

makanan. CSR yang tepat adalah yang memiliki proporsional yang jelas antara bentuk sumbangan

dan sharing keilmuan. Sehingga pada saat

diterapkan pada komunitas, maka komunitas akan mendapat

yang saat itu mereka butuhkan dan sekian tahun

ke depan bisa mandiri.

4.

Apakah kegiatan PR seperti menangkal isu negatif termasuk dari cara perusahaan

PR melakukan kegiatan media visit dan media luncheon dalam agenda

CSR sebagai upaya

Kegiatan CSR merupakan tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat sekitar dan

melakukan tanggung jawab sosial?

menetralisir isu negatif di masyarakat.

sekaligus memberi manfaat pada perusahaan.

Jika program CSR baik, maka masyarakat akan

memandang baik. 5. Apakah tujuan CSR PT Sarimelati Kencana sudah tepat?

Tujuan Pizza Hut Cinta Negeri adalah untuk membentuk opini positif

dari masyarakat melalui pemberitaan sehingga akan menciptakan brand image terhadap Pizza Hut,

serta untuk membentuk komunitas yang lebih

apresiatif, lebih mendukung, dan tidak

berpandangan negatif pada Pizza Hut

Jika CSR itu bagus, maka akan mendapat penerimaan yang positif dari masyarakat. Kadang

CSR suka disalahartikan hanya sebagai tameng atau

sebagai pemberitaan baik saja. Secara otomatis perusahaan pasti mendapat

manfaat, tapi kalau programnya hanya sekedar

untuk mendapat image yang baik mungkin CSR

itu tidak akan sukses, sustain,dan berlanjut. Lebih baik win-win di mana sekian persen untuk

program kepedulian komunitas dan masyarakat, lalu sekian persen ada pesan-pesan

perusahaan. 6. Bagaimana mengetahui CSR yang dilakukan tulus? PT Sarimelati Kencana melakukan CSR tidak sebagai formalitas saja karena CSR ini memang dilandasi suatu masalah

dan terdapat strategi

Saya tidak berani mengukur ketulusan. Yang

penting CSR itu proporsional dalam

program dan niat terselubung. Selain itu

bagaimana mengatasi masalah tersebut. CSR disusun sedemikian rupa

agar menguntungkan komunitas dan perusahaan

dalam waktu yang bersamaan. Pihak internal

PT Sarimelati Kencanaturut berpartisipasi dalam seluruh kegiatan CSR. Sejak tahun 2011 dibuat departemen CSR sendiri karena PT Sarimelati

Kencana memang concern di bidang CSR

dengan ingin berbagi sesuai dengan tagline “Berbagi Bersama di

Pizza Hut”

programnya juga lebih diutamakan kepada masyarakat, pada akhirnya

image itu akan datang dengan sendirinya. Baiknya CSR diberikan pada sebuah komunitas

atau daerah yang manfaatnya bisa di share

bersama.

7. Apakah CSR perlu diketahui publik?

Strategi PR yang dilakukan antara lain meningkatkan kuantitas

pemberitaan mengenai CSR PT Sarimelati Kencana. Media massa

yang digunakan PT Sarimelati Kencana untuk mengkomunikasikan CSR ini adalah media cetak, online, televisi, dan radio

atas dasar petimbangan bahwa PR ingin menyasar

Perlu untuk hal yang positif. Kadang perusahaan berpikir apakah memang perlu

mengundang media supaya ini diberitakan ataukah dilakukan saja baik diketahui ataupun tidak bukan masalah. Tapi

baiknya hal positif itu memang disiarkan dan diketahui banyak orang.

dari segala bentuk media dan kalangan.

tertular untuk berbuat baik dan apabila CSR itu baik maka orang akan melihat

siapa yang menyelenggarakannya. Media yang tepat untuk mengkomunikasikan CSR adalah semua media yang

disesuaikan dengan segmennya. Strategi yang cukup baik saat ini adalah melalui media sosial dan juga dengan edukasi CSR

di dunia pendidikan.

8.

Apakah semakin besar biaya yang dikeluarkan untuk CSR semakin baik?

PT Sarimelati Kencana masih belum memiliki komitmen yang benar-benar total terhadap CSR

dalam arti investasi mereka terhadap CSR masih terbatas dan belum rela untuk membelanjakan

anggaran yang terlalu besar untuk CSR. Sehingga ada beberapa

program yang tidak terealisasi akibat kurangnya biaya. Akhirnya komunikasi dengan publik kurang bisa

maksimal. Contohnya seperti pembuatan

Pertama harus melihat ketentuan UU tentang CSR

mengenai sekian persen yang harus dialokasikan.

Jika perusahaan serius mengaplikasikan CSR, maka dana tersebut memang dialokasikan dan

disalurkan sepenuhnya untuk program, bukan untuk biaya operasional

atau biaya advertising yang jatuhnya lebih besar

dari program CSR itu sendiri.

newsletter dan social media

9.

Kapan dan berapa tahun sekali sebaiknya CSR

dilakukan?

PT Sarimelati Kencana telah melakukan CSR sejak tahun 2008 dengan agenda rutin seperti buka

puasa bersama dan beberapa event di luar

agenda rutin.

CSR dilakukan semenjak perusahaan beroperasi. Kegiatan kepedulian atau

CSR atau community development seharusnya

memiliki nilai sustainabilityatau berlanjut

dan kelihatan progresnya. Kalau sebuah program

hanya sifatnya event, maka hal ini yang akan

dipertanyakan. Yang namanya sustainability

seharusnya sepanjang tahun dan sepanjang perusahaan itu berdiri. Namun bagi perusahaan

yang melakukan acara semacam satu tahun sekali

maka itu kembali lagi ke sudut pandang perusahaannya. 10. Pelaksanaan CSR oleh PR Dalam melaksanakan CSR, PR berperan sebagai strategic counsel terhadap

program CSR serta melakukan aktivitas PR seperti publisitas, public affairs, dan manajemen

isu. PR juga

Hal ini tergantung pada tujuan lembaga dan keinginan melakukan CSR untuk apa. Jika perusahaan ingin menonjolkan sudut

PR nya maka akan bekerjasama dengan PR.

mengombinasikan CSR dengan strategi PR.

tetap membutuhkan PR karena kegiatan positif

memang selayaknya diketahui khalayak. 11. Keberhasilan CSR dalam memelihara citra positif Secara keseluruhan program yang dilakukan sukses dan menciptakan citra yang positif. Tidak hanya pada departemen CSR saja, namun opini publik juga terbentuk dari

pemberitaan secara keseluruhan mulai dari pelayanan Pizza Hut yang

baik, prestasi yang dicapai, dan tanggung jawab kepada sosial dan

lingkungan itu sendiri.

Image perusahaan ditentukan oleh berbagai faktor. Karena Pizza Hut

adalah perusahaan di bidang makanan, maka yang menentukan adalah

pelayanan, kualitas makanan, dan kebersihan.

Apabila Pizza Hut bisa terus menjaga ketiga itu sebenarnya sudah aman. Tapi akan lebih meningkat

jika ditambah CSR yang baik.

Sumber: Diolah dari hasil penelitian

Pelaksanaan CSR sebenarnya diatur oleh pemerintah dimana dalam UU perusahaan wajib mengalokasikan sebagian keuntungannya untuk program CSR. Pada prinsipnya dalam CSR, aktivitas dan tanggung jawab sosial jika dilakukan secara ideal pasti beretika.Namanya sosial, kegiatan itu sudah pasti baik.Akan tetapi, kadang yang kurang baik adalah saat pelaksanaannya, artinya yang tidak benar dan tidak beretika bukan programnya, namun terkadang pelaksananya.Contoh anggaran untuk CSR sekian milyar, tetapi yang turun ke bawah hanya sekian. CSR akan berjalan baik apabila ada komitmen dari perusahaan dan pelaksana. Kalau perusahaan sudah komitmen tapi pelaksananya tidak tulus dan berkomitmen, mungkin saja programnya berjalan tidak sesuai harapan dan ada kendala-kendala lain.

PT Sarimelati Kencana membuat program CSR bernama Pizza Hut Cinta Negeri yang melibatkan seluruh stakeholder dengan kegiatan berupa

media engagement, stakeholder engagement, dan community relations.CSR ini dilakukan sebagai bentuk public relations, strategi defensif, dan cerminan visi perusahaan.Jenis kegiatan yang dilakukan adalah tanggung jawab sosial dan tanggung jawab lingkungan.Setiap perusahaan memiliki arah CSR masing-masing sesuai dengan bidangnya.Berhubung Pizza Hut bergerak dalam bidang makanan, maka CSR-nya berhubungan dengan memasak, makanan, pizza, kesehatan, dan gizi. Seperti ketika PT Sarimelati Kencana mengambil bahan makanan dari lokal untuk membantu para petani Indonesia.Itu suatu bentuk kepedulian juga. Banyak orang yang salah kaprah bahwa CSR hanya kegiatan bagi-bagi hadiah, barang, atau donasi. Sebenarnya CSR yang tepat adalah ada proporsi yang jelas antara memberi sumbangan dengan sharing keilmuan. Sehingga saat diterapkan pada komunitas, maka komunitas mendapat yang saat ini dibutuhkan dan sekian tahun ke depan mereka bisa mandiri. Seperti training membuat pizza kepada murid SMK. Itulah bidang Pizza Hut karena Pizza Hut bergerak di bidang makanan maka mereka memberikan ilmu dengan sharing membuat pizza dengan maksud bahwa mereka nantinya akan bekerja di sektor yang sama atau mungkin di masa depan mereka bisa bekerja di Pizza Hut. Setiap perusahaan memiliki visi dan misi sendiri mengenai apa yang ingin ditargetkan. Yang penting CSR tidak membuat orang menjadi terbiasa meminta, tapi orang itu bisa mandiri.

Salah satu yang dilakukan PR dalam agenda CSR sebagai upaya menetralisir isu negatif di masyarakat adalah dengan kegiatan media visit dan media luncheon. Kegiatan CSR merupakan tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat sekitar dan sekaligus memberi manfaat pada perusahaan. Jika program CSR baik, maka masyarakat akan memandang baik. Misalnya ada isu negatif, tapi orang melihat bahwa Pizza Hut mempekerjakan banyak karyawan dari masyarakat lokal. Sehingga masyarakat sekitar mengatakan bahwa isu tersebut tidak benar.

Tujuan Pizza Hut Cinta Negeri adalah untuk membentuk opini positif dari masyarakat melalui pemberitaan sehingga akan menciptakan brand image terhadap Pizza Hut, serta untuk membentuk komunitas yang lebih apresiatif, lebih mendukung, dan tidak berpandangan negatif pada Pizza Hut. Jika CSR itu bagus, maka akan mendapat penerimaan yang positif dari

masyarakat. Kadang CSR suka disalahartikan hanya sebagai tameng atau sebagai pemberitaan baik saja. Secara otomatis perusahaan pasti mendapat manfaat, tapi kalau programnya hanya sekedar untuk mendapat image yang baik mungkin CSR itu tidak akan sukses, sustain, dan berlanjut. Lebih baik win-win di mana sekian persen untuk program kepedulian komunitas dan masyarakat, lalu sekian persen ada pesan-pesan perusahaan.

PT Sarimelati Kencana melakukan CSR tidak sebagai formalitas saja karena CSR ini memang dilandasi suatu masalah dan terdapat strategi bagaimana mengatasi masalah tersebut. CSR disusun sedemikian rupa agar menguntungkan komunitas dan perusahaan dalam waktu yang bersamaan. Pihak internal PT Sarimelati Kencanaturut berpartisipasi dalam seluruh kegiatan CSR.Sejak tahun 2011 dibuat departemen CSR sendiri karena PT Sarimelati Kencana memang concern di bidang CSR dengan ingin berbagi sesuai dengan tagline “Berbagi Bersama di Pizza Hut”.Ketulusan tidak dapat diukur. Yang penting sebuah CSR proporsional dalam program dan niat terselubung. Selain itu programnya juga lebih diutamakan kepada masyarakat, sehingga pada akhirnya image itu akan datang dengan sendirinya. Baiknya CSR diberikan pada sebuah komunitas atau daerah yang manfaatnya bisa di share bersama, bukan memberikan donasi ke orang perorang. Seperti saat training ke murid SMK dan membuat pizza terpanjang dengan murid SD.

Strategi PR yang dilakukan antara lain meningkatkan kuantitas pemberitaan mengenai CSR PT Sarimelati Kencana. Media massa yang digunakan PT Sarimelati Kencana untuk mengkomunikasikan CSR ini adalah media cetak, online, televisi, dan radio atas dasar petimbangan bahwa PR ingin menyasar dari segala bentuk media dan kalangan. CSR perlu untuk disebarluaskan dalam hal yang positif. Kadang perusahaan berpikir apakah memang perlu mengundang media supaya ini diberitakan ataukah dilakukan saja baik diketahui ataupun tidak bukan masalah. Tapi baiknya hal positif itu memang disiarkan dan diketahui banyak orang. Tujuannya agar orang tertular untuk berbuat baik dan apabila CSR itu baik maka orang akan melihat siapa yang menyelenggarakannya. Media yang tepat untuk mengkomunikasikan CSR adalah semua media yang disesuaikan dengan segmennya. Strategi yang cukup baik saat ini adalah melalui media sosial karena di Indonesia bisa

dibilang pengguna Twitter dan Facebook paling banyak di dunia dan juga melalui edukasi CSR di dunia pendidikan. Media sosial belum digunakan dalam mengkomunikasikan CSR Pizza Hut Cinta Negeri karena keterbatasan sumber daya.

PT Sarimelati Kencana masih belum memiliki komitmen yang benar-benar total terhadap CSR dalam arti investasi mereka terhadap CSR masih terbatas dan belum rela untuk membelanjakan anggaran yang terlalu besar untuk CSR. Sehingga ada beberapa program yang tidak terealisasi akibat kurangnya biaya. Akhirnya komunikasi dengan publik kurang bisa maksimal. Contohnya seperti pembuatan newsletter dan social media. Pertama harus melihat ketentuan UU tentang CSR mengenai sekian persen yang harus dialokasikan. Jika perusahaan serius mengaplikasikan CSR, maka dana tersebut memang dialokasikan dan disalurkan sepenuhnya untuk program, bukan untuk biaya operasional atau biaya advertising yang jatuhnya lebih besar dari program CSR itu sendiri.

PT Sarimelati Kencana telah melakukan CSR sejak tahun 2008 dengan agenda rutin seperti buka puasa bersama dan beberapa event di luar agenda rutin.CSR seharusnya dilakukan semenjak perusahaan beroperasi.Kegiatan kepedulian atau CSR atau community development seharusnya memiliki nilai sustainabilityatau berlanjut dan kelihatan progresnya. Kalau sebuah program hanya sifatnya event, maka hal ini yang akan dipertanyakan. Yang namanya sustainability seharusnya sepanjang tahun dan sepanjang perusahaan itu berdiri.Namun bagi perusahaan yang melakukan acara semacam satu tahun sekali maka itu kembali lagi ke sudut pandang perusahaannya.

Dalam melaksanakan CSR, PR berperan sebagai strategic counsel terhadap program CSR serta melakukan aktivitas PR seperti publisitas, public affairs, dan manajemen isu. PR juga mengombinasikan CSR dengan strategi PR. Hal ini tergantung pada tujuan lembaga dan keinginan melakukan CSR untuk apa. Jika perusahaan ingin menonjolkan sudut PR nya maka akan bekerjasama dengan PR. Sebenarnya CSR akan tetap membutuhkan PR karena kegiatan positif memang selayaknya diketahui khalayak. Menurut Ani Yuningsih kegiatan CSR dilandasi moral dan etika sehingga CSR sebaiknya

tidak dilakukan agar mendapat publisitas saja, tetapi benar-benar untuk tanggung jawab sosial (Yuningsih, Ani. 2012: 320).

Secara keseluruhan program yang dilakukan sukses dan menciptakan citra yang positif. Tidak hanya pada departemen CSR saja, namun opini publik juga terbentuk dari pemberitaan secara keseluruhan mulai dari pelayanan Pizza Hut yang baik, prestasi yang dicapai, dan tanggung jawab kepada sosial dan lingkungan itu sendiri.Image perusahaan ditentukan oleh berbagai faktor. Karena Pizza Hut adalah perusahaan di bidang makanan, maka yang menentukan yaitu pelayanan, kualitas makanan, dan kebersihan. Apabila Pizza Hut bisa terus menjaga ketiga itu sebenarnya sudah aman. Tapi akan lebih meningkat jika ditambah CSR yang baik. Jika ketiga poin itu ambruk, perusahaan mau melakukan CSR sebagus apapun tetap tidak akan meningkatkan citranya.

4.2.6 Dokumentasi

Selain melalui wawancara semi-terstruktur dengan informan, penelitian ini juga mengambil data dokumentasi yang terdiri atas gambar, artikel pemberitaan di media massa, dan tabel media.

Gambar 4.4 Website Resmi Pizza Hut Indonesia Sumber: www.pizzahut.co.id/tentang-kami/program-sosial

Selain menampilkan menu makanan, website Pizza Hut Indonesia juga menampilkan program CSR yang dilakukan di tahun 2013 pada tab ‘Tentang Kami’ lalu ‘Program Sosial’. Kegiatan CSR yang ditampilkan di website antara lain adalah acara Pizza Maker Junior 2013: The Longest Pizza, acara Funducation di SMK Jakarta Wisata, acara Buka Puasa Bersama 1000 anak yatim, dan acara bottle recycle.

Gambar 4.5 Visi dan Misi CSR PT Sarimelati Kencana Sumber: Proposal CSR PT Sarimelati Kencana 2013

Visi dari CSR yang dimiliki oleh PT Sarimelati Kencana adalah berusaha untuk memenuhi kepercayaan perusahaan dengan menyelaraskan upaya CSR internal dengan keterlibatan stakeholders untuk mencapai realisasi Pizza Hut dan PHD yang berkelanjutan di Indonesia.

Misi yang dilakukan adalah Pizza Hut & PHD Berbagi Bersama melalui tempat kerja dan komunitas.

Gambar 4.6 Tujuan dan Prioritas CSR PT Sarimelati Kencana Sumber: Proposal CSR PT Sarimelati Kencan 2013

PT Sarimelati Kencana memiliki tujuan jangka panjang untuk merangkul tanggung jawab atas tindakan Pizza Hut dan PHD Indonesia dan mendorong dampang positif melalui kegiatan pada karyawan, masyarakat, dan konsumen.

Gambar 4.7 Pemberitaan Pizza Hut Cinta Negeri Sumber: Suara Merdeka, 27 Mei 2013

Dalam artikel tertulis bahwa PT Sarimelati Kencana memulai babak baru dengan memperbanyak penggunaan bahan baku lokal untuk sayur mayur, daging, dan buah. Dalam kampanye hijau bertajuk Pizza Hut Cinta Negeri PT Sarimelati Kencana mencoba membuat dunia lebih hijau. Selain dengan penggunaan bahan baku lokal, Pizza Hut juga menggunakan kantong plastik ramah lingkungan.

Gambar 4.8 Pemberitaan Pizza Maker Junior 2013: The Longest Pizza

Sumber: Suara Pembaruan, 30 November 2013

Dalam artikel tertulis bahwa Pizza Hut dan PHD berhasil memecahkan rekor MURI dengan panjang 266.38 meter. Presiden Direktur PT Sarimelati Kencana, Stephen McCarthy, berharap dengan suasana yang menyenangkan ini anak-anak akan terinspirasi untuk mencintai dunia kuliner. CSR Manager PT Sarimelati Kencana, Lanny Tjong, memaparkan bahwa pizza tersebut dijual seharga Rp 40.000 per loyang dengan hasil penjualan didonasikan ke pihak yang membutuhkan.

Gambar 4.9 Pemberitaan Funducation Sumber: Indopos, 17 Mei 2013

Dalam artikel tertulis wajah sumringah dan bersemangat ketiga puluh siswa siswi SMK Jakarta Wisata jurusan tata boga dan perhotelan saat memasuki ruang training Pizza Hut dk kawasan Djuanda, Jakarta.Mereka mendengarkan arahan dari Field Training Manager (FTM) seputar hospitality

dan sanitasi di bisnis kuliner. Pada photo caption tertulis: “SEMANGAT: Para siswa mendengarkan arahan saat Kitchen Tour.”

Gambar 4.10 Pemberitaan Breakfasting with Orphan Sumber: Investor Daily, 20 Juli 2013

Pada artikel tersebut tertulis bahwa Pizza Hut dan PHD kembali mengadakan acara buka puasa bersama anak yatim piatu untuk keempat kalinya.Acara ini dilakukan sebagai salah satu program CSR PT Sarimelati Kencana sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak Indonesia yang kurang beruntung dan membutuhkan perhatian lebih dengan selalu berbagi kebahagiaan dan keceriaan.

Tabel 4.6 Media Luncheon Attendance No Nama Media Nama Wartawan

KORAN

1 Radar Tasikmalaya Akim 2 Bisnis Indonesia Anep Paoji 3 Pikiran Rakyat Amaliya

TV/RADIO

4 RCTI Asep Juhariyono

5 SCTV Eko

6 Metro Tv Hendra Herdiana

7 Tv One Ipunk

8 TRANS TV Ogi Fathuzzaman

9 ANTV Aditya TW + rengga

10 RRI Nova N Putra

ONLINE

11 Kompas.com Irwan Nugraha

12 Antara Feri

13 Tempo Online Chandra Nugraha

14 Tribun Firman

15 Kabar Priangan Ema Rohimat, Erwin R. Widiagiri & Asep 16 Antara Foto Adeng Bustomi

17 TAZTV Toni Sontani

18 TRANS7 Deden

19 Radar TV Hendra

19 Media, 22 Wartawan

Tabel diatas menunjukkan wartawan yang hadir pada acara media luncheon di Pizza Hut Tasikmalaya. Ditemukan bahwa 3 wartawan tidak melakukan registrasi.

4.3 Pembahasan

4.3.1 Pelaksanaan program CSR PT Sarimelati Kencana dalam

Dalam dokumen BAB 4 HASIL PENELITIAN (Halaman 33-49)

Dokumen terkait