• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

LAMPIRAN 4 Daftar Hasil Wawancara

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan 1. Apakah Pemerintah

Desa Wijirejo mengetahui adanya 4 prinsip Good

Government Governance (

Tata Kelola Pemerintahan yang Baik) yaitu : Keadilan, Transparansi, Akuntabilitas, dan Responsibilitas?

Ya, mengetahui. Ketua BPD, 19

Januari 2017 Tau. Kaur Keuangan, 20 Januari 2017 Tahu. Ketua LPMD, 19 Januari 2017

Ya mengetahui. Kepala Desa,

23 Januari 2017 Ya. Kasi Pembangunan, 23 Januari 2017 Ya. Kasi Pemerintahan, 20 Januari 2017

Ya. Sekretaris Desa,

20 Januari 2017 Ya. Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017 2. Apakah pemerintah Desa Wijirejo menjalankan pemerintahannya khususnya dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa sesuai dengan prinsip Good Government

Governance ( Tata Kelola

Pemerintahan yang Baik) ?

Ya, sesuai. Ketua BPD, 19

Januari 2017 Iya. Kaur Keuangan, 20 Januari 2017 Ya. Ketua LPMD, 19 Januari 2017

Ya, jelas. Kepala Desa,

23 Januari 2017

Ya, kami Kami berusaha semaksimal mungkin.

Kasi

Pembangunan, 23 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Ya, sesuai.

Kasi

Pemerintahan, 20 Januari 2017 Ya, kita sesuai. Sekretaris Desa, 20 Januari 2017 Ya sesuai. Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017 3. Menurut pandangan

Anda, sejauh ini seperti apa (bagaimana) Pemerintahan Desa

Wijirejo dalam

menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik khususnya dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa?

Transparansi, jujur, akuntabilitas, semua transparan, dan semua RT diberi tentang APBDes. Setiap tahun Program kerja APBDes dibagikan, semua rt diundang di balai desa Wijirejo. Masyarakat dibertau oleh RT. Tingkat transparansinya baik.

Ketua BPD, 19 Januari 2017

Walaupun ADD dan DD adalah hal yang baru bagi desa (baru diterima pertama kali pada bulan Agustus 2015, tapi kita sudah hampir melaksanakan kegiatan baik yang bersumber dari ADD dan DD hampir mendekati 100% seperti ketentuan yang berlaku. Contoh: untuk perancangan RAPBDES dan RKPDES dimulai dari aturan yang ada, baik itu di PERMENDAGRI 113 maupun di PERMENDES 1-5, yang pertama ada penggalian penggalian gagasan di tingkat dusun (lewat musyawarah dusun), lalu usulan warga di tingkat dusun tersebut dibahas di tingkat desa

melalui MUSDES dan

MUSRENBANGDES (mencakup 4 bidang yang sesuai dengan PERMENDAGRI 113, yaitu penyelenggaraan pemerintah desa, pembangunan desa, pembinaan

Kaur

Keuangan, 20 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan

kemasyarakatan, dan

pemberdayaan), lalu prinsip transparansi juga sudah diterapkan. Sebagai contoh, tahun 2016, untuk APBDES kita mencetak 1000 eksemplar untuk dibagikan kepada warga (stakeholder desa seperti Pak RT, PKK, Karang Tarunan Dusun) pada saat musyawarah jaring aspirasi warga. Dalam jaring aspirasi warga tersebut, pamong desa mensosialisasikan mengenai APBDES yang sudah disesuakan dengan usulan kebutuhan setiap dusun yang telah diterima sebelumnya, jadi warga tidak bisa serta merta merubah, karena usulan tersebut sudah dibuat skala prioritas dan Dana Desa yang sejumlah 1M tersebut sudah dibagi-bagi sesuai kebutuhan desa. Kami berusaha agar semua warga tahu, termasuk saat penghitungan atau realisasi pertanggungjawaban anggaran juga kita sampaikan. Misalnya masyarakat bisa tahu bahwa dari dana 1M, ternyata yang terserap hanya 900juta, karena yang 100juta masih di rekening kas desa (transparansi yang sangat ketat). Beda dengan jaman dulu (sebelum tahun 2015) dimana kewenangan lurah itu sangat tinggi, contohnya rekening kas desa hanya bisa dipegang oleh lurah atau bendahara, tapi kalau sekarang (untuk melakukan transaksi melalui rekening kas desa) harus pakai surat perintah pembayaran, harus ada rekomendasi, dsb.

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Sudah bagus dan baik.

Ketua LPMD,19 Januari 2017 Ya kita prinsipnya adalah

transparansi, lalu kejujuran, pertanggungjawaban pada masyarakat.

Kepala Desa, 23 Januari 2017

Ya kita berusaha. Pertama dalam perencanaan kita jaring dari bawah, kita turun ke bawah lalu kita susun program dan kita rencanakan dengan anggaran dana desa, terus kita berusaha melaksanakan sesuai denga aturan.

Kasi

Pembangunan, 23 Januari 2017

Kalau kita (setiap kasi/kaur) kan menyesuaikan porsi RAB (Rencana Anggaran Belanja) di APBDes. ADD 2016 kemarin berjalan lancar, tidak ada masalah. Kemarin sesuai dengan program masing-masing. Program itu sudah kita jalankan dengan baik.

Kasi

Pemerintahan, 20 Januari 2017

Yang penting kita sesuai aturan. Kedua kita jelas transparan. Ketiga, semua kegiatan yang memakai ADD otomatis kita harus (membuat) laporan sesuai dengan runtutannya. Kita yang penting akuntabel lah.

Sekretaris Desa, 20 Januari 2017

Sesuai prosedur dan proses yang benar.

Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan 4. Dalam pengelolaan

Alokasi Dana

Desa,adakah Tim khusus yang dibentuk untuk bertanggungjawab dalam perencanaan, pelaksanaan, dan

pertanggungjawabnya?

Ada TPK. Tiap dana pembangunan di pedukuhan itu TPK yang mengawasi, sesuai anggaran yg ada dalam APBDes.

Ketua BPD, 19 Januari 2017

Ada. Semuanya kita mengacu pada UU yang ada. Pertama,

sulan dana desa harus tercantum dalam RKPDES, dan RKPDES harus mengacu pada RPJMDES. Yang membuat RKPDES adalah tim tersendiri (bukan TPK.) yang biasanya diketuai oleh SEKDES dan sekretarisnya biasanya dari LPMD. Tim tersebut terdiri dari 7 orang, 2 orang perangkat desa, 5 orang dari lembaga-lembaga desa. Tujuannya agar usulan-usulan dari warga bisa ter-backup atau tercantum. Lalu, Tim yang mebuat kebijakan jangan sampai yang melaksanakan kebijakan. Hal ini untuk mendukung penerapan prinsip transparansi. Tim yang melaksanakan pembangunan ADD adalah TIM PK (Pelaksana Kegiatan) yang bertanggungjawab untuk pengadaan barang, pertranggungjawaban, dsb. TPK merupakan orang-orang diluar perangkat atau pamong desa, yaitu perwakilan dari LKD (LPMD, POKGIAT, RT, PKK, Karang Taruna). Kaur Keuangan, 20 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan

Ada. TPK. Ketua LPMD,

19 Januari 2017 Setiap kasi/kaur mengampu

kegiatan, namun porsinya memang berbeda-beda. Yang paling banyak porsinya adalah Kesejahteraan. Ada TPK.

Kepala Desa, 23 Januari 2017

Ada. TPK (Tim Pengelola Kegiatan). Kasi Pembangunan, 23 Januari 2017 Ada, TPK. Kasi Pemerintahan, 20 Januari 2017 Ya, TPK. Ada tim PK (pengampu –

kasi-kasi)sebagai pengampu. Kalau TPK yang melaksanakan.

Sekretaris Desa, 20 Januari 2017

TPK. TPK terdiri dari ketua, sekretaris, anggota. Ada 7 orang.

Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017

5. Bagaimana prinsip GGG yang lain (Keadilan dan Responsibilitas) dijalankan dalam pengelolaan ADD Pemerintahan Desa Wijirejo ini?

Untuk keadilan, contohnya dari hasil Musdus dan Musdes, kita buat skala prioritas. Kan adil tidak harus berarti sama, kita bagi adail sesuai dengan kebutuhan setiap dusun. Kita usahakan seadil mungkin agar masyarakat tidak ada keirian. Untuk Responsibilitas, kita membuat pertemuan-pertemuan untuk musyawarah, dan kita juga terbuka terhadap laporan-laporan dari warga masyarakat, tentang berbagai permasalahan yang ada, dan kita coba untuk bantu selesaikan.

Kepala Desa, 23 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Tahap Perencanaan 1. Bagaimana pemerintah desa mewujudkan prinsip transparansi dan partisipasi dalam proses perencanaan pengelolaan alokasi dana desa?

Setiap triwulan kita (BPD) mengundang rt dan tomas bhw add sesuai dengan APBDES. BPD mengadakan jaring aspirasi masyarakat (kritik, saran, masukan) untuk pemerintahan. Setiap pedukuhan diundang 10 orang perwakilan, BPD, LKD, Pamong desa. Pertemuan tsb juga menggunakan anggaran dana desa. BPD juga turun ke kampung

Ketua BPD, 19 Januari 2017

Kita membuat banyak pamflet (di pengumuman di tiap RT) yang berisi anggaran belanja desa, lalu kita sampaikan secara terbuka kepada masyarakat. kalo dulu kan jarang, APBDES hanya diketahui oleh orang-orang di kelurahan. Tapi kalau sekarang seluruh masyarakat bisa tahu APBDES digunakan untuk apa saja, misalnya untuk corblok di Kualangan, dll. Justru warga sendiri lah yang bertugas me- monitoring pelaksanaan pembangunan dan penggunaan dana. Warga yang akan membandingkan (sejauh mana kesesuaian antara rencana dan pelaksanaan).

Kaur

Keuangan, 20 Januari 2017

Mulai dari sosialisasi, pelaksanaan musyawarah pedukuhan, musyawarah di desa

Ketua LPMD, 19 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Setiap tahun (minimal) buku

APBDES kita cetak dan kita berikan ke setiap RT dan sekarang juga lewat spanduk yang berisi pengumuman masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan APBDES dengan jumlah yang tertera. Selain itu juga dengan pamflet-pamflet yang berisi laporan atas pelaksanaan pembangunan suatu proyek (misal corblock di satu dusun). Ada juga dalam bentuk buku.

Kepala Desa, 23 Januari 2017

Dalam perencanaan jelas kita jaring aspirasi dari bawah, mulai dari rembug dusun/ rembug warga, setelah itu hasilnya kita bawa ke desa sbg perencanaan desa. Lalu perencanaan desa kita susun dan hasilnya kita bawa ke masyarakat, nah kalo ada masukan misalnya ada yang belum pas, nanti masih bisa disesuaikan. Lalu haisl perencanaan yang sudah final kita rembug di Musdes, dan hasil Musdes ini adalah perencanaan yang akan kita laksanakan.

Kasi

Pembangunan, 23 Januari 2017

Kalau untuk perencanaan kan bagiannya kaur perencanaan dan kaur keuangan yang mengelola, jadi kita (Kasi Pemerintahan) ya porsinya hanya terbatas untuk hal- hal tertentu saja. Kasi pemerintahan hanya mengurusi masalah RT, BPD, KTP, Pertanahan, dan lain-lain.

Kasi

Pemerintahan, 20 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Kita ada Musdus dulu. Yang penting

masyarakat tahu besarnya jumlah ADD, dan kita persilahkan untuk mengusulkan kebutuhan apa yang diperlukan, setelah itu ada Musdes dan kita membuat skala prioritas.

Sekretaris Desa, 20 Januari 2017

Diawali MUSRENBANGDUS, lalu menentukan rencana kegiatan tingkat pedukuhan, kemudian hasilnya dimasukkan di RKPDes 2016, lalu dilaksanakan (oleh masyarakat dan TPK selaku pengelola). Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017 2. Bagaimana tingkat partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pengelolaan alokasi dan desa?

Antusias, ikut berpartisipasi, masy. Ikut membantu dan berpartisipasi untuk membangun desa. Partisipasi tinggi. Bentuk partisipasi : dana dan tenaga

Ketua BPD, 19 Januari 2017

secara umum, semua dusun (10dusun) bagus (tingkat partisipasinya). Dalam artian misalnya plot untuk membangun corblok di satu dusun adalah 150 meter, tapi dana desa hanya cukup untuk 130meter. Pemerintah desa hanya bisa meneruskan kekurangan tersebut di tahun anggaran mendatang, namun warga ingin agar diselesakan tahun ini juga, maka timbullah partisipasi warga dalam bentuk swadaya dana untuk menutupi kekurangan corblok 20meter tersebut. Selain dana, warga juga menyumbangkan tenaga (gotong royong) saat pembangunan tersebut.

Kaur

Keuangan, 20 Januari 2017

Tinggi. Dalam bentuk mengajukan usulan dan bersikap kritis.

Ketua LPMD, 19 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Baik sekali. Partisipasi dalam bentuk

usulan, masukan, krtikian, dan gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan.

Kepala Desa, 23 Januari 2017

Partisipasi masyarakat sangat tinggi. Karena perencanaan diambil dari masyarakat, apa yang menjadi kebutuhan mereka itulah yang kita laksanakan. Tidak hanya partisipasi usulan saja, tapi mereka ikut berperan dalam pelaksanaan nantinya. Partisipasi mereka dalam bentuk usulan, masukan, dan berperan.

Kasi

Pembangunan, 23 Januari 2017 Partisipasi baik. Masyarakat

antusias. Masyarakat mulai berperan dimulai dari Musdus di setiap pedukuhan dengan bentuk partisipasi berupa usulan.

Kasi

Pemerintahan, 20 Januari 2017

Semua warga bisa mengikuti proses perencanaan dengan antusias. Partisipasinya sangat tinggi. Bentuk partisipasinya berupa usulan lewat musdus dan musdes.

Sekretaris Desa, 20 Januari 2017

Bagus. Partisipasi dalam bentuk kehadiran di Musrenbangdus, usulan, gotong royong.

Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017 3. Bagaimana

mekanisme perencanaan pengelolaan alokasi dana desa yang dilakukan oleh pemerintah desa?

BPD dan TPK mengadakan sosialisasi bersama pedukuhan yang akan melaksanakan pembangunan. Hal ini untuk memberitahu dana yang disediakan dan masyarakat akan melaporkan hasil penggunaannya. Skala prioritas

Ketua BPD, 19 Januari 2017

Penggalian tingkat dusun atau Musdus, kemudian Musdes, lalu Musrenbangdes

Kaur

Keuangan, 20 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Musdus - Musdes – penetapan

Rencana kegiatan – pembentukan TPK – Pelaksanaan

Ketua LPMD, 19 Januari 2017 Musdus, Musdes, Pertemuan

TOMAS, Koordinasi dengan pamong. Kepala Desa, 23 Januari 2017 Musdus-Musdes-RAPBDes- APBDes. Kasi Pembangunan, 23 Januari 2017 Musdus (mengajukan beberapa

usulan) lalu di Musdes baru kita

proritaskan. Kita

mempertimbangkan usulan dari warga dengan dana yang ada.

Kasi

Pemerintahan, 20 Januari 2017 Kita menyesuaikan juklak jukbim,

yang jelas penggunaan dana ADD sesuai dengan usulan dari warga

Sekretaris Desa, 20 Januari 2017 Setelah ada usulan kita buat RAB,

kemudian dimasukkan di RKPDes kemudian di APBDes.

Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017 4. Siapa saja yang hadir

dalam musyawarah desa dalam rangka perencanaan pengelolaan alokasi dana desa?

Semua pamong desa (Lurah, Kaur pemerintahan, kaur keuangan, kaur kesejahteraan rakyat, kaur pembangunan, kaur umum), perwakilan RT-RT, BPD, perwakilan LKD (Karang Taruna, LPMD, PKK, dll)

Ketua BPD, 19 Januari 2017

Yang bertanggungjawab atas MUSDES adalah BPD. Selanjutnya, BPD mengundang semua perangkat desa, semua pengurus lembaga

(LKD :LPMD, PKK,

KARANGTARUNA DESA, RT), perwakilan kaum rentan

Kaur

Keuangan, 20 Januari 2017

Perwakilan masyarakat (RT, DUKUH, LKD, BPD, PAMONG

DESA, TOMAS (Tokoh

Masyarakat), TOGA(Tokoh Agama)

Ketua LPMD, 19 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Semua pamong,semua LKD (LPMD, PKK, POKGIAT, KARANG TARUNA, dll), RT, DUKUH Kepala Desa,23 Januari 2017 Pamong Desa, TOMAS, semua

LKD, RT, RW, Kelompk Tani. Pokoknya semua komponen Masyarakat.

Kasi

Pembangunan, 23 Januari 2017 Lurah, pamong desa, dukuh, LKD,

BPD, TPK, Pihak Kecamatan, wakil masyarakat (panitia pedusunan yang ditunjuk oleh dukuh).

Kasi

Pemerintahan, 20 Januari 2017 TOMAS, RT, TOGA, LPMD,

Pamong desa, Dukuh, Tokoh-tokoh perempuan Sekretaris Desa, 20 Januari 2017 LKD, TPK, TOMAS (RT), Pamong (pak dukuh-Lurah) Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017 5. Bagaimana pemerintah desa mengakomodir segala masukan dari peserta musyawarah desa dalam proses perencanaan pengelolaan dana desa?

Kita tampung dan diadakan rapat koordinasi antara Pamong Desa, BPD, LPMD, untuk menentukan (usulan) mana yang didahulukan (skala prioritas)

Ketua BPD, 19 Januari 2017

karena kita jelas tidak bisa mengakomodir semua masukan, maka untuk meminimalisir permasalahan (usulan) di tingkat dusun, kita membuat TIM di setiap dusun yang biasanya berjumlah 7 orang, untuk bertanggungjawab terhadap usulan di masing-masing dusun, lalu mereka menentukan skala prioritas kebutuhan masing- masing dusun. Hasil skala prioritas tersebut yang akan menjadi bahasan di MUSDES.

Kaur

Keuangan, 20 Januari 2017

Setelah ada usulan, dibentuk TIM perumus. Lalu tim perumus menyusun skala prioritas (menurut prioritas dari tiap pedukuhan)

Ketua LPMD, 19 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Kita terima dengan baik, lalu kita

buat skala prioritas yang dibuat berdasarkan kebutuhan lalu diurutkan dari yang paling mendesak.

Kepala Desa, 23 Januari 2017

Kami buat skala prioritas mana yang harus didahulukan. Skala prioritas itu mendahulukan mana yang paling mendesak untuk dilaksanakan.

Kasi

Pembangunan, 23 Januari 2017 Usulan-usulan yang telah kita terima

lalu kita buat skala prioritas

Kasi

Pemerintahan, 20 Januari 2017 Kita akomodir dengan membuat

skala prioritas.

Sekretaris Desa, 20 Januari 2017 Kita terima dengan membuat skala

prioritas berdasar kebutuhan yang paling mendesak. Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017 Tahap Pelaksanaan 1. Bagaimana peran pemerintah desa dalam mendukung keterbukaan dan penyampaian informasi secara jelas kepada masyarakat dalam proses pelaksanaan program yang di danai dari alokasi dana desa?

Pemdes terutama kaur keuangan dan Lurah dan BPD datang ke tiap” pedukuhan untuk menyampaikan dana pembangunan yang

merupakan 70% dari total ADD.

Ketua BPD, 19 Januari 2017

Kita membuat banyak pamflet (di pengumuman di tiap RT) yang berisi anggaran belanja desa, lalu kita sampaikan secara terbuka kepada masyarakat. kalo dulu kan jarang, APBDES hanya diketahui oleh orang-orang di kelurahan. Tapi kalau sekarang seluruh masyarakat bisa tahu APBDES digunakan untuk apa saja, misalnya untuk corblok di Kualangan, dll. Justru warga sendiri lah yang bertugas me- monitoring pelaksanaan pembangunan dan penggunaan dana. Warga yang akan membandingkan (sejauh mana kesesuaian antara rencana dan pelaksanaan).

Kaur

Keuangan, 20 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Pemdes membuat laporan berkala

(triwulan/semesteran) berisi kemajuan/ progres pelaksanaan dan serapan anggaran, papan informasi (pamflet)

Ketua LPMD, 19 Januari 2017

Setiap tahun (minimal) buku APBDES kita cetak dan kita berikan ke setiap RT dan sekarang juga lewat spanduk yang berisi pengumuman masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan APBDES dengan jumlah yang tertera. Selain itu juga dengan pamflet-pamflet yang berisi laporan atas pelaksanaan pembangunan suatu proyek (misal corblock di satu dusun). Ada juga dalam bentuk buku.

Kepala Desa, 23 Januari 2017

sebelum pelaksanaan setiap program, di setiap dusun kita ada sosialisasi yang membahas tentang bagaimana programnya, terus apa yang harus dilakukan, kemudian dananya berapa, terus mekanisme pengerjaannya bagaimana, termasuk salah satunya nanti masyarakat bisa mengontrol dananya habis berapa, kemajuan pembangunan sampai seberapa. Sebelum pelaksanaan setiap program kita adakan sosialisasi, kita kumpulkan masyarakat di pedukuhan.

Kasi

Pembangunan, 23 Januari 2017

Perannya ya kita mengusulkan atau memberi saran-saran ke tiap pedusunan tentang mana usulan yang harus lebih didahulukan untuk dibangun atau dilaksanakan sesuai dengan tingkat kegunaannya bagi masyarakat.

Kasi

Pemerintahan, 20 Januari 2017

Pemerintahan membuat aturan yang jelas agar dapat dilaksanakan denagn terbuka. setiap kegiatan hasil pelaksanaan ADD itu kita sampaikan laporan dan informasinya dalam pertemuan/ sosialisasi tatap muka dengan warga.

Sekretaris

Desa, 20

Januari 2017

Diawali dengan sosialisasi MP2K (Musyawarah Persiapan Pelaksanaan Kegiatan) di masing- masing pedukuhan. Setelah itu kita membuat kesepakatan dengan masyarakat untuk menentukan kapan program mulai dilaksanakan.

Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017 2. Bagaimana pemerintah desa melaksanakan prinsip transparansi dalam pelaksanaan alokasi dana desa?

Kita terbuka. Contoh: pembangunan kios Desa. Setiap ada perkembangan akan ada laporan.

Ketua BPD, 19 Januari 2017

kita untuk pelaksanaan ADD tidak hanya melibatkan perangkat desa, misalnya seperti TPK, itu bukan dari perangkat desa. Kita (perangkat desa) bertugas sebagai pemantau dan melaksanakan kebijakan yang dibuat BPD, dan memberi penjelasan kepada TPK mengenai aturan-aturan dalam pelaksanaan ADD. (pemerintah desa menyerahkan pelaksanaan ADD pada TPK, yang notabene bukan perangkat desa, dan pemerintah desa menjunjung tinggi prinsip transparansi melalui keterbukaan terhadap informasi perkembangan pelaksanaan)

Kaur

Keuangan, 20 Januari 2017

Dengan membuat berbagai laporan tersebut yang bisa diakses masyarakat

Ketua LPMD, 19 Januari 2017

Dengan laporan LPJ yang kita laksanakan setertib mungkin, dan serupiahpun harus kita pertanggungjawabkan.

Kepala Desa, 23 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Masyarakat boleh mengetahui

dananya habisnya berapa, materialnya apa, dll.

Kasi

Pembangunan, 23 Januari 2017 Ya kita kan melibatkan TPK dan

Masyarakat. selain itu dana juga bukan pamong desa yang menggunakan sepenuhnya, namun TPK yang membelanjakan, dan tenaga juga dari warga, dan setiap pengeluaran pasti ada notanya (seperti nota pembelian) dan laporan-laporan kan ada sesuai dengan RAB.

Kasi

Pemerintahan, 20 Januari 2017

untuk transparansi, setiap program kita pasti sampaikan informasinya dengan gamblang, jumlah add yang kita dapatkan, keterkaitan dengan penggunaannya pun kita serahkan pada warga, walaupum ada beberapa program yang diampu oleh desa secara langsung, namun kita tetap laporkan pada warga semua informasinya.

Sekretaris Desa, 20 Januari 2017

Saat MP2K juga kita sampaikan berapa jumlah dana yang akan digunakan dalam bentuk RAB khusus untuk pembangunan yang mau dilaksanakan. Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017 3. Bagaimana pemerintah desa melaksanakan prinsip akuntabilitas dalam pelaksanaan alokasi dana desa?

Ada laporan tertulis dan Masyarakat penerima dana kitaBPD dan TPK undang untuk sosialisasi pemberitahuan perkembangan pelaksanaan

Ketua BPD, 19 Januari 2017

Kita membuat laporan realisasi yang disampaikan kepada masyarakat dan kepada bupati (lewat tembusan ke camat). Kita juga membuat laporan tertulis setiap semester.

Kaur

Keuangan, 20 Januari 2017

Melaksanakan pelaporan yang sesuai aturan

Ketua LPMD, 19 Januari 2017 Kita membuat laporan tertulis yaitu

LPJ

Kepala Desa, 23 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan TPK membuat laporan berkala dan

catatan-catatan

Kasi

Pembangunan, 23 Januari 2017 TPK membuat laporan untuk

melaporkan kemajuan pelaksanaan program ADD

Kasi

Pemerintahan, 20 Januari 2017 Untuk akuntabilitas, kita jelas

membuat laporan atas pelaksanaan ADD

Sekretaris Desa, 20 Januari 2017 selalu monitoring kegiatan, sudah

seberapa jauh dilaksanakan. Monitoring tersebut dilaksanakan oleh TPK, Pak Dukuh, dan Pak Lurah. TPK selalu monitoring karena sebagai pengelola harus melaksanakan tugasnya seperti mengambil dokumentasi, mencarikan bahan, belanja material, dan lain-lain. Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017 Tahap Pertanggungjawaban 1. Bagaimana pemerintah desa melaksanakan prinsip akuntabilitas dalam pertanggungjawaban pengelolaan alokasi dana desa?

Kita membuat laporan pertanggungjawaban kepada Kecamatan. Kasi Keuangan dan TPK yang bertanggungjawab pada setiap laporan, diketahui Lurah, lalu diserahkan ke kecamatan

Ketua BPD, 19 Januari 2017

Kita membuat laporan realisasi yang disampaikan kepada masyarakat dan kepada bupati (lewat tembusan ke camat). Kita juga membuat laporan tertulis setiap semester.

Kaur

Keuangan, 20 Januari 2017

Membuat laporan-laporan yang

harus dibuat untuk

pertanggungjawaban pelaksanaan ADD

Ketua LPMD, 19 Januari 2017

Dengan membuat laporan-laporan mengikuti aturan yang ada.

Kepala Desa, 23 Januari 2017

Pertanyaan Hasil Wawancara Partisipan Kita membuat LPJ sesuai dengan

aturan kemudian kita juga harus mengedepankan hasil program yang harapannya sesuai dengan perencanaan bahkan melebihi dari perencanaan (krn ada pengembangan dan swadaya dari masyarakat), dan LPJnya kita tepat waktu, sesuai dengan aturan.

Kasi

Pembangunan, 23 Januari 2017 TPK membuat laporan untuk

melaporkan kemajuan pelaksanaan program ADD

Kasi

Pemerintahan, 20 Januari 2017 kita secepat mungkin membuat

laporan pertanggungjawaban yang tepat waktu dan sesuai anggaran yang digunakan dan sesuai dengan RAB yang ada.

Sekretaris Desa, 20 Januari 2017

Kita buat LPJ setelah keseluruhan selesai. Tapi LPJ tersebut kita laksanakan secara bertahap, artinya ketika mereka (masyarakat) sudah selesai atau dalam proses (pembangunan) kita sudah mulai membuat laporan tersebut.

Sekretaris TPK ADD 2016, 20 Januari 2017

2. Apa saja jenis pelaporan yang dilakukan oleh pemerintah desa

dalam proses

pertanggungjawaban pengelolaan alokasi dana desa?

Laporan pelaksanaan atau pertanggungjawaban saja. Ya kita pokoknya terbuka ke masyarakat, membuat laporan tertulis ke atasan, ya hanya itu.

Ketua BPD, 19

Dokumen terkait