BAB II VISI MISI PEMBANGUNAN KESEHATAN KOTA DEPOK…… 4
A. VISI MISI KOTA DEPOK………... 4
4. Persebaran dan Kepadatan Penduduk………... 14 5. Laju Pertumbuhan Penduduk dari Tahun 2011 - 2015………... 15 B. GAMBARAN SOSIAL EKONOMI………... 16
2. Cakupan keluarga dengan akses air bersih………...
23 24
3. Akses Sanitasi Layak………...
4. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) ………
5. Tempat-Tempat Umum (TTU) Yang Memenuhi Syarat
Kesehatan………...
6. Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) ………....
D. GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT ……….... 34
BAB IV SITUASI DERAJAT KESEHATAN……….... 37
A. ANGKA HARAPAN HIDUP………... 37
B. MORTALITAS (KEMATIAN) ………... 38
1. Jumlah Kematian Bayi………... 39 2. Jumlah Kematian Balita………... 42 3. Jumlah Kematian Ibu………... 43 4. Penyakit Penyebab Kematian Penderita di Rumah Sakit ... 47 C. MORBIDITAS ………... 52 1. Pola Penyakit di Pelayanan………... 53
a. Pola Penyakit Rawat Jalan Di RS Berdasarkan Golongan
Umur. ………....……….. 53
b. Pola Sepuluh (10) Besar Penyakit Terbanyak Rawat Jalan di
Rumah Sakit………....……….... 57 c. Pola Sepuluh (10) Besar Penyakit Terbanyak Rawat Jalan di
Puskesmas………... 58 2. Gambaran Penyakit Menular………... 64 a. Penyakit Tular Vektor dan Zoonis……… 64 1). Demam Berdarah Dengue (DBD) ……….. 64
c. Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).... 81
1). Difteri………....……….. 82
2). Tetanus dan Tetanus Neonatorum………... 83
3). Campak………....……… 83 3). Deteksi Kanker Leher Rahim dan Payudara……….. 89 e. Kejadian Luar Biasa………....……… 90 1). Chikungunya………....……… 90 2). Keracunan Makanan………....……… 90 3). Hepatitis A………....……… 90 4). Difteri………....……….... 91 5). Flu Singapura atau Hand Food Mouth Disesase (HMFD) 91 BAB V SITUASI UPAYA KESEHATAN………....……….... 92 A. PELAYANAN KESEHATAN DASAR………....……… 92 1. PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK……… 92
a. Pelayanan Kesehatan Ibu hamil………....………
b. Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin………....………
c. Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas………....………
d. Pelayanan Kesehatan Neonatal………....………..
f. Pelayanan Kesehatan Anak Balita………....………
D. PELAYANAN KESEHATAN KHUSUS………....… 132
1. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut………... 132 2. Pelayanan Kesehatan Jiwa………....………... 136 3. Pelayanan Kesehatan Pra Usila (45-59 th) dan Usila (>60 th) 137 E. PENYULUHAN KESEHATAN………....………... 138
BAB VI SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN………....… 142 A. TENAGA KESEHATAN………....………... 142 1. Tenaga Medis………....………... 142 2. Tenaga Keperawatan………....………... 144 3. Tenaga Kefarmasian………....………... 146 4. Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Lingkungan... 148 5. Tenaga Gizi………....………... 150 105 107
6. Tenaga Keterapian Fisik………....………... 151 7. Tenaga Keteknisian Medis………....………... 153 8. Tenaga Kesehatan lainnya………....………... 154 B. SARANA KESEHATAN………....………... 154 1. Rumah Sakit………....………... 155 2. Puskesmas………....………... 157 3. Apotik, Toko Obat dan IRTP………....………... 166 C. PEMBIAYAAN KESEHATAN………....………... 172 1. Anggaran Kesehatan………....………... 172 2. Pembiayaan bagi masyarakat miskin………....………... 175 BAB VII PENUTUP………....………... 179
BAB I
PENDAHULUAN
Profil Dinas Kesehatan Kota Depok Tahun 2015 merupakan salah satu bentuk dokumentasi tahunan dari produk Sistem Informasi Kesehatan yang dapat memberikan gambaran perkembangan situasi kesehatan di Kota Depok. Dalam era pembangunan ini keberadaan data dan informasi memegang peran yang sangat penting. Data yang benar-benar akurat, terpercaya, berkesinambungan, tepat waktu dan mutakhir, sangat diperlukan dalam pengelolaan program, perencanaan, pemantauan pelaksanaan program serta kegiatan yang akan dilakukan.
Instrumen dasar untuk penyusunan Profil Kesehatan Kota Depok mengacu kepada Pedoman Penyusunan Profil Kesehatan Tahun 2014. Mekanisme penyusunan profil kesehatan melibatkan 35 Puskesmas, 1 UPT Jamkesda, 20 Rumah Sakit dan lintas sektor terkait lainnya seperti BAPPEDA, BLH, BPMK, Dinas Pendidikan, BPS, BPJS, PMI dengan melakukan sikronisasi data melalui kegiatan pertemuan validasi data profil dan pemutakhiran data profil, secara berjenjang.
Indikator yang ditampilkan pada profil kesehatan antara lain:
a. Indikator Derajat Kesehatan b. Upaya Kesehatan
c. Sumber Daya Kesehatan
Indikator Derajat Kesehatan merupakan indikator outcome yang meliputi mortalitas dan morbiditas serta Angka Harapan Hidup.
Indikator Upaya Kesehatan merupakan indikator output Hasil Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan.
Indikator Sumber Daya Kesehatan merupakan indikator input yang merupakan syarat pokok dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan.
Bentuk penguatan dan pengembangan Sistem Informasi Kesehatan guna mendapatkan data yang valid dan relaibel, salah satu diantaranya melalui pengumpulan data, dimana dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala yang dihadapi baik ditingkat
Kabupaten/ Kota maupun di tingkat Propinsi.
Kementerian Kesehatan R.I memberikan upaya pemecahan masalah dalam pengumpulan data dengan melakukan penyempurnaan Sistem Pencatatan dan Pelaporan
Puskesmas (SP3). Di lingkungan Pemerintah Kota Depok SP3 diadopsi untuk kemudian dimasukkan dalam sebuah aplikasi sistem informasi yang dikenal dengan SIMPUS (Sistem Informasi Puskesmas).
Untuk memberikan gambaran situasi kesehatan yang lebih jelas, Dinas Kesehatan Kota Depok menyusun data dan informasi kesehatan ke dalam buku profil kesehatan yang telah dilakukan secara berkala setiap tahunnya. Profil kesehatan merupakan salah satu bentuk pengembangan Sistem Informasi kesehatan (SIK) yang berupaya menggambarkan secara umum tentang kondisi derajat kesehatan, upaya kesehatan, sumber daya kesehatan, dan faktor-faktor terkait dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan informasi baik sektor kesehatan sendiri maupun sektor non kesehatan, terutama dalam proses manajemen yang meliputi perencanaan, penggerakan pengendalian dan monitoring serta evaluasi pembangunan kesehatan. Selain itu merupakan bahan untuk evaluasi pencapaian pembangunan kesehatan di Kota Depok dan sebagai penunjang perencanaan di tahun berikutnya.
Beberapa keterbatasan yang mempengaruhi kecepatan dan ketepatan penyelesaian profil kesehatan diantaranya adalah:
1. Banyaknya data yang harus dikumpulkan
2. Banyaknya sumber data yang menyebabkan mekanisme pengelolaan data dan informasi menjadi berbeda
3. Pencatatan yang belum rapi
4. Pemahaman definisi operasional yang berbeda sehingga menghasilkan data yang berbeda
5. Belum semua variabel, indikator kesehatan yang dibutuhkan tersedia dalam pencatatan dan pelaporan rutin sektor kesehatan seperti Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI).
6. Batasan waktu yang tidak ditepati pada saat update data sehingga membuat data seringkali berubah.
Sistematika penulisan Profil Kesehatan Kota Depok ini terdiri dari :
Bab I Pendahuluan, bab ini berisi penjelasan tentang maksud dan tujuan profil kesehatan dan sistematika dari penyajiannya
Bab II
Bab III
Tentang Visi,Misi Pembangunan Kesehatan, serta Program dan Kegiatan tahun 2015
Gambaran umum, bab ini menyajikan tentang gambaran umum Kota Depok. Selain uraian tentang letak geografis, administratif, dan informasi umum lainnya, bab ini mengulas faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan dan faktor-faktor lainnya misal kependudukan, ekonomi, pendidikan, sosial budaya dan lingkungan.
Bab IV Situasi Derajat Kesehatan, bab ini berisi uraian tentang indikator mengenai angka kematian, angka kesakitan.
Bab V Situasi Upaya Kesehatan, bab ini menguraikan tentang pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan rujukan dan penunjang, pemberantasan penyakit menular, pembinaan kesehatan lingkungan dan sanitasi dasar, perbaikan gizi masyarakat, pelayanan kefarmasian, dan alat kesehatan, pelayanan kesehatan dalam situasi bencana. Upaya pelayanan kesehatan yang diuraikan dalam bab ini juga mengakomodir indikator kinerja Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan serta upaya kesehatan lainnya yang diselenggarakan oleh Kota Depok dan angka status gizi masyarakat.
Bab VI Situasi Sumber Daya Kesehatan, bab ini menguraikan tentang sarana kesehatan, tenaga kesehatan, pembiayaan kesehatan dan sumber daya kesehatan lainnya.
Bab VII Kesimpulan, bab ini diisi dengan sajian tentang hal-hal penting yang perlu disimak dan ditelaah lebih lanjut dari Profil Kesehatan Kota Depok. Selain keberhasilan-keberhasilan yang perlu dicatat, bab ini juga mengemukakan hal-hal yang di anggap masih kurang dalam rangka penyelenggaraan pembangunan kesehatan.
Lampiran Pada lampiran ini berisi tabel resume/ angka pencapaian Kabupaten/
Kota dan 80 (delapan puluh) tabel data kesehatan dan data terkait kesehatan yang responsif gender.