Abdurrachman. 1990. Dasar-dasar Publik Relation. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Ahyani R, Urip W, Wahyuningsih U. 2012. Upaya Pengembangan Usaha Kerajinan Bordir. Jurnal Fashion and Fashion Edication Journal (FFEJ) volume 1 Tahun 2012. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Alex, Koutsoris. 2008. Innovating Towards Sustainable Agriculture: “A Greek case Study Department of Agricultural Economics and Rural Development, Agricultural University of Athens, Greece.” The journal Agricultural Education and Extension Publication details, including instructions.
For:
Ardyani R. 2007. Peningkatan Peran-Ekonomi Perempuan dalam Memenuhi Pendapatan Keluarga melalui Pendayagunaan Kelembagaan Lokal (Studi Kasus Keluarga yang Terkena PHK di Kelurahan Cigugur Tengah Kecamatan Cimahi Propinsi Jawa Barat) [Tesis]. Bogor : Institut Pertanian Bogor.
Asngari Pang S. 2008. Peran Perguruan Tinggi dalam Pengembangan SDM Pembangunan. Di dalam: Yustina Ida dan Sudradjat Adjat. Peberdayaan Manusia Pembangunan yang Bermartabat. Medan: Pustaka Bangsa Press. [BPS] Badan Pusat Statistik. 2011. Aceh Utara dalam Angka 2011. Jakarta: Biro
Pusat Statistik.
[BPS] Badan Pusat Statistik 1995. Profil Industri Kecil dan Kerajinan Rumah Tangga Indonesia. Jakarta: Biro Pusat Statistik.
Basu Swastha. 2010. Manajemen Penjualan. Yogyakarta: BPFE.
Bird MJ. 1996. Entrepreneurial Behavior. Singapore: Irwin Mc Graw Hill.
[DEPDAG] Departeman Perdagangan. 2008. Ekonomi Kreatif Indonesia 2025. Buku 1 Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2009-2015. Jakarta: Depdag.
[DISPERINDAG] Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Utara. 2012. Buku Data Industri Kecil dan Menengah Tahun 2012. Aceh Utara: Disperindag. Effendi. 2003. Kajian dan Program Pengembangan Industri Kecil Kerajinan
Tenun dalam Upaya Pembangunan Ekonomi Kerakyatan di Desa Sebauk Kecamatan Bengkalis [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
61 Fatchiya A. 2010a. Tingkat Kapasitas Pembudidaya Ikan dalam Mengelola Usaha Akuakultur secara Berkelanjutan. Jurnal Penyuluhan Volume 6 No.1. ISSN 1858-2664: IPB bogor.
. 2010b. Pola Pengembangan Kapasitas Pembudidaya Ikan Kolam Air Tawar di Provinsi Jawa Barat [Disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor. Hamdan. 2008 Juni 27. Produk Kerajinan Aceh Masuk Pasar Internasional.
Waspada on line. [Diunduh 2012 Desember 14].
Howkins, John. 2001. The Creative Economy: How People Make Monney from
ideas. London: Penguin Books.
Hubeis, Aida VS. 1992. Keluarga Indonesia Abad XXI. Dalam Bunga Rampai Perempuan dan Keluarga di Indonesia (Kenang-kenangan untuk Prof. Dr. Ir. Pudjiwati Sajogyo, MSc). Bogor: Pusat Studi Perempuan, Lembaga Penelitian, Institut Pertanian Bogor.
__________. 2010. Pemberdayaan Perempuan dari Masa ke Masa. Bogor: IPB Press.
Hubeis, Aida VS. 2011. Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Perdesaan. Didalam : Satria A, Rustiadi E, Purnomo M Agustina, editor. Menuju Desa 2030. Ed ke-1. Bogor: Crestpent Press. Hlm 187 – 216.
[JPKU] Jurnal Pengkajian Koperasi dan UKM. 2006. Nomor 1 tahun 1. Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK.
[KEMPAREKRAF] Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 2009. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif. Jakarta: Kemparekraf.
Kerlinger N. Fred. 2002. Asas-Asas Penelitian Behavioral. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Khan, Rana E A and Noreen Sara. 2012. Microfinance and Women Empowerment: A Case Study of District Bawahalpur (Pakistan). African Journal of Business Mnagement. Volume 6(12),pp 4514-4521. ISSN 1993-8233. Academic Journals.
Kotler P. 2002. Manajemen Pemasaran. Edisi millennium. Jakarta: Prehalindo. Kusumastuti Y I. 2012. Komunikasi Bisnis (Membangun Hubungan Baik dan
Kredibilitas). Bogor: IPB Press.
Maisaroh Siti. 2008. Pengembangan Produksi Kerajinan sebagai Upaya Mendukung Program Pengentasan Kemiskinan. Jurnal JEJAK Volume 1 Nomor 1. Yogyakarta: JEJAK.
62
Manulang. 1984. Manajemen Personalia. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Ma’ruf Jasman. 15 Okt 2012. Aceh Kembangkan Ekonomi Kreatif. Kompas. Diakses pada tanggal 15 Desember 2012.
McLean Fiona. 1997. Marketing the Museum. London: Routledge.
Morgan Peter. 2006. The Concept of Capacity. Brussel: European Centre for Development Policy Management.
Nazir, M. 2009. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Novrita Sri Z. 2013. Analisis Peran Gender dalam Budaya Matrilineal, Manajemen Keuangan, dan Kesejahteraan Keluarga di Provinsi Sumatera Barat. (Kasus pada Keluarga Pengrajin Bordir dan Sulaman). [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Pemerintah Republik Indonesia. 2003. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.
_____________. 2008. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang desain industri. Jakarta: Sekretariat Negara.
. 2009. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Jakarta: Sekretariat Negara.
. 2003. Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Piergiovanni R. (2012). “Creative Economies New Business Formation and Regional Economy Growth. Vol. 39. No. 22. Journal Springer Science. Pusparini H. 2011. Strategi Pengembangan Industri Kreatif di Sumatera Barat
(Studi kasus industri kreatif subsektor kerajinan: industry bordir/sulaman dan pertenunan) [Tesis]. Padang: Universitas Andalas.
Ranupandojo H dan Husnan S. 1985. Manajemen Personalia. Yogyakarta: BPFE. Riduwan. 2009. Pengantar Statistika Sosial. Bandung: Alfabeta.
Riyanto, B. 1995. Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan. Yogyakarta: Yayasan Badan Penerbit Gadjah Mada.
Rini dan Czafrani. 2010. Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal oleh Pemuda Dalam Rangka Menjawab Tantangan Ekonomi Global. Jurnal UI Untuk Bangsa Seri Sosial dan Humaniora. Volume 1 Desember 2010.
63 Robbins SP. 1996. Perilaku Organisasi, konsep, kontroversi, dan aplikasi.
Hadayana Pujaatmaka, penerjemah. Jakarta: PT Prenhallindo.
Rusli, Said. 1995. Pengantar Kependudukan. Jakarta: Universitas Indonesia Press. Saptari, Ratna dan Brigitte Holzner. 1997. Perempuan Kerja dan Perubahan Sosial
Sebuah Pengantar Studi Perempuan. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Sari, R. 2002. Alokasi Waktu dan Pendapatan Tenaga Kerja Perempuan (Studi Kasus Rumahtangga Kerajinan Tenun di Kenagarian Pandai Sikek Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat) [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Saskara Ida Ayu N. 1998. Sumberdaya Manusia dalam Hubungannya dengan Alokasi Waktu dan Tingkat Pendapatan Pekerja Wanita di Bali [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Setiawan, I. 2012. Agribisnis Kreatif (Pilar Wirausaha Masa Depan, Kekuatan Dunia Baru Menuju Kemakmuran Hijau). Jakarta: Penebar Swadaya.
Singarimbun M dan Effendi. 1995. Metode Penelitian Survai. Jakarta: LP3ES. Slamet, Margono. 2003. “Memantapkan Penyuluhan Pertanian di Indonesia”
dalam Membentuk Pola Perilaku Manusia Pembangunan. Penyunting Ida Yustina dan Adjat Sudrajat. Bogor: IPB Press.
Sondakh, B. F. J. 1985. Peran Wanita Desa dalam Kesejahteraan Keluarga dan Masyarakat (Study Kasus di Desa Kumelembuai Kecamatan Motoling Kabupaten Minahasa Propinsi Sulawesi Utara) [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Sriyana Jaka. 2010. Strategi Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM): Studi Kasus di Kabupaten Bantul. Didalam : Menuju Purworejo Dinamis dan Kreatif. Simposium Nasional 2010. Yogyakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia.
Sukardi. L. 1997. Analisis Ekonomi Peran Ibu Rumahtangga pada Industri Kerajinan Gerabah di Pulau Lombok. [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Sumodiningrat, G. 1999. Pemberdayaan Masyarakat dan JPS (Jaring Pengaman Sosial). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Supriatna T. 1997. Birokrasi Pemberdayaan dan Pengentasan Kemiskinan. Bandung: Humaniora Utama Press.
Swastha D Bashu dan Handoko Hani T. 2012. Manajemen Pemasaran (Analisis Perilaku Konsumen). Yogyakarta: BPFE.
64
Tampubolon M. 2001. Prolematik dan Prospek Pembangunan Masyarakat Desa ditinjau dari Segi Pendidikan Non Formal. [internet]. [diacu 2012 Oktober
28]. Tersedia dari:
Toffler A. 1987. Kejutan dan Gelombang. Dra Sri Koefdiyantinah SB, penerjemah. Jakarta: Terjemahan dari Previews and Premises.
[TIDP-DP] Tim Indonesia Design Power-Departemen Perdagangan. 2008. Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025. Studi Industri Kreatif Indonesia. Jakarta: Departemen Perdagangan Republik Indonesia.
Utami, Nayati H. 2007. Keberdayaan, Kemajuan, dan Keberlanjutan Usaha Pengrajin : Kasus Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. [Disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Van den Ban, A.W, dan H.S. Hawkins. 2001. Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta: Kanisius.
Yunita. 2011. Strategi Peningkatan Kapasitas Petani Padi Sawah Lebak Menuju Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Kabupaten Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan. [Disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Wahyudi Firman Ach. 2011. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Rangkaian Tanaman Hias Kreatif pada “creative shop” di Desa Babakan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Skripsi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Waty E. 2005. Ekonomi Rumahtangga Pengusaha Industri Kecil Tenun Sutera di Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan. [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor. Widiastuty Isti L. 2009. Pengembangan Kapasitas Perempuan Pengusaha Melalui
Keadilan Gender (Studi Kasus pada Sentra Rajutan Binongjati Kota Bandung). [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Wiraatmadja, Soekandar. 1983. Pokok-pokok Penyuluhan Pertanian. Jakarta: CV Yasaguna
65
Lampiran 1 Peta Kabupaten Aceh Utara
67 Lampiran 2 Dokumentasi Kerajinan Bordir Aceh
Proses pembuatan pola motif pada kain yang akan dibordir.
Tenaga kerja tidak tetap sedang menjahit bordir dirumahnya, dengan mesin milik pribadi
Produk kerajinan bordir Aceh sedang dijual di stan pameran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Utara pada acara PKA-6 di
69 Lanjutan Lampiran 2 penulis sedang mencoba membordir pada stand kerajinan boridr Aceh, di acara PKA 6 Rumah kerajinan bordir Aceh di acara PKA 6 di Banda Aceh model pakaian bordir Aceh yang sudah masuk pasar on line
71
RIWAYAT HIDUP
Penulis lahir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh pada tanggal 28 Januari 1985, merupakan puteri pertama dari lima bersaudara, dari Ayah Murdani Syam dan Ibu Hafsah Abdullah. Pada tanggal 1 Oktober 2010 penulis menikah dengan Abdullah dan dikarunai seorang puteri yaitu Balqis Assyifa Azra pada tanggal 29 Januari 2013.
Pendidikan sarjana ditempuh penulis pada tahun 2002 di Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Syiah Kuala. Tahun 2011 penulis mendapatkan kesempatan melanjutkan program Master di Program Studi Penyuluhan Pembangunan (PPN), Fakultas Ekologi Manusia pada Sekolah Pascasarjana IPB, dengan Beasiswa Sekolah Pascasarjana (BPPS) Kementerian Pendidikan Nasional dan lulus pada Tahun 2014.
Sejak tahun 2009 sampai dengan saat ini penulis bekerja sebagai staff pengajar di Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Malikusaleh Lhokseumawe, Aceh Utara. Mata kuliah yang diasuh oleh penulis antara lain: Penyuluhan Pertanian, Komunikasi Pertanian, Sosiologi Pedesaan, Dasar-dasar Menajemen, dan Ekonomi Sumberdaya Manusia. Penulis juga berperan sebagai salah satu Pembina pada Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM) Seni Budaya Merah Silue Universitas Malikussaleh.