Andiyasari andin, Pitaloka Ardiningtiyas 2010. Persepsi kepemimpinan otentik dan work engagement pada generasi X dan Y di Indonesia. Jurnal Universitas Paramadina Vol. 7 No. 2, Juni 2010: Edisi Khusus
Aryaningtyas, Aurilia Triani, and Lieli suharti. 2013. Keterlibatan kerja sebagai pemediasi pengaruh kepribadian proaktif dan persepsi dukungan organizational terhadap kepuasan kerja. Jurnal Manajemen Kewirausahaan 15, no. 1: 23- 32.
Aryianasari, 2011. Alat ukur motivasi. Bandung: Universitas Maranatha Bandung.
https://www.scribd.com/doc/128227671/ALAT-UKUR-MOTIVASI. Diakses pada tangga 19 februari 2018
Badeni. 2013. Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi. Jakarta: Erlangga.
Bateman, T., S. & Crant, J., M. (1993). The Proactive Component of Organizational behavior: a measure and correlate. Jurnal of Organizational Behavior.Volume 14
27
Bertolino, M., Truxillo, D.M. and Fraccaroli, F. 2011, Age as moderator of the relationship of proactive personality with training motivation, perceived career development from training, and training behavior intentions. Jurnal of Organizational Behavior. Vol. 32 No.
2, pp. 248- 263.
Bakker, A.B., Tims, Mdan Derks, D. 2012. Proactive personality and job perfprmance The role of job crafting and work engagement. Human Relations, 65, 1359- 1378.
Belinda Renee Barnett., Lisa Bradley. 2007. The impact of organisational support for career development on career satisfaction, Career Development International, Vol. 12 Issue:
7, pp.617-636, https://doi.org/10.1108/13620430710834396 (diakses pada tanggal 7 februari 2018)
Colquitt, J.A., LePine, J.A. and Noe, RA. 2000, Toward an integrative theory of training motivation: a meta- analytic path analysis of 20 years of research. Journal of Applied Psyhology. Vol. 85 No. 5, p. 678- 707.
Cran, C. 2014. 101 Tips Mengelola Generasi X, Y dan Zoomer di tempat kerja. Jakarta: Penerbit KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).
Crant, J.M, dan Bateman, T.S. 2000. Charismatic leadership from above : The impact of proactive personality. Journal of organizational Behavior. 21, 36- 75.
Dubrin, A. J. 2013. Proactive personality and behavior for individual and organizational productivity. Edward Elgar Publishing : Michigan, Amerika Serikat.
De Meuse, Kenneth P, Mlodzik, Kevin J. 2010. A second look at generational differences in the work force: implication for HR and talent management. Korn/Ferry Leadership and Talent Consulting 33(2): 51- 58
Fatmawati, E. 2010. Pengembangan Kepribadian Pustakawan. Artikel dalam Jurnal Media Pustakawan, 17, 3-4.
28
Fathonah, Tri, Yulyanti, Hubeis, Aida, Vitayala, Panjaitan Nurmala Katrina.2016.persepsi Kondisi Kerja dan Kinerja Karyawan Generasi Y, Journal Ipb Vol 11, No 2 (2016)
Fuller, B. Jr. and Marler, L.E. 2009. Change driven by nature: a meta- analytic review of the proactive personality literature. Journal of Vocational Behavior. Vol. 75 No. 3, pp. 329- 324.
Gargiulo S. 2012. Generation Y set to transform officeline. CNN. Diakses pada http://www.cnn.com/2012/08/20/business/generation-y-global-office-culture/ (Diakses tanggal 28 juli 2017)
Gendro, Wiyona. 2011. Merancang Penelitian Bisnis dengan Alat Analisis SPSS dan Smart PIS.
Yogyakarta: UPP STIM Yogyakarta.
Ghozali, I. 2005. Analisis Multivariate SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang Hasibuan, Malayu S.P (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: Bumi
Aksara.
Horovitz, B. 2012. After Gen X, Millennials, what should next generation be?. USA Today.
http://usatoday30.usatoday.com/money/advertising/story/2012-05-03/naming-the-next-generation/54737518/ (diakses pada tanggal 19 januari 2018)
Huybers, C. M. 2011. The Recruitment and Retention of Generation Y Graduate Degree/Major:
Masters of Science, Training and Development Research Adviser: Katherine Lui, Ph. D.
MonthfYear: May, 2011 (Doctoral dissertation, University of Wisconsin-Stout).
Jatmika, Y. A. 2009. Pengaruh dukungan organisasi untuk pengembangan karir dan kepribadian proaktif karyawan terhadap kepuasan karir karyawan dengan perilaku manajemen karir sebagai variabel mediasi (studi pada karyawan PT. Eins Trend (KBN) di Jakarta).
Koesmono, H. T. 2006. Pengaruh budaya organisasi terhadap motivasi dan kepuasan kerja serta kinerja karyawan pada sub sektor industri pengolahan kayu skala menengah di Jawa Timur. Jurnal manajemen dan kewirausahaan, 7(2), pp-171.
Kratz, H. 2013. Maximizing Millennials: The who, how, and why of Managing Gen Y. United States: University of Nort California
29
LuntunganIrving, Vitayala Aida S. Hubeis, Sunarti Euis, Maulana Agus. 2014. Strategi Pengelolaan Generasi Y di Industri Perbankan, jurnal Manajemen Teknologi Vol.13 No.2 Mahani, siti. 2015. Generasi Z: Tenaga kerja baru dan cabarnnya.
http://docs.jpa.gov.my/docs/pelbagai/Artikel/2015/Generasi_Z.pdf (diakses pada tanggal 24 juli 2017)
Munthe, Rusli G. (2015). Menerapkan coaching sebagai gaya kepemimpinan masa kini, Jurnal Manajemen. Vol. 14
Murty, Windi Aprilia., dan Hundiwinarsih Gunasti. 2012. Pengaruh Kompensasi, Motivasi an Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan bagian Akuntansi (STudi Kasus pada Perusahaan Manufaktur disurabaya). IJurnal The Indonesian Accounting, review, 2(2), pp: 215- 228.
Nilawati, L. & Bimo, I.D. Pengaruh Motivasi Belajar Pada Kinerja Belajar. Jurnal Manajemen Bisnis, Vol. 1 (1) : 287-303, 2010.
Oktavinda, Frida, 2014. Pengaruh Kepribadian Proaktif terhadap Kinerja Belajar pada Mahasiswa Akuntansi dengan Motivasi Belajar sebagai Variabel Intervening. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya, Vol 2, No 2
Onibala, Tifani.2017. Karakteristik karyawan generasi langgas menurut pandangan para pimpinan.
Conference on Management and Behavioral Studies Universitas Tarumanagara, Jakarta, 12 Oktober 2017
Rizkiani, Bonyta Ermintika, dan Dian Ratna Savitri. 2015. Kepribadian proaktif dan keterikatan kerja pada karyawan PT. PLN (Persero), Distribusi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Empati, Volume 4(4), 38- 43.
Robbins, Stephen, P. 2002. Perilaku Organisasi. Edisi V. Jakarta: Pearson Education Asia Robbins, P. 2006, Perilaku Organisasi (Alih Bahasa Drs, Benyamin Molan). Edisi kesepuluh.
Jakarta: Indeks.
Setti, I., Dordoni, P., Piccoli, B., Bellotto, M., & Argentero, P. (2015). Proactive personality and training motivation among older workers: A mediational model of goal orientation. European Journal of Training and Development, 39(8), 681-699.
30
Siagian, Sondang. 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia (cetekan 15). Jakarta: Bumi Aksara.
Sprague, Caroline. 2008. The silent generation meets generation Y: how to manage a four generation workforce with panache. Human Capital Institute White Paper.
https://www.researchgate.net/publication/320491003_Persepsi kepemimpinan otentik dan work engagement pada generasi X Y di Indonesia (diakses pada tanggal 13 februari 2018)
Supramono dan Intiyas Utami, 2003. Desain Proposal Penelitian: Studi Akuntansi dan Keuangan. Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana. Salatiga.
Sukmaputri, Hollya Ester. "Perspektif Nilai Individu, Hubungan Kerja dan Sistem Kerja Karyawan Generasi Y dan Generasi X di Indonesia." PhD diss., Magister Manajemen Program Pascasarjana UKSW, 2016.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung ALFABETA Sukmaputri, H. E. (2016). Perspektif Nilai Individu, Hubungan Kerja dan Sistem Kerja
Karyawan Generasi Y dan Generasi X di Indonesia (Doctoral dissertation, Magister Manajemen Program Pascasarjana UKSW).
Tapscott, Don. 2008. Grow up digital: how the next generation is changing your world. Mc Graw- Hill.
Wibowo.2010. Manajemen Kinerja. Edisi ketiga. PT. Raja Grafindo Prasuda. Jakarta.
Wibowo, S. (2014). Pengaruh Budaya Organisasi. Motivasi, dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada Biro Kepegawaiandi Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Jakarta.
Wijaya, dan Fransisca. Pengaruh Motivasi dan Kompensasi terhadap kinerja karyawan pada PT.
Sinar Jaya Abadi bersama. Agora. Vol. 3, No. 2. 2015
Http://riaupos.co/4654-opini-generasi-y-pemegang-masa-depan.html#.WXkSwfnyvIU (diakses pada tanggal 25 juli 2017)
31 Lampiran 1 Operasional Variabel
Variabel Definisi operasional Dimensi Indikator Empirik Kepribadian inisatif serta mengambil tindakan dan gigih
baik dalam melakukan sesuatu 3.2 Kemampuan mewujudkan
ide menjadi suatu kenyataan
Motivasi motivasi merupakan suatu kumpulan kemampuan
2.1 Memperbaiki hasil kerja 2.2 Bekerja dengan baik dan
teliti pada awal bekerja maupun jam kerja telah usai
32 menentukan arah perilaku
(direction of behavior) individu di dalam organisasi, tingkat usaha (level of effort) dan tingkat ketahanan di dalam
menghadapi dan
menyelesaikan suatu masalah (level of persistence) (Colquitt, LePine, and Wesson, 2009)
2.3 Teguran pimpinan
membuat semakin
termotivasi
2.4 Tetap masuk kerja walaupun cuaca buruk 3.1 Mengerjakan pekerjaan
sesuai standard organisasi 3.2 Tidak melakukan kesalahan
dalam bekerja
3.3 Serius dan berkonsentrasi dalam bekerja
3.4 Trampil
(Colquitt, LePine, and Wesson, 2009)
33 Lampiran 2 Kuesioner Penelitian
Perkenalkan nama saya Dian Ganda Kristiani R. mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Program Studi S-1 Manajemen. Berkaitan dengan penyelesaian tugas akhir yang sedang di rancang dengan judul penelitian “Pengaruh Kepribadian Proaktif terhadap Motivasi pada generasi X dan Y pada PT Pinnacle Apparels Semarang” peneliti berharap kesediaan Bapak/ Ibu karyawan untuk menjawab pertanyaan- pertanyaan yang dipaparkan.Keseluruhan dari kuesioner ini hanya digunakan untuk kepentingan penelitian dan kerahasiaan Bapak/ Ibu dapat saya jamin.
Demikianlah, saya ucapkan terimakasih atas kesediaan Bapak/ Ibu yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk mengisi kuesioner ini.
Salatiga, 3 Maret 2018 Peneliti,
Dian Ganda Kristiani R.
Profil Responden
Berilah tanda check list (√) untuk setiap jawaban yang menurut anda paling sesuai dengan diri anda dan pastikan tidak ada jawaban yang terlewatkan.
1. Jenis Kelamin : Pria Wanita
2. Usia : 39 – 49 tahun 18 – 26 tahun 50 – 58 tahun 27 – 38 tahun
3. Pendidikan Terakhir : SLTP S1
SLTA S2
D3 Lainnya, __________
A. Keterangan Jawaban
1. STS : Sangat Tidak Setuju 2. TS : Tidak Setuju
3. N : Netral 4. S : Setuju
5. SS : Sangat Setuju
34 Contoh:
Kepribadian Proaktif
No Pernyataan STS TS N S SS
1 2 3 4 5
1. Promosi jabatan membuat saya termotivasi √
No Pernyataan STS TS N S SS
1 2 3 4 5
1. Saya selalu merubah ide menjadi kenyataan
2. Saya memiliki keungggulan dalam mengidentifikasi peluang 3. Saya selalu mencari cara yang lebih baik dalam melakukan
sesuatu
4. Saya mampu melihat setiap kesempatan
5. Saya suka mencari cara baru untuk meningkatkan hidup 6. Saya selalu mencoba memperbaiki sesuatu
7. Saya suka membuat segala kemungkinan menjadi kenyataan 8. Saya selalu mengungkapkan ide-ide yang saya miliki
9. Saya selalu memperjuangkan ide- ide yang saya miliki 10. Saya memiliki kemampuan untuk mewujudkan ide menjadi
suatu kenyataan
35 Motivasi
No Pernyataan STS TS N S SS
1 2 3 4 5
1. Saya mempunyai hubungan relasi yang baik dengan rekan kerja
2. Saat mentaati setiap peraturan yang ada di dalam perusahaan 3. Saya tidak pernah bolos kerja
4. Saya memiliki insiatif untuk memperbaiki hasil kerja yang kurang baik
5. Saya selalu bekerja dengan baik, baik pada awal bekerja maupun jam kerja telah usai
6. Saya selalu bekerja dengan teliti, baik pada awal bekerja maupun jam kerja telah usai
7. Jika memperoleh teguran dari pemimpin, saya tidak mudah menyerah tetapi membuat saya semakin termotivasi
8. Saya tetap masuk kerja, meskipun cuaca buruk
9. Saya selalu berusaha menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan standard organisasi
10. Saya selalu berusaha untuk tidak melakukan kesalahan dalam bekerja
11. Saya selalu serius dalam bekerja
12. Saya selalu berkonsentrasi saat bekerja 13. Saya bekerja dengan terampil
36 Lampiran 3
Uji Validitas dan Reliabilitas
37