Afrianto, E., Liviawaty, E., Suhara, O. Dan Hamdani, H. 2014. Pengaruh Suhu dan Lama Blansing Terhadap Penurunan Kesegaran Filet Tagih Selama Penyimpanan pada Suhu Rendah. Jurnal Akuatika Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran. Vol. V. No. 1. Hlm. 45-54.
Anggo, A. D., Swastawati, F., Ma’ruf, W. F. Dan Rianingsih, L. 2014. Mutu Organoleptik dan Kimiawi terasi Udang Rebon dengan Kadar Garam Berbeda dan Lama Fermentasi. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Diponegoro. Volume 17 No. 1.
Azhar, C. 2010. Kajian Morfologi dan Produksi Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Varietas Cibogo Hasil Radiasi Sinar Gamma pada Generasi M3. Skripsi.
Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Aziz, I. R. 2014. Kemampuan Tumbuh Pseudomonas putida Strain 071 pada Medium Diazinon. Jurnal Teknosains. Vol. 8(1):87-94.
Azzamy. 2016. Cara tepat mengendalikan hama walang sangit pada tanaman padi.
Diakses dari mitalom.com pada tanggal 11 November 2019.
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BALITPA). 2013. Deskripsi Varietas Padi.
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Deli Serdang, 2020.
Laporan Iklim Harian Deli Serdang 25 Agustus – 25 September 2019.
Diakses melalui dataonline.bmkg.co.id pada 8 Juli 2020. Deli Serdang.
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BPPP). 2019. Varietas Ciherang.
Diakses dari www.litbang.pertanian.go.id/varietas/130/ pada tanggal 22 September 2019.
Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
(BPPSDMP). 2015. Pengendalian Hama Utama Tanam Padi.
Diakses dari http://cybex.pertanian.go.id pada tanggal 1 Maret 2019.
Medan.
Badan Pusat Statistik (BPS). 2020. Luas Panen dan Produksi Tanaman Padi di Indonesia. Diakses dari https://www.bps.go.id/ pada tanggal 1 Maret 2019.
Medan
Badan Pusat Statistik (BPS) Deli Serdang. 2020. Kabupaten Deli Serdang dalam Angka 2020. Rilis Grafika. Medan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara. 2020. Provinsi Sumatera Utara dalam Angka 2020 : Penyedaan Data Untuk Perencanaan Pembangunan.
Rilis Grafika. Medan.
Baharally, V. Dan Simon, S. 2014. Biological Studies on Gundhi Bug, Leptocorisa oratorius (Fabricius) (Hemiptera : Alydidae) Under Allahabad, Uttar Pradesh (UP), India Conditions. International Journal of Agricultural Science and Research (IJASR). Vol. 4. Hlm. 57-62.
Bisen, D., Bisen, U., dan Bisen S. 2019. Studies on Major Insect Pests of Rice Crop (Oryza sativa) at Balaghat district of Madhya Pradesh. Journal of Entomology and Zoology Studies. 7(2):625-629.
Effendi, T. A., Septiadi., Salim, A. dan Mazid, A. 2010. Entomopathogenic Fungi From the Lowland Soil of South Sumatera and Their Potential as Biocontrol Agents of Stink Bugs (Leptocorisa oratorius F.). HPT Tropika. 10(2) : 161p Feriadi. 2015. Pengendalian Hama Walang Sangit (Leptocorisa oratorius F.) pada Tanaman Padi Sawah. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung. Kepulauan Bangka Belitung.
Hapsari, N. M. I. 2017. Hasil Perairan Non Ikan (Shellfish). Materi Kuliah Teknologi Hasil Perairan-Ilmu dan Teknologi Pangan. Fakultas Pertanian.
Universitas Udayana. Bali.
Ikhwan, R. S. 2011. Hama yang Menyerang Bulir Padi. Fakultas Pertanian.
Universitas Andalas. Padang.
Irianto, H. E. dan Giyatmi, I. S. 2014. Modul Pembelajaran Prinsip Dasar Teknologi Hasil Perikanan. Universitas Terbuka. Jakarta.
Jackson, G. 2017. Pacific Pests and Pathogens : Rice Seed Bug. Diakses melalui https://www. pestnet. org/ fact_sheets/ rice_seed_bug_299.htm pada 13 Agustus 2020.
Jansen, M. A. dan Halbert, S. E. 2016. Key to Florida Alydidae (Hemiptera:Heteroptera) and Selected Exotic Pest Species. Insecta Mundi.
984.
Kartohardjono, A., Kertoseputro, D. Dan Suryana, T. 2009. Hama Padi Potensial dan Pengendaliannya. Balai Besar Penelitian Padi. 440p.
Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jombang, 2013. Pengendalian Walang Sangit. KTNA Jombang. Jombang.
Luthana, Y. K. 2009. Identifikasi Sederhana Makanan. Agromedia. Jakarta.
Makarim, A. K. Dan Suhartatik, E. 2010. Morfologi dan Fisiologi Tanaman Padi.
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Hal 295-330.
Mandayanake, R. A. dan Hemachandra. K. S. 2014. Occurence of Leptocorisa acuta (Thunberg) (Hemiptera:Alydidae) in Sri Lanka. Diakses melalui https:// www. researchgate. net/ publication/ 267363826 pada tanggal 13 Agustus 2020.
Maulina, F., Nelly, N., Hidrayani dan Hamid, H. 2018. Parasitizations Levels and Temperature Tolerance of Rice Bug (Leptocorisa oratorius Fabricius.) Egg Parasitoids : Mass Rearing for Biological Control. International Journal on Advanced Science Engineering Information Technology. Vol. 8. No. 3.
Hal. 714-719.
Manopo, R., C. L. Salaki., J. E. M. Mamahit. dan Senewe. E. 2012. Padat
Populasi dan Intensitas Serangan Hama Walang sangit (Leptocorisa acuta thunb.) pada Tanaman Padi Sawah di Kabupaten
Minahasa Tenggara. Fakultas Pertanian. Universitas Sam Ratulangi.
Manado
Mubaroq, I. A. 2013. Kajian Potensi Bionutrien Caf dengan Penambahan Ion Logam terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman Padi.
Universitas Pendidikan Indonesia. Jakarta.
Nurman, I. 2012. Beda Walang Sangit Jantan dan Betina. Diakses melalui https:// ceritanurmanadi.wordpress.com/ 2012/03/09/beda walangsangit jantan-dan-betina/. Diakses pada tanggal 13 Agustus 2020.
Paradisa, B. Y., Adi, M. B. E., Erniwati dan Mulyaningsih, S. E. 2017.
Penggunaan Atraktan dalam Usaha Pengendalian Walang Sangit di Pertanaman Padi Gogo. Prosiding Plant Protection Day dan Seminar Nasional. Departemen Hama dan Penyakit Fakultas Pertanian. Universitras Padjajaran. Jatinangor.
Patty, J. A. 2012. Peran Tanaman Aromatik dalam Menekan Perkembangan Hama Spodoptera litura pada Tanaman Kubis. Jurnal Agrologia. Vol. 1. No. 2.
Hal. 126-133.
Pracaya dan Kahono, P. C. 2011. Kiat Sukses Budidaya Padi. PT. Macanan Jaya Cemerlang. Singkawang.
Qomaruddin. 2006. Pengendalian Walang Sangit (Leptocorisa oratorius F.) Ramah Lingkungan di Tingkat Petani di Lahan Rawa Lebak. Prosiding.
Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. hlm. 377-380
Rahmawati, R. 2012. Cepat dan Tepat Berantas Hama dan Penyakit Tanaman.
Pustaka Baru Press. Yogyakarta.
Ritonga, F. R. 2018. Uji Efektifitas Ekstrak Bawang Putih Terhadap Mortalitas Hama Walang Sangit (Leptocorisa acuta) pada Padi Hitam di Rumah Kasa.
Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.
Medan.
Samosir, D. W. 2018. Uji Tipe dan Ketinggian Perangkap untuk Mengendalikan Walang Sangit Leptocorisa acuta Thunberg. (Hemiptera : Alydidae) pada Padi Sawah di Kelurahan Pematang Marihat Kecamatan Siantar Marimbun.
Skripsi. Departemen Agroekoteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara. Diakses melalui http:// repositori. usu. ac.id/ handle/
123456789/11364 pada tanggal 21 April 2020. Medan
Siregar, A. Z. 2016. Pengelolaan Terpadu Padi Sawah (PTPS) : Inovasi Pendukung Produktivitas Pangan. Departemen Agroekoteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Siregar, A. Z., dan Matondang, I. R. 2017. Biodiversity Insects Used Three Traps of Upland Rice Fields in Simalungun District. International Journal of Scientific and Technology Research. 6 : 2277-8616.
Siregar, A. Z,. Tulus dan Lubis, K. S. 2017. Diversity of Insects in Paddy Field Cultivation : A Case Study in Lae Parira, Dairi. Internastional Journal of Trend in Research and Developtment. 4(5) : 2394-933.
Sofia, I., Murdiningsih, H. Dan Yanti, N. 2016. Pembuatan dan Kajian Sifat-Sifat Fisikokimia, Mekanikal dan Fungsional Edible Film dari Kitosan Udang Windu. Jurnal Bahan Alam Terbarukan. Universitas Negeri Semarang.
DOI 10.15294/jbat.v4i2.6364.
Solikhin. 2000. Ketertarikan Walang Sangit (Leptocorisa oratorius F.) Terhadap Beberapa Bahan Organik yang Membusuk. [Jurnal] Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 1, No. 1:16-24 (2000) ISSN 1411 - 7525
Suliartini, R., Gusti, W., Teguh dan Muhidin. 2011. Pengujian Kadar Antosianin Padi Gogo Beras Merah Hasil Koleksi Plasma Nutfah Sulawesi Tenggara.
J. Crop Agro 4 (2):43-48.
Suparyono dan Setyono, A. 2011. Padi. Penerbit Swadaya. Jakarta.
Suroto, R., B. Kiswardianta. dan S. Utami. 2017. Identifikasi berbagai jenis hama padi (Oryza sativa L.) di kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo sebagai sumber belajar Siswa SMP Kelas VIII semester gasal Pokok bahasan hama dan penyakit. FPMIPA IKIP PGRI Madiun.
Susanti, M., Thamrin, M. Dan Asikin, S. 2017. Hama Serangga Utama Padi di Lahan Rawa Pasang Surut. Prosiding Seminar Nasional Lahan Basah Tahun 2016 jilid 1 : 170-179.
Steel, R. G. D. And J. H. Torrie. 1995. Principles and Procedures of Statistics with Special Reference to the Biological Science. Mc. Graw hill book Co.
Inc. New York.
Tasirilotik, F. C. E. N. 2015. Uji Efektifitas Ekstrak Daun Sirsak (Anona muricata L.) sebagai Bahan Pestisida Organik Terhadap Mortalitas
Hama Walang Sangit. Yogyakarta.
Tiwari, A., Pandey, J, P., Tripathi, K., Pandey, D., Pandey, B. dan Shukla, N.
2014. Effectiveness of Insecticides and Biopesticides Against Gundhi Bug on Rice Crop in District Rewa (M. P.), India. International Journal of Scientific and Research Publications. Vol. 4. Hal. 1-4.
Wati, R. 2015. Respon Pertumbuhan dan Produksi Beberapa vVarietas Padi Unggul Lokal dan Unggul Baru terhadap Variasi Intensitas Penyinaran.
Skripsi. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Medan.
Wibowo, P. 2010. Pertumbuhan dan Produktivitas Galur Harapan Padi (Oryza sativa L.) Hibrida di Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono, Boyolali.
Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Sebelas Maret.
Yadav, P. dan Borges, R. M. 2017. The Insect Ovipositor as a Volatile Sensor Within a Closed Microcosm. Journal of Experimental Biology. 220 : 1554-1557. Diakses melalui http://jeb.biologist.org/content/220/9/1554 pada 21 April 2020.
Yudono, D. A. 2011. Studi Kombinasi Bentuk Perangkap dan Atraktan terhadap
Potensi Perangkap Walang Sangit (Leptocorisa acuta Thunb.).
Skripsi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan. Universitas Jember. Jember.
Yunianti, L. 2016. Uji Efektifitas Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper bettle) sebagai
Insektisida Alami terhadap Mortalitas Walang Sangit (Leptocorisa acuta F.). Karya Ilmiah. Universitas Sanata Dharma.
Yogyakarta.
Zaki, F. I. 2017. Respon Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Padi. Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Hortikultura. Surabaya.
Zakiyah, F. Hosein, M. dan Wagiyana. 2015. Pemanfaatan Kombinasi Bangkai Kodok dan Insektisida Nabati sebagai Pengendali Hama Walang Sangit pada Tanaman Padi. Berkala Ilmiah Pertanian. Vol. 1. Hal. 1-5.
12 m
Lampiran 2. Bagan Plot Penelitian
Keterangan : = Perlakuan
4 m
4 m
2 m
2 m
Lampiran 3. Deskripsi Varietas Padi Ciherang CIHERANG Komoditas : Padi sawah irigasi
Tahun : 2000
Asal Persilangan : IR18349-53-1-3-1-3/IR19661-131-3-1 //IR19661-131-3-1-///IR64/////IR64 Bentuk gabah : Panjang Ramping
Berat 1000 butir : 27-28 gram
Nomor Pedigri : S33383-Id-Pn-41-3-1
Tahan Hama : Wereng cokelat biotipe 2 dan 3
Tahan Penyakit : Bakteri Hawar Daun (HDB) strain III dan IV Tekstur Nasi : Pulen
Tinggi Tanaman : 107-115 cm Umur Tanaman : 116-125 hari Warna Gabah : Kuning bersih
Keterangan : Tahan terhadap wereng cokelat biotipe 2 dan agak tahan biotipe 3. Tahan terhadap hawar daun bakteri strain III dan IV. Baik ditanam di lahan sawah irigasi dataran rendah sampai 5000 mdpl.
Lampiran 4. Data Iklim Lokasi Penelitian
ID WMO : 96031
Nama Stasiun : Stasiun Klimatologi Deli Serdang Lintang : 3.62114
Tanggal
9999 : tidak ada data (tidak dilakukan pengukuran (BMKG Deli Serdang, 2020)
Lampiran 5. Desain Perangkap Bangkai Walang Sangit
Keterangan : 1. Bilah bambu
2. Botol air mineral 1500 ml 3. Lem perekat
4. Bangkai keong emas 5. Tali plastik
1
2 3
5 4
Lampiran 6. Data Jumlah Walang Sangit Terperangkap Setiap Pengamatan (ekor)
Lampiran 7. Grafik Fluktuasi Walang Sangit terperangkap setiap Pengamatan
0
Lampiran 8. Hasil Uji Anova Satu Arah Perlakuan Ketinggian Perangkap dengan Jenis dan Berat Bangkai pada Setiap Parameter
Tabel 5. Hasil Uji Anova Satu Arah Perlakuan Ketinggian Perangkap terhadap Dalam Kelompok 4187,704 78 53,689
Total 7097,556 80
Keterangan : Perlakuan Ketinggian Perangkap berpengaruh signifikan dalam mengendalikan walang sangit (P < 0,05)
Tabel 6. Hasil Uji Anova Satu Arah Perlakuan Jenis dan Berat Bangkai terhadap Walang Sangit Terperangkap Dalam Kelompok 4699,778 72 65,275
Total 7097,556 80
Keterangan : Perlakuan Jenis dan Berat Bangkai berpengaruh signifikan dalam mengendalikan walang sangit (P < 0,05) Dalam Kelompok 12079,704 78 154,868
Total 23576 80
Keterangan : Perlakuan Ketinggian Perangkap berpengaruh signifikan terhadap intensitas serangan walang sangit (P < 0,05)
Tabel 8. Hasil Uji Anova Satu Arah Perlakuan Jenis dan Berat Bangkai terhadap Intensitas Serangan Walang Sangit
Keterangan : Perlakuan Jenis dan Berat Bangkai tidak berpengaruh signifikan terhadap sntensitas serangan walang sangit (P > 0,05)
Tabel 9. Hasil Uji Anova Satu Arah Perlakuan Ketinggian Perangkap terhadap Berat Gabah Basah
Perlakuan Jumlah
Kuadrat Df Rataan
Kuadrat F Sig.
Ketinggian Perangkap
Antar Kelompok 23,231 2 11,616 3,647 ,031 Dalam Kelompok 248,461 78 3,185
Total 271,693 80
Keterangan : Perlakuan Ketinggian Perangkap berpengaruh signifikan terhadap berat gabah basah (P < 0,05)
Tabel 10. Hasil Uji Anova Satu Arah Perlakuan Jenis dan Berat Bangkai terhadap Berat Gabah Basah
Perlakuan Jumlah
Kuadrat Df Rataan
Kuadrat F Sig.
Jenis dan Berat Bangkai
Antar Kelompok 11,340 8 1,417 ,392 ,921 Dalam Kelompok 260,353 72 3,616
Total 271,693 80
Keterangan : Perlakuan Jenis dan Berat Bangkai tidak berpengaruh dalam mengendalikan walang sangit (P > 0,05)
Lampiran 9. Data Intensitas Serangan Walang Sangit (%)
Lampiran 10. Data Berat Gabah Basah (Kg)
Lampiran 11. Dokumentasi Penelitian
Gambar 7. Penelitian di Lapangan
Gambar 8. Perlakuan di Lapangan
B1 (50 g) B2 (100 g) B3 (150 g) Gambar 9. Bangkai keong emas dengan berbagai berat
B4 (50 g) B5 (100 g) B6 (150 g) Gambar 10. Limbah Ikan dengan berbagai berat
B7 (50 g) B8 (100 g) B9 (150 g) Gambar 11. Limbah Udang dengan berbagai berat
Gambar 12. Walang Sangit yang Terperangkap dalam Perangkap Bangkai
Gambar 13. Dokumentasi Supervisi Dosen Pembimbing Skripsi I
Gambar 14. Dokumentasi Supervisi Dosen Pembimbing Skripsi II