Adisasmito, Wiku, 2009, Sistem Manajemen Lingkungan Rumah Sakit, Jakarta : Rajawali Pers.
Afifuddin dan Saebani B.A., 2012, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: CV. Pustaka Setia.
Arikunto, Suharsimi, 2009, Manajemen Penelitian, Jakarta : Rineka Cipta.
Asmadi dan Suharno, 2012, Dasar-Dasar Teknologi Pengolahan Air Limbah, Yogyakarta : Gosyen Publishing.
Budiarto, Eko, 2002, Biostatistika untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat, Jakarta : EGC.
Chandra, Budiman, 2005, Pengantar Kesehatan Lingkungan, Jakarta : EGC.
Departemen Kesehatan RI, 2009, Seri Sanitasi Lingkungan Pedoman Pengelolaan Limbah Cair Rumah Sakit Sistem Tangki Septik dengan Modifikasi Cetakan Pertama, Jakarta : Departemen Kesehatan RI.
_____________________, 2009, Seri Sanitasi Lingkungan Pedoman Teknis Instalasi Pengolahan Air Limbah dengan Sistem Aerobik Lumpur Aktif pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Cetakan Pertama, Jakarta : Departemen Kesehatan RI.
Fitriani, Aidila, 2014, Pengawasan Pengendalian Limbah Cair Rumah Sakit di Kota Pekanbaru (studi kasus Rumah Sakit Andini Rumbai Pekanbaru), Jom FISIP Vol.1 No.2.
Haqq, Kamila, 2009, Analisis Efektivitas Biaya dan Penilaian Masyarakat Terhadap Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Telogorejo Semarang, Skripsi : Institut Pertanian Bogor.
Kementerian Kesehatan RI, 2014, Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013, Jakarta : Kementerian Kesehatan RI.
Kepmenkes, 2004, Keputusan Menteri Kesehatan RI no. 1204/Menkes/SK/X/2004 tentang persyaratan kesehatan lingkungan rumah sakit.
___________, 1995, Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor : KEP-58/MENLH/12/1995 tentang baku mutu limbah cair bagi kegiatan rumah sakit.
Metcalf & Eddy., et al, (1991), Wastewater engineering: Treatment and reuse (4th ed.), Boston: McGraw-Hill.
Moloeng, Lexy J., 2009, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : Remaja Rosdakarya.
Notoatmodjo, Soekidjo, 2010, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta.
Perda Provinsi Jateng, 2012, Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No. 5 Tahun 2012 tentang Baku Mutu Air Limbah.
Permenkes RI, 2010, Peraturan Menteri Kesehatan RI no. 147/Menkes/I/2010 tentang Perizinan Rumah Sakit.
___________, 2014, Peraturan Menteri Kesehatan RI no. 56 Tahun 2014 tentang Rumah Sakit.
Permenlh RI, 2014, Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup RI No. 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah.
Pruss, A., dkk, 2005, Pengelolaan Aman Limbah Layanan Kesehatan, Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Said, Nusa I., 2000, Teknologi Pengolahan Air Limbah dengan Proses Biofilm Tercelup, Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2.
Siregar, Sakti A., 2005, Instalasi Pengolahan Air Limbah, Yogyakarta : Kanisius.
Soeparman dan Suparmin, 2002, Pembuangan Tinja dan Limbah Cair. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Sperling, Marcos V., 2007, Biological Wastewater Treatment Series Volume One Wastewater Characteristics, Treatment and Disposal, London : IWA Publishing.
Sugiharto, 2005, Dasar-Dasar Pengelolaan Air Limbah, Jakarta : UI Press.
Sugiyono, 2012, Metode Penelitian Kualitatif dan R&D, Bandung : CV. Alfabeta. Sumiyati, Sri dan Imaniar, 2007, Analisis Kinerja Pengolahan Air Limbah
Pavilyyun Kartika RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Jurnal Presipitasi Vol. 2 No. 1.
Tim Skripsi, 2012, Petunjuk Penyusunan Skripsi Mahasiswa Program Strata I, Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2009 Nomor 5063, Jakarta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 5063, Jakarta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5072, Jakarta. Widyoko, Eko P., 2012, Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian, Yogyakarta :
Lampiran 4: Pedoman Wawancara untuk Pelaksana Sanitasi PEDOMAN WAWANCARA
Evaluasi Pengolahan Air Limbah dengan Sistem Extended Aeration di Rumah
Sakit “X” Semarang Identitas Responden 1. Nama Lengkap : 2. Umur : 3. Jenis Kelamin : 4. Pendidikan : 5. Jabatan : 6. Lama Bekerja : Pengolahan Limbah Cair
1. Berasal darimana sajakah sumber limbah cair Rumah Sakit “X” Semarang?
2. Apakah semua limbah cair yang dihasilkan tersebut akan diolah di IPAL? 3. Jelaskan proses/alur pengolahan limbah cair dan fungsi masing-masing unit
pengolah limbah cair dengan sistem extended aeration!
4. Adakah pemanfaatan terhadap limbah cair yang telah diolah (efluen)? Jika ada, bagaimana pemanfaatannya?
5. Adakah monitoring harian terhadap operasional sistem pengelolaan limbah cair? Jika ada, bagaimana bentuk pelaksanaannya?
6. Bagaimana evaluasi pengolahan limbah cair? Apakah Rumah Sakit “X” Semarang melakukan sampling limbah cair secara berkala?
Aspek Peraturan, Perundangan dan Kebijakan
1. Adakah prosedur tetap mengenai pengoperasian terhadap sistem pengelolaan limbah cair? Jika ada, jelaskan!
2. Apakah Anda memiliki deskripsi tugas yang jelas terhadap pekerjaan Anda? Jika ya, jelaskan!
Aspek Sumber Daya Manusia (SDM)
1. Apakah Anda pernah mengikuti pelatihan terkait pengelolaan limbah cair? Jika ya, berapa kali? Bagaimana bentuk pelatihannya?
2. Apakah Anda memiliki pengalaman sebelumnya dalam bidang pekerjaan ini?
Aspek Sarana dan Prasarana
1. Sarana prasarana apa yang tersedia untuk kegiatan pengelolaan limbah cair di
Rumah Sakit “X” Semarang?
2. Adakah kegiatan perawatan terhadap sarana prasarana sistem pengelolaan limbah cair? Jika ada, jelaskan!
Lampiran 5: Pedoman Wawancara untuk Pengawas Sanitasi PEDOMAN WAWANCARA
Evaluasi Pengolahan Air Limbah dengan Sistem Extended Aeration di Rumah
Sakit “X” Semarang Identitas Responden 1. Nama Lengkap : 2. Umur : 3. Jenis Kelamin : 4. Pendidikan : 5. Jabatan : 6. Lama Bekerja : Pengolahan Limbah Cair
1. Berasal darimana sajakah sumber limbah cair Rumah Sakit “X” Semarang?
2. Apakah semua limbah cair yang dihasilkan tersebut akan diolah di IPAL? 3. Jelaskan proses/alur pengolahan limbah cair dan fungsi masing-masing unit
pengolah limbah cair dengan sistem extended aeration!
4. Adakah pemanfaatan terhadap limbah cair yang telah diolah (efluen)? Jika ada, bagaimana pemanfaatannya?
5. Adakah monitoring harian terhadap operasional sistem pengelolaan limbah cair? Jika ada, bagaimana bentuk pelaksanaannya?
6. Bagaimana evaluasi pengolahan limbah cair? Apakah Rumah Sakit “X” Semarang melakukan sampling limbah cair secara berkala?
Aspek Peraturan, Perundangan dan Kebijakan
1. Adakah prosedur tetap mengenai pengoperasian terhadap sistem pengelolaan limbah cair? Jika ada, jelaskan!
2. Apakah Anda memiliki deskripsi tugas yang jelas terhadap pekerjaan Anda? Jika ya, jelaskan!
Aspek Sumber Daya Manusia (SDM)
1. Apakah Anda pernah mengikuti pelatihan terkait pengelolaan limbah cair? Jika ya, berapa kali? Bagaimana bentuk pelatihannya?
2. Apakah Anda memiliki pengalaman sebelumnya dalam bidang pekerjaan ini?
Aspek Sarana dan Prasarana
1. Sarana prasarana apa yang tersedia untuk kegiatan pengelolaan limbah cair di
Rumah Sakit “X” Semarang?
2. Adakah kegiatan perawatan terhadap sarana prasarana sistem pengelolaan limbah cair? Jika ada, jelaskan!
Lampiran 6: Pedoman Wawancara untuk Supervisor Sanitasi PEDOMAN WAWANCARA
Evaluasi Pengolahan Air Limbah dengan Sistem Extended Aeration di Rumah Sakit “X” Semarang Identitas Responden 1. Nama Lengkap : 2. Umur : 3. Jenis Kelamin : 4. Pendidikan : 5. Jabatan : 6. Lama Bekerja :
Aspek Peraturan, Perundangan dan Kebijakan
1. Adakah dasar peraturan perundangan yang digunakan untuk menyusun kebijakan pengelolaan limbah cair di Rumah Sakit “X” Semarang?
2. Sudahkah pelaksanaan kegiatan pengelolaan limbah cair sesuai dengan peraturan yang berlaku?
3. Adakah Badan yang mengawasi pengolahan limbah cair Rumah Sakit “X”
Semarang? Jika ada, siapa?
4. Adakah prosedur tetap mengenai pengoperasian terhadap sistem pengelolaan limbah cair?
Aspek Sumber Daya Manusia (SDM)
1. Apakah pernah dilakukan pelatihan bagi karyawan atau staf bagian Sanitasi? 2. Bagaimana bentuk pelatihannya?
Aspek Sarana dan Prasarana
1. Sarana prasarana apa yang tersedia untuk kegiatan pengelolaan limbah cair di
Rumah Sakit “X” Semarang?
2. Pernahkah dilakukan pengontrolan terhadap kebutuhan sarana prasarana pengelolaan limbah cair?
3. Adakah kegiatan perawatan terhadap sarana prasarana sistem pengelolaan limbah cair?
4. Adakah monitoring terhadap operasional sistem pengelolaan limbah cair? 5. Bagaimana evaluasi terhadap pengelolaan limbah cair?
Lampiran 7: Pedoman Wawancara untuk FMS Division Manager PEDOMAN WAWANCARA
Evaluasi Pengolahan Air Limbah dengan Sistem Extended Aeration di Rumah Sakit “X” Semarang Identitas Responden 1. Nama Lengkap : 2. Umur : 3. Jenis Kelamin : 4. Pendidikan : 5. Jabatan : 6. Lama Bekerja :
Aspek Peraturan, Perundangan dan Kebijakan
1. Adakah dasar peraturan perundangan yang digunakan untuk menyusun kebijakan pengelolaan limbah cair di Rumah Sakit “X” Semarang?
2. Sudahkah pelaksanaan kegiatan pengelolaan limbah cair sesuai dengan peraturan yang berlaku?
3. Adakah Badan yang mengawasi pengolahan limbah cair Rumah Sakit “X”
Semarang? Jika ada, siapa?
4. Adakah prosedur tetap mengenai pengoperasian terhadap sistem pengelolaan limbah cair?
Aspek Sumber Daya Manusia (SDM)
1. Apakah pernah dilakukan pelatihan bagi karyawan atau staf bagian Sanitasi? 2. Bagaimana bentuk pelatihannya?
Aspek Sarana dan Prasarana
1. Sarana prasarana apa yang tersedia untuk kegiatan pengelolaan limbah cair di
Rumah Sakit “X” Semarang?
2. Pernahkah dilakukan pengontrolan terhadap kebutuhan sarana prasarana pengelolaan limbah cair?
Lampiran 9: Dokumentasi
Gambar 1. Wawancara kepada Pelaksana
Gambar 2.Wawancara kepada Pengawas
Gambar 3. Wawancara kepada Supervisor
Lampiran 11 : Lembar Penjelasan Kepada Calon Subjek
LEMBAR PENJELASAN KEPADA CALON SUBJEK
Saya, Dwi Ratna Sari, Mahasiswa S1 Peminatan Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang, akan melakukan penelitian yang
berjudul “Evaluasi Pengolahan Air Limbah dengan Sistem Extended Aeration di RS
Telogorejo Semarang”. Penelitian ini dibiayai secara mandiri. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui proses pengolahan limbah cair dengan sistem aerasi berlanjut (extended aeration) di RS Telogorejo Semarang, membandingkan hasil analisis kualitas limbah cair yang sudah diolah dengan baku mutu yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah dan mengetahui hasil evaluasi pengolahan limbah cair dengan sistem aerasi berlanjut (extended aeration) di Rumah Sakit Telogorejo Semarang dalam menurunkan kadar TSS, BOD5, NH3 dan bakteri Coliform.
Saya mengajak Saudara/Saudari untuk ikut dalam penelitian ini. Penelitian ini membutuhkan 4 subjek penelitian, dengan jangka waktu keikutsertaan masing- masing subjek sekitar satu jam.
A. Kesukarelaaan untuk ikut penelitian
Keikutsertaan Saudara/Saudari dalam penelitian ini adalah bersifat sukarela, dan dapat menolak untuk ikut dalam penelitian ini atau dapat berhenti sewaktu-waktu tanpa denda sesuatu apapun.
B. Prosedur penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan observasi dengan menggunakan lembar observasi, wawancara dengan menggunakan panduan wawancara oleh peneliti secara bergantian dari satu responden ke responden yang lainnya serta dokumentasi apabila diperlukan. Saya akan mengolah seluruh data dan hasil penelitian ini untuk kebutuhan penelitian setelah mendapatkan persetujuan dari Saudara/Saudari. Penelitian ini hanya semata-mata untuk mendapatkan informasi seputar proses pengolahan limbah cair dengan sistem aerasi berlanjut (extended aeration), membandingkan hasil analisis kualitas limbah cair yang sudah diolah dengan baku mutu yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan mengetahui hasil evaluasi pengolahan limbah cair dengan sistem aerasi berlanjut (extended aeration) di Rumah Sakit Telogorejo Semarang dalam menurunkan kadar TSS, BOD5, NH3 dan bakteri Coliform.
C. Kewajiban Subjek Penelitian
Saudara/Saudari diminta memberikan jawaban ataupun penjelasan yang sebenarnya terkait dengan pertanyaan yang diajukan untuk mencapai tujuan penelitian ini.
D. Risiko dan efek samping dan penangananya
Tidak ada resiko dan efek samping dalam penelitian ini. E. Manfaat
Adapun manfaat yang bisa diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai bahan evaluasi sehingga apabila masih terdapat kekurangan, dapat segera diambil tindakan untuk memperbaiki sistem pengolahan limbah cair di RS Telogorejo dan mencegah dampak negatif yang lebih buruk lainnya.
F. Kerahasiaan
Informasi yang didapatkan dari Saudara/Saudari terkait dengan penelitian ini akan dijaga kerahasiaanya dan hanya digunakan untuk kepentingan ilmiah (ilmu pengetahuan).
G. Kompensasi / ganti rugi
Dalam penelitian ini tersedia dana untuk kompensasi atau ganti rugi untuk Saudara/Saudari berupa parcel buah-buahan.
H. Pembiayaan
Penelitian ini dibiayai secara mandiri oleh peneliti. I. Informasi tambahan
Penelitian ini dibimbing oleh Arum Siwiendrayanti, S.KM, M.Kes.
Saudara/Saudari diberikan kesempatan untuk menanyakan semua hal yang belum jelas sehubungan dengan penelitian ini. Bapak/Ibu/Saudara dapat menghubungi Dwi Ratna Sari, no Hp 085740739445 di Jalan Cempaka Sari Timur RT 03 RW 01 No. 25, Sekaran, Gunungpati, Semarang.
Saudara/Saudari juga dapat menanyakan tentang penelitian ini kepada Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) Universitas Negeri Semarang, dengan nomor telefon (024) 8508107 atau email [email protected]
Semarang, 28 April 2015 Hormat saya,
Dwi Ratna Sari NIM 6411411189