Faktor Pencegahan Cedera
DAFTAR PUSTAKA
Adetya, N.A. (2013). Identifikasi cedera dalam pembelajaran sepakbola sekolah dasar se- gugus sugarda kecamatan kalimanah kabupaten Purbalingga Tahun 2011/2012. Skripsi. FIK UNY
Alter, J.M. (2003). 300 Teknik eregangan olahraga. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada
Arikunto, S. (2013). ProsedurPenelitian suatu Pendekatan Praktik. Jakarta;
Rineka Cipta.
_____. (2010). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.
Arsani, N.L.K.A. (2006). Cedera Olahraga. Singaraja: FOK UNDIKSA.
Azwar, S. (2016). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Bahruddin, M. (2013). Penanganan cedera olahraga pada atlet (pplm) dan (ukm) ikatan pencak silat indonesia dalam kegiatan kejurnas tahun 2013.
JOURNAL. Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Surabaya.
Fahrizal. (2011).Cedera olahraga pada cabang olahraga pencaksilat. Jurnal ILARA, Volume I I, Nomor 1, Juni 2011, hlm. 55 – 62.
Hadi, S. (1991). Analisa butir untuk instrument. Yogyakarta: Andi Ofset.
Junaidi, I. (2011). Pedoman pertolongan pertama. Yogyakarta:CV Andi Offset.
Kuswana,W.S. (2012). Taksonomi kognitif perkembangan ragam berpikir.
Bandung: PT. Remaja Rosadakarya.
Meikahani, R.& Kriswanto, E.S. (2015). Pengembangan buku saku pengenalan pertolongan dan perawatan cedera olahraga untuk siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, Volume 11, Nomor 1.
Mohamad, K. (2013). Pertolongan pertama. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
62
Muniage, G. (2015). Pemahaman guru penjas tentang pencegahan dan perawatan cedera olahraga dalam pembelajaran penjasorkes di SD se Kecamatan Seyegan Kabupaten Sleman Tahun 2014/2015. Skripsi. FIK UNY.
Purwanto, N. (2013). Prinsip-prinsip dan teknik evaluasi pengajaran.Bandung:
PT Remaja Rosdakarya.
Rajaratenam, Martini, & Lipoeto.(2014).Hubungan Tingkat pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan osteoporosis pada wanita usila di kelurahan jati. Jurnal Kesehatan Andalas. 2014; Vol. 3(2).
Ronald, P.P. (2009). Sport firsts aid pertolongan pertama dan pencegahan cedera olahraga. Jakarta: Erlangga
Sadulloh, U. (2011). Pedagogik (ilmu mendidik). Bandung: CV. Alfabeta
Setiawan, K.H. (2006). TP. Pencegahan dan perawatan cedera olahraga.
Singaraja: UNDIKSA.
Siswoyo, D. dkk. (2011). Ilmu pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Subali, B. (2016). Prinsip assissmen dan evaluasi pembelajaran. Yogyakarta:
UNYpress.
Sudaryono. (2012). Dasar-dasar evaluasi pembelajaran. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sudarsono, C. (2003). Cedera latihan dan usaha pencegahannya. Disampaikan dalam PENDIDIKAN PELATIH DASAR KJS DKI JAKARTA ANGKATAN IV, 2 Maret 2003
Sudijandoko, A. (2000). Pencegahan dan perawatan Cedera. Jakarta:Departemen Pendidikan Nasional
Sugiyono. (2015). Metode penelitian adminstrasi di lengkapi dengan metode R&D. Bandung: Alfabera
_____. (2013). Metode penelitian manajemen: (pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, penelitian tindakan, penelitian evaluasi). Bandung: Alfabeta Siswoyo, D. dkk. (2011). Ilmu pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.
Tatang, dkk. (2011). Manajemen pendidikan. Yogyakarta. UNY Press.
63
Taylor, M.p. (1997). Mencegah dan mengatasi cedera olahraga. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada
Widoyoko, E.P. (2014). Penilaian hasil pembelajaran di sekolah. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar.
64
LAMPIRAN
65 Lampiran 1. Persetujuan Expert Judgment
Hal : Persetujuan Expert Judgment Lampiran : I Bendel angket penelitian
Yth. Bapak Drs. Sriawan,M.Kes Di tempat
Dengan hormat,
Sehubungan dengan penelitian yang akan saya lakukan yaitu tentang
“Tingkat Pengetahuan Siswa Kelas V tentang Cedera Olahraga, Pencegahan dan Perawatan Cedera di SD Negeri Beji Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo”
maka dengan ini saya mohon agar bapak berkenan ikut serta memberikan masukan terhadap instrumen penelitian ini sebagai Expert Judgment. Masukan tersebut sangat membantu dalam penelitian yang akan dilakasanakan nantinya.
Demikian permohonan dari saya, besar harapan saya Bapak berkenan dengan penelitian ini. Atas perhatiannya saya ucapkan terimaskasih.
Yogyakarta, 30 April 2018 Mengetahui
Dosen pembimbing Hormat saya
66 Lampiran 2. Surat Validasi Ahli
SURAT VALIDASI AHLI
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Drs. Sriawan, M.Kes NIP : 195808301987031003 Menerangkan bahwa saudara:
Nama : Wayan Ernawatu NIM : 14604221001
Jurusan/ prodi : POR/ PGSD PENJAS
Judul : Tingkat Pengetahuan Siswa Kelas V Tentang Cedera olahraga, Pencegahan dan Perawatan Cedera di SD Negeri Beji Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo.
Telah memenuhi syarat seebagai instrumen penelitian guna pengambilan data.
Yogyakarta, 29 Mei 2018 Yang memvalidasi
67
Lampiran 3. Surat Keterangan Uji Coba Penelitian
68
Lampiran 4. Surat keterangan uji coba dari SD
69
Lampiran 5.Tes Pengetahuan Uji Coba Penelitian TES PENGETAHUAN 1. IDENTITAS RESPONDEN :
a. Nama :
b. Jenis Kelamin : c. Nomor Absen : 2. Petunjuk Pengisian soal
a. Mohon dengan hormat bantuan dan kesediaan siswa/ peserta didik untuk menjawab seluruh pertanyaan yang ada.
b. Berikan tanda checklist (√) pada kolom yang sudah tersedia.
Berilah tanda checklist (√) pada kolom yang sudah tersedia:
No Pertanyaan Benar Salah
1 Penccegahan cedera adalah salah satu usaha untuk mengurangi terjadinya cedera.
2 Usaha yang dilakukan untuk menghambat suaatu hal yang akan terjadi disebut dengan pencegahan.
3 Alat olahraga yang kurang layak bisa menyebabkan terjadinya cedera
4 Faktor usia lanjut dapat menyebabkan terjadinya cedera
5 Cuaca hujan dapat menyebabkan terjadinya cedera.
6 Melakukan gerakan secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya cedera.
7 Kecerobohan bukan merupakan penyebab cedera cedera
8 Melakukan pemanasan bukan termasuk usahan pencegahan cedera
9 Nutrizi atau gizi yang baik tidak dapat mencegah terjadinya cedera
10 Mematuhi peraturan dalam bermain bukan merupakan pencegahan cedera
11 Dalam bermain atau berolahraga kita harus bisa menahan emosional kita
12 Walaupun dengan keadaan lelah sebaiknya tetap berolahraga
13 Cedera adalah kecelakaan yang terjadi pada tubuh yang menimbulkan rasa sakit
14 Cedera dalam berolahraga dapat menimbulkan cacat, rusaknya pada otot serta bagian tubuh lainnya
70
15 Cedera olahraga bisa terjadi baik pada waktu latihan maupun pertandingan
16 Cedera dapat dibagi menjadi 2 yaitu cedera ringan dan cedera berat
17 Luka lecet adalah terkelupasnya permukaan kulit karena gesekan benda keras dan tumpul
18 Keseleo adalah cedera yang disebabkan benturan benda keras dan tumpul
19 Pingsan adalah hilang kesadaraan atau lupa ingatan dengan segala sesuatu yang bersifat selamanya.
20 Memar disebabkan karena benturan benda keras dan tumpul
21 Lepuh disebabkan karena benturan benda keras dan tumpul
22 Pingsang disebabkan kurangnya oksigen yang menuju ke otak sehingga tubuh tidak bisa merespon apapun
23 Patah tulang termasuk golongan cedera ringan 24 Perawatan cedera adalah usaha untuk merawat
cedera yang di alami seseorang.
25 Pertolongan pertama merupakan perawatan cedera yang diberikan pada orang yang mengalami cedera 26 Menarik atau memijat otot adalah salah satu cara
mengatasi pingsan
27 Mengompres dengan es atau air dingin merupakan cara perawatan luka lepuh
28 Membawa korban ketempat teduh, banyak angin, dan mengendorkan pakaian yang mengikat badan korban merupakan usaha perawatan pingsan 29 Membidai atau memasang gips salah satu anggota
badan merupakan pertolongan pertama pada cedera memar
30 Membersihkan luka dengan air bersih atau antiseptik adalah cara merawat luka lecet
31 Mengompres dengan es merupakan perawatan dari cedera memar
32 Pengembalian fungsi seluruh tubuh setelah mengalami cedera disebut pemulihan 33 Menarik otot yang mengalami cedera bukan
termasuk pemulihan cedera kram
34 Menggerakan bagian tubuh yang mengalami patah tulang bukan merupakan bagian dari pemulihan cedera.
35 Pengembalian fungsi seluruh tubuh setelah melakukan olahraga disebut pemulihan
71 Lampiran 6. Matrik Ujicoba Penelitian
72
73 Lampiran 7. Hasil Validitas Penelitian
Hasil Uji Validitas
74