• Tidak ada hasil yang ditemukan

Abidanbita. 2010. Teknologi Pemekatan(Pembuatan Jam/Selai, Jelly, dan Saus Tomat) Part 1. http://abidanbitamultiply.com. Diakses pada 4 September 2015.

Abraham, C.S. 1982. Manufacture of Chocolate.The Planters. 58 (657): 256-259. Anonim. 2008. Gula. Diakses pada tanggal 26 Desember 2014.

http://www.wikipedia.com

Anonim. 2013. Koloid Mayonaise.Diakses pada tanggal 21 Februari 2015 http://koloidmayo-ipa4.blogspot.com/.

AOAC. 1990. Official Methods of the Association of Official Analytical Chemists. North Ninetenth Street Suite 210. Virginia.pp 1497. AOAC. 1995.Official Methods of the Association of Official Analytical

Chemists. Washington D.C. 1130 pp.

Apriyanto, A., D. Fardiaz, N.L. Puspitasari, Sedarnawati, dan S. Budiyanto. 1898. Analisis Pangan. Institut Pertanian Bogor (IPB Press). Bogor. 233 hlm.

Barlina, R. dan H. Novarianto. 2005.Pembuatan dan Pemanfaatan Minyak Kelapa Murni. Penebar Swadaya, Depok. 93 hlm.

Belitz, H.D. dan W. Grosch. 1999.Food Chemistry. Scond Edition. Stpringer Verlag. Berlin. Pp 232.

BPPMD Provinsi Kalimantan Timur. 2009.Prospek Menguntungkan Investasi Budidaya Komoditi Kelapa.BPPMD Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda. 51 hlm.

Buckle, K. A., R. A. Edwards, G. H. Fleet, dan M. Wootton. 1987.IlmuPangan. Penerjemah H. Purnomo dan Adiono. UI-Press, Jakart

a

. 365 hlm.

Cherry, J.P., dan W.H. Kramer. 1999. Plant Sources of Lecithin, in Lecithins: Sources, Manufacture & Uses. Edited by B.F Szuhaj. American Oil Chemist Society.Champaign. pp 16-31

43

Dekker, M. 2002.Food Lipids Chemistry, Nutrition, and Biotechnology.Second Edition. Revised and Expanded. New York. 283 pp.

DeMan, J. M. 1997.Kimia Makanan. Edisi Kedua. Penerjemah Prof. Dr. Kokasih Patmawinata. ITB.. Bandung. 225 hlm.

Departemen Kesehatan.1995.Daftar Komposisi Zat Gizi Pangan Indonesia. Direktorat Jendral Pembinaan Kesehatan Masyarakat. Departemen Kesehatan RI. Jakarta. 77 hlm.

Fatimah F., Gugule S., dan Sangi M. 2008. Peningkatan Kapasitas IPTEK Sistem Produksi: PemanfaatanVCO Sebagai Bahan Dasar Produk Berbasis Emulsi. Laporan Penelitian Program Insentif RISTEK. Universitas Sam Ratulangi, Manado.40 hlm.

Fitriyaningtyas S.I. dan Widyaningsih T.D. 2015. Pengaruh Penggunaan Lesitin Dan CMC Terhadap Sifat Fisik, Kimia, Dan Organoleptik Margarin Sari Apel Manalagi(Malus Sylfertris Mill)Tersuplementasi Minyak Kacang Tanah.Jurnal Pangan dan Agroindustri.Vol. 3 No 1 p.226-236.

Gaman P.M., Sherrington K.B. 1994. Ilmu Pangan. diterjemahkan oleh Gardjito, M., Naruki, S., Murdiati, A., dan Sarjono. Ed II. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 317 hlm.

Griffin, W.C. 1954. Calculation of HLB Value of Non Ionic Surfactans. J. Food Sci. 5:249.

Hastuti. 2003. Intresterifikasi Enzimatis Palm Stearan dan Minyak Ikan Lemuru untuk Membuat Lemak Margarin.Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. IPB. Vol xiv No. 1. Pp 41-51.

Ketaren, S. 2008.Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan. UI-Press, Jakarta. 315 hlm.

Lachman, L., Lieberman H. A., dan Kanig, J.L., 1994.Teori dan Praktek Farmasi Industri diterjemahkan oleh Siti Suyatmi. Edisi III. Universitas Indonesia. Jakarta. Pp 760-779.

Maskan, M. And F. Gogus. 2000. Effect of Sugar On The Rheological Properties of Sunflower Oil-Water Emulsions. J. Food Eng., 43: 173-177 in

Rheological Properties of Date Syrup/ Sesame Paste Blend. Najafi, M.B dan Alai, Z. 2006.World Jurnal of Diary and Food Sciencies. Department of Food Sciencies and Technology. Faculty of Agriculture. Ferdowsi university of Mashhad.

44

McClements, D.J. 1999.Food mulsion, Principles, Practice, and Techniques. CRC Press. New York. 107 hlm.

Metta, I. 2003. Pemanfaatan Minyak Bekatul dalam Pembuatan Pasta Kacang Merah. (Skripsi). Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian. IPB, Bogor. 65 hlm.

Moran, D.P.J. dan K.K. Rajah.1994. Fats in Food Product dalamKajian Proses Fraksinasi Minyak Sawit Kasar dengan Pelarut Organik dalam Upaya Pembuatan Konsentrasi Karatenoid. Hernawati. 2008. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 126 hlm .

Niewenhyzen, W., dan Thomas M.C. 2008. Update on Vegetable Lechitin and Phospholipid Technologies. WILEY-VCH Verlag GmbH & Co, KgaA, Weinheim. Eur. Journal Lipid Science and Technology. 110:472-486. Nurhasanah, T.1998. Pemanfaatan Minyak Sawit Kasar sebagai Sumber

-karoten dalam Pembuatan Produk Pasta Kacang Hijau dan Kacang Merah. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi. IPB. Bogor. 41 hlm.

Peat. 2004. Oil in Context. Diakses pada 24 Februari 2015. http://www.coconut-connections.com

.

Prosise, W.E. 1985.Lecithin.American Oil Chemists’ Society.Champaign. Illionis. Pp163-182.

Rindengan, B dan Novarianto, H. 2004.Pembuatan dan Pemanfaatan Minyak Kelapa Murni. Penerbit Swadaya. Jakarta. 79 hlm.

Setiaji, B. dan S. Prayogo. 2006.Membuat VCO Berkualitas Tinggi. Penebar Swadaya. Depok

.

78 hlm.

Shahidi, F. 2005.Barley’s Industrial Oil andFats Products. Sixth Edition, Volume 1. Wiley Interscience. Canada. Pp 1-10.

Sudarmadji, S., Haryono, dan Suhardi. 1996. Prosedur Analisis Bahan Pangan dan Lingkungan. Liberty. Yogyakarta. 127 hlm.

Suseno, T.I.P. dan M.M. Husodo. 2000. Pengaruh Jenis dan Jumlah Lemak yang Ditambahkan Terhadap Sifat Mentega Tempe.Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi.Volume1 Nomor 2 Oktober 2000.

Szuhaj, B.F. 2005. Lecithins. Szuhaj & Associates LLC Fort Wayne. Indiana. Pp 261-276.

Tan, C.P. dan Nakajima, M. 2005. Carotene Nanodispersion: preparation, characterization, and stability evaluation.Food Chemistry. 92:661-671.

45

Taherian AR, Fustier P, Britten M, Ramaswamy HS. 2007. Steady and dynamic shear rheological properties and stability of non flocculated beverage emulsions. Int.J Food Properties 10: 1-20.

Taherian, A.R. Fustier P., Britten M., Ramaswamy H.S. 2008. Rheology and Stability of Beverage Emulsions in the Presence and Absence of Weighting Agents.A review Food Biophysic.s3:279:286.

Van der Meeren, P., J. Vanderdeelen, dan L. Baert. 1992. Phospholipid Analysis by HPLC. dalam. Pemisahan dan Karakteristik Emulsifier dalam Minyak Cacing Tanah (Lumbricus rubellus).Nasution, M.Z., Suryani, A., dan Irma, S. 2009.Jurnal. Tek. Ind. Pert.Vol. 13(3). 108-115.

Villarino, B. J., Dy, L. M. dan Lizada, C. 2007. Descriptive Sensory Evaluation of Virgin Coconut Oil and Refined, Bleached and Deodorized Coconut Oil. Food Science and Technology.40: 193-199.

Wardani, I. 2007. Uji Kualitas VCO Berdasarkan Cara Pembuatan dari Proses Pengadukan tanpa Pemancingan dan Proses Pengadukan dengan Pep-mancingan Semarang: (Skripsi) FMIPA UNNES. Hal. 1-9 (12). Wibowo, A. T. dan E. S. Rini. 2010. Ekspor Kelapa RI Kalah Dari Filipina.

Diakses pada 25 Februari 2015. http://www.vivanews.com .

Widiantoko, R.K. dan Yunianta. 2014. Pembuatan Es Krim Tempe - Jahe (Kajian Proporsi Bahan Dan Penstabil Terhadap Sifat Fisik, Kimia Dan

Organoleptik). Jurnal Pangan dan AgroindustriVol.2 No.1 p.54-66. Winarno, F.G. 1991.Kimia Pangan dan Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama.

Jakarta. 251.

Winarno, F.G. 1992.Kimia Pangan dan Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 253 hlm.

Winarno, F. G. 2004.Kimia Pangan dan Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. 235 hlm.

Dokumen terkait