• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambar 9 Proses Pembentukan Klorofil dengan Bahan Dasar Asam Glutamat

DAFTAR PUSTAKA

Adin. 2004. Populasi total bakteri, derajat infeksi akar, serapan N dan hasil tanaman kedelai (Glycine max L. Merrill) pada Ultisols yang

dipengaruhi oleh aplikasi mikoriza dan pupuk organik. J. Agrikultura. 15 (2): 73-79

Anggarwulan, E., Santosa. 2000. Fotosintesis dan Pertumbuhan Ottelia alismoides (L.) Pers. Pada Tinggi Genangan dan Kadar NPK Berbeda. BioSMART (2) 2 : 43-48

Allabi. 2006. Effect of Fertilizer Phosphorus and Poultry Droppings Treatments on Growth and Nutrient Components of Pepper (Capsicum annum L) African Journal of Biotechnology Vol. 5 (8) pp. 671-677

Apriyantono, A. 2006. Surat Keputusan Menteri Pertanian No.363/Kpts/SR.120/5/2006. tentang Pelepasan Cabai Besar Hibrida Fantastic Sebagai Varietas Unggul

Jakarta : Departemen Pertanian

………. Surat Keputusan Menteri Pertanian No.366/Kpts/SR.120/5/2006. tentang Pelepasan Cabai Keriting Sakti Sebagai Varietas Unggul. Jakarta : Departemen Pertanian

Bonner,J. &J.C. Varner.1965. Plant Biochemistry.Academic Press New York Curtis.D.F.& O.G. Clark.1950. Introduction to Plant Physiology.Mc. Graw Hill

Book company inc. New York

Chellemi . 2002. Effect of Organic Fertilizer Applications on Growth Yield and Pests ot Vegetable Crops. Proceedings of Florida State Horticultural Society. Lazarovits: george – Agriculture Canada

Devlin,R.M. 1975. Plant Physiology.Third Edition. D. Van Nastrand Company Newyork

Djukri dan Purwoko.2003. Pengaruh Naungan Paranet terhadap Sifat Toleransi Tanaman Talas (Colocasia esculenta (L.) Schott). Jurnal Ilmu

Pertanian, Vol. 10 (2)

Dwijoseputro, G. 1994. Pengantar fisiologi Tumbuhan. PT. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Diver, S. 2002. Compost teas for plant disease control. Available on line at http//:www.attra.ncat.org. Diakses tanggal 10 Juli 2003

Engelstad. 1985. Teknologi dan Penggunaan Pupuk (Edisi terjemahan GH Goenadi) Gadjah Mada University Press. Yogyakarta

Gardner dkk. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Penerbit UI –Press

Guertal, E. A. 2000. Preplant Slow Release Nitrogen Fertilizers Produce Similar Bell Pepper Yields as Split Applications of Soluble Fertilizers. Agronomy Journal 92 : 388-393

Gaspersz V. 1994. Metode Perancangan Percobaan CV Armico : Bandung Gomez KA, Gomez AA. 1995. Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian. Edisi

Kedua. (Diterjemahkan oleh Endang Sjamsuddin dan Yustika S Baharsjah). Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Haryantini, B. A., Santoso, M. 2001. Pertumbuhan dan Hasil Cabai Merah (Capsicum annuum) Pada Andisol yang diberi Mikoriza, Pupuk Fosfor, dan Zat Pengatur Tumbuh. Biosain (1) 3 : 50-56

Hanafiah K.A. 2005. Rancangan Percobaan. Rajagrafindo Persada: Jakarta Harborne J.B.1987. Metode Fitokimia, Penuntun Cara Modern Menganalisa

Tumbuhan. Penerbit ITB Bandung

Hartman H.T.W. J Floker & A.M.Kofranek.1976. Plant Science Growth Development and Cultivated Plant.Prentice hall.Inc.London

Hidema J, Makino A, Kurita Y, Mae T, Ohjima K. 1992. Changes in the Level of Chlorophyll and Light-harvesting Chlorophyll a/b Protein PS II in Rice Leaves Agent Under Different Irradiances from Full Expansion Through Senescense. Plant Cell Physiol 33(8): 1209-1214.

Jurnal http://library.gunadarma.ac.id/go.php?id=jiptumm-gdl-sl-2002-santi-5832- cabai&width=400

Kononova, M.M. 1999. Soil Organic Matter, Its Role in Soil Formation and Soil Fertility. Vergamon Press, Oxford, London.380

Krogman,D.W., 1979. The Biocemistry of Green Plant.Prentice Hall of India Private.Limited New Delhi.

Kusumainderawati dkk. 2003. Pengaruh Pupuk NPK Phonska terhadap

Pertumbuhan dan Hasil Cabai Besar. BPTP Jawa Timur : Malang Kusumainderawati dkk. 1997. Pengkajian Paket Teknologi Budidaya dalam

Usaha Tani Cabai Merah Tanam di Luar Musim. Pros. Hasil Penelitian. Hal. 216-299

Lingga, P., Marsono. 2002. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.

Loveless, A. R. 1991. Prinsip-Prinsip Biologi Tumbuhan Untuk daerah Tropik. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Lehninger.1991. Dasar-dasar Biokimia 2. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Mitchel.1994. Metode Ekologi untuk Penyelidikan Lapangan dan Laboratorium. Penerbit UI Press Jakarta.

Mohr H, & Schopfer P. 1995. Plant Physiology. Translated by Gudrun and D.W. Lawlor. Springer.

MULYADI, S. ADININGSIH dan J. PURNOMO. 1999.Alternatif Pemupukan pada Tanah Inceptisol di Lereng Gunung Merapi untuk Peningkatan Hasil Cabe Varietas Hot Chilli. Prosiding Seminar Rekayasa Sistem Usaha Tani Konservasi. BPTP yogyakarta

.

Musofie, A. 2000. Peranan Sapi Potong Dalam Sistem Usaha Pertanian Organik. Pros. Lokakarya Sistem Integrasi Padi-Ternak.BPTP Yogyakarta. Nonnecke.I.L. 1989. Vegetable Production. Van nostrand Reinhold.New Cork Nyakpa dkk. 1988, Kesuburan Tanah. Penerbit Universitas Lampung

Nuryani dan Sutanto. 2002. Pengaruh Sampah Kota terhadap Hasil dan Tahanan Hara Lombok. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan. Vol. 3(1):24-28. Nyakpa dkk. 1988. Kesuburan Tanah. Universitas Lampung

Odum, E.P. 1983. Basic Ecology. University of Georgia : Philadelpia

Price C.A., H.E. Clark and E.A. Funkhouser. 1972. Function of Micronutrients in Plants. Dalam Mortvedt dkk., Micronutrients in Agriculture. SSSA Inc. Madison.

Pracaya. 2000. Bertanam Lombok. Penerbit Kanisius : Yogyakarta

Prajnata F. 1995. Agribisnis Cabai Hibrida. PT Penebar Swadaya. Jakarta Prihmantoro, H. 1996. Memupuk Tanaman Sayur. Penebar Swadaya. Jakarta Prajnata F. 1995. Agribisnis Cabai Hibrida. PT Penebar Swadaya. Jakarta

Prathista. A. 2004. Aplikasi SPSS 10.05 dalam Statistik dan Rancangan Percobaan. Alfabeta. Bandung

Rahayu, H. 2002. Pengaruh Penambahan Dosis Bahan Organik dan Dolomit Terhadap Ketersediaan dan Serapan P dengan Indikator Tanaman Kacang Tanah [Arachis hypogaea L. (Merr)] Pada Tanah Latosol. Sains Tanah 2 (1) 25-34

Rauf A., 1995. Konstribusi Limbah Ternak dalam Agribisnis Cabai di Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Penelitian Ternak Gowa. Edisi Khusus. Sub Balai Penelitian Ternak Gowa.

Reeves, DW. 1997. The role of soil organic matter in maintaining soil quality in continuous cropping systems. Soil Till. Res. 43:131-167

Rinsema, W. T. 1986. Pupuk dan Cara Pemupukan (diterjemahkan oleh H. M Saleh). Penerbit Bharata Karya Aksara. Jakarta

Rosmarkam, A., Yuwono, N. W. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah Penerbit Kanisius. Yogyakarta

Rukmana, R. 1994. Budidaya Cabai Hibrida Sistem Mulsa Plastik. Penerbit Kanisius. Yogyakarta

Salim A. 2006. Pengaruh Pengelolaan Tanah dan Takaran pupuk Organik terhadap Sifat Nimia Tanah, Serapan N daun dan hHasil Tanaman teh pada Andisols. Jurnal Vol. 9 Nomor 1-2, periode Januari – Agustus 2006

Salisbury, F., & C. W. Ross. 1992. Fisiologi Tumbuhan Jilid 1, 2 dan 3

(diterjemahkan oleh Diah R. Lukman). ITB. Bandung

Sadewa.2008. Kajian Morfologis dan Fisiologis pertumbuhan Fase Vegetatif Tiga Varietas Cabai Merah Besar (Capsicum annum L) Akibat Pemberian Jenis Pupuk. Digilibunej. F Pertanian. Universitas Jember [email protected]

Schaffer AA. 1996. Photoassimilate Distribution in Plant and Crops. New York. Marcel Dekker, Inc.

Simarmata, T. 1999. Aplikasi pupuk organik cair super bionik untuk meningkatkan efisiensi pemupukan dan produksi lahan menuju pertanian berkelanjutan (Suistanable Agriculture). Makalah dan Bahan Pelatihan Tenaga Lapangan PT. Foreverindo Insan Abadi. Simarmata dkk. 2005.Aplikasi Ekstrak Organik Untuk Meningkatkan Efisiensi

Pupuk Kandang Ayam Pada Inceptisols Dengan Indikator Hasil Tanaman TomatAgrikultura Vol. 16 (2 ) Agustus 2005

Setiadi. 1993. Bertanam Cabai. Penebar Swadaya. Jakarta:

Suntoro, 2002. Pengaruh Penambahan Bahan Organik, Dolomit dan KCL terhadap Kadar Klorofil dan Dampaknya pada Hasil Kacang Tanah (Arachis hypogeae L.). BioSMART 4 (2): 36-40

Santi (2002). Pengaruh Pemberian Magnesium dan Eksrak Kotoran Sapi terhadap Pertrumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai besar

(Capsicum annuum L.). JIPTUMM. Universitas Muhammadiyah Malang

Samadi, B. 2004, Budi Daya Cabai Merah Secara Komersial. Yayasan Pustaka Nusantara, Yogyakarta.

Setiadi, 1990. Bertanam Cabe. P.T Panebar Swadaya, Jakarta.

Subagyo, H. 1970. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. PT. Soeroengan. Jakarta Sutejo MM.2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta . Jakarta Sunaryo dan Suryono, Pengaruh Dosis Pupuk Dolomit Dan SP -36 Terhadap

Jumlah Bintil Akar dan Hasil Tanaman Kacang Tanah di Tanah Latosol.

Supriadi dan Soeharsono. 2005. Kombinasi Pupuk Urea dengan Pupuk Organik pada Tanah Inceptisol terhadap Respon Fisiologis Rumput Hermada (Shorgum bicolor). Makalah Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2005 Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta, Jl. Rajawali No. 28 Demangan

Baru, Yogyakarta

Taiz L and Zeiger E. 1991. Plant Physiology. Tokyo. The Benyamin/Cumming Publishing Company Inc.

Tjitrosoepomo, G. 2000. Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta). Gadjah Mada University Press . Yogyakarta

Tisdale, S.L., W.L. Nelson and J.D. Beaton. 1985. Soil Fertility and Fertilizer. The Macmillan Publishing Co. New York.

Tandisau P. dan M. Sariubang. 1995. Pupuk Kandang dan Hubungannya dengan Kesuburan Tanah dan Produksi Kapas. Jurnal Ilmiah Penelitian Ternak Gowa. Edisi Khusus. Sub Balai Penelitian Ternak Gowa.

Williams, C.N., J.O. Uzo, dan W.T.H. Peregrine. 1993. Produksi Sayuran di Daerah Tropika. Gajah Mada University Press. Yogyakarta

WWW.DAMANDIRI.OR.ID .2008

Dokumen terkait