• Tidak ada hasil yang ditemukan

5 GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

DAFTAR PUSTAKA

Adiyoga WT, Setyowati M, Ameriana, Nurmalinda. 2009. Perilaku konsumen terhadap jeruk siam di tiga kota besar di indonesia. Jurnal Hortikultura. 19(1): 112-124.

Adiyoga W, Nurmalinda. 2012. Analisis konjoin preferensi konsumen terhadap atribut produk kentang, bawang merah, dan cabai merah. Jurnal Hortikultura. 22(3): 292-302.

Azwar S. 2012. Sikap dan Perilaku dalam Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta (ID): Pustaka Pelajar.

[BPPT] Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2012. Varietas Jeruk Unggulan Nasional Siap Menggilas Buah Impor. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2009. Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2009. Pengeluaran untuk Konsumsi Penduduk Indonesia.Buku 1. Jakarta (ID): Badan Pusat Statistik.

Brown E, Dury S, Holdsworth M. 2009. Motivations of consumers that use local, organic fruit and vegetable box schemes in Central England and Southern France. Appetite 53(9): 183-188.

Busyra RG. 2015. Dampak ACFTA terhadap perdagangan buah jeruk lokal di Indonesia. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari. 15(1): 83-86.

Campbell BL, Robert G, Nelson. 2004. Fruit quality characteristics that affect consumer preferences for satsuma mandarins. HortScience 39(7):1664- 1669.

Campbell BL, Robert G, Nelson, Robert C, Edel, Wiliam AD. 2006. Mandarin attributes preferred by consumers in grocery stores. HortScience 41(3):664- 670.

Chan-Halbrendth C, Zhilima E, Sisior G, Imami D. 2010. Consumer preferences for olive oil in Tirana, Albania. International Food and Agribusiness Management Review. 13(3): 55-74.

Dimech M, Caputo V, Canavari M. 2011. Attitudes of maltase consumers towards quality in fruit and vegetables in relation to their food-related lifestyles.

International Food and Agribusiness Management Review. 14 (4): 21-36. Direktorat Jenderal Hortikultura. 2014. Rancangan Lokasi Kapubaten/Kota

Kawasan Hortikultura dan Kegiatan Prioritas 2015-2019. Roundtable Pengembangan Kawasan 2015-2019; 2014 Feb; Makasar, Indonesia. Hlm 1- 22.

Engel JF, Roger DB, Paul WM. 1994. Perilaku Konsumen. Edisi Keenam. Jilid 1. Budiyanto, penerjemah; Jakarta (ID): Binarupa Aksara.

Firdaus M, Harmini, Farid MA. 2011. Aplikasi Metode Kuantitatif Untuk Manajemen dan Bisnis. Bogor (ID): IPB Press.

Green, PE., and V. Srinivasan. 1978. Conjoint analysis in consumer research: issues and out-look. The Journal of Consumer Research 5: 103-123.

Hawkins DI, Mothersbaugh DL. 2010. Consumer Behavior: Building Marketing Strategy, 11th ed. New York (US): Mc Graw-Hill International Edition. Kementrian Pertanian. 2013. Volume Impor Buah Jeruk Tahun 2012. Jakarta (ID):

Kementrian Pertanian.

Kotler P. 2005.Manajemen Pemasaran. Edisi Milenium. Jilid 1. Benyamin Molan, penerjemah; Jakarta (ID): Prenhallindo.

Levens M. 2010. Marketing Defined, Explained, Applied. New York (US): Pearson.

Lobb AE, Butler LT, Harvey KN. 2005. UK Focus Group Evidence: Consumer Attitudes to Local, National and Imported Foods. Wordpackage. 2(1).

Mahardika IBK, Susanto S. 2003. Perubahan kualitas buah beberapa kultivar jeruk besar selama periode pematangan. Hayati. 10(3): 106-109.

Mangkunegara AP. 2002. Perilaku Konsumen. Jakarta (ID): Refika Aditama. Muzdalifah. 2012. Kajian preferensi konsumen terhadap buah-buahan lokal di

Kota Banjarbaru. Jurnal Agribisnis Pedesaan. 2(4): 297-309. Nazir M. 2005. Metode Penelitian. Jakarta (ID): Ghalia Indonesia

Nugroho BA. 2005. Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian dengan SPSS. Yogyakarta (ID): C.V Andi Offset.

Pangestuti R, Supriyanto A, Suhariyono, Cahyono A. 2004. Pengaruh suhu penyimpanan terhadap perubahan kualitas dan umur simpan buah jeruk soe pada umur petik yang berbeda. Prosiding Seminar Nasional Komunikasi Hasil-hasil Penelitian dan Pengkajian Pengembangan Jeruk Keprok SoE; 2003 Jun 2-3; NTT, Indonesia. NTT (ID): BPTP. Hlm 210-217.

Peter JP, Olson JC. 1999. Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran. Damos Sihombing, penerjemah. Jakarta (ID): Erlangga.

Poerwanto R, Susanto S, Setyati H. 2002. Pengembangan Jeruk Unggulan Indonesia. Makalah Semiloka Pengembangan Jeruk Unggulan.

Pusat Data dan Informasi Pertanian. 2012. Statistik Konsumsi Pangan 2012. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian.

Pusat Kajian Buah Tropika. 2009. Perkiraan Konsumsi Buah di Indonesia Tahun 2000-2015. Bogor (ID): LPPM IPB.

Rajagukguk MJ, Sayekti WD, Situmorang S. 2013. Sikap dan pengambilan keputusan konsumen dalam membeli buah jeruk lokal dan jeruk impor di Bandar Lampung. Jurnal Ilmu-ilmu Agribisnis. 1(4): 351-357.

Rangkuti F. 2005. Riset Pemasaran. Jakarta (ID): Gramedia Pustaka Utama. Ria R. 2014. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Preferensi Konsumen

Terhadap Buah Lokal. [Tesis]. Bogor (ID): Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Richard CR. and Smith E. 2004. The value of apple characteristics to wholesalers in western Canada: A hedonic approach. Canadian Journal of Plant Science. 84(3): 829-835.

Riska IY, Mulya S, Padmaningrum D. 2012. Analisis preferensi konsumen pasar tradisional terhadapbuah jeruk lokal dan buah jeruk impor di kabupaten Kudus. Agrista. 2302-1713.

Sadeli AH, Utami HN. 2012 Motivasi pengetahuan dan sikap konsumen terhadap atribut komoditas apel lokal dan apel impor: studi kasus pada konsumen buah apel lokal dan buah apel impor di wilayah Kota Bandung.

Sosiohumaniora. 14(2).

Sadeli AH, Utami HN. 2013. Sikap konsumen terhadap atribut produk untuk mengukur daya saing produk jeruk. Trikonomika. 12(1): 61-71.

Sankumchaliang P, Wen-Chi H. Consumers perceptions and attitude of organic food product in Nothern Thailand. International Food and Agribusiness Management Review. 15(1): 87-102.

Sari DR. 2013. Analisis Sikap Konsumen Terhadap Umbi-umbian Sebagai Alternatif Diversifikasi Pangan (Kasus di Kota Bogor, Jawa Barat. [Tesis]. Bogor (ID). IPB.

Schiffman L, Kanuk LL. 2004. Consumer Behavior 8th ed. New Jersey (US): Prentice Hall.

Setiadi NJ. 2010. Perilaku Konsumen : Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Jakarta (ID): Kencana Media.

Simamora B. 2005. Analisis Multivariat Pemasaran. Jakarta (ID): PT Gramedia Pustaka Utama.

Solomon MR. 2006. Consumer Behavior. New Jersey (US): Prentice Hall.

Soetiarso, TA. 2010. Preferensi konsumen terhadap atribut kualitas empat jenis sayuran minor. Junal Hortikultura. 20(4): 398-407.

Srekeli E, Imami D. 2012. Analyzing consumer preferences for apple attributes in Tirana, Albania. International Food and Agribusiness Management Review.

15(4).

Sukandarramudi. 2006. Metodologi Penelitian : Petunjuk Praktis Untuk Peneliti Pemula. Yogyakarta (ID): Gadjah Mada University Press.

Sumarwan. 2004 . Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta (ID): Ghalia Indonesia.

Tjiptono F. 2004. Strategi Pemasaran. Yogyakarta (ID): Andi Offset

Umar H. 2005. Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen. Jakarta (ID): PT. Gramedia Pustaka Utama.

Widyadana IGA, Octavia T, Palit HC, Wibowo DF. 2013. Consumer preferences and quality perception of imported and domestic apple in surabaya. Proceeding, 6th International Seminar on Industrial Engineering and Management; 2013 Feb 12-14; Batam, Indonesia (ID). Hlm 48-52.

Yosini D. 2011. Consumer preferences on import and local fruit in Indonesia.

Lampiran 1 Varietas unggulan nasional buah jeruk berdasarkan pedoman Balai Penelitian Tanaman Buah Jeruk dan Sub tropika (Balijestro) Kementrian Pertanian

1. Jeruk Keprok Borneo Prima

Rasa : Manis sedikit masam 8.5-11.5⁰ brix Ukuran buah : Sedang – agak besar

Warna kulit : Kuning – oranye Bentuk buah : Bulat agak pipih

Area pengembangan : Dataran rendah beriklim basah 2. Jeruk Keprok Kacang Solok

Rasa : Manis sedikit Masam 9.0-12⁰brix Ukuran buah : Sedang

Warna kulit : Hijau kekuningan Bentuk : Bulat agak pipih

Area pengembangan : Dataran rendah dan dataran tinggi 3. Jeruk Siam Pontianak

Rasa : Manis

Ukuran buah : Sedang

Bentuk : Bulat agak pipih Area pengembangan : Dataran rendah Produktivitas : 70 kg/pohon/tahun 4. Jeruk Siam Gunung Omeh

Rasa : Manis 10-11.5⁰brix Ukuran buah : 300-400 gram Warna kulit : Hijau kekuningan Bentuk : Bundar agak pipih

Area pengembangan : Dataran rendah dan dataran tinggi Produktivitas : 50-75 kg/pohon/tahun

5. Jeruk Siam Madu

Rasa : Manis segar 13.5⁰brix Ukuran buah : Sedang

Warna kulit : Kuning-Oranye di dataran tinggi, hijau dataran

` rendah

Bentuk : Bundar agak pipih

Area pengembangan : Dataran tinggi, dataran rendah Produktivitas : 60 kg/pohon/tahun

6. Jeruk Keprok Garut

Rasa : Manis sedikit masam dan segar 9.5-11⁰brix Ukuran buah : Sedang

Warna kulit : Hijau kekuningan

Bentuk : Bulat

Area pengembangan : Dataran tinggi

Produktivitas : 40-50 kg/pohon/tahun 7. Jeruk Keprok Batu 55

Rasa : Manis sedikit masam dan segar 10-12⁰brix Ukuran buah : Sedang

Warna kulit : Kuning-oranye

Bentuk : Bulat

Area pengembangan : Dataran tinggi

Lampiran 2 Hasil analisis preferensi konsumen dengan analisis konjoin Model Description N of Levels Relation to Ranks or Scores Harga 3 Discrete Rasa 3 Discrete Warna 3 Discrete Asal 2 Discrete Ukuran 3 Discrete Air 2 Discrete Biji 2 Discrete

All factors are orthogonal.

Overall Statistics Utilities Utility Estimate Std. Error Harga 20.000-25.000 -.341 .409 25.001-30.000 .023 .479 30.001-35.000 .318 .479 Rasa Manis 2.831 .409 Asam -3.552 .479 manis asam .721 .479 Warna Hijau -.087 .409 Kuning -.199 .479 hijau kuning .286 .479 Asal Lokal .349 .306 Impor -.349 .306 ukuran Besar -.471 .409 Sedang .372 .479 Kecil .098 .479 Air Sedikit -.168 .306 Banyak .168 .306

Biji tidak ada .194 .306

Ada -.194 .306

Importance Values Harga 11.317 Rasa 37.651 warna 11.798 Asal 7.517 ukuran 16.133 Air 9.039 Biji 6.545

Averaged Importance Score

Correlationsa

Value Sig.

Pearson's R .975 .000

Kendall's tau .762 .000

Dokumen terkait