• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

DAFTAR PUSTAKA

Adimihardja, Kusnaka. 2004. Sistem Pengetahuan dan Teknologi Lokal, dalam Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Bandung: Penerbut Humaniora.

Adisubroto, D. 1993. “Nilai: Sifat dan Fungsinya”. Buletin Psikologi, 2: 13-17. Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Alwisol. 2004. Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.

Anderson L.S., dan F.L. Sinclair. 1993. Ecological interactions in agroforestry systems. Agroforestry Abstracts

Anonimous. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi Ketiga. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: Balai Pustaka.

Apomfires, F., dan K. Sapulete. 1994. Masyarakat Arfak di Anggi, Kabupaten Manokwari dalam Irian Jaya Membangun Masyarakat Majemuk. Jakarta: Penerbit Djambatan. Asngari, Pang S. 2003. “Pentingnya Memahami Falsafah Penyuluhan Pembangunan dalam

Rangka Pemberdayaan Masyarakat.” Dalam: Pemberdayaan Masyarakat. Dalam

Membentuk Pola Perilaku Manusia Pembangunan. Diedit oleh: Ida Yustina dan

Sudrajat. Bogor: IPB Press.

Aziz, Amin. 1995. “Peranan Masyarakat sebagai Sistem Sosial dan Pelaku Pembangunan dalam Diseminasi Inovasi Pembangunan Dalam Penyuluhan Pembangunan di Indonesia Menyongsong Abad XXI”, Diedit oleh: Hubeis dkk, Cetakan IV. Jakarta: PT Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara

Azwar, Saifuddin. 1988. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Edisi ke-2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Buch, Roland. 2001. Dua Tongkol Jagung, Pedoman Pengembangan Pertanian Berpangkal pada Rakyat. Kata Pengantar: Sajogyo, Edisi kedua. Jakarta: Yayasan Obor

Chambers, Robert. 1988. Pembangunan Desa Mulai dari Belakang. Jakarta, LP3ES.

________.1989. Reversals, Institutions and Change. Dalam: Farmer First: Farmer innovation and agricultural research. Chambers R, A Pacey dan LA Thrupp London: Intermediate Technology Publications.

Clarke J. 1991. Participatory technology development in agroforestry: methods from a pilot project in Zimbabwe. Agroforestry Systems. Bogor: World Forestry Centre (ICRAF)

Cohen, D., dan L. Prusak. 2001. In Good Company: How Social Capital Makes Organization Works. Harvard Business Press.

Conclin, H.C. 1957. Hununoo Agriculture. Rome: FAO.

Cornwall, A., I. Guijt dan A. Welbourn. 1994. “Acknowledging process: methodological challenges for agricultural research and extension”. Dalam: Beyond farmer first: rural peoples’ knowledge, agricultural research and extension practice. Diedit oleh: Scoones, I dan Thompson, J. London: Intermediate Technology Publications.

Connel, Mc. J.V. 1980. Understanding Human Behavior and Introduction to Psicology, in Holt Rinerhart and Winston, New York.

Dananjaya, A.A. 1986. Sistem Nilai Manajer Indonesia. Jakarta: PT Pustaka Binaan Pressindo.

Darmajana, R.D.A. 1996. Introduksi Teknologi Pertanian pada Pengembangan Wilayah Pedesaan Wamena. Penyunting: Susanto, Astrid S. Pembangunan Masyarakat Pedesaan, Suatu Telaah Analisis Masyarakat Wamena, Irian Jaya. LIPI, Jakarta Pustaka Sinar Harapan.

de Boef, W., K. Amanor, K. Wellard dan A Bebbington. 1993. Cultivating knowledge: genetic diversity, farmer experimentation and crop research. London: Intermediate Technology Publications.

den Biggelaar C. 1991. “Farming systems development: synthesizing indigenous and scientific knowledge systems.” Agriculture and Human Values, 8 (1/2).

Doyal, L., dan I. Gough. 1991. A Theory of Human Need. London: MacMilan Education. ESCAP. 1984. Technology for Development. United Nations: Tokyo-Japan. Fujisaka S.

1993. Were farmers wrong in rejecting a recommendation? The case of nitrogen at transplanting for irrigated rice. Agricultural Systems.

Fujisaka, S. 1993. Were Farmers Wrong in Rejecting a Recommendation? The Case of Nitrogen at Transplanting for Irrigated Rice. Agricultural System.

Haryadi. 1998. Permasalahan Utama Lingkungan. Modul Pelatihan TOT dan Pengelola Lingkungan. Kerjasama PPLH UGM dengan CEPI-UCE, Malino.

Iskandar Johan. 1992. Ekologi Perladangan di Indonesia, Studi Kasus dari Daerah Badui Banten Selatan, Jawa Barat. Jakarta: Penerbit Djambatan.

Jahi, Amri (Ed.). 1998. “Difusi dan Umpan Balik.” Dalam: Komunikasi Massa dan Pembangunan Pedesaan di Negara-negara Dunia Ketiga: Suatu Pengantar. Jakarta: Penerbit PT Gramedia.

Johnson, A. G. 1996. Human Arrangement (Fourth Edition). Toronto: Brown dan Benchmark Publisher.

Just, R. E., dan R. D. Pope. 1979. “Production Function Estimation and Related Risk Considerantions.” American Journal of Agricultural Economics. 61 (2).

Karafir, Y.P. 1988. Pola-pola Ekonomi Pedesaan di Kabupaten Yapen Waropen. Makalah disajikan dalam seminar Hasil-hasil Penelitian Indonesia Bagian Timur. Jayapura, LIPI-LEKNAS.

Khasanah, Uswatun. 2004. Etos Kerja Sarana Menuju Puncak Prestasi. Yogyakarta: Penerbit Harum (Harapan Utama).

Kidd, J. E. 1973. How Adults Learn. New York: Cambridge, The Adult Education Co. Koentjaraningrat. 1993. Irian Jaya, Membangun Masyarakat Majemuk. Jakarta: Penerbit

Djambatan.

________. 2004. Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan, Cetakan ke-21. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta: PT Pustaka Pembangunan Swadaya Nusantara.

Laksono, P.M., A, Rianty, A.P., Hendrijani, Gunawan, A., Mandacan, N., Mansoara. 2001. Igya Serhanjop, Masyarakat Arfak dan Konsepsi Konservasi. Yogyakarta: Kehati, PSAP UGM, YBLBC.

Lionberger, H. F., dan P. H. Gwin. 1991. Technologi Transfer. Diterbitkan oleh University of Mission University Extensin.

Lippitt, G. 1969. Selective Perspective for Community Resourcess Developments. Raleigh North Carolina: Agric. Policy Inst.

Mansoben, J.R. 2004. Orientasi Budaya dalam Membangun Manusia Papua yang Majemuk: Tinjauan Antropologi. Majalah Ilmu-Ilmu Sosial, Jilid XXX, No. 1. Jakarta: LIPI.

Mardikanto, Totok. 1993. Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Press.

Mead, Margaret. 1960. Cultural Patterns and Technical Change. The New American Library.

Mosher, A.T. 1983. Menggerakkan dan Membangun Pertanian. Cetakan ke-8. Jakarta: CV. Yasaguna.

Mulyana, Rohmat. 2004. Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: Penerbit Alfabeta. Muridan, S. W., dan H. Yogaswara. 1995. Pemukiman dan Pertanian Masyarakat Dani:

Balim. Proyek Pengkajian Dinamika Sosial Budaya dalam Proses Industrialisasi. Jakarta, LIPI.

Murtijo dan A. Nugraha. 2005. Antropologi Kehutanan. Pengantar: Amri Marzali. Banten: Penerbit Wana Aksara.

Okigbo, B. N. 1984. “Improve Permanent System As An Alternative to Shifting Cultivation Intermittent Cultivation”. In Improved Production System As An Alternative to Shifting Cultivation. Pp 1-100. Rome: Food and Agricultural Organization of The United Nations.

Ostrom, E. 1993. The Evalution of Norm, Rules, and Right. Beijer Discussion Paper Series No. 39. Beijer International Institute of Ecological Economies; The Royal Swedish Academy of Science. Stockholm, Swedan.

Pardosi, Jawatir. 2005. “Pemberdayaan Peladang Berpindah: Kasus Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Kutai Barat di Provinsi Kalimantan Timur.” Disertasi. Sekolah Pascasarjana IPB, Bogor.

Parthasarathy, D., dan V.K.Chopde. 2000. “Building Social Capital: Collective Action, Adoption of Agricultural Innovations, and Poverty Reduction in the Indian Semi-Arid Tropics.” http://www.gdnet.org/pdf/776_Dpdf. html; internet; accessed 2 April 2007. Perdu. 2002. Konsep Pengelolaan Hutan menurut Masyarakat Pegunungan Arfak.

Manokwari: LSM Perdu.

Petocz, Ronald, M. 1987. Konservasi Alam dan Pembangunan di Irian Jaya: Strategi Pemanfaatan Sumber Daya Alam Secara Rasional. Jakarta: Grafiti Pers.

Pono, Jacob, P.R. 1990. “Budaya dan Inovasi Pertanian: Kasus Petani Sabu, Kabupaten Kupang, NTT.” Thesis. Bogor: Jurusan Studi Pembangunan PPS Universitas Kristen Satya Wacana dan PPS IPB.

Popkin, Samuel, L. 1986. Petani Rasional. Jakarta: Lembaga Penerbit Yayasan Padamu Negeri.

Pretty, J. 1995. Regenerating agriculture: policies and practice for sustainability and self reliance. London: Earthscan Publications Ltd.

Purwanto. 2000. Difusi Inovasi. Jakarta: STIA Press.

Rahardjo. 2004. Pengantar Sosiologi Pedesaan dan Pertanian, Cetakan kedua (revisi). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Raenbun, J.R. 1984. Agriculture: Foundation, Principles and Development. New York: John Wiley & Sonns Ltd.

Rianse, Usman. 2002. Kearifan tradisional di bidang pertanian dalam hubungannya dengan kelestarian lingkungan hidup dan keragaman hayati. Makalah disampaikan pada Seminar Dampak Teknologi Pertanian terhadap Kondisi Lingkungan dan Keankeragaman Hayati. Kerjasama Leppadas dan Kehati).

Riduwan. 2004. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Rochani, A. 1990. Analisis Usaha Tani Ubi Jalar pada Masyarakat Suku Ekagi (Kapauku) di Kabupaten Paniai. Manokwari, Pusat Studi Ubi-ubian Universitas Cenderawasih. Rogers, Everett. 1983. Diffusion of Innovations, Third Edition. New York: The Free Press. Rogers, Everett, dan F. Floid Shoemaker. 1971. Memasyarakatkan Ide-ide Baru.

Diterjemahkan oleh Abdillah Hanafi. Surabaya: Usaha Nasional.

Roling, Niels. 1983. Extention Science, Information System in Agricultural Developmen.. Cambridge: University Press.

Rollins, Timothy. 1993. “Using the Innovation Adoption Diffusion Model to Target Educational Programming”. http://pubs aged tamu edu/jae/pdf/vol 34/34-04-46.pdf. html; internet; accessed 2 April 2007.

Ruddell, E., J. Beingolea dan H Beingolea. 1997. Empowering farmers to conduct experiments. In: Veldhuizen L vans, Waters-Bayer A, Ramirez R, Johnson DA and

Thompson J (eds) Farmers’ research in practice: lessons from the field. London: Intermediate Technology Publications.

Rumawas, F. 2003. Uni-ubian sebagai Salah Satu Pangan Spesifik Lokal dan Strategi Pengembangannya di Propinsi Papua. Prosiding Lokakarya Nasional Pendayagunaan Pangan Spesifik Lokal Papua. Penanggung Jawab Wanggai, F. Penyunting Karafir, Y.P. Manokwari: Universitas Negeri Papua.

Saefuddin, A., W. D. Surya, Sumardjo, A. Ratnawati, S. Sarwitini, Syahyuti, Sumedi, M. N. Asyik, D.’ Lestariningsih, M.R.A. Siregar. 2003. Menuju Masyarakat Mandiri:

Pengembangan Model Sistem Keterjaminan Sosial. Jakarta: PT Gramedia Pustaka

Utama.

Savitri, Dyah. 1997. “Teknologi Pertanian Sawah dan Perubahan Organisasi Sosial, Kasus Masyarakat Desa Tulem, Kecamatan Kurulu, Kabupaten Jayawijaya – Irian Jaya.” Disertasi. Bogor: Sosiologi Pedesaan PPS IPB.

Slamet, Margono. 2003. “Pemberdayaan Masyarakat”. Dalam Membentuk Pola Perilaku Manusia Pembangunan. Diedit oleh: Ida Yustina dan Sudrajat. Bogor: IPB Press. ________.1978. Kumpulan Bahan Bacaan Penyuluhan Pertanian. Bogor: Penerbit IPB Soedijanto. 2004. Menanta Kembali Penyuluhan Pertanian di Era Pembangunan Agribisnis.

Jakarta: Departemen Pertanian.

Soekartawi. 1988. Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. Jakarta: UI Press.

Soenarto. 2003. Pendayagunaan Teknologi Produksi Tradisional untuk Pengembangan Budidaya Tanaman Pangan Spesifik Lokal di Tanah Papua. Prosiding Lokakarya Nasional Pendayagunaan Pangan Spesifik Lokal Papua. Penanggung Jawab F. Wanggai. Penyunting Y.P. Karafir. Manokwari: Universitas Negeri Papua.

Soerjani. 1977. Pembangunan dan Lingkungan: Meniti Gagasan dan Pelaksanaan

Suistainable Development. Jakarta, IPPL.

Sudjana, S.H. Djudju. 2004. Pendidikan Nonformal. Bandung: Penerbit Falah Production. Suharjito, D., L. Sundawati, Suyanto, dan S.R. Utami. 2003. “Aspek Sosial Ekonomi dan

Budaya Agroforestri: Bahan Belajar.” Dalam: Peranan Pengetahuan Ekologi Local dalam Sistem Agroforestry, diedit oleh: Soenaryo dan Laxman Joshi. http: //www. worldagroforestry. org/Sea/Publication/files/ lecturencte/LN0007-04.PDF. World Agroforestry Centre (ICRAF). html; internet; accessed 2 April 2007.

Susanto, Djoko. 1985. “Mengapa Masyarakat Tidak Mudah Diajak untuk Berubah?” Buletin Gizi Nomor 1 Tahun ke-9, Januari 1985. Persatuan Ahli Gizi Indonesia. Susanto, Djoko, dan Suparlan, S. 1989. “Keanekaragaman Makanan Pokok di Indonesia

dan Ketahanan Sosial Budayanya”. Prosiding Widyakarya Pangan dan Gizi, Jakarta 1-3 Juni 1988, Penyunting: Setijati D. Sastrapradja dan Muhilal. Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Taman, I.D.P. 2003. Tatanan Baru Kebijakan Pemerintah Daerah Propinsi Papua dan Kabupaten/Kota untuk Pengembangan Pangan Spesifik Lokal dalam Era Otonomi

Spesifik Lokal Papua. Penanggung Jawab F. Wanggai, Penyunting Y.P. Karafir. Manokwari: Universitas Negeri Papua.

Tim Faperta Uncen. 1992. Survei Dasar Sosio-ekonomi dalam Rangka Proyek CCAD di Kabupaten Manokwari dan Paniai. Manokwari: Kerjasama Faperta Uncen dan Bappeda Tingkat I Irian Jaya.

Todaro, Michael. 1980. Pembangunan Ekonomi di Negara Duni Ketiga. Jakarta: LP3ES. Untung, Kasumbogo. 1996. Kebijakan Nasioanl Pembangunan Pertanian Berkelanjutan

Berwawasan Lingkungan. Bahan Ceramah pada Peringatan Hari Pangan Sedunia di Purbalingga, 17 Oktober 1996. Staf Ahli Menteri Negara Lingkungan Hidup.

van den Ban, A. W., dan H. S. Hawkins. 1999. Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Walujo, E.B. 1996. Masyarakat Mukoko di Lembah Baliem Irian Jaya: Suatu Tinjauan

Etnobotani. Penyunting: Susanto, Astrid S. Pembangunan Masyarakat Pedesaan,

Suatu Telaah Analisis Masyarakat Wamena, Irian Jaya. LIPI. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Warner, Katherine. 1991. Shifting Cultivator: Local Technical Knowledge and Natural Resource Management in The Humid Tropics. Rome Italy: Publications Division, Food and Agriculture Organization of The United Nations.

Warrent, D.M. 1991. Using Indegenous Knowledge in Agriculture Development. Paper, World Bank Discussion.

Widjojo,M.S., dan Yogaswara, H. 1995. Pemukiman dan Pertanian Masyarakat Balim. Proyek Pengkajian Dinamika Sosial Budaya dalam Proses Industri. Jakarta: LIPI. Winoto, G., Nur Zulfriyeni, M. Subandiah, S. Rianto, S. 1993. Kearifan Tradisional

Masyarakat Pedesaan dalam Upaya Pemeliharaan Lingkungan Hidup di Daerah Riau.

Depdiknas Ditjen Kebudayaan. Riau: Kanwil Dekdikbud.

Wolf, E.R. 1983. Petani Suatu Tinjauan Antropologis. Jakarta: Rajawali Pers.

World Wildlife Fund. 1987. Kawasan Pelestarian Alam Pegunungan Arfak Irian Jaya: Rencana Pengelolaan 1988-1992. Bogor: Departemen Kehutanan.

Yunus, F. M. 2004. Pendidikan Berbasis Realitas: Sosial Paulo Freire, YB. Mangunwijaya. Jogjakarta: Logung Pustaka.

Dokumen terkait