• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

DAFTAR PUSTAKA

Anas, Kurniawan. Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Sikap Terkait Sains Siswa SMP. Jurnal Penelitian Pascasarjana UNDIKSHA. Vol2, No.1, 2012. Tersedia dalam http://pasca.undiksha.ac.id/ejournal/index.php/jurnal_ipa/article/view/399/1 91

Arikunto, Suharsimi. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 2012

Aryulina, Diah dkk. Biologi 3 SMA dan MA untuk Kelas XII. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama, 2007

Brookhart, Susan. Assess Higher-Order Thingking Skills in Your Classroom. Virginia USA: ASCD Alexandria, 2010

Del, I Bernadete Rosario, Science, Technology, Society and Environtment (STSE) Approach in Environmental Science for Nonscience Student in a Local Culture, Liceo Journal of Higher Education Research, Vol. 6, 2009Ennis, Robert. Critical Thingking. New York: Prentice Hall, 1996 Ennis, Robert. “Goal for a Critical Thinking Curriculum”, dalam Al Costa (ed),

Developing Minds: A Resource Book for Teaching Thingking,

Alexandra:ASCD,1985

Eggen, Paul dan Don Kauchak, Strategi dan Model Pembelajaran. Jakarta: PT Indeks, 2012

Fisher, Alec. Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Jakarta: Erlangga, 2009

Gunawan, Adi. Genius Learning Strategy. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2003

Gusfarenie, Dwi. “Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat”, Edu-Bio,Vol.4, 2013

Ibrahim, Muslimin. “ Berpikir Tingkat Tinggi (Higher Order Thinking),” Makalah

disampaikan pada Seminar Pendidikan FMIPA Universitas Negeri Jakarta.” 11 April. Jakarta Timur: FMIPA Universitas Negeri Jakarta 2015.

Irnaningtyas. Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga, 2013

Jane Lesley dkk. Critical Thingking Skills for Education Student. London: SAGE, 2013

Kompetensi Dasar Sekolah Menengah Atas(SMA)/ Madrasah Aliyah (MA). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2013

Majid, Abdul. Strategi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013 Meltzer, David. The relationship between mathematics preparation and conceptual

learning gains in physics: A possible „„hidden variable’’ in diagnostic pretest scores. American Association of Physics Teacher. 2002

74

Nugraheni Dian, Sri Mulyani, dan Sri Retno Dwi Ariani, “Pengaruh Pembelajaran Bervisi dan Berpendekatan SETS Terhadap Prestasi Belajar Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMAN 2 Sukoharjo pada Materi Minyak Bumi Tahun Pelajaran 2011/2012”, Jurnal Pendidikan Kimia,Vol. 2,2013

Nurchayati, “Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat terhadap keterampilan berpikir kritis dan sikap sains siswa SMP”, Jurnal ilmiah progresif, Vol. 10, 2013

OECD (2012), PISA 2009 Technical Report. PISA: OECD Publishing. Tersedia pada: www.pisa.oecd.org. Diakses pada 9 April 2015

Poedjiadi, Anna. Sains Teknologi Masyarakat. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2010.

Pujiyanto, Sri. Menjelajah Dunia Biologi Kelas X. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2013

Purwanto, Ngalim. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2002 Purwanto, Ngalim. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung:

PT Remaja Rosdakarya, 2010.

Rasyid, Harun dan Mansyur. Penilaian Hasil Belajar. Bandung: CV Wacana Prima, 2009

Redhana, Wayan dan Liliasari, Program Pembelajaran Keterampilan Berpikir Kritis pada Topik Laju Reaksi untuk Siswa SMA, Forum Kependidikan, Vol.27 No.2 Maret 2008

Salinan lampiran standar isi tahun 2013. Tersedia pada http://www.pendis.kemenag.go.id/pai/file/dokumen/06.B.SalinanLampiranP ermendikbudNo.64th2013ttgStandarIsi.pdf. Diakses pada tanggal 9 April 2015

Samatowa, Usman. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: PT Indeks, 2011

Smarabawa, IGBN, IB.Arnyana, Igan Setiawan, “Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat Terhadap Pemahaman Konsep Biologi dan

Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMA”, e-Journal Program

Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, Vol.3, 2013 Soemanto, Wasty. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2006

Sofyan, Ahmad, Tonih Feronika, dan Burhanudin Milama. Evaluasi Pembelajaran IPA Berbasis Kompetensi. Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Jakarta dengan UIN Jakarta Press, 2006

Sudijono, Anas. Pengantar Evaluasi pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2012

Sudjana, Nana. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2010

Sugiyono. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta, 2010

Sunaryo, Wasty. Psikologi Pendidikan Jakarta: PT Rineka Cipta, 2006

Sunaryo, Wowo Kuswana. Taksonomi Berpikir. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011

Suprananto, Kusaeri. Pengukuran dan Penilaian Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012

Suryabrata, Sumadi. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2010

Syah, Muhibbin. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011 Syamsuri, Istamar. Biologi 1A. Jakarta: Erlangga, 2007

Syaodih, Nana Sukmadinata. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2006

Trianto. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2010

Umroh Sunatun, “Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X pada Pembelajaran Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Menggunakan Metode Pembelajaran Discovery-Inquiry”,Jurnal Skripsi Pendidikan Kimia-FMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia : 2010. Tidak Dipublikasikan., h. 28. Yamin Martinis.Stategi pembelajaran berbasis kompetensi. cet-6, Jakarta: Gaung

Persada Press Jakarta, 2009

Zulfiani, dkk. Strategi Pembelajaran Sains. Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Jakarta, 2009

76

Lampiran 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP KELAS EKSPERIMEN)

SatuanPendidikan : SMA N 8 Kota Tangerang Selatan

Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : X/I (Ganjil)

AlokasiWaktu : 4 X 45menit (2x Pertemuan)

TahunAjaran : 2014/2015

A. Kompetensi Inti :

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar :

1.1.Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang keanekaragaman hayati, ekosistem, dan lingkungan hidup.

1.2.Menyadari dan mengagumi pola pikir ilmiah dalam kemampuan mengamati bioproses.

1.3.Peka dan peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup, menjaga dan menyayangi lingkungan sebagai manisfestasi pengamalan ajaran agama yang dianutnya.

2.1.Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur sesuai data dan fakta, disiplin, tanggungjawab, dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan dan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong, bekerjasama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsive dan proaktif dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam maupun di luar kelas/laboratorium.

2.2.Peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan dengan menerapkan prinsip keselamatan kerja saat melakukan kegiatan pengamatan dan percobaan di laboratorium dan di lingkungan sekitar.

3.4 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan Archaebacteria dan Eubacteria berdasarkan ciri-ciri dan bentuk melalui pengamatan secara teliti dan sistematis.

4.4 Menyajikan data tentang ciri-ciri dan peran Archaebacteria dan Eubacteria dalam kehidupan berdasarkan hasil pengamatan dalam bentuk laporan tertulis.

Indikator pembelajaran

3.4.1 Mendeskripsikan ciri-ciri, struktur dan bentuk Archaebacteria dan Eubacteria

3.4.2 Menjelaskan cara hidup dan reproduksi bakteri 3.4.3 Merinci bakteri gram positif dan bakteri gram negatif

3.4.4 Menentukan solusi yang dapat dilakukan terkait peranan bakteri 3.4.5 Menganalisis peran bakteri dalam kehidupan manusia

3.4.6 Membuat kesimpulan terkait peranan bakteri dalam kehidupan manusia 4.4.1 Melakukan percobaan serta melaporkan hasilnya secara tulisan tentang

ciri-ciri dan pemanfaatan bakteri dalam kehidupan manusia.

C. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri, struktur dan bentuk Eubacteria 2. Siswa dapat menjelaskan cara hidup dan reproduksi bakteri

78

3. Siswa dapat merinci bakteri gram positif dan gram negatif

4. Siswa dapat menentukan solusi yang dapat dilakukan terkait peranan bakteri 5. Siswa dapat menganalisis peran bakteri dalam kehidupan manusia

6. Siswa dapat Membuat kesimpulan terkait peranan bakteri dalam kehidupan manusia

7. Siswa melakukan percobaan serta melaporkan hasilnya baik secara tulisan tentang ciri-ciri pemanfaatan bakteri dalam kehidupan manusia.

D. Materi Pembelajaran

Archaebacteria dan Eubacteria

Bakteri adalah kelompok organisme mikroskopis yang ada umumnya uniseluler (bersel satu), tidak memiliki membran inti (prokariotik), dan berdiameter sekitar 0,5-5 m.

Bagian-bagian sel bakteri, yaitu kapsul, dinding sel, membran plasma, mesosom, sitoplasma, ribosom, DNA, granula cadangan makanan, klorosom, vakuola gas, flagella, dan pilus (fimbria).

Bakteri diklasifikasikan menjadi dua kelompok besar (kingdom), yaitu Archaebacteria (bakteri metanogen, bakteri halofil ekstrem, bakteri termofil ekstrem) dan Eubacteria (Proteobacteria, bakteri Gram positif, Cyanobacteria, Spirochaeta, Chlamydia).

Bakteri bereproduksi secara aseksual dengan pembelahan biner (amitosis) dan secara seksual dengan cara rekombinasi gen (konjugasi, transduksi, transformasi)

Cyanobacteria (ganggang biru) adalah organisme prokariot, berwarna hijau kebiruan, dan dapat berfotosintesis. Tubuh Cyanobacteria berbentuk uniseluler tunggal atau berkoloni, dan multiseluler (filament/benang)

E. Metode Pembelajaran

Sains Teknologi Masyarakat- tanya jawab- diskusi kelompok

F. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan 1

a. Pendahuluan 15 menit

Tahapan Aktivitas Pembelajaran Alokasi

waktu

Motivasi Guru membuka proses pembelajaran dengan

mengucap salam dan berdo’a

bersama.

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

Siswa membalas salam dan

berdo’a bersama Siswa memperhatikan penjelasan guru 15menit Apersepsi / invitasi

Guru menampilkan gambar terkait permasalahan limbah (rumah tangga, pabrik, tumpahan bahan kimia dll), obat-obatan antibiotik, dan metanobacterium

(Mengamati).

Guru melakukan tanyajawab (Menanya), “Pernahkah kamu

melihat begitu banyak tumpahan bahan kimia? bagaimana cara

membersihkannya?”

Siswa memperhatikan gambar yang ditampilkan

Siswa menanggapi Tanya jawab dari guru

b. Kegiatan Inti (65 menit)

Kegiatan Aktivitas pembelajaran Alokasi

waktu

Guru Siswa

Pembentu kan konsep

Guru membagi siswa menjadi 6 kelompok

Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok pada LKS yang disediakan

Guru memberikan tugas pada LKS yang berisi3 artikel bakteri dalam peranannya dalam kehidupan.

Siswa menempatkan pada kelompok masing-masing Siswa memperhatikan penjelasan guru

Siswa mengambil tugas yang diberikan guru

Siswa mendiskusikan LKS

80

Guru meminta siswa

mendiskusikan peranan bakteri dalam kehidupan (eksplorasi) Aplikasi

konsep

Guru meminta siswa mempresentasikan hasil diskusi Siswa mempresentasikan hasil diskusinya 15 Pemantap ankonsep

Guru memberi kesempatan bertanya bagi siswa yang belum jelas pada proses diskusi

Siswa bertanya bagian yang belum jelas

10 menit

c. Kegiatan Akhir (10 menit)

Kegiatan Aktivitas pembelajaran Alokasi

waktu

Guru Siswa

Penutup Siswa membuat kesimpulan bersama-sama dengan guru mengenai materi yang sudah dilalui.

Menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam.

Siswa bersama-sama guru menyimpulkan materi.

Menjawab salam

10 menit

Pertemuan2

a. Pendahuluan (15menit)

Kegiatan Aktivitas Pembelajaran Alokasi

waktu

Guru Siswa

Motivasi Guru membuka proses pembelajaran dengan

mengucap salam dan berdo’a

bersama.

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

Siswa membalas salam dan

berdo’a bersama

Siswa memperhatikan penjelasan guru

15menit

Apersepsi Guru melakukan tanyajawab, bagaimana bentuk dan struktur sel bakteri? Apakah

Siswa melakukan

tanyajawab yang diberikan guru

berupa sel tunggal atau berupa koloni? (menanya) Guru menyajikan gambar fotomikrograph berbagai bentuk bakteri. (mengamati)

Siswa mengamati gambar mikrograph

b. Kegiatan Inti (65 menit)

Kegiatan Aktivitas pembelajaran Alokasi

waktu

Guru Siswa

Pembentu kan konsep

Guru memberi tugas untuk melakukan pengamatan koloni bakteri dengan menggunakkan kentang, pada LKS yang telah disediakan. (eksperimen) Siswa melakukan pengamatan 40 menit Aplikasi Konsep

Guru meminta siswa untuk melaporkan secara tertulis hasil pengamatan dan kegiatan laboratorium. (eksperimen)

Guru menghimbau agar siswa dapat menerapkan keselamatan kerja dan biosafety dalam pengamatan bakteri.

Siswa melaporkan hasil pengamatan Siswa memperhatikan penjelasan guru 10 menit Pemantapa n konsep

Siswa bersama-sama guru mendiskusikan hasil pengamatan yang telah dilakukan

Guru memberi kesempatan bertanya bagi siswa yang belum jelas

Siswa melakukan diskusi

Siswa menanyakan bagian yang masih belum dipahami

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP KELAS KONTROL)

SatuanPendidikan : SMA N 8 Kota Tangerang Selatan

Mata Pelajaran : Biologi

Kelas/Semester : X/I (Ganjil)

AlokasiWaktu : 4 X 45menit (2x Pertemuan)

TahunAjaran : 2014/2015

A. Kompetensi Inti :

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar :

1.4.Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang keanekaragaman hayati, ekosistem, dan lingkungan hidup.

84

1.5.Menyadari dan mengagumi pola pikir ilmiah dalam kemampuan mengamati bioproses.

1.6.Peka dan peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup, menjaga dan menyayangi lingkungan sebagai manisfestasi pengamalan ajaran agama yang dianutnya.

2.3.Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur sesuai data dan fakta, disiplin, tanggungjawab, dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan dan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong, bekerjasama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, responsive dan proaktif dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam maupun di luar kelas/laboratorium.

2.4.Peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan dengan menerapkan prinsip keselamatan kerja saat melakukan kegiatan pengamatan dan percobaan di laboratorium dan di lingkungan sekitar.

5.4 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan Archaebacteria dan Eubacteria berdasarkan ciri-ciri dan bentuk melalui pengamatan secara teliti dan sistematis.

6.4 Menyajikan data tentang ciri-ciri dan peran Archaebacteria dan Eubacteria dalam kehidupan berdasarkan hasil pengamatan dalam bentuk laporan tertulis.

Indikator pembelajaran

3.4.7 Mendeskripsikan ciri-ciri, struktur dan bentuk Archaebacteria dan Eubacteria

3.4.8 Menjelaskan cara hidup dan reproduksi bakteri 3.4.9 Merinci bakteri gram positif dan bakteri gram negatif

3.4.10 Menentukan solusi yang dapat dilakukan terkait peranan bakteri 3.4.11 Menganalisis peran bakteri dalam kehidupan manusia

3.4.12 Membuat kesimpulan terkait peranan bakteri dalam kehidupan manusia 4.4.2 Melakukan percobaan serta melaporkan hasilnya secara tulisan tentang

ciri-ciri dan pemanfaatan bakteri dalam kehidupan manusia.

C. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri, struktur dan bentuk Eubacteria 2. Siswa dapat menjelaskan cara hidup dan reproduksi bakteri

3. Siswa dapat merinci bakteri gram positif dan gram negatif

4. Siswa dapat menentukan solusi yang dapat dilakukan terkait peranan bakteri 5. Siswa dapat menganalisis peran bakteri dalam kehidupan manusia

6. Siswa dapat Membuat kesimpulan terkait peranan bakteri dalam kehidupan manusia

7. Siswa melakukan percobaan serta melaporkan hasilnya baik secara tulisan tentang ciri-ciri pemanfaatan bakteri dalam kehidupan manusia.

D. Materi Pembelajaran

Archaebacteria dan Eubacteria

Bakteri adalah kelompok organism mikroskopis yang ada umumnya uniseluler (bersel satu), tidak memiliki membran inti (prokariotik), dan berdiameter sekitar 0,5-5 m.

Bagian-bagian sel bakteri, yaitu kapsul, dinding sel, membran plasma, mesosom, sitoplasma, ribosom, DNA, granula cadangan makanan, klorosom, vakuola gas, flagella, dan pilus (fimbria).

Bakteri diklasifikasikan menjadi dua kelompok besar (kingdom), yaitu Archaebacteria (bakteri metanogen, bakteri halofil ekstrem, bakteri termofil ekstrem) dan Eubacteria (Proteobacteria, bakteri Gram positif, Cyanobacteria, Spirochaeta, Chlamydia).

Bakteri bereproduksi secara aseksual dengan pembelahan biner (amitosis) dan secara seksual dengan cara rekombinasi gen (konjugasi, transduksi, transformasi)

Cyanobacteria (ganggang biru) adalah organism prokariot, berwarna hijau kebiruan, dan dapat berfotosintesis. Tubuh Cyanobacteria berbentuk uniseluler tunggal atau berkoloni, dan multiseluler (filament/benang)

E. Metode Pembelajaran

Metode Ceramah - tanyajawab

F. Langkah-langkah Pembelajaran

86

a. Pendahuluan 15 menit

Tahapan Aktivitas Pembelajaran Alokasi

waktu

Guru Siswa

Motivasi Guru membuka proses pembelajaran dengan mengucap salam dan

berdo’a bersama. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

Siswa membalas salam dan

berdo’a bersama Siswa memperhatikan penjelasan guru 15menit Mengama ti Guru menampilkan gambar terkait permasalahan limbah (rumah tangga, pabrik, tumpahan bahan kimia dll), obat-obatan antibiotik, dan metanobacterium

Siswa memperhatikan gambar yang ditampilkan

Menanya Guru melakukan tanyajawab, “Apakah organisme yang sangat kecil penyebab berbagai penyakit? Apa ciri-cirinya? Bagaimana membedakannya dengan organisme lainnya? Apa peranannya dalam kehidupan?”

Siswa menanggapi Tanya jawab dari guru

b. Kegiatan Inti (65 menit)

Kegiatan Aktivitas pembelajaran Alokasi

waktu

Guru Siswa

Eksploras i

Siswa bersama guru mendiskusikan jenis-jenis penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan cara penanggulangannya melalui slide ppt Guru meminta siswa mendiskusikan peranan bakteri dalam kehidupan

Siswa mendiskusikan dan memperhatikan penjelasan guru

Siswa mendiskusikan peranan bakteri dalam kehidupan

40menit

Mengaso siasikan

Guru meminta siswa menyimpulkan ciri,

Siswa bersama guru menyimpulkan ciri,

karakteristik, peran bakteri dalam kehidupan.

karakteristik, peran bakteri dalam kehidupan.

Mengko munikasi kan

Guru memberi

kesempatan bertanya bagi siswa yang belum jelas pada proses diskusi

Siswa bertanya bagian yang belum jelas

10 menit

c. Kegiatan Akhir (10 menit)

Kegiatan Aktivitas pembelajaran Alokasi

waktu

Guru Siswa

Penutup Siswa membuat

kesimpulan bersama-sama dengan guru mengenai materi yang sudah dilalui. Menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam.

Siswa bersama-sama guru menyimpulkan materi.

Menjawab salam

10 menit

Pertemuan2

a. Pendahuluan (15menit)

Kegiatan Aktivitas Pembelajaran Alokasi

waktu

Guru Siswa

Motivasi Guru membuka proses pembelajaran dengan mengucap salam dan

berdo’a bersama. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

Siswa membalas salam dan

berdo’a bersama Siswa memperhatikan penjelasan guru 15menit Mengama ti Menanya

Guru menyajikan gambar fotomikrograph berbagai bentuk bakteri.

Guru melakukan tanyajawab, bagaimana

Siswa mengamati gambar mikrograph

Siswa melakukan tanyajawab yang diberikan guru

88

bentuk dan struktur sel bakteri? Apakah berupa sel tunggal atau berupa koloni?

b. Kegiatan Inti (65 menit)

Kegiatan Aktivitas pembelajaran Alokasi

waktu

Guru Siswa

Eksperim en

Guru memberi tugas untuk melakukan pengamatan koloni bakteri pada LKS yang telah disediakan.

Siswa melakukan pengamatan 40 menit

Mengaso siasikan

Guru meminta siswa untuk melaporkan secara tertulis hasil pengamatan dan kegiatan laboratorium. Guru menghimbau agar siswa dapat menerapkan keselamatan kerja dan biosafety dalam pengamatan bakteri.

Siswa melaporkan hasil pengamatan Siswa memperhatikan penjelasan guru 15 menit Mengko munikasi kan

Siswa bersama-sama guru mendiskusikan hasil pengamatan yang telah dilakukan

Guru memberi kesempatan bertanya bagi siswa yang belum jelas

Siswa melakukan diskusi

Siswa menanyakan bagian yang masih belum dipahami

10menit

c. Kegiatan Akhir (10 menit)

Kegiatan Aktivitas pembelajaran Alokasi

waktu

Guru Siswa

90

Slide PPT

Pernahkah kamu melihat

fenomena ini? Apa akibat yang

ditimbulkan?

Lalu, apa yang bisa kita Lakukan?

Melakukan Tindakan Nyata,

Diam membiarkan lingkungan kita Rusak?,

Atau Hanya Berdoa?

Yap… Kalian

memang Agen Biologi Sejati

Lantas, Bagaimana cara untuk memperbaiki Lingkungan yang benar-benar telah tercemar? Terutama oleh limbah Sampah dan Industri?

BIOREMEDIASI

Apa itu Bioremediasi?

Ayoo diskusikan bareng teman-temanmu untuk mengetahui Bioremediasi lebih lanjut,

Adakah diantara keluarga kalian ada

Dokumen terkait