Abudi. 2014. Dampak Ekologis dan Ekonomis Kegiatan Perikanan Tangkap di Palabuhanratu Sukabumi, Jawa Barat [Skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.
Aprilia S. 2011. Trofik Level Hasil Tangkapan Berdasarkan Alat Tangkap yang Digunakan Nelayan di Bojonegoro, Kabupaten Serang, Banten [Skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.
Baskoro MS, Taurusman AA dan Sudirman. 2011 . Tingkah Laku Ikan
Hubungannya dengan Ilmu dan Teknologi Perikanan Tangkap . Bandung (ID): Lubuk Agung.
Barani HM. 2006. Pelaksanaan dan Evaluasi Kebijaksanaan Teknologi Penangkapan Ikan yang Bertanggung Jawab di Indonesia. Di dalam: Sondita, Editor. Seminar Nasional PerikananTangkap;Auditorium Rektorat Institut Pertanian Bogor, 10-11 Agustus 2006, Bogor : IPB Press Hal 6.
Cury P, L Shannon dan YJ Shin. 1995. The Functioning of Marine Ecosystems: a Fisheries Perspective. Journal of Marine Science. No. 57: 603 – 618.
Effendie MI. 1997. Metoda Biologi Perikanan. Yogyakarta (ID) : Yayasan Pustaka Nusatama.
[FAO] Food and Agriculture Organization. 2017. Siganidae FAO identification [internet]. [diacu 24 Mei 2017]. Tersedia dari: http://www.fao.org/dorcep/009/y0870e/y0870e00.htm
Froese R and Pauly D. 2017. FishBase. Wold Wide Web electronic Publication. Tersedia pada www.fishbase.org.
Gislason H. 2003. The Effect of Fishing on Non-Target Species and Ecosystem Structure and Function. Journal of CABI publishing . Vol 15 : 255-270.
Kaiser MJ dan de Groot SJ. 2000. Effect of Fishing on Non- Target Species and Habitats Biological, Conservation, and Socio-economic Issues. Journal of The European Commission Fisheries Agriculture and Agroindustrial Research Programme (FAIR). Part vii.
Kuiter RH. 1992. Tropical Reef Fishes of the Western Pacific Indonesia and Adjacent Waters. Jakarta (ID): Gramedia Pustaka Utama.
Kusnadi. 2013 Pengaruh Penangkapan Ikan terhadap Komposisi Tingkat Trofik (Trophic Level ) di Kepulauan Seribu [Skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.
Mahaza NS. 2003. Kajian Kerusakan Ekosistem Terumbu Karang Akibat Penangkapan Ikan Hias dan Pengambilan Bunga Karang di Kelurahan Pulau Panggang Kepulauan Pulau Seribu, Jakarta Utara [Skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB.
30
Manalu M. 2003.Kajian Output yang Dihasilkan Operasi Unit Penangkapan Jaring Kejer di Teluk Banten [skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.
Marasabessy MD dan Natan Y. 1987. Analisa pertumbuhan anakan samandar Siganus guttatus, Bloch 1787) yang dibudidaya di Teluk Ambon. Perairan Maluku dan sekitarnya. Teluk Ambon (ID): Balitbang Sumberdaya
LautPuslitbang Oseanologi LIPI.
Martasuganda S. 2002. Bubu (Trap). Serial Teknologi Penangkapan Ikan Berwawasan Lingkungan. Bogor (ID): Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya
Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Martasuganda, S. 2008. Jaring Insang (Gillnet ) Serial Teknologi Penangkapan
Ikan Berwawasan Lingkungan. Bogor (ID): Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Mubyarto dan Suratno. 1981. Metodologi Penelitian Ekonomi. Yogyakarta (ID) :
Yayasan Agro Ekonomika.
Munira. 2010. Distribusi dan Potensi Stok Ikan Baronang (Siganus canaliculatus) di Padang Lamun Selatan Lonthoir Kepulauan Banda Maluku [tesis]. Bogor (ID): Sekolah Pascasarjana IPB.
Ningrum NAP. 2011. Tingkat Trofik Ikan Hasil Tangkapan Berdasarkan Alat Tangkap yang Digunakan oleh Nelayan di Teluk Jakarta [Skripsi]. Bogor (ID) : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.
Nelson JS. 1994. Fishes of World. Third Edition [terhubung berkala] www.fishbase.org (12 Desember 2016).
Nurhakim. 2006. Peran Lembaga Riset DKP dalam Mewujudkan Perikanan Tangkap yang Bertanggung Jawab. Di dalam:Sondita, Editor. Seminar Nasional Perikanan Tangkap,Auditorium Rektorat Institut Pertanian Bogor,
10-11 Agustus 2006. Bogor (ID): IPB Press.
Odum EP. 1971. Fundamentals of Ecology Third Edition. Philadelphia (US) : W.B. Saunders Company
Pauly D, Christensen V, Dalsgaard J, Froese R, dan Torres F Jr. Fishing Down Marine Food Webs. Journal of Science .Vol 279 : No. 5352, 860 -863.
Ristiani. 2012. Dampak Penangkapan Ikan terhadap Keseimbangan Trofik Level pada Habitat Lamun di Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. [Skripsi].
Bogor (ID): Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.
Romero P. 2002. An Etymological Dictionary of Taxonomy [terhubung berkala] www.fishbase.org (12 Desember 2016).
Subani W dan Barus HR. 1988. Alat Penangkapan Ikan dan Udang Laut di Indonesia ( Fishing Gear for Marine and Shrimp in Indonesia ). Balai Penelitian Perikanan Laut. Departemen Pertanian. Jakarta. Jurnal Penelitian Perikanan Laut 50: hal 233-240.
Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Seribu. 2015. Laporan Statistik Perikanan 2015. Kepulauan Pramuka: Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Sobarudin M. 2014. Dampak Penangkapan Terhadap Ekosistem Struktur Hasil Tangkapan Berdasarkan Alat Tangkap di PPN Palabuhanratu Sukabumi [Skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.
31 Shannon, L, Coll M, Bundy A, Gascuel D, Heymans JJ, Kleisner K, Lynam CP, Piroddi C, Tan J, Trolet MT, Shin Y. 2014. Trophic Level-Basedindicators to Track Fishing Impact Across Marine Ecosystems. Journal of Marine Ecology Progress Series. Vol. 512 : 115-140.
Stergiou KI, Moutopoulus DK, Casal HJA, Erzini K. 2007. Trophic Signatures of Small-Scale Fishing Gears: Implications for Conservation and Management. Journal of Marine Ecology Progress Series. Vol. 333. P 117-128.
Widiana. 2015. Biologi Reproduksi Ikan Baronang ( Siganus guttatus Bloch 1787) di Kepulauan Seribu, Jakarta [Skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.
Widodo J dan Suadi. 2006. Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Laut . Yogyakarta (ID) : Gajah Mada University Press
White WT, Last PR, Dharmadi R, Faizah U. Chodrija BI. Prisantoso JJ. Pogonoski M, Puckridge SJ, Blaber MJ. 2013. Market fishes ofIndonesia. Australia (AUS): Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR).
Woodland DJ. 2001. FAO Species Identification Guide For Fishery Purposes. The Living Marine Resources of The Western Central Pacific. Volume 6. Bony Fishes Part 4 (Labridae to Latimeriidae), Estuarine Crocodiles, Sea Turtles,
Sea Snakes and Marine Mammals. Rome (IT) : FAO
Yulianto I. 2010. Pendekatan Ekosistem untuk Pengelolaan Perikanan Karang di Pulau Weh,Nangroe Aceh Darussalam [Tesis]. Bogor (ID): Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.
32
Lampiran 1 Alat tangkap ikan baronang di Pulau Panggang
Bubu tambun
Jaring tegur
33 Lampiran 2 Jenis-jenis ikan baronang di Pulau Panggang
Ikan baronang kalung (Siganus virgatus) Ikan baronang totol (Siganus guttatus)
Ikan baronang tompel (Siganus punctatus)
Ikan baronang batik Si anus vermiculatus
Ikan baronang lingkis (Siganus canaliculatus)
Ikan baronang garis (Siganus javus)
34
Lampiran 3 Data panjang dan berat ikan baronang lingkis (Siganus canaliculatus) No Panjang (cm) Berat (gram) 28 20 125
1 22 140 29 22 137 2 17 87 30 22 143 3 18 91 31 22 139 4 19 110 32 22 140 5 12 47 6 22 138 7 16 77 8 18 93 9 18 89 10 17 86 11 17 81 12 18 102 13 18 92 14 18 96 15 18 91 16 19 93 17 19 109 18 19 111 19 19 107 20 20 125 21 20 128 22 20 127 23 21 126 24 21 127 25 21 130 26 19 112 27 20 119
35 Lampiran 4 Data panjang dan berat ikan baronang kalung (Siganus virgatus)
No Panjang Bobot 41 18 115 82 18 121 1 17 93 42 18 121 83 18 97 2 20 153 43 18 107 84 18 93 3 17 94 44 18 99 85 18 107 4 18 82 45 18 107 86 19 126 5 17 93 46 19 126 87 19 131 6 19 126 47 19 131 88 19 135 7 17 67 48 19 135 89 19 127 8 14 52 49 19 127 90 19 130 9 14 52 50 19 130 91 20 154 10 17 92 51 20 154 92 20 157 11 17 89 52 20 157 93 20 140 12 17 96 53 17 78 94 20 139 13 17 94 54 17 81 95 20 155 14 18 111 55 17 92 96 15 57 15 18 104 56 17 98 97 15 54 16 18 99 57 17 97 98 15 59 17 18 119 58 17 83 99 16 66 18 18 123 59 17 91 100 16 68 19 19 129 60 20 140 101 16 62 20 19 131 61 20 139 21 19 126 62 20 155 22 19 129 63 15 57 23 17 88 64 15 54 24 17 95 65 15 59 25 17 94 66 16 66 26 18 111 67 16 68 27 18 104 68 16 62 28 18 99 69 17 78 29 18 119 70 17 81 30 18 123 71 17 92 31 19 119 72 17 98 32 16 172 73 17 97 33 18 126 74 17 83 34 18 134 75 17 91 35 18 127 76 17 92 36 17 92 77 17 91 37 17 91 78 17 90 38 17 90 79 18 106 39 18 106 80 18 113 40 18 113 81 18 115
36
Lampiran 5 Data panjang dan berat ikan baronang totol (Siganus guttatus) No Panjang Berat No Panjang Berat No Panjang Berat
1 21 187 40 30 471 79 29 422 2 19 147 41 30 477 80 27 354 3 20 153 42 26 347 81 27 367 4 18 134 43 26 343 82 26 325 5 30 453 44 27 307 83 27 365 6 30 458 45 27 352 84 26 351 7 29 397 46 28 387 85 26 303 8 31 433 47 27 356 86 26 314 9 31 487 48 25 312 87 26 331 10 28 377 49 26 327 88 29 417 11 28 353 50 27 371 89 30 455 12 29 412 51 27 343 90 29 442 13 30 467 52 27 363 91 29 436 14 31 488 53 26 347 92 29 439 15 28 388 54 29 396 93 29 412 16 29 413 55 29 387 94 28 399 17 29 422 56 29 377 95 28 366 18 27 354 57 28 368 96 28 365 19 27 367 58 28 361 97 29 431 20 26 325 59 27 350 98 32 578 21 27 365 60 27 352 99 32 511 22 26 351 61 27 360 100 29 422 23 26 303 62 27 369 101 29 437 24 26 314 63 30 442 102 30 471 25 26 331 64 26 305 103 30 477 26 29 417 65 29 395 104 26 347 27 30 455 66 28 386 105 26 343 28 29 442 67 28 338 106 27 307 29 29 436 68 26 314 107 27 352 30 29 439 69 28 370 108 28 387 31 29 412 70 27 345 109 27 356 32 28 399 71 27 355 110 25 312 33 28 366 72 27 344 111 26 327 34 28 365 73 27 357 112 27 371 35 29 431 74 27 351 113 27 343 36 32 578 75 27 358 114 27 363 37 32 511 76 26 341 115 26 347 38 29 422 77 28 388 39 29 437 78 29 413
37
Lampiran 6 Data komposisi hasil tangkapan alat tangkap jaring tegur
No Nama lokal (spesies) Jaring Tegur Total Maret April Mei
1 B. lingkis (Siganus canaliculatus) 8 9 3 20 2 B. kalung (Siganus virgatus) 25 27 21 73 3 B. totol ( Siganus guttatus) 19 34 28 81 4 B. Tompel (Siganus punctatus) 3 7 6 16 5 B. batik (Siganus vermiculatus) - - 1 1 6 B. garis (Siganus javus) 3 - 4 7 7 Ragan (Scolopsis lineata) - 3 6 9 8 Suwanggi ( Priacanthus tayenus) - - - 0 9 Jarang Gigi (Choerodon anchorago) 15 20 17 52 10 Pasir-pasir ( Pentapodus trivittatus) 10 15 19 44 11 Kakatua (Choerodon schoenleinii) 20 23 13 56 12 Lencam ( Lethrinus reticulatus) 29 41 42 112 13 Pari ( Dasyatis uarnak ) 3 1 2 6 14 Alu - Alu (Sphyraena jello) - 3 - 3 15 Bentong (Selar crumenophthalmus) - - - 0 16 Cendro (Tylosurus strongylura) 4 8 8 20 17 Cucut Lutung (Stegostoma fasciatum) - - 1 1 18 Ekor Kuning (Caesio cuning ) 20 4 3 27 19 Golok Golok (Chirocentrus dorab) - - - 0 20 Julung ( Hemiramphus far) 3 2 3 8 21 Kerapu Lumpur ( Epinephelus
tauvina) - - - 0
22 Kerapu Macan ( Epinephelus
fuscoguttatus) - - - 0
23 Kuwe ( Caranx sexfasciatus) 10 8 8 26 24 Lemuru (Sardinella lemuru) 5 8 4 17 25 Tanda-tanda ( Lutjanus ehrenbergii) - - 5 5 26 Tetengkek ( Megalaspis cordyla) 5 - - 5 27 Gora ( Myripristis pralinia) - - - 0
38
Lampiran 7 Data komposisi hasil tangkapan alat tangkap bubu
No Nama lokal (species) Bubu Total Maret April Mei
1 B. lingkis (Siganus canaliculatus) 5 4 2 11 2 B. kalung (Siganus virgatus) 10 8 10 28 3 B. totol ( Siganus guttatus) 18 9 7 34 4 B. tompel (Siganus punctatus) 5 6 6 17 5 B. batik (Siganus vermiculatus) - 2 - 2 6 B. garis (Siganus javus) 1 - - 1 7 Ragan (Scolopsis lineata) 3 5 4 12 8 Suwanggi ( Priacanthus tayenus) 8 6 3 17 9 Jarang Gigi (Choerodon anchorago) 3 5 8 16 10 Pasir-pasir ( Pentapodus trivittatus) - - - 0 11 Kakatua (Choerodon schoenleinii) 9 2 3 14 12 Lencam ( Lethrinus reticulatus) 6 11 5 22 13 Pari ( Dasyatis uarnak ) - - - 0 14 Alu - Alu (Sphyraena jello) - - - 0 15 Bentong (Selar crumenophthalmus) - - 1 1 16 Cendro (Tylosurus strongylura) - - - 0 17 Cucut Lutung (Stegostoma fasciatum) - 1 - 1 18 Ekor Kuning (Caesio cuning ) 4 5 3 12 19 Golok Golok (Chirocentrus dorab) 1 2 1 4 20 Julung ( Hemiramphus far) - - - 0 21 Kerapu Lumpur ( Epinephelus tauvina) 1 1 22 Kerapu Macan ( Epinephelus
fuscoguttatus) 1 2 2 5
23 Kuwe ( Caranx sexfasciatus) 0
24 Lemuru (Sardinella lemuru) 1 1 2 4 26 Tanda-tanda ( Lutjanus ehrenbergii) - 1 - 1 27 Tetengkek ( Megalaspis cordyla) - - - 0 28 Gora ( Myripristis pralinia) - - 3 3 Jumlah per bulan 76 70 62 207
39 Lampiran 8 Persentase komposisi hasil tangkapan jaring tegur
Lampiran 9 Persentase komposisi hasil tangkapan bubu Jaring tegur
Nama Ikan Jumlah ikan Persentasi komposisi (%) Baronang 174 36,5 Kakatua 108 22,6 Pasir-pasir 44 9,2 Ekor Kuning 27 5,6 Lencam 37 7,7 Cendro 20 4,2 Julung 8 1,7 Kuwe 26 5,5 Lemuru 17 3,6 Lain-lain 15 3,2 Total 476 100 Bubu
Nama Ikan Jumlah ikan Persentasi komposisi (%)
Kerapu 6 3,6 Baronang 75 44,9 Kakatua 30 17,9 Ekor Kuning 12 7,2 Suwanggi 17 10,2 Lencam 10 5,9 Lemuru 4 2,4 Lain-lain 13 7,9 Total 167 100
40
Lampiran 10 Jumlah alat tangkap yang beroperasi di Pulau Panggang tahun 2011-2015
No
Jenis alat tangkap Tahun
2011 2012 2013 2014 2015 1 Payang 165 150 152 153 156 2 Jaring insang hanyut 19 15 15 18 20 3 Bagan tancap 150 124 24 24 23 4 Pancing 600 604 644 702 784 5 Bubu 610 628 628 643 678 6 Muroami 40 23 9 7 3 7 Lain-lain 253 242 223 224 254 Total 1837 1786 1695 1771 1918 Sumber : SDKP 2015