• Tidak ada hasil yang ditemukan

Astuti RAW, Putra AB, Mukaromah S. 2018. Analisis Hubungan Kualitas Website dengan Kepuasan Pengguna pada Siamik UPN “Veteran” Jawa Timur dengan Pendekatan Uji Signifikansi. Jurnal Sistem Informasi dan Bisnis Cerdas (SIBC). 11(2): 49-60

[BPS] Badan Pusat Statistika. 2020. Kabupaten Garut dalam Angka 2020. Garut:

Badan Pusat Statistik

[BPS] Badan Pusat Statistika. 2021. Kecamatan Pasirwangi dalam Angka 2021.

Garut: Badan Pusat Statistik

[BPS] Badan Pusat Statistika. 2018. Kecamatan Pasirwangi dalam Angka 2018.

Garut: Badan Pusat Statistik

[BPP] Balai Penyuluhan Pertanian. 2020. Programa Kecamatan Pasirwangi 2020. Garut : BPP Kecamatan Pasirwangi

Budiastuti D, Bandur A. 2018. Validitas dan Reliabilitas Penelitian dengan Analisis dengan NVIVO, SPSS dan AMOS. Jakarta: Mitra Wacana Media Bungsu TK, Vilardi M, Akbar P, Bernard M. 2019. Pengaruh Kemandirian

Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika di SMKN 1 Cihampelas.

Journal On Education. 1 (2) : 382-389

Cepriadi, Yulida R. 2012. Persepsi Petani Terhadap Usaha tani Lahan Pekarangan (Studi Kasus Usaha tani Pekarangan di Kecamatan Kerinci Kabupaten Pelalawan). Indonesia Journal of Agricultural Economics (IJAE). 3(2): 177-194

[DEPTAN] Departemen Pertanian. 2006. Undang-Undang No.16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Jakarta:

Kementerian Pertanian

[DEPTAN] Departemen Pertanian. 2009. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 52 /Permentan/OT.140/12/2009 tentang Metode Penyuluhan Pertanian. Jakarta:

Kementerian Pertanian

Diwa AT, Dianawati M, Sinaga A. 2015. Petunjuk Teknis Budidaya Kentang.

Bandung: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat

Elian N, Lubis DP, Rangkuti PA. 2014. Penggunaan Internet dan Pemanfaatan Informasi Pertanian oleh Penyuluh Pertanian di Kabupaten Bogor Wilayah Barat. Jurnal Komunikasi Pembangunan. 12(2):104-109

Gitosaputro S, Listiana I. 2018. Dinamika Penyuluhan Pertanian: dari Era Kolonial Sampai dengan Era Digital. Bandar Lampung : Aura Publishing Gunawan MA. 2015. Statistik Penelitian Bidang Pendidikan, Psikologi, dan

Sosial. Yogyakarta : Parama Publishing

Gusti IM, Gayatri S, Prasetyo AS. 2021. Pengaruh Umur, Tingkat Pendidikan dan Lama Bertani terhadap Pengetahuan Petani Mengenai Manfaat dan Cara Penggunaan Kartu Tani di Kecamatan Parakan. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah. 19 (2) : 209 – 221

Harahap AR. 2016. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pemenuhan Informasi bagi Rumah Tangga Usaha Pertanian di Kecamatan Halongonan Kabupaten Padang Lawas Utara. Jurnal Penelitian Komunikasi dan Pembangunan. 17(2) : 77-88

Haryadi RN, Sunarsi D, Erlangga H, Nurjaya, Hamsinah. 2022. Pengaruh Komunikasi dan Motivasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Timur

63

Jaya Prestasi Cileungsi. Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia.

5(3): 702 - 709

Hernanda TAP. 2020. Penggunaan Internet oleh Petani Kedelai di Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development. 2(2) : 95-99

Humaidi L, Hubeis AVS, Puspitawati H, Anwas E. 2020. Pengaruh Dukungan Lembaga dan Pemanfaatan Media Sosial Terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian di Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 23(1): 25-49

Janie DNA. 2012. Statistik Deskriptif dan Regresi Linier Berganda dengan SPSS.

Semarang: Semarang University Press

Irawan C. 2012. Evaluasi Kualitas Website Pemerintah Daerah dengan Menggunakan WebQual (Studi Kasus pada Kabupaten Ogan Ilir). Jurnal Sistem Informasi (E-Journal).4(2): 485-502

[KEMENTAN] Kementerian Pertanian. 2016. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67/Permentan/SM.050/12/2016 tentang Pembinaan Kelembagaan Petani. Jakarta: Kementerian Pertanian

[KEMENTAN] Kementerian Pertanian. 2013. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 82/Permentan/OT.140/8/2013 tentang Pedoman Pembinaan Kelompok tani. Jakarta: Kementerian Pertanian

[KEMENTAN] Kementerian Pertanian. 2018. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 3 /Permentan/SM.200/1/2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian. Jakarta: Kementerian Pertanian

[KEMENTAN] Kementerian Pertanian. 2018. Pengendalian Hama Terpadu pada

Kentang. [diakses pada 25 Februari 2022]

https://www.litbang.pertanian.go.id/info-aktual/982/

Kurniawan AW, Puspitaningtyas Z. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif.

Yogyakarta: Pandiva Buku

Kusumadinata AA. 2016. Penggunaan Internet di Kalangan Petani Sayur dalam Memperoleh Informasi Pertanian di Kabupaten Cianjur. Indonesian Journal of Agricultural Economics (IJAE).7 (1): 13-24

Malta M. 2016. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kemandirian Petani dalam Pengambilan Keputusan untuk Keberlanjutan Usaha tani (Kasus:

Petani di Desa Sukaharja-Kabupaten Bogor). Jurnal Sosiohumaniora. 18(2):

1-12

Mardiatmoko G. 2020. Pentingnya Uji Asumsi Klasik pada Analisis Regresi Linier Berganda (Studi Kasus Penyusunan Persamaan Allometrik Kenari Muda (Canarium indicum L.). Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan. 14 (3) : 333-342

Mariyati T. 2013. Strategi Implementasi Kebijakan Publik dalam Mendorong Percepatan Pengembangan Pengguna Internet. Buletin Pos dan Telekomunikasi. 2(13): 147-158

Nazir M. 2011. Metode Penelitian. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia

Noor I. 2012. Buku Pintar Penyuluh Pertanian. Jakarta: Perhiptani (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia)

Nuraeni I. 2016. Media Penyuluhan Pertanian. Universitas Terbuka [diakses pada 25 Juni 2021] http://repository.ut.ac.id/4467/1/LUHT4330-M1.pdf

Padmowihardjo S. 2014. Pendidikan Orang Dewasa. Jakarta: Universitas Terbuka

64

Parissing CS. 2019. Kelompok Tani (Fungsi dan Peran Kelompok Tani).

(Artikel). [diakses pada 25 Februari 2022].

http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/85489/kelompok-tani--fungsi-dan-peran-kelompok-tanI/

Ruhimat IS. 2017. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Kelompok Tani Dalam Pengembangan Usaha tani Agroforestry: Studi Kasus di Desa Cukangkawung, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan. 17 (1): 1-17 Rustandi AA, Harniati, Kusnadi D. 2020. Strategi Peningkatan Kapasitas Petani

dalam Komunitas Usaha tani Jagung (Zea mays L) di Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. Jurnal Informasi Penelitian. 1(3): 589 – 598

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta

Sukmaningrum A, Imron A. 2017. Memanfaatkan Usia Produktif dengan Usaha Kreatif Industri Pembuatan Kaos pada Remaja di Gresik. Paradigma. 5(3):

1-6

Sumardjo. 2010. Penyuluhan Menuju Pengembangan Kapital Manusia dan Capital Sosial dalam Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat. Bogor: Institut Pertanian Bogor

Sunhaji. 2013. Konsep Pendidikan Orang Dewasa. Jurnal Kependidikan. 1(1): 1-11

Suryanti IAP, Ramona Y, Proborini MW. 2013. Isolasi dan Identifikasi Jamur Penyebab Penyakit Layu dan Antagonisnya pada Tanaman Kentang yang dibudidayakan Di Bedugul, Bali. Jurnal Biologi. 17 (2) : 37 – 41

Syathori AD. 2017. Pemanfaatan Media Internet Sebagai Media Informasi dan Komunikasi dalam Pemberdayaan Petani di Desa Poncokusumo Kecamatan Poncokusumo. Agrica Ekstensia. 11(2) : 1-5

Veronice, Helmi, Henmaidi, Arif E. 2018. Pengembangan Kapasitas dan Kelembagaan Petani Kecil di Kawasan Pertanian Melalui Pendekatan Manajemen Pengetahuan. Journal of Applied Agricultural Science and Technology. 2(2): 1-10

Vintarno J, Sugandi YS, Adiwisastra J. 2019. Perkembangan penyuluhan pertanian dalam mendukung pertumbuhan pertanian di Indonesia. Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik.1(3): 90-96

Wachjadi M, Soesanto L, Manan A, Mugiastuti E. 2013. Pengujian Kemampuan Mikroba Antagonis untuk Mengendalikan Penyakit Hawar Daun dan Layu Bakteri pada Tanaman Kentang di Daerah Endemis. Agrin. 17 (2) : 92-102 Wibowo CT, Sumardjo, Hafidhuddin D, Agung SS. 2012. Pola Komunikasi Pada

Pengembangan Kapasitas Kewirausahaan Petani Sayuran (Kasus Pendampingan Misi Teknik Taiwan di Kabupaten Boyolali dan Bogor).

Jurnal Komunikasi Pembangunan. 10 (1): 47 -57

Yusup F. 2018. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian Kuantitatif.

Jurnal Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan. 7(1):17-23

Zulvera, Sumardjo, Slamet M, Ginting B. 2014. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keberdayaan Petani Sayuran Organik di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Mimbar. 30 (2) :149 -158.

65

LAMPIRAN

Lampiran 1 Hasil uji validitas dan reabilitas dengan SPSS 1. Uji valditas

Rtabel = ,516

Item-Total Statistics Scale

Mean if Item Deleted

Scale Variance if

Item Deleted

Corrected Item-Total Correlation

Squared Multiple Correlation

Cronbach's Alpha if

Item Deleted

Keterangan

Peran Penyuluh

1 148,9333 842,638 ,560 . ,981 Valid

2 148,9333 839,781 ,656 . ,981 Valid

3 148,9333 835,638 ,639 . ,981 Valid

4 148,4667 840,267 ,554 . ,981 Valid

5 148,7333 844,210 ,537 . ,981 Valid

6 149,0000 817,857 ,787 . ,981 Valid

7 148,8667 829,695 ,553 . ,981 Valid

8 149,1333 828,838 ,749 . ,981 Valid

9 148,4667 832,981 ,645 . ,981 Valid

10 148,3333 833,238 ,761 . ,981 Valid

11 148,4000 842,829 ,762 . ,981 Valid

12 148,3333 833,238 ,761 . ,981 Valid

Akses sarana dan prasarana

1 148,4000 813,400 ,860 . ,981 Valid

2 148,6667 816,524 ,839 . ,981 Valid

3 148,6667 837,952 ,521 . ,981 Valid

4 148,6667 842,095 ,654 . ,981 Valid

5 148,6667 838,381 ,610 . ,981 Valid

6 148,5333 832,124 ,735 . ,981 Valid

7 148,2000 819,314 ,595 . ,981 Valid

8 148,6667 824,524 ,677 . ,981 Valid

Peran Kelompok tani

1 148,2667 835,210 ,651 . ,981 Valid

2 148,4667 840,981 ,533 . ,981 Valid

3 148,8667 828,410 ,718 . ,981 Valid

4 148,6000 836,829 ,573 . ,981 Valid

5 148,6000 844,400 ,628 . ,981 Valid

6 148,2000 836,743 ,575 . ,981 Valid

Dukungan Pemerintah

1 149,2667 831,924 ,741 . ,981 Valid

2 149,1333 833,981 ,739 . ,981 Valid

3 148,4000 836,686 ,596 . ,981 Valid

4 148,9333 833,495 ,597 . ,981 Valid

66

5 148,5333 833,695 ,525 . ,981 Valid

6 148,6000 834,543 ,632 . ,981 Valid

Kapasitas Teknis

1 148,5333 834,838 ,661 . ,981 Valid

2 148,6000 829,829 ,656 . ,981 Valid

3 148,3333 845,238 ,535 . ,981 Valid

4 149,2000 838,600 ,640 . ,981 Valid

5 149,2667 829,924 ,682 . ,981 Valid

6 149,0667 843,924 ,548 . ,981 Valid

7 149,0667 833,352 ,618 . ,981 Valid

8 148,9333 831,495 ,645 . ,981 Valid

9 149,5333 818,552 ,708 . ,981 Valid

Kapasitas manajerial

1 148,5333 823,267 ,841 . ,981 Valid

2 148,8000 811,600 ,911 . ,980 Valid

3 149,3333 827,667 ,779 . ,981 Valid

4 149,2000 822,314 ,741 . ,981 Valid

5 149,2667 830,781 ,772 . ,981 Valid

6 149,2000 811,457 ,883 . ,980 Valid

7 149,3333 814,524 ,880 . ,980 Valid

8 149,2000 837,029 ,689 . ,981 Valid

9 148,8667 834,552 ,669 . ,981 Valid

Kapasitas sosial

1 148,6000 828,829 ,781 . ,981 Valid

2 148,8667 821,267 ,789 . ,981 Valid

3 148,8667 833,552 ,596 . ,981 Valid

4 149,4000 818,829 ,830 . ,981 Valid

5 149,4000 819,543 ,914 . ,980 Valid

6 149,2000 836,886 ,693 . ,981 Valid

7 149,1333 832,552 ,656 . ,981 Valid

8 149,2667 829,781 ,608 . ,981 Valid

9 149,3333 819,952 ,855 . ,981 Valid

2. Uji reabilitas

Reliability Statistics Cronbach's Alpha

Cronbach's Alpha Based on

Standardized Items N of Items

,981 ,982 59

67

Lampiran 2 Hasi uji asumsi klasik regresi linier berganda 1. Uji normalitas

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 60

Normal Parametersa,b Mean .0000000

Std. Deviation 36.92795937

Most Extreme Differences Absolute .069

Positive .060

Negative -.069

Test Statistic .069

Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d

2. Uji linieritas

ANOVA Table Sum of Squares df

Mean

Square F Sig.

Kapasitas petani * Faktor internal

Between Groups

(Combined) 125725.217 36 3492.367 .880 .642 Linearity 15868.569 1 15868.569 3.999 .057 Deviation

from Linearity

109856.648 35 3138.761 .791 .740

Within Groups 91258.433 23 3967.758

Total 216983.650 59

68 ANOVA Table

Sum of Squares df

Mean

Square F Sig.

Kapasitas petani * Faktor eksternal

Between Groups

(Combined) 204624.650 50 4092.493 2.980 .041 Linearity 136356.525 1 136356.525 99.297 .000 Deviation

from Linearity

68268.125 49 1393.227 1.015 .536

Within Groups 12359.000 9 1373.222

Total 216983.650 59

3. Uji multikolinieritas

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

Collinearity Statistics B

Std.

Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 37.573 29.184 1.287 .203 Faktor

internal

-.045 .129 -.030 -.347 .730 .860 1.163 Faktor

eksternal

.820 .089 .804 9.246 .000 .860 1.163 a. Dependent Variable: Kapasitas petani

4. Uji heterokedisitas

5. Uji autokorelasi

Model Summaryb Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

Durbin-Watson

1 .846a .715 .664 949.76573 1.734

69

Lampiran 3 Hasil analisis regresi linier berganda

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

Durbin-Watson

1 .846a .715 .664 949.76573 1.734

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

Collinearity Statistics B

Std.

Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 37.573 29.184 1.287 .203 Faktor

internal

-.045 .129 -.030 -.347 .730 .860 1.163 Faktor

eksternal

.820 .089 .804 9.246 .000 .860 1.163 a. Dependent Variable: Kapasitas petani

ANOVAa Model

Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 113131085.9 45

9 12570120.66 1

13.935 .000b Residual 45102746.78

8

50 902054.936 Total 158233832.7

33

59

70

Coeeffisiensa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

Collinearity Statistics B

Std.

Error Beta Tolerance VIF

1 (Constant) 619.978 873.766 .710 .481

Umur .908 1.994 .051 .455 .651 .452 2.213

Pendidikan .620 1.715 .033 .362 .719 .665 1.505 Lama bertani 1.200 1.789 .069 .671 .506 .540 1.852

Luas lahan -3.373 1.765 -.153

-1.911

.062 .888 1.126 Kep.

teknologi

-1.768 1.446 -.101

-1.223

.227 .839 1.192 Peran

penyuluh

2.697 3.664 .114 .736 .465 .238 4.198 Akses

sarpras

11.724 3.912 .462 2.997 .004 .240 4.174 Peran

kelompok tani

9.784 3.415 .340 2.866 .006 .404 2.473

Dukungan pemerintah

.066 3.374 .003 .020 .984 .265 3.767

71 Lampiran 4 Media penyuluhan pertanian

72

73

Lampiran 5 Pelaksanaan penyuluhan pertanian

LEMBAR PERSIAPAN MENYULUH (LPM) PEMANFAATAN INTERNET

BUDIDAYA KENTANG Nama : Oktavia Ningsih

Wilayah : Desa Karya Mekar, Desa Padaawas, Desa Barusari Waktu Pertemuan : 60 menit

Tempat : Saung, rumah ketua kelompok tani Sasaran : Petani/ Kelompok tani.

Topik / Judul : Pemanfaatan internet

T I K : Setelah mengikuti pembelajaran ini diharapkan petani/kelompok tani mampu memahami tentang pemanfaatan internet dengan baik

Hari / Tanggal : Juni 2022

Metode : Ceramah dan diskusi Alat : Handphone, Laptop Bahan : Folder, LPM, Sinopsis Langkah Kerja :

No. Waktu Uraian Materi Petunjuk 1.

10 Menit Pendahuluan a. Climat Setting b. Tujuan

- Pembukaan - Perkenalan

- Menjelaskan maksud dan tujuan pembelajaran

2. 40 Menit a. Pelaksanaan b. Penjelasan materi c. Diskusi

- Pengenalan secara singkat mengenai pemanfaatan internet - Penjelasan mengenai applikasi - Penjelasan mengenai teknologi

applikasi lumbungin dan myagri - Diskusi dan tanya jawab

3. 10 menit a. Pengakhiran b. Kesimpulan c. Rencana tindak

lanjut

- Petani dapat memperoleh informasi tentang media informasi atau applikasi myagri dan lumbungin

Catatan : Waktu istirahat disesuaikan.

Pasirwangi, Juni 2022

Pembimbing eksternal Pelaksana

Acep Miskun Oktavia Ningsih

74

LEMBAR PERSIAPAN MENYULUH (LPM)

PENGGUNAAN APPLIKASI MYAGRI DAN LUMBUNGIN PADA PETANI KENTANG

Nama : Oktavia Ningsih

Wilayah : Desa Karya Mekar, Desa Padaawas, Desa Barusari Waktu Pertemuan : 60 menit

Tempat : Saung, rumah ketua kelompok tani Sasaran : Petani/ Kelompok tani.

Topik / Judul : Pemanfaatan internet

T I K : Setelah mengikuti pembelajaran ini diharapkan petani/kelompok tani mampu memahami tentang pemanfaatan applikasi myagri dan lumbungin

Hari / Tanggal : Juni 2022

Metode : Ceramah, demontrasi cara penggunaan, dan diskusi Alat : Handphone, Laptop

Bahan : Folder, LPM, Sinopsis Langkah Kerja :

No. Waktu Uraian Materi Petunjuk 1.

10 Menit Pendahuluan c. Climat Setting d. Tujuan

- Pembukaan - Perkenalan

- Menjelaskan maksud dan tujuan pembelajaran

2. 40 Menit d. Pelaksanaan e. Penjelasan materi f. Diskusi

- Pengenalan secara singkat mengenai applikasi myagri dan lumbungin

- Penjelasan mengenai teknologi applikasi lumbungin dan myagri - Cara menginstall dan

mengoperasikan myagri dan lumbungin

- Diskusi dan tanya jawab 3. 10 menit d. Pengakhiran

e. Kesimpulan f. Rencana tindak

lanjut

- Petani dapat memperoleh informasi tentang media informasi atau applikasi myagri dan lumbungin

Catatan : Waktu istirahat disesuaikan.

Pasirwangi, Juni 2022

Pembimbing eksternal Pelaksana

Acep Miskun Oktavia Ningsih

75 SINOPSIS Penmanfaatan Internet

Teknologi juga memegang peranan penting dalam pengembangan pertanian. Salah satu contoh Teknologi Informasi Komunikasi yaitu internet.

Internet menyajikan informasi tanpa batas. Lewat internet sangat diharapkan dapat digunakan untuk mencari segala informasi yang dibutuhkan dan dapat pula digunakan oleh masyarakat desa untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian melalui korespondensi dengan orang lain atau perusahaan di berbagai penjuru dunia.

Melalui kegiatan aplikasi teknologi informasi dan komunikasi, diperoleh manfaat dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di antaranya adalah:

Mendorong terbentuknya jaringan informasi pertanian di tingkat lokal dan nasional.

Membuka akses petani terhadap informasi pertanian untuk: 1) meningkatkan peluang potensi peningkatan pendapatan dan cara pencapaiannya; 2) meningkatkan kemampuan petani dalam meningkatkan posisi tawarnya, serta 3) meningkatkan kemampuan petani dalam melakukan diversifikasi usaha tani dan merelasikan komoditas yang diusahakannya dengan input yang tersedia, jumlah produksi yang diperlukan dan kemampuan pasar menyerap output.

Mendorong terlaksananya kegiatan pengembangan, pengelolaan dan pemanfaatan informasi pertanian secara langsung maupun tidak langsung untuk mendukung pengembangan pertanian lahan marjinal.

Memfasilitasi dokumentasi informasi pertanian di tingkat lokal yang dapat diakses secara lebih luas untuk mendukung pengembangan pertanian lahan marjinal.

Contoh Applikasi untuk mencari informasi pertanian yang dapat digunakan yaitu Lumbungin, Myagri, dan google.

Pasirwangi, Juni 2022 Pelaksana

Oktavia Ningsih

76 SINOPSIS

Penggunaan Applikasi Myagri dan Lumbungin Pada Petani Kentang

Myagri adalah system teknologi informasi budidaya tanaman sayuran berbasis mobile yang disusun dan dikembangkan oleh Balai Peneliti Tanaman Sayuran (Balitsa). Fitur utama yang menjadi unggulan dari aplikasi MyAgri, yang membedakan aplikasi MyAgri dengan aplikasi pertanian lainya berbasis mobile antara lain: cari pestisida (memudahkan petani memperoleh informasi pestisida), info OPT komoditas sayuran yang akan memudahkan petani mengenal jenis-jenis OPT tanaman sayuran., perhitungan pupuk, dan info komoditas. Applikasi Myagri dapat diinstall melalui playstore yang ada di smarthphone.

Aplikasi Lumbungin merupakan inovasi teknologi yang memanfaatkan big data dan teknologi informasi pertanian di era 4.0, di dalam aplikasi ini ada berbagai pakar yang terdaftar. Apabila terdapat masalah bisa membuka aplikasi ini secara langsung. Kita bisa berbagi pengalaman dan informasi dalam satu sistemi dan berdiskusi dengan masyarakat yang lain. Aplikasi ini tidak hanya memperlancar terhadap tugas pokok dan fungsi penyuluh namun akan memberikan kekayaan informasi dan pemberdayaan penyuluh dan petani. Tujuan dibentuknya aplikasi ini adalah untuk edukasi di bidang pertanian yang sudah disinergikan menjadi sebuah aplikasi yang lengkap, mulai dari informasi umum, budidaya dan serangan hama penyakit. Fitur yang ada dalam aplikasi lumbungin ini yaitu Lumbungin komoditas, berisi materi dari berbagai komoditas pertanian, Harga pangan terbaru, berisi harga pangan di pasar per provinsi, Lumbungin klinik, fitur konsultasi langsung dengan pakar pertanian, Lumbungin edukasi, berisi video tutorial yang komprehensif, Kabar lumbungin, berisi berita tentang pertanian, dan berisi video pendek tentang pertanian.

Pasirwangi, Juni 2022 Pelaksana

Oktavia Ningsih

77

78

79 Lampiran 6 Dokumentasi kegiatan

Uji validitas Pengisian kuisioner

Pengisian kuisioner Petak percontohan kentang 30 HST

Kentang yang tidak terserang layu bakteri

Pencabutan tanaman yang terserang layu bakteri

80

Penyemprotan Penyemprotan

Pengisian kuesioner Pengisian kuesioner

Penyuluhan Penyuluhan

81

Penyuluhan Penyuluhan

Penyuluhan Petak percontohan

Supervisi I Supervisi II

Dokumen terkait