• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

Dalam dokumen KELAYAKAN USAHATANI BEBERAPA TANAMAN OBAT (Halaman 25-28)

BPS., 2002. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia,

Ekspor/Exports Jilid/ I. Badan Pusat Staustik Jakarta. Hal 77-78.

BPS. 2003. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia,

Ekspor/Exports Jilid/ I. Badan Pusat Staustik Jakarta. Hal 80-81.

BPS. 2004. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia,

Ekspor/Exports Jilid/ I. Badan Pusat Staustik Jakarta. Hal 68.

BPS. 2005. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia,

Ekspor/Exports Jilid/ I. Badan Pusat Staustik Jakarta. Hal 65.

BPS. 2006. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia,

Ekspor/Exports Jilid/ I. Badan Pusat Staustik Jakarta. Hal. 65.

DAFTAR PUSTAKA

Anonymous, 2009. Bunga Rampai Biofarmaka Kehutanan Indonesia dari Tumbuhan Hutan untuk Keunggulan Bangsa dan Negara. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Tanaman. Badan Litbang Kehutanan. Dephut. Hal 37.

http://www.litbang.deptan.go.id/special/publikasi/doc_perkebunan/tanamanobat/tan-obat-bagian-a.pdf 21 April 2010

Indonesia Foreigh Trade Statistics Volume

Indonesia Foreigh Trade

Statistics Volume

Indonesia Foreigh Trade

Statistics Volume

Indonesia Foreigh Trade

Statistics Volume

Indonesia Foreigh Trade

Statistics Volume

BPS. 2006. Statistik Tanaman Biofarmaka (Obat-obatan) dan Hias. Badan Pusat Statistik Jakarta.

BPS. 2007. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia,

Ekspor/Exports Jilid/ I. Badan Pusat Staustik Jakarta. Hal 68-69.

BPS. 2008. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia,

Ekspor/Exports Jilid/ I. Badan Pusat Staustik Jakarta. Hal 74.

BPS. 2009. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia,

Ekspor/Exports Jilid/ I. Badan Pusat Staustik Jakarta. Hal 75.

Buletin Tanaman Rempah dan Obat Vol. XVIII (1). 2007. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Hal 86-106.

Burkill, LH., 1935. A Dictionary of the Economic Products of the Malay Peninsula. Vol. II.

London. 1364 p.

Caropebola, A.M., Dan Lubis. 1985. Pemeriksaan Pendahuluan Kimia Akar Purwoceng ( ). Prosiding Simposium Penelitian Tanaman Obat I. Bogor.

Direktorat Jenderal Hortikultura. 2006. Profil Sentra Produksi Temulawak (

Roxb). Direktorat Budididaya Tanaman Sayuran dan Biofarmaka.

Direktorat Jendral Hortikultura. Deptan. 71 p.

Direktorat Jendral Bina Produksi Hortikultura, 2003. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas buah-buahan, sayuran, tanaman hias dan tanaman obat. Angka Tetap. Dirjen Bina Produksi Hortikultura. Deptan. 2004. Hal 87.

Direktorat Jendral Hortikultura, 2004. Produksi, Luas Panen dan Produktivitas buah-buahan, sayuran, tanaman hias dan tanaman obat. Angka Tetap. Dirjen Bina Produksi Hortikultura. Deptan. 2005. Hal 82.

Direktorat Jendral Hortikultura., 2007. Statistik Produksi Hortikultutra. Direktorat Jenderal Hortikultura. Deptan. Hal. 83 - 85.

Direktorat Jendral Hortikultura., 2008. Statistik Produksi Hortikultutra. Direktorat Jenderal Hortikultura. Deptan. Hal. 91 - 92.

Ditjen TPH. 1996. Program Pengembangan Perbenihan Tanaman Obat-obatan di Indonesia. Tidak diterbitkan. 1996. 16 p.

Ermiati dan Sukarman, 2006. Analisa Kelayakan Usahatani Jahe Gajah Tumpangsari dengan Bawang Daun dan Kacang Merah. Jurnal Ilmiah Pertanian. Gakuryoku Vol.

XI (3), Oktober 2005. Persada. Hal 44 - 47.

Indonesia Foreigh Trade Statistics Volume

Indonesia Foreigh Trade Statistics Volume

Indonesia Foreigh Trade Statistics Volume

Pimpinella alpine

Curcuma xanthorrhiza

Ermiati, 2005. Pola Tanam Jahe Emprit Dengan Bawang Daun dan Kacang Merah di Kabupaten Majalengka Jawa Barat. Buletin Tanaman Rempah dan Obat Vol. XVI (1), 2005. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Hal 38 - 48.

Ermiati, C. Indrawanto dan O. Rostiana, 2006. Kelayakan Usahatani Purwoceng sebagai Tanaman Pekarangan dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Petani. Prosiding Seminar Nasional dan Pameran Tumbuhan Obat Indonesia XXVII. Baittro kerjasama dengan Pokjanas TOI dan Direktorat Tanaman Sayuran dan Biofarmaka.

Hal 91 - 100.

Ermiati dan N. Bermawie, 2006. Keunggulan Varietas Unggul Jahe Merah. Prosiding Seminar Nasional. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aromatik. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

Ermiati dan N. Bermawie, 2007. Analisis Finansial Varietas Unggul Jahe Putih Kecil di Jawa Barat. Hal 86-106.

Ermiati dan O. Rostiana, 2007. Kelayakan Usahatani Varietas Unggul Kencur Gelesia 1, 2 dan 3. Prosiding Buku I. Seminar Nasional dan Pameran Pengembangan Teknologi Tanaman Obat dan Aromatik, Balai Penelitian Obat dan Aromatik. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Hal 220-234.

Ermiati dan C. Syukur, 2007. Analisis Kelayakan Pengembangan Usahatani Varietas Unggul Kunyit (Turino 1, Turino 2 dan Turino 3). Prosiding Buku 2. Seminar Nasional dan Pameran Pengembangan Teknologi Tanaman Obat dan Aromatik.

Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Hal 471-482.

Ermiati, 2010. Analisa Kelayakan dan Kendala Pengembangan Usahatani Jahe Putih Kecil di Kabupaten Sumedang (Studi Kasus Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang). Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Hal 80 - 92.

Ermiati dan Sukarman, 2006. Pola Tanam Jahe Merah dan Pengaruhnya terhadap Produksi Benih dan Pendapatan Petani. Jurnal Ilmiah Pertanian. Gakuryoku Vol.

XII (2), Juli 2006. Persada. Hal 152 - 159.

Ermiati, C. Indrawanto dan Rudi T. Setiyono, 2008. Analisa Kelayakan Usahatani 6 Nomor-nomor Harapan Temulawak dan 2 Varietas Lokal sebagai pembanding di 3 Lokasi dengan Kondisi Agroekologi Berbeda (Belum dipublikasikan). Balai Penelitian Tanaman Rempah, Obat dan Aromatik. 30 p.

Ermiati, 2011. Analisa Kelayakan, Kendala Pengembangan Usahatani dan Solusi Diversivikasi Produk Akhir Temulawak di Kabupaten Bogor (Studi Kasus Kecamatan Cileungsi).Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Hal 97 - 114.

Gittinger J. Price, 1986. Analisa Ekonomi Proyek-proyek Pertanian. Edisi ke dua.

Universitas Indonesia (UI-Press), Jakarta, 1986. 579 hal.

Kadariah L.,Karlina dan Gray., 1988. Pengantar Evaluasi Proyek. Analisa Ekonomis Edisi Kedua. LPFE - UI. Jakarta. 122 hal.

Kemala ., 2003. Serapan Pasokan dan Pemanfaatan Tanaman Obat di Indonesia.

Laporan Teknis Penelitian Balittro. p 381-392.

Lestari Y., D Iswantini, Latifah, K Darusman, E Djauhari, M Ghulammahdi dan Ervizal A.M, Zuhud, 2009. Tantangan dan Arah Pengembangan Biofarmaka Kehutanan.

Bunga Rampai Biofarmaka Kehutanan Indonesia dari Tumbuhan Hutan untuk Keunggulan Bangsa dan Negara.. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Tanaman. Badan Litbang Kehutanan. Dephut. Hal 29 - 41.

Prana, M,S. 1985. Beberapa Aspek Biologi temulawak ( Roxb.).

Prosiding Simposium Nasional Temulawak. Bandung 17-18 September 1985: 42-48.

Puslitbangbun., 2007. Varietas Unggul Tanaman Perkebunan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Deptan. Hal 4 - 9.

Rahardjo M., 2005. Purwoceng Budidaya dan Pemanfaatan untuk Obat Perkasa Pria. Seri Agrisehat. Penebar Swadaya Cimanggis Depok. 59 p.

Fifai MA., 1990. 30 Tumbuhan Obat Langka Indonesia. Hori Bunda No. 10. 15 p.

Setiyono R.T., C. Indrawanto dan Ermiati, 2007. Uji Multilokasi Nomor-nomor Harapan Temulawak pada Berbagai Kondisi Agroekologi. Laporan Teknis Penelitian T.A 2007. Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Hal 220 - 256.

Setiyono, R.T., N. Ajijah dan N. Bermawie, 2008. Usulan Pelepasan Varietas Temulawak ( Roxb.). Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. 35 hal.

Soetrisno, 1982. Soetrisno, 1982. Dasar-Dasar Evaluasi Proyek (Dasar-dasar perhitungan teori dan studi kasus). Fakultas Ekonomi UGM. Andi Offset. Yokyakarta, 1982. Hal.

231 - 240.

Suratiyah K., 2006. Ilmu Usahatani. Cetakan I. Penebar Swadaya Jakarta. 124 p.

Sutawi, 2003. Ketahanan Pangan dan Kesengsaraan Petani. Tanggapan untuk Siswono Yudo Husodo dan Khudori. Kompas, Senen.23/Juni/2003. Hal 4.

Syukur ., 2005. Usulan Pelepasan Varietas Kunyit Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. 32 p.

Zuraida, Lelana A dan Nuroniah HS., 2009. Perkembangan Biofarmaka Kehutanan.

Bunga Rampai Biofarmaka Kehutanan Indonesia dari Tumbuhan Hutan untuk Keunggulan Bangsa dan Negara. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Tanaman. Badan Litbang Kehutanan. Dephut. Hal 3 - 13.

et al

Curcuma xanthorizha

Curcuma xanthorrhiza

et al

Dalam dokumen KELAYAKAN USAHATANI BEBERAPA TANAMAN OBAT (Halaman 25-28)

Dokumen terkait