Kelompok Rekayasa Pangan
DAFTAR PUSTAKA
Adebowale, K.O., Henle, T., Schwarzenbolz, U. and Doert, T.
2009. Modification and properties of African yam bean (Sphenostylis stenocarpa Hochst. Ex A. Rich.) Harms starch I: Heat moisture treatments and annealing. Food Hydrocolloids, 23: 1947–1957.
Alsuhendra dan Ridawati. 2009. Pengaruh modifikasi secara pregelatinisasi, asam, dan enzimatis terhadap sifat fungsional tepung umbi gembili (Dioscorea esculenta).
Universitas Negeri Jakarta. Jakarta.
Chi, H., Xu, K., Wu, X., Chen, Q., Xue, D. and Song, C.,Zhang, W. dan Wang, P.2008. Effect of acetylation on the properties of corn starch. Food Chemistry,106:
923–928.
| Karakteristik Fisik Pati Aren Asetat Fosfat Dari Hasil Modifikasi Ganda|
Abdul Rahim1*), Syahraeni Kadir1), Basir Ciyo1), Safira Madina2), Jusman3) 19 Dinas Perkebunan Provinsi Selawesi Tengah, 2016. Laporan
tahun 2016. Palu.
Diop, C.I.K., Li, H.L.,Xie, B.J. and Shi, J. 2011. Effect of acetic acid / acetic anhydride ratios on the properties of corn starch acetates. Food Chemistry, 126: 1662 - 1669.
Herlina. 2010. Karakteristik sifat fisik, kimia, dan fungsional bahan pati umbi gembili (Dioscorea esculenta l.) termodifikasi secara ikat silang dengan natrium tripolifosfat. Jurnal Fakultas Tekhnologi Pertanian:
Universitas Jember.
Kadek, H.I.A., Rahim, A. dan Kadir, S. 2016. Karakteristik fisikokimia pati aren asetat. Jurnal Agroland, 23(2):
157-163.
Koo, Seung-Hyun, Lee, Kwang-Yeon and Lee, Hyeon-Gyu.
2010. Effect of cross-linking on the physicochemical and physiological properties of corn starch. Food Hydrocolloids, 24: 619-625.
Koswara, 2006. Teknologi Modifikasi Pati. Ebook Pangan.
Larrauri, J.A., Ruperez, P., Borroto, B. andSaura-Calixto, S.
1996. Mango peels as a new tropical fibre: preparation and characterization. Lebensm Wiss U Technology, 29:
729–733.
Maulani, R.R., Fardiaz, D., Kusnandar, F. dan Sunarti, T.C.
2013. Characterization and physical properties of hydroxypropylated and cross-linked arrowroot (Marantha arundinacea) starch. Journal Engeneering of Technology Science, 45 (3): 207-221.
Miao, M., Zhang, T., Mu, W. and Jiang, Bo. 2011. Structural characterizations of waxy maize starch residue following and vitro pancreatin and amyloglucosidase synergistic hydrolysis. Food Hydrocolloids, 25: 214-220.
Mirmoghtadaie, L., M. Kadivar dan M. Shahedi. 2009. Effects of cross-linking and scetylation on oat starch properties.
Journal of Food Chemistry, 166 : 709-713.
Polnaya, J. F., 2006. Kegunaan pati sagu dan termodifikasi serta karakteristiknya. Jurnal Agroforestri, 1(3): 51-56.
Radley, J. A. 1976. Starch and It’s Derivatives. John Willey and Sous Inc., New York.
Rahim, A., Haryadi, Cahyanto, M.N. dan Pranoto, Y. 2012.
Structure and functional of resistant starch from
| Karakteristik Fisik Pati Aren Asetat Fosfat Dari Hasil Modifikasi Ganda|
Abdul Rahim1*), Syahraeni Kadir1), Basir Ciyo1), Safira Madina2), Jusman3) 20 butyrylated arenga starches. African Journal of Food Science, 6(12): 335-343.
Rahim, A., Hutomo, GS. and Jusman, 2013. Effect of phosphorylation on the physical and chemical characteristics of arenga starch. International Journal of Biology, Pharmacy and Allied Sciences, 2(11): 1973-1985.
Rahim, A., Kadir, S. and Jusman, 2015. Chemical and functional properties of acetylated arenga starches prepared at different reaction time.International Journal of Current Research in Biosciences and Plant Biology, 2(9): 43-49.
Rahim, A., Kadir, S. and Jusman, 2017. The influence degree of substitution on the physicochemical properties of acetylated arenga starches. International Food Research Journal, 24(1): 102-107.
Retraningtyas, D.A. dan Putri, W.D.R. 2014. Karakterisasi sifat fisikokimia pati ubi jalar oranye hasil modifikasi perlakuan STPP (Lama perendaman dan konsentrasi).
Jurnal Pangan dan Agroindustri, 2(4):66-77.
Sha, X.S., Xiang, Z.J., Bin, L., Jing, L., Bin, Z., Jiao, Y.J. and Kun, S.R. 2012. Preparation and physical characteristics of resistant starch (type 4) in acetylated indica rice.
Food Chemistry, 134: 149–154.
Silvia, N., Widarta, I.W.R. dan Wiadnyani, A.A.I.S. 2016.
Pengaruh penambahan sodium tripolifosfat (sttp) terhadap karakteristik pati sente (Alocasia macrorrhiza (l.) schoot) yang dimodifikasi dengan metode cross-lingking. Fakultas Teknologi Pertanian: Universitas Udayana.
Volkert, B., Lehmann, A., Greco, T. and Nejad, M.H. 2010. A comparison of different synthesis routes for starch acetate and the resulting mechanical properties.
Carbohydrate Polymers, 79: 571-577.
Xu, Y., Miladinove, V. and Hanna, M.A. 2004. Synthesis and characterization of starch acetates with high substitution. Cereal Chemistry, 81(6): 735-740.
| Komponen Asam Amino Bubuk Kulit Lidah Buaya Dengan Variasi Konsentrasi Maltodekstrin Menggunakan Foam Mat Drying| Agato*, Narsih 21
RP02
Komponen Asam Amino Bubuk Kulit Lidah Buaya Dengan Variasi Konsentrasi Maltodekstrin Menggunakan
Foam Mat Drying
Agato*, Narsih
Jurusan Teknologi Pertanian, Politeknik Negeri Pontianak, Kalimantan Barat
*Korespondensi: [email protected]
Abstrak
Tujuan Penelitian ini adalah untuk membandingkan efek variasi penggunaan maltodekstrin terhadap komponen asam amino pada bubuk kulit lidah buaya yang dikeringkan dengan metoda foam mat drying. Bahan yang digunakan adalah kulit lidah buaya yang diekstrak dengan menggunakan pelarut air pada suhu 60oC dalam waktu 40 menit. Ekstrak yang dihasilkan divariasikan dengan maltodekstrin dalam beberapa konsentrasi yaitu 5, 10 dan 15%. Campuran keduanya kemudian dikeringkan pada suhu 130oC selama 6 jam dan dihaluskan untuk dijadikan bubuk dengan ukuran 80 mesh. Bubuk yang dihasilkan kemudian dianalisa asam aminonya pada masing-masing konsentrasi. Hasil penelitian ini menghasilkan asam amino dengan 20 jenis asam amino pada masing-masing konsentrasi dengan senyawa dominan leusine, glutamic acid, proline yang ketiganya merupakan senyawa yang memiliki sifat antioksidan. Kondisi tersebut mengartikan bahwa variasi konsentrasi maltodekstrin menyebabkan jumlah asam amino yang dimunculkan juga menghasilkan karakter yang berbeda-beda, namun memiliki jumlah yang sama yaitu 20 senyawa.
Kata Kunci: kulit lidah buaya, ekstrak, bubuk, maltodekstrin Abstract
The purpose of this study was to compare the effect of variations in the use of maltodextrin on amino acid components in aloe vera skin powder dried by foam mat drying method. The material used is aloe vera extract which is extracted using water solvent at 60˚C in 40 minutes. The resulting extract was varied with maltodextrin in concentrations 5, 10 and 15%. The second mixture was then dried at 130˚C for 6 hours and mashed to be powdered with 80 mesh. The powder was produced then analyzed for amino acids at each concentration. The results of this study produced amino acids with 20 types of amino acids in each concentration with the dominant leusine compound, glutamic acid, proline, all three of which have antioxidant properties. This condition means that variations in the concentration of maltodextrin cause the number of amino acids that appear also to produce different characters, but have the same amount of 20 compounds.
Keyword: Aloe vera skin, Extract, Powder, Maltodextrin
| Komponen Asam Amino Bubuk Kulit Lidah Buaya Dengan Variasi Konsentrasi Maltodekstrin Menggunakan Foam Mat Drying| Agato*, Narsih 22 PENDAHULUAN
Bubuk merupakan butiran yang memiliki tekstur yang halus yang dapat berasal dari berbagai bahan baik tumbuhan maupun hewan. Penyediaan bubuk merupakan alternatif yang terus dikembangkan mengingat kepraktisan dalam penggunaan dan tidak menimbulkan sisa buangan setelah penggunaanya.
Pembuatan bubuk pada penelitian ini menggunakan kulit lidah buaya yang diekstrak dengan pelarut air pada suhu 60oC dalam waktu 40 menit. Menurut Narsih el al (2013) ekstrak kulit lidah buaya yang diekstrak pada suhu tersebut mengandung senyawa yang memiliki kemampuan antioksidan. Ekstrak kulit lidah buaya yang diperoleh dilanjutkan dengan pembuatan bubuk. Bahan pengisi yang digunakan adalah maltodektrin dengan 3 variasi yang berbeda.
Fungsi bahan pengisi selain sebagai pengikat nutrisi juga untuk meningkatkan total padatan bahan serta meningkatkan rendemen.
Maltodekstrin menurut priscilla et al. (2010) merupakan bagian dari karbohidrat yang umum digunakan sebagai mikroenkapsulat dalam Industrimakanan untuk melindungi senyawa volatil dan senyawa aktif yang terdapat pada bahan olahan dan Nicolas et al. (2001) menambahkan bahwa maltodekstrin memiliki sifat yang baik dalam hal penyerapan air, sedangkan Triyono (2010) menyatakan bahwa maltodekstrin merupakan bahan pengental sekaligus dapat berperan sebagai emulsifier, mudah larut pada air dingin dan
| Komponen Asam Amino Bubuk Kulit Lidah Buaya Dengan Variasi Konsentrasi Maltodekstrin Menggunakan Foam Mat Drying| Agato*, Narsih 23 merupakan oligosakarida yang tergolong dalam prebiotik.
Pada prinsipnya penilitian ini memiliki tujuan untuk membandingkan komponen asam amino pada bubuk kulit lidah buaya yang dikeringkan dengan metoda foam mat, sehingga dapat memberikan gambaran komponen asam amino masing-masing bubuk dengan penggunaan maltodekstrin pada konsentrasi yang berbeda.