Apriadi, T. 2008. Kombinasi bakteri dan tumbuhan air sebagai bioremediator dalam mereduksi kandungan bahan organik limbah kantin [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Ardeniswan, Mulyati Y, Tontowi, Rahman A. 1997. Evaluasi kembali metode analisis untuk penetapan nilai BOD di Indonesia. Buletin IP. 3(3): 19-26.
[AOAC] Association of Official Analytical Chemist. 2005. Official Method of Analysis of The Association of Official Analytical of Chemist. Arlington (US): The Association of Official Analytical Chemist, Inc.
21 [APHA, AWWA, WEF] American Public Health Association, American Water Works Association, Water Environmrnt Federation. 2012. Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater. Washington (US): the Association of Official Analytical Chemist, Inc.
Arifin, M. 2000. Pengolahan limbah hotel berbintang [Tesis]. Bogor (ID): Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor.
Atkins, PW. 1990. Kimia fisika. Penerjemah : Wahyu IP. Jakarta (ID) : Erlangga Auta, M. 2012. Optimization of tea waste activated carbon preparation parameters
for removal of cobacron yellow dye from textile waste waters. International Journal of Advanced Engineering Research and Studies. 1(4): 50-56.
Budiono A, Suhartana, Gunawan. 2009. Pengaruh aktivasi arang tempurung kelapa dengan asam sulfat dan asam fosfat untuk adsorpsi fenol [catatan penelitian]. Semarang (ID): Universitas Diponegoro.
Boyd, CE. 1990. Water quality in ponds for aquaculture. Alabama (AU): Birmingham Publishing Co.
Creek DPE, James DPG. 1991. Granular activated carbon (GAC): Everyone knows of it, few understand it. Ground water monitoring review. 4(4): 211-213.
De Ridder, DJ. 2012. Adsorption of organic micropollutans onto activated carbon and zeolites. Water Management Academic Press (EU): The Netherlands
Djatmiko B, Ketaren S, Setyahartini S. 1985. Pengolahan Arang dan Kegunaannya. Bogor (ID): Agro Industri Press.
Effendi, H. 2003. Telaah kualitas air : Bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan. Yogyakarta (ID): Kanisius.
EPA [Environmental Protection Agency]. 1997. Wastewater treatment manuals: primary, secondary, and tertiary treatment. Wexford: EPA Publisher
Fachrurozi, Utamie LB, Suryani D. 2010. Pengaruh variasi biomassa Pistia stratiotes L. terhadap penurunan kadar BOD, COD, dan TSS limbah cair tahu di Dusun Klero Sleman, Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan. 4(1):1-75
Faujiah, F. 2012. Pemanfaan Karbon Aktif dari Limbah Padat Agar-agar sebagai Adsorben Logam Berat dan Bahan Organik dari Limbah Industri Tekstil [Skripsi]. Departemen Teknologi Hasil Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Haslam, SM. 1995. River Pollution and Ecological Perspective. Chichester (UK): John Wiley and Sons. 253p.
Henry-Silva GG, Camargo AFM, Pezzato MM. 2008. Growth of free-floating aquatic macrophytes in different concentrations of nutrients. Hydrobiologia.
610(1): 153–160.
Holm LG, DL Plucknett, JV Pancho, JP Herberger. 1977. The world’s worst
weeds—distribution and biology. Hawaii (US): University Press.
Indah LS, Boedi H, Prijadi S. 2014. Kemampuan eceng gondok (Eichhornia sp.), kangkung air (Ipomea sp.), dan kayu apu (Pistia sp.) dalam menurunkan bahan organik limbah industri tahu (skala laboratorium). Diponegoro journal of manajemen of aquatic resources. 3(1): 1-6.
Ismanto, NF. 2005. Pemanfaatan eceng gondok (Eichhornia crassipes), kayu apu (Pistia stratiotes), dan kangkung (Ipomoea aquatica) secara bertahap dalam memperbaiki kualitas air lirnbah kantin [Skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor:
Jannatin RD, Mohammad Razif, Mahirul Mursid. 2003. Uji Efisiensi Removal Absorpsi Arang Batok Kelapa untuk mereduksi warna dan Permanganat Value
22
dari Limbah Cair Industri Batik [makalah]. Surabaya (ID) : Institut Teknologi Surabaya.
Khalkhali R, Ansari R, Omidvari. 2005. Adsorption of mercuric ion from aqueous solutions using activated carbon. Polish Journal of Environmental Studies.14(2): 185-188.
Lehr, JH. 1991. Granular-Activated Carbon (GAC): Everyone Knows of It, Few Under- stand It. Ground Water Monitoring Review. 11 ( 4): 5-8.
Lempang M, Hermin T. 2013. Aplikasi arang aktif tempurung kemiri sebagai media tumbuh semai melina. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea. 2(2): 121-137.
Mahdiannoor. 2011. Respon pertumbuhan dan hasil tanaman cabe besar (Capsicum annum L) terhadap pemberian arang sekam padi dan dosis pupuk kandang kotoran itik di lahan rawa lebak. Agroscientiae. 18(3): 164-171
Mangkoedihardjo S, Samudro G. 2010. Fitoteknologi Terapan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Mattjik AA, IM Sumertajaya. 2000. Perancangan Percobaan dengan Aplikasi SAS dan Minitab Jilid I. Edisi Kedua. Bogor (ID): IPB-Press.
Mitchell DS, NM Tur, 1975. The rate of growth of Salvinia molesta (S. auriculata
Auct) in laboratory and natural conditions. Journal of Applied Ecology. 12: 213– 225.
Neter J, Kutner M, Nachtsheim C, Wasserman W. 1996. Applied Linear Statistical Models. Fourth Edition. Boston (NY): McGraw-Hill Companies, Inc.
Nurhayat, W. 2014. Genjot ekspor rumput laut, pemerintah bantu promosikan 11 perusahaan. [internet] (diunduh pada 27 Juli). Tersedia pada: http://finance.detik.com/read/2014/05/27/105434/2593226/1036/genjot-ekspor-rumput-laut-pemerintah-bantu-promosikan-11-perusahaan.
Palar, H. 1994. Pencemaran dan toksikologi logam berat. Jakarta (ID): Rineka Cipta.
Pari G, Hendra J. 2006. Pengaruh lama waktu aktivasi dan konsentrasi asam fosfat terhadap mutu arang aktif kulit Acacia mangium. Jurnal Penelitian Hasil Hutan.
24(1): 1-22.
Priadie, B. 2012. Teknik bioremediasi sebagai alternatif dalam upaya pengendalian pencemaran air. Jurnal Ilmu Lingkungan. 10(1):38-48.
Rachman IA, Sri D, Komarudin I. 2008. Pengaruh bahan organik dan pupuk NPK terhadap serapan hara dan produksi jagung diinceptisol Ternate. Jurnal Tanah dan Lingkungan, Vol. 10(1):7-13
Raskin I, Dushenkov S, Kumar N, Salt DF. 1996. Bioconcentration of heavy metals by plants. Review Article. Vol. 5
Reddy KR, WF De Busk. 1985. Nutrient removal potential of selected aquatic macrophytes. Journal of Environmental Quality. 14 (4): 459-462
Roy, GM. 1995. Activated carbon applications in the food and pharmaceutical industries. Pennsylvania (US): Technomic Publishing Company, Inc.
Safitri, R. 2009. Phytoremediasi greywater dengan tanaman kayu apu (Pistia stratiotes) dan tanaman kiambang (Salvinia molesta) serta pemanfaatannya untuk tanaman selada (Lactuca sativa) secara hidroponik [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Saputra, DR. 2008. Aplikasi bioteknologi pemanfaatan limbah rumput laut. Yogyakarta : Kanisius
Sembiring MT, Sinaga TS. 2003. Arang aktif (pengenalan dan proses pembuatannya) [skripsi]. Medan (ID): Universitas Sumatera Utara.
23 [SK Gubernur]. 1999. Surat keputusan gubernur jawa barat nomor 6 tahun 1999 tentang baku mutu air limbah industri tekstil. Bogor (ID): Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air.
Smith, B. 1988. A Workbook for pollution prevention by source reduction in textille wet processing. north carolina (US): North Carolina State University. Suganda H, Setyorini D, Kusnasi H, Saripin I, Kurnia U. 2002. Evaluasi
pencemaran limbah industri tekstil untuk kelestarian sawah. Bogor (ID): Balai Penelitian Tanah.
Sukardjo, P. 1997. Kimia Fisika. Yogyakarta (ID): Rineka Cipta.
Sulistyawati, S. 2008. Modifikasi tongkol jagung sebagai adsorben logam berat Pb (II) [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Suwilin. 2007. Efektifitas arang aktif kayu sengon (Paraserianthes falcataria L. Nielsen) dan tempurung kelapa (Coconus nucifera L.) untuk pemurnian minyak goreng bekas [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
Triwisari, DA. 2010. Fraksinasi polisakarida beberapa rumput laut [skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.
Ulfin I, Widya W. 2005. Study penyerapan kromium dengan kayu apu (Pistia stratiotes, L). Jurnal Akta Kimia Indonesia. 1(1): 41-48
Vymazal J, Hans B, Paul FC, Raimund H, Reinhard P, Johannes L. 1998. Removal mechanisms and types of constructed wetlands. Constructed Wetland for Wastewater Treatment in Europe. Bakhuys Publisher (EU): The Netherlands: pp 17-66.
Widihati IAG, Suastuti Ni GAM DA, Nirmalasari MY. 2012. Studi kinetika adsorpsi larutan ion logam kromium (Cr) menggunakan arang batang pisang (Musa paradisiaca). Jurnal Kimia. 6(1): 8–16.
24
LAMPIRAN
Lampiran 1 Uji statistik RAL in time perlakuan terhadap parameter kualitas air limbah industri tekstil
Parameter Taraf
nyata
P-value Kesimpulan Keterangan
a COD 0.01 <0.0001 Tolak H0 Perlakuan dan waktu berpengaruh nyata terhadap penurunan COD b Ammonia 0.01 0.6240 Gagal tolak H0 Perlakuan dan waktu tidak
berpengaruh nyata terhadap penurunan ammonia
c TSS 0.01 0.0003 Tolak H0 Perlakuan dan waktu berpengaruh nyata terhadap penurunan TSS d Warna 0.01 <0.0001 Tolak H0 Perlakuan dan waktu berpengaruh
nyata terhadap degradasi warna e Kromium
total
0.01 <0.0001 Tolak H0 Perlakuan dan waktu berpengaruh nyata terhadap penurunan Kromium total
f Nitrat 0.01 0.0106 Gagal tolak H0 Perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap penurunan nitrat
g Ortofosfat 0.01 <0.0001 Tolak H0 Waktu berpengaruh nyata terhadap penurunan ortofosfat
h Biomassa 0.01 0.0200 Gagal tolak H0 Perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap peningkatan biomassa Lampiran 2 Hasil uji pengaruh perlakuan terhadap COD
R2 Varian Rataan TSS Ftab 0.9123 4.8387 392.3542 10.85
Sumber Keragaman DB JK KT Fhit Pr > F perlakuan 3 21694.0625 7231.3542 20.06 <0.0001 ulangan (perlakuan) 8 2647.1667 330.8958 0.92 0.5188 waktu 3 55803.0625 18601.0208 51.61 <0.0001 perlakuan*waktu 9 9796.5208 1088.5023 3.02 0.0147
Perlakuan Nilai rataan Kelompok perlakuan*
Arang aktif dan P. stratiotes 421.0830 a
Arang aktif 2 jam dan P. stratiotes 404.1670 a
Pistia stratiotes 375.3333 b
Kontrol 368.8333 c
*Huruf yang sama pada kelompok perlakuan menandakan tidak berbeda nyata pada taraf uji 1% (Uji selang berganda Duncan)
Lampiran 3 Hasil uji pengaruh perlakuan terhadap TSS
R2 Varian Rataan TSS Ftab 0.8957 29.4509 23.37500 8.96
Sumber Keragaman DB JK KT F hit Pr>F perlakuan 3 1328.2500 442.7500 9.34 0.0003 Ulangan(perlakuan) 8 556.0000 69.5000 1.47 0.2211 waktu 3 7272.9167 2424.3056 51.16 <0.0001 perlakuan*waktu 9 610.7500 67.8611 1.43 0.2298
25
Perlakuan Nilai rataan Kelompok perlakuan*
Arang aktif dan P. stratiotes 32.1670 a
Arang aktif 2 jam dan P. stratiotes 26.2670 a
Pistia stratiotes 19.6670 b
Kontrol 19.0000 b
*Huruf yang sama pada kelompok perlakuan menandakan tidak berbeda nyata pada taraf uji 1% (Uji selang berganda Duncan)
Lampiran 4 Hasil uji pengaruh perlakuan terhadap warna
R2 Varian Rataan TSS Ftab 0.9524 3.3905 334.8333 20.90 Source DB JK KT Fhit Pr > F perlakuan 3 8104.8333 2701.6111 20.96 <0.0001 ulangan(perlakuan) 8 1868.8333 233.6042 1.81 0.1241 waktu 3 47712.8333 15904.2778 123.40 <0.0001 perlakuan*waktu 9 4277.0000 475.2222 3.69 0.0051
Perlakuan Nilai rataan Kelompok perlakuan*
Arang aktif 2 jam dan P. stratiotes 350.5000 a
Arang aktif dan P. stratiotes 341.5000 a
Pistia stratiotes 331.9170 b
Kontrol 315.4170 c
*Huruf yang sama pada kelompok perlakuan menandakan tidak berbeda nyata pada taraf uji 1% (Uji selang berganda Duncan)
Lampiran 5 Hasil uji pengaruh perlakuan terhadap Kromium total R2 Varian Rataan TSS Ftab 0.9602 11.0215 0.1137 25.17 Source DB JK KT F hit Pr > F perlakuan 3 0.0110 0.0037 25.43 <0.0001 ulangan(perlakuan) 8 0.0005 0.0001 0.42 0.8959 waktu 3 0.0722 0.0241 153.19 <0.0001 perlakuan*waktu 9 0.0072 0.0008 5.09 0.0007
Perlakuan Nilai rataan Kelompok perlakuan*
Arang aktif dan P. stratiotes 0.1358 a
Arang aktif 2 jam dan P. stratiotes 0.1189 b
Pistia stratiotes 0.1045 c
Kontrol 0.0956 c
*Huruf yang sama pada kelompok perlakuan menandakan tidak berbeda nyata pada taraf uji 1% (Uji selang berganda Duncan)
26
Lampiran 6 Hasil uji pengaruh perlakuan terhadap ortofosfat R2 Varian Rataan ortofosfat F tab 0.9902 4.0260 0.5124 105.42
Source DB Anova SS Mean Square F hit Pr > F perlakuan 3 0.0288 0.0096 22.53 <0.0001 ulangan(perlakuan) 8 0.0020 0.0003 0.58 0.7859 waktu 3 0.9847 0.3282 771.32 <0.0001 perlakuan*waktu 9 0.0163 0.0018 4.27 0.0021
Perlakuan Nilai rataan Kelompok perlakuan*
Kontrol 0.5443 a
Pistia stratiotes 0.5281 a
Arang aktif 2 jam dan P. stratiotes 0.4890 b
Arang aktif dan P. stratiotes 0.4882 b
*Huruf yang sama pada kelompok perlakuan menandakan tidak berbeda nyata pada taraf uji 1% (Uji selang berganda Duncan)
27
RIWAYAT HIDUP
Penulis dilahirkan di Brebes pada tanggal 29 Oktober 1991 dari pasangan Ayahanda (Sarwin) dan Ibunda (Murniati) serta merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Pendidikan formal yang ditempuh penulis dimulai dari SD Negeri Bantarkawung I dan lulus pada tahun 2004. Pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan di MTsN Bantarkawung dan lulus pada tahun 2007, kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Bumiayu dan lulus pada tahun 2010.
Tahun 2010, Penulis diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur Undangan Seleksi Masuk Institut Pertanian Bogor (USMI) pada Program Studi S1 Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Selama studi di Institut Pertanian Bogor. Selama menjadi mahasiswa, Penulis aktif sebagai pengurus BEM Fakultas FPIK Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) periode 2011-2012 dan pengurus PSM IPB Agria Swara divisi Public Relation periode 2011-2012. Penulis juga aktif sebagai asisten mata kuliah Avertebrata Air periode 2011-2012 dan periode 2012-2013, asisten Planktonologi periode 2012-2013, dan asisten Ekotoksikologi Perairan periode 2013-2014. Penulis juga aktif dalam kegiatan kemahasiswaan di IPB sebagai panitia maupun peserta. Penulis pernah mengikuti kegiatan International dalam ajang kompetisi seni paduan suara di Finlandia pada tahun 2012, Switzerland dan Irlandia pada tahun 2014 bersama tim Festival Luar Negeri PSM IPB Agria Swara, di samping itu penulis merupakan salah satu penerima beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) periode 2011-2014.