• Tidak ada hasil yang ditemukan

Almatsier dkk. 1992. Pelayanan Gizi Rumah Sakit dan Perkembangan Ilmu serta Teknologi Gizi Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Almatsier S. 2001. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Almatsier S. 2004. Penuntun Diet. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Al-Shoshan AA. 1998. Hospital Malnutrition Worldwide in Queens Medical Centre Nottingham. J of Clinical Nutrition 88(1): 79–82.

Atmarita & Fallah TS. 2004. Analisis Situasi Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Dalam: Widya Karya Pangan dan Gizi VIII. Jakarta: Lembaga Penelitian Indonesia

[Depkes RI] Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1991. Buku Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta: Dirjen Pelayanan Medik, Direktorat Rumah Sakit Khusus dan Swasta.

___________. 2003. Buku Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit, Jakarta: Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat.

___________. 2006. Buku Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta: Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat.

___________. 2010. Buku Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta: Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat.

Fajarwati V. 2010. Pengetahuan, sikap, dan praktik higiene pedagang dan sanitasi makanan jajanan kaki lima (studi di area jalan Babakan Raya Darmaga Bogor) [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia, IPB.

Furqon D. 2010. Penyelenggaraan makanan dan tingkat kepuasan pelanggan pada rumah makan: studi kasus Rumah Makan Panggang Ayam Kampung Galuga 2, Bogor [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.

Hartono A. 2000. Asuhan Nutrisi Rumah Sakit. Yogyakarta: Penerbit Buku Kedokteran.

John A. Martilla and John C. James. 1977. Importance-performance analysis. Journal of Marketing 77 – 79.

Kotler P. 2005. Manajemen Pemasaran. Ed ke-11. Jilid 1. Jakarta: Indeks.

Moehyi S. 1992. Penyelenggaraan Makanan Institusi dan Jasa Boga. Jakarta: Bharata.

________. 1999. Pengaruh Makanan dan Diit untuk Penyembuhan Penyakit. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Mukrie NA. 1990. Manajemen Makanan Institusi. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Nareswara AS. 2011. Hubungan kepuasan pasien dari aspek kualitas makanan rumah sakit dengan sisa makanan di RSUD Kota Semarang [tesis].Semarang. Fakutas Kesehatan, Universitas Diponegoro.

Nida K. 2011. Faktor-faktor yang berhubungan dengan sisa makanan pasien rawat inap di rumah sakit jiwa sambang lihum [skripsi]. Banjarbaru: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Borneo Banjarbaru.

Palacio JP, Theis M. 2009. Introduction to Foodservice. Ed ke-11. Ohio: Pearson Education.

Papalia DE, Olds SW. 2001. Human Development, Second Edition. USA: McGraw-Hill, Inc.

Perdigon GP. 1989. Foodservice Management In The Philippines. Quezon City: U.P. College of Hiomi Economics.

[Persagi] Persatuan Ahli Gizi Indonesia. 2009. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Prawirohartono EP, Djamaluddin M, Paramastri I. 2005. Analisis zat gizi dan biaya sisa makanan pada pasien dengan makanan biasa. Jurnal Gizi Klinik Indonesia 1(3):108-112.

Ratna MR. 2009. Evaluasi Manajemen Penyelenggaraan Makanan Institusi di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso [thesis]. Sukarta: Universitas Muhammadiyyah.

Sediaoetama AD. 2000. Ilmu Gizi untuk Mahasiswa dan Profesi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sevilla CG. 1993. Pengantar Metode Penelitian. Jakarta: UI-Press.

Soegianto B. 2008. Pelayanan gizi rumah sakit. www.advokasigizirs.com [18 Mar 2011].

Soegih R. 1998. Kapita Selekta Nutrisi Klinik. Jakarta: PERNEPARI. Tjiptono F. 2008. Strategi Pemasaran. Ed ke-3. Yogyakarta: ANDI.

Umar H. 2002. Riset Pemasaran dan Prilaku Konsumen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

West, Wood. 1998. Food Service in Institution Sixth Education. New York: Mac Milan Publising Company.

Williams PG, Walton K. 2011. Plate waste in hospital and strategies for change. J of Clinical Nutrition and Metabolism 6: 235-241.

Lampiran 1. Struktur Organisasi Pelayanan Gizi RS Swasta “X” Direktur RS “X”

Manajer Satuan Bisnis Usaha (SBU) Dapur Manajer Satuan Bisnis

Usaha (SBU) rawat inap

Administrasi Dapur Ahli Gizi Rawat Inap Ahli Gizi Dapur

Asisten manajer

Cook Cook helper Pastry Penyaji Petugas Gudang

Lampiran 2. Denah Dapur RS Swasta “X”

Keterangan :

1 = Ruang penerimaan

2 = Tempat penyimpanan bahan makanan kering (gudang) 3 = Tempet pencucian alat makan

4 = Kompor

5 = Tempat pencucian bahan makanan

6 = Tempat penyimpanan bahan makanan basah (lemari pendingin) 7 = Tempat istirahat pegawai

8 = Meja/tempat persiapan

9 = Meja/tempat pemorsian untuk kelas I dan II 10 = Ruang ahli gizi dapur

Lampiran 3. Hasil uji SPSS karakteristik contoh, waktu makan, dan kepuasan dengan sisa makanan contoh

Tabel 1 Hasil uji korelasi spearman hubungan umur dengan sisa makanan contoh

umur sisa_makan Spearman's rho umur Correlation Coefficient 1,000 ,058

Sig. (2-tailed) . ,048

N 30 30

sisa_makan Correlation Coefficient ,058 1,000 Sig. (2-tailed) ,048 .

N 30 30

Tabel 2 Hasil uji korelasi spearman hubungan jenis kelamin dengan sisa makanan contoh

jenis_kelamin sisa_makan Spearman's rho jenis_kelamin Correlation Coefficient 1,000 ,034 Sig. (2-tailed) . ,235

N 30 30

sisa_makan Correlation Coefficient ,034 1,000 Sig. (2-tailed) ,235 .

N 30 30

Tabel 3 Hasil uji korelasi spearman hubungan tingkat pendidikan dengan sisa makanan contoh

jenis_kelamin sisa_makan Spearman's rho jenis_kelamin Correlation Coefficient 1,000 ,001 Sig. (2-tailed) . ,070

N 30 30

sisa_makan Correlation Coefficient ,001 1,000 Sig. (2-tailed) ,070 .

N 30 30

Tabel 4 Hasil uji korelasi spearman hubungan jenis penyakit dengan sisa makanan contoh

jenis_kelamin sisa_makan Spearman's rho jenis_kelamin Correlation Coefficient 1,000 ,016 Sig. (2-tailed) . ,046

N 30 30

sisa_makan Correlation Coefficient ,016 1,000 Sig. (2-tailed) ,046 .

N 30 30

Tabel 5 Hasil uji korelasi spearman hubungan jenis diet dengan sisa makanan contoh

jenis_kelamin sisa_makan Spearman's rho jenis_kelamin Correlation Coefficient 1,000 ,024 Sig. (2-tailed) . ,097

N 30 30

sisa_makan Correlation Coefficient ,024 1,000 Sig. (2-tailed) ,097 .

Tabel 6 Hasil uji korelasi spearman hubungan waktu makan dengan sisa makanan contoh

jenis_kelamin sisa_makan Spearman's rho jenis_kelamin Correlation Coefficient 1,000 ,019 Sig. (2-tailed) . ,521

N 30 30

sisa_makan Correlation Coefficient ,019 1,000 Sig. (2-tailed) ,521 .

N 30 30

Tabel 7 Hasil uji korelasi spearman hubungan kepuasan dengan sisa makanan contoh

jenis_kelamin sisa_makan Spearman's rho jenis_kelamin Correlation Coefficient 1,000 ,195 Sig. (2-tailed) . ,303

N 30 30

sisa_makan Correlation Coefficient ,195 1,000 Sig. (2-tailed) ,303 .

N 30 30

Tabel 8 Hasil uji beda Kruskal Wallis sisa makanan contoh antar waktu makan

sisa_makan

Chi-square 6,519

df 2

Asymp. Sig. ,038

Tabel 9 Hasil uji lanjut Mann-Whitney sisa makanan contoh antar waktu makan (pagi dengan siang)

sisa_makan

Mann-Whitney U 70261,000 Wilcoxon W 159937,000

Z -2,037

Asymp. Sig. (2-tailed) ,042

Tabel 10 Hasil uji lanjut Mann-Whitney sisa makanan contoh antar waktu makan (pagi dengan sore)

sisa_makan

Mann-Whitney U 87683,000 Wilcoxon W 175673,000

Z -,296

Asymp. Sig. (2-tailed) ,767

Tabel 11 Hasil uji lanjut Mann-Whitney sisa makanan contoh antar waktu makan (siang dengan sore)

sisa_makan

Mann-Whitney U 68600,500

Wilcoxon W 156590,500

Z -2,377

Lampiran 4. Kuisioner Penelitian

Dokumen terkait