• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bangun, M. K., 1998. Perancangan Percobaan. Fakultas Pertanian USU. Medan.

Cahyana, YA, Muchrodji, dan M.Bakrun. 1999. Jamur Tiram. Penebar Swadaya, Jakarta.

Cahyana, Y. A., Muchroji dan M. Bakrun., 2001. Jamur Tiram. Penebar Swadaya, Jakarta. Hal 1, 8, 37, 38

Chandra, A. O. 2011. Pengaruh Panjang Gelombang Terhadap Daya Serap Pupuk NPK Dengan Menggunakan Alat Spektrofotometer. Tugas Akhir Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Semarang.

Chang S.T., and Miles, P.G., 2004., Mushroom Cultivation, Nutritional Value, Medicinal Effect, and Enviromental Impact. 2nd edition. CRC Press.

Boca Raton London. New York Washington, D.C.

Dinas Pertanian., 2006. Budidaya Jamur Tiram. http://www.diperta jatim.go.id/index.php. 20 April 2019.

Ding, F. J., H. Syahfari, dan M. Napitupulu. 2019 Pengaruh Media Tumbuh dan Pemberian Pupuk TSP Pada Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal AGRIFOR Volume XVIII Nomor 1, Maret 2019. ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960

Direktorat Jendral Bina Produksi Hortikultura. 2016.

http://hortikultura.pertanian.go.id/?p=1532. Diakses 10 April 2019.

Djarijah, N.M dan A.S. Djarijah. 2001. Budidaya Jamur Tiram. Kanisius Yogyakarta.

Draski, H. dan Ernita. 2013. Pengaruh Jenis Media dan Dosis Fosfor Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreotus). Jurnal Dinamika Pertanian Volume XXVIII Nomor 3 Desember 2013 (203 - 210).

P: ISSN 0215-2525 E: ISSN 2549-7960.

Hasibuan, B.E. 2008. Diktat pupuk dan pemupukan. Fakultas Pertanian USU.

USU Press, Medan.

Gunawan, A. W., 2000. Usaha Pembibitan Jamur. Penebar Swadaya. Jakarta Mahadi, I., E.Suryawati dan Nurkameria. 2016. Pengaruh Penambahan Pupuk

Majemuk Npk Terhadap Pertumbuhan Dan Kadar Protein Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Dinamika Pertanian Volume XXXII Nomor 1 April 2016 (51–56).

Masefa, L., Nurmiati dan Periadnadi. 2016. Pengaruh Kapur dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan Miselium dan Produksi Jamur Tiram Cokelat (Pleurotus cystidiosus O.K Miller). Online Jurnal of Natural Science Vol 5(1) : 11-20. ISSN: 2338-0950.

Nunung dan Abbas. 2001. Budidaya Jamur Kuping. Yogyakarta: Kanisius.

Parlindungan, A. K., 2003. Karakteristik Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleorotus ostreatus) dan Jamur Tiram Kelabu (Pleurotus sajor Caju) pada Baglog Alang-Alang. Skripsi Faperta, Universitas Riau. Pekanbaru.

Pramita, I., Pengaruh Kapur dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan Miselium dan Produksi Jamur Kuping Hitam (Auricularia polythrica (Mont.) Sacc.).

Online Jurnal of Natural ScienceVol 4(3) :329-337. ISSN: 2338-0950 Rahma, H., Nurmiati, D. P. Putra., dan Periadnadi. Pengaruh Pertumbuhan

Semiatun, A. 2007. Pengaruh Penambahan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Jamur Putih (Pleurotus ostreatus) pada Media Serbuk Kayu. Skripsi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Sugianto, A. 2004. Respons Jamur Tiram Putih Terhadap Substrat Bervariasi Rasio C/N dan Penambahan Nutrisi AGS+. Disertasi. PPs. Universitas Padjajaran Bandung.

Sugianto, A. 2013.Teknologi Inovasi TEL Jamur Tiram Putih untuk Melipatgandakan Produksi. Intimedia. Malang.

Sugianto, A. 2017. Pembangunan Pedesaan Melalui Penerapan IPTEK Wirausaha Jamur Kayu. Intimedia. Malang Jawa Timur.

Sumiati, E., 2009. Jenis Suplemen Substrat untuk Meningkatkan Produksi Tiga Strain Jamur Kuping. Balai Penelitian Tanaman Sayuran Lembang.

Bandung. Jurnal. Hort, Vol.19(1):75-88

Sunarti, A, 1998. Serbuk Kayu untuk Jamur Trubus, Juli, No 344, Jakarta.

Suriaria, U. 1986. Pengantar Untuk Mengenal dan Menanam Jamur. Angkasa.

Bandung

Suriawiria, U. 2001. Sukses Beragrobisnis Jamur Kayu: shitake, kuping, tiram.

Cetakan III. Penebar Swadaya : Jakarta. 104 Hal.

Suriawiria, U.H., 2003. Sukses Beragrobisnis Jamur Kayu. Penebar Swadaya.

Jakarta

Susilawati, B. Raharjo. 2010. Petunjuk Teknis Budidaya Jamur Tiram (Pleourotus ostreatus var florida) yang ramah lingkungan (Materi Pelatihan Agribisnis bagi KMPH). BPTP Sumatera Selatan. Palembang.

Suwito, M. 2006. Resep Masakan Jamur dari Chef Ternama. PT. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Warisno dan Dahana, 2010.Tiram Menabur Jamur Menuai Rupiah. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Widarjono, K 1991. Pengaruh Kompos Limbah Kapas dan Perobekan Kantung Substrat terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus).

Jurusan Biologi FMIPA, Institut Pertanian Bogar.

Wijoyo, P.M., 2011. Cara Budi Daya Jamur Tiram Yang Menguntungkan.

Pustaka Agro Indonesia. Jakarta

Winarni, I., dan U. Rahayu. 2002. Laporan Penelitian Pengaruh Formulasi Media Tanam Dengan, Bahan Dasar Serbuk Gergaji Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Pusat Studi Indonesia-Lembaga Penelitian Universitas Terbuka. Jakarta.

Winarno, F.G. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Jakarta.

Young, R. D., D. G. Westfall & W. Colliver. 1985. Produksi, Pemasaran dan Penggunaan Pupuk-Pupuk Sulfur dalam Teknologi dan Penggunaan Pupuk (Edisi Ketiga) (Engelstad, O. P., Editor. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

LAMPIRAN Lampiran 1. Deskripsi Jamur Tiram Putih

Varietas : Jamur Tiram Putih

Warna tudung : Putih Kekuningan Diameter tudung : 3-14 cm

Bentuk tudung : Bulat, Lonjong

Ketebalan tudung : Lebih tipis dari tiram cokelat dan tiram abu abu Percabangan : Cukup banyak

Jumlah Rumpun : Ada rumpun / banyak Masa inkubasi : 12-21 hari

Pembentukan Primordial : 3-5 hari Pembentukan tubuh buah : 4-7 hari Periode panen : 7-14 hari Daya simpan : Tahan waktu Umur Panen : ± 60 hari

Produksi : 0.6 –1kg/baglog dengan ukuran baglog 1,5- 2 kg (Cahyana, dkk., 2002)

Lampiran 2. Bagan Rak Penelitian

Ulangan I Ulangan II Ulangan III

P1D3 80

Lampiran 3. Data Waktu Penyebaran Miselium Jamur (HSI)

Lampiran 4. Data Sidik Ragam Waktu Penyebaran Miselium Jamur (HSI)

SK db JK KT Fhit ftabel

Lampiran 5. Data Umur Mulai Panen Jamur (HSI)

Lampiran 6. Data Sidik Ragam Umur Mulai Panen Jamur

SK db JK KT Fhit ftabel

Lampiran 7. Data Bobot Segar Jamur (gram)

Lampiran 8. Data Sidik Ragam Bobot Segar Jamur

SK DB JK KT FHIT F5% F1% Ket.

Lampiran 9. Data Jumlah Tudung Jamur (helai)

Lampiran 10. Data Sidik Ragam Jumlah Tudung Jamur

SK DB JK KT FHIT F5% F1% Ket.

Lampiran 11. Data Diameter Tudung Jamur (cm)

Lampiran 12. Data Sidik Ragam Diameter Tudung Jamur

SK DB JK KT FHIT F5% F1% Ket.

Lampiran 13. Data Bobot Segar Total Jamur (g)

Lampiran 14. Data Sidik Ragam Bobot Segar Total Jamur (g)

SK db JK KT Fhit ftabel

Lampiran 15. Data Hasil Analisis C-organik Pada Media Jamur (Baglog)

Lampiran 16. Data Sidik Ragam C-organik Pada Media Jamur (Baglog)

SK db JK KT Fhit ftabel

Lampiran 17. Data Hasil Analisis N-Total (%) pada Media Jamur (Baglog)

Lampiran 18 . Data Sidik Ragam N-Total (%) pada Media Jamur (Baglog)

SK DB JK KT FHIT F5% F1% Ket.

Lampiran 19. Data Hasil Analisis C/N pada Media Jamur (Baglog)

Lampiran 20. Data Sidik Ragam C/N pada Media Jamur (Baglog)

SK DB JK KT FHIT F5% F1% Ket.

Lampiran 21. Data Hasil Analisis P2O5 (%) pada Media Jamur (Baglog)

Lampiran 22. Data Sidik Ragam P2O5 (%) pada Media Jamur (Baglog)

SK db JK KT Fhit ftabel

Lampiran 23. Data Hasil Analisis pH H2O pada Media Jamur (Baglog)

Lampiran 24. Data Sidik Ragam pH H2O pada Media Jamur (Baglog)

SK db JK KT Fhit ftabel

Lampiran 25. Foto Kegiatan Penelitian

Persiapam media tanam Fermentasi Pengisian Media

Inokulasi Sterilisasi Inkubasi

Growing

Lampiran 26. Foto Panen Jamur Tiram Putih

Dokumen terkait