Akhyani, A. 2008. Model Pembelajaran Kesetimbangan Kimia Berbasis Inkuiri Laboratorium untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA. Tesis. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia
Akkus, R., Gunel M. & Hand B. 2007. Comparing an Inquiry-Based Approach Known as the Science Writing Heuristic to Traditional Science Teaching Practices: Are There Differences? International Journal of Science Education, 29(14): 1745-1765
Andayani. 2009. Penerapan Model Inkuiri Terbimbing dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kemampuan Kerja Ilmiah Peserta Didik Kelas X-D MAN 3 Malang. Skripsi. Malang: Universitas Negeri Malang
Anderson, R. 2002. Reforming Science Teaching: What Research Says About Inquiry. Journal of Science Teacher Education, 13, 1-2
Andriani, N. 2011. Efektifitas Penerapan Inkuiri Terbimbing (Guided Inkuiri) pada Mata Pelajaran Fisika Pokok Bahasan Cahaya di Kelas VIII SMP Negeri 2 Muara Padang. Bandung: Prosiding Simposium Nasional Inovasi Pembelajaran dan SAINS
Anni, C. T. 2006. Psikologi Belajar. Semarang:UPT UNNES Press
Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Bumi Aksara
Aulia, F. 2014. Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Chemistry in Education, 3(2): 125-132
Barrow, L. H. 2006. A Brief History of Inquiry: From Dewey to Standards. Journal of Science Teacher Education, 17(3): 265-278
Budiada, I.W. 2011. Pengaruh Penerapan Model Pembelajarn Inkuiri Terbimbing Berbasis Asesmen Portofolio terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas X Ditinjau dari Adversity Quotient. Jurnal Pasca Undiksha, 1(2): 1-16 Bulunuz, N. & Zehra O. 2009. The Effect of A Guided Inquiry Method on
Pre-service Teachers Science Teaching Self-Efficacy Beliefs. Journal of Turkish Science Education, 4(2): 24-42
Direktorat Pembinaan SMA. 2009. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas
Diktendik. 2008. Penulisan Modul. Jakarta : Ditjen PMPTK Nasional
Douglas, E. P. 2009. Use of Guided Inquiry as an Active Learning Technique in Engineering. USA: Proceeding of the Research in Engineering Education Symposium
Furtak, E.M. 2006. The Problem with Answer: an Exploration Guided Scientific Inquiry Teaching. Science Education, 90(3): 453-467
Gormally, C., Peggy B., Brittan H. & Norris A. 2009. Effects of Inquiry-based Learning on Students Science Literacy Skills and Confidence. International Journal for the Scholarship of Teaching and Learning, 3(2): 1-22
Herijanto, B. 2012. Pengembangan Media Interaktif Pembelajaran IPS Materi Bencana Alam. Journal of Educational Social Studies. 1 (1): 8-12
Jannah, M. 2008. Analisis Kemampuan Inkuiri Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri dalam Pembelajaran IPA dan Hubungannya dengan Keterampilan Proses Sains Siswa. Skripsi. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia
Kalsum, S., Poppy K. D., Masmiami & Hasmiati S. 2009. KIMIA 2 Kelas IX SMA dan MA. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Karli, H. & Yuliariatiningsih, M.S. 2003. Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi, Model-model Pembelajaran. Bandung: Bina Media Informasi Kuhlthau, C.C., 2010. Guided Inquiry: School Libraries in the 21st Century.
School Libraries Worldwide, 16(1): 17-28
Kusuma, D. C. 2013. Analisis Komponen-Komponen Pengembangan Kurikulum 2013 pada Bahan Uji Publik Kurikulum 2013. Jurnal Analisis Komponen-Komponen Pengembangan Kurikulum 2013 pada Bahan Uji Publik Kurikulum 2013, 1-21
Luhbandjono, G. dan Kasmadi. 2008. Kimia Dasar II. Semarang : UPT UNNES Press
Malihah, M. 2011. Pengaruh Model Guided Inquiry (Inkuiri Terbimbing) terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa pada Konsep Laju Reaksi. Skripsi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah
Markaban. 2006. Model Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Penemuan Terbimbing. Yogyakarta: Departemen Pendidikan Nasional Pusat Pengembangan dan Penataran Guru Matematika Yogyakarta
Marsita, R.A., Sigit P. & Ersanghono K. 2010. Analisis Kesulitan Belajar Kimia Siswa SMA dalam Memahami Materi Larutan Penyangga dengan menggunakan Two-Tier Multiple Choice Diagnostic Instrument. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 4(1): 512-520
Matthew, B. M. and Igharo K. 2013. A Study on The Effects of Guided Inquiry Teaching Method on Students Achievement in Logic. International Researcher, 2(1): 134-140
Mazze, Candace. 2012. Developing and Implementing Guided Inquiry Modules in A Construction Materials Course. USA: American Society for Engineering Education
Mulyasa. 2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Novana, T., Sajidan & Maridi. 2014. Pengembangan Modul Inkuiri Terbimbing Berbasis Potensi Lokal pada Materi Tumbuhan Lumut (Bryophyta) dan Tumbuhan Paku (Pteridophyta). Jurnal Pasca UNS, 3(2): 108-122
Nurhadi, Burhan Y. & Agus G. S.. 2004. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang
Nurhasanah, S. 2010. Pengaruh Pendekatan Recoprocal Teaching terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Belajar Matematika. Skripsi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah
Patmawati, H. 2011. Analisis Keterampilan berpikir Kritis Siswa pada Pembelajarn Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit dengan Metode Praktikum. Skripsi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah
Praptiwi, L., Sarwi & L. Handayani. 2012. Efektivitas Model Pembelajarn Eksperimen Inkuiri Terbimbing Berbantuan My Own Dictionary untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Unjuk Kerja Siswa SMP RSBI. Unnes Science Educational Journal. 1(2): 86-95
Prodjosantoso, A. K. 2008. Pembelajaran Kimia secara Menarik dan Menyenangkan Pendekatan Relevansi. Semarang: Jurusan Kimia FMIPA UNNES
Purwanto, Aristo R. & Suharto L. 2007. Pengembangan Modul. Jakarta: PUSTEKKOM Depdiknas
Putri, N.R. 2014. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Asam Basa dengan Strategi Kontekstual Berbantuan Modul. Chemistry in Education, 3(1):200-207
Ruseffendi. 1994. Dasar-Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non Eksakta Lainnya. Semarang: IKIP Press
Sanjaya, W. 2008. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Saptorini. 2008. Peningkatan Keterampilan Generik Sains Bagi Mahasiswa Melalui Praktikum Kimia Analisis Instrumen Berbasis Inkuiri. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia. 2(1): 190-198
Sariono. 2011. Kurikulum 2013 : Kurikulum Emas. E-jurnal Dinas Pendidikan Kota Surabaya, 3. 1-9
Setyowati, Retno Wulan. 2013. Pengembangan Modul Biologi Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Ekosistem Semester 2 Kelas X SMA/MA. Skripsi. Yogyakarta: FST UIN Sunan Kalijaga
Sudarmo, Unggul. 2006. KIMIA 2 untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Phibeta
Sudaryono. 2012. Dasar-dasar Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Graha Ilmu Sudijono A. 2008. Pengantar Statistika Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo
Persada
Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.
Sugiyono. 2010. Statistik Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Suharyadi, Anna P. & Hernani. 2013. Pengembangan Buku Ajar Berbasis Kontekstual pada Pokok Bahasan Asam dan Basa. Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia, 1: 60-68
Susiwi. 2007. Handout: Belajar dan Pembelajaran Kimia. Bandung: Jurusan Pendidikan Kimia UPI.
Syah, Muhibbin. 2005. Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Villagonzalo, Erl C. 2014. Process Oriented Guided Inquiry Learning: An Effective Approach in Enhancing Students Academic Performance. Philipines: DLSU Research Congress
Wena, M. 2009. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara
Widodo, A.T. 2012. Evaluasi Pembelajaran Kimia. Semarang: Jurusan Kimia FMIPA UNNES
Wiyanto. 2005. Pengembangan Kompetensi Dasar Bersikap Ilmiah Melalui Kegiatan Laboratorium Berbasis Inkuiri bagi Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 3(3): 167-172
Yuniyanti, E.D., Widha S. & Haryono. 2012. Pembelajaran Kimia Menggunakan Inkuiri Terbimbing dengan Media Modul E-Learning Ditinjau dari Kemampuan Pemahaman Membaca dan Kemampuan Berpikir Abstrak. Jurnal Pasca UNS. 1(2): 112-120
SMA NEGERI 2 SLAWI