• Tidak ada hasil yang ditemukan

Akoso, B. T. 1993. Manual Kesehatan Unggas. Kanisius, Yogyakarta.

Amrullah, Ibnu Katsir. 2003. Nutrisi Ayam Broiler. Lembaga Satu Gunungbudi, Bogor.

Anggorodi, H. R. 1995. Nutrisi Aneka Ternak Unggas. PT Gramedia Pustaka Utama , Jakarta.

Bambang, S. dan Burhani, K. 1982. Petunjuk Pelaksanaan Proyek Bimas Ayam Broiler. Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan. Sekretariat Penge ndalian Harian Bimas Ayam Pusat, Jakarta.

Bintang, I. A. K. dan A. G. Nataamijaya. 2004. Pengaruh penambaha n tepung kencur dan bawang putih pada ransum terhadap karkas dan bagian-bagian karkas ayam ras pedaging. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Bogor.

Brake, J., G. B. Havenstein. S. E. Schidelet, P. R. Ferket. D. V. River. 1993. Relationship of sex, age and body weight to broiler carcass yield and offal production. Poultry Science. 70: 680-688.

Choundhury, B. R. and Poddar, M. K. 1984. Andrographolid and kalmegh (Andrographis paniculata ) extract in vivo dan in vitro effect on hepatic lipid peroxidation. Dalam: Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Choundhury, B. R. and Poddar, M. K. 1985. Andrographolid and kalmegh (Andrographis paniculata) extract on intestinal brush-border membrane-bound hydrolases methods. Dalam : Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Clarenti, H. 1978. Pengujian efek antiradang perasan buah Averrhoa carambola L. dan efek antihipertensi herba Andrographis paniculata Nees. Dalam : Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Dellman, H. D. dan E. M. Brown. 1989. Buku Teks Histology. Veteriner I. Edisi ke-3. Universitas Indonesia , Jakarta.

Diwyanto, K., H. Resnawati, M. Sabrani dan Sumarni. 1979. Evaluasi produksi daging dari ayam jantan final stock tipe dwiguna. Proceding Seminar Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Lembaga Penelitian Peternakan, Bogor.

Deaton, J. W. and B. D. Lott. 1985. Age and dietary energy effect on broiler abdominal fat deposition. Poultry Science. 4:2161-2164.

Deschepper, K. And G. De. Groote. 1995. Effect of dietary protein essential and non essential amino acid in the performance and carcass compotition of male broiler chickens. British Poultry Science. 36: 229-245.

Dzulkarnain, B. 1974. Pengaruh infus beberapa tanaman obat terhadap tekanan darah kelinci. Dalam : Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Dzulkarnain, B. 1975. Pengaruh beberapa ekstrak tanaman obat tradisional terhadap suhu normal mencit. Dalam : Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Ensminger, M. E. 1991. Animal Science. Interstate Publishing, Inc. Danville. Illionis. Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. 1990. Uji aktivitas immunomodulator daun Andrographid paniculata Nees terhadap system fagositosis mencit. Dalam : Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Garspersz, Viscent. 1994. Metode Perancangan Percobaan untuk Ilmu-ilmu Pertanian, Ilmu-ilmu Teknik, dan Biologi. Armico, Bandung.

Handa, S. S. and Sarma, A. 1990. Hepatoprotective activity of andrographolid from Andrographolid paniculata against carbontetrachoride. Dalam : Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Harborne, J. B. 1987. Metode Fotokimia: Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Hasir. 1988. Efek infus daun sambiloto (Andrographis paniculata Nees) sebagai antipiretik pada marmot secara in vivo. Dalam: Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

IPTEK Net. 2002. Ekstrak sambiloto tingkatan stamina. Iptek net. All Right Reserved. http//iptek.net.id/suplemen/cetak-detail. [29 Januari 2006].

King, A. S. and J. Mc Lelland. 1975. Outline of Avian Anatomy. Bailliere Tindal, London.

Lohakare, J. D., B. J. Chae and T. W. Hahn. 2004. Effects of feeding methods (water vs. feed) of vitamin C on growth performance and carcass characteristics in broiler chickens. Asian-Australasian Journal of Animal Science.17 (8) : 1112-1117.

Mc Lelland, J. 1990. A Colour Atlas of Avian Anatomy. Wolfe Publishing Limited, England.

Minggawati. 1990. Studi perbandingan pengaruh infus kombinasi daun sambiloto dan daun kumis kucing. Dalam: Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Nabib, R. 1987. Patologi Khusus Veteriner, Cetakan ke-3. Bagian Patologi. Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor, Bogor.

National Research Council. 1994. Nutrient Requirements of Poultry. 9th Edition. National Academy Press, Washington D. C.

Nickel, R. A., A. Schummer, E. Seiferie, W. G. Siller and R.A. L. Wight. 1977. Anatomy of The Domestic Birds. Verlag Paul Parey, Berlin.

North, M. O. and D. D. Bell. 1990. Commercial Chicken Production Manual 4th Edition. Chapman and Hall, New York.

40 Oluyemi, J. A. and F. A. Robert. 1979. Poultry Production In Warm Wet Climates

The Mcmillan Presslimited, London.

Palo, P. E., J. L. Sell, F. J. Piguer, M. F. Salanova and L. Vilaseca. 1995. Effect of early nutrient restriction on broiler chicken: Performance and development of the gastrointestinal tract. Poultry Science. 74: 88-101.

Pesti, G. M. and R. I. Bakalli. 1997. Estimation of the compotition broiler carcass from their specific gravity. Poultry Science 76: 948-951.

Pond, W. G., D. C. Church and K. R. Pond. 1995. Basic Animal Nutrition and Feeding. 4th Edition. John Wiley and Sons, New York.

Prapanza, I. E. P., dan L. A. Marianto. 2003. Khasiat dan Manfaat Sambiloto: Raja Pahit Penakluk Aneka Penyakit. PT AgroMedia Pustaka, Jakarta.

Pryliana. 1984. Pengaruh pembatasan ransum terhadap persentase karkas, lemak abdominal, lemak daging paha dan bagian giblet ayam pedaging. Karya Ilmiah. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Purwati, Tati. 1979. Pengaruh infus dan hasil ekstraksi daun Andrographis

paniculata Nees pada usus kelinci terisolasi. Dalam: Nuratmi, B., Adjirni,

Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Putnam, P. A. 1991. Handbook of Animal Science. Academy Press, San Diego. Ramli, N., M. Nasir Rofiq dan Sindu Akhadiarto. 2002. Pengaruh teh fermentasi

kombucha sebagai feed aditif terhadap persentase karkas, lemak abdomen dan organ dalam ayam broiler. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veterine r, Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Bogor.

Resnawati, H. 2002. Produksi karkas dan organ dalam ayam pedaging yang diberi ransom mengandung tepung cacing tanah (Lumbricus rubellus). Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Pusat Pe nelitian dan Pengembangan Peternakan, Bogor.

Ressang, A. A. 1984. Patologi Khusus Veteriner. Edisi II. N. V. Percetakan Bali, Denpasar.

Robinson, T. 1991. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Saroni, Pudjiastuti, Adjirni. 1987. Efek antiinflamasi infus daun sambiloto dan infus daun meniran pada mencit putih. Dalam: Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Siregar, T. 1990. Pengujian efek antiinflamasi ekstrak alkohol herba Andrographis

paniculata Nees pada tikus putih. Dalam: Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I.

(Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Soeparno. 1994. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Ste el R. G. D dan J. H. Torrie. 1995. Prinsip dan Prosedur Statistika. suatu Pendekatan Biometrik. Terjemahan: Bambang Sumantri. PT Gramedia Pustaka, Jakarta.

Sturkie, P. D. 1976. Avian Physiology. 3rd Ed. Spinger -verlag, New York.

Subronto. 1985. Ilmu Penyakit Ternak I. Gajah Mada University Press, Yogyakarta. Supritianto, H. 1998. Penggunaan sambiloto (Andrographis paniculata Nees) untuk

mencegah aflatoksikosis pada itik. Skripsi. Jurusan Kimia. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor, Bogor. Syamsuhidayat, S. S., dan H. J. Robinson. 1991. Inventaris Tanaman Obat Indonesia

II. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Departemen Kesehatan RI.

Tipakorn, N. 2002. Effect or Andrographis paniculata (Burn. F) Nees on performance, mortality and coccidiosis in broiler chickens. Doctoral Dissertation. Goerg-Agugust-University, Gottingen, Germany. http//webdoc.sub.gwdg.de../diss/2002/tipakorn/&prev. [25 Februari 2006]. Wahjoedi, B., Dzulkarnain, B., dan Syawalida Bakar. 1976. Efek antipiretik

beberapa obat tradisional. Dalam: Nuratmi, B., Adjirni, Paramita D. I. (Editor). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. 3 (1): 23-24 (Abstr.).

Winarto, W. P. 2003. Sambiloto, Budidaya dan Pemanfaatan untuk Obat. Seri agrisehat. Penebar Swadaya. Jakarta.

Yusron, M., M. Januwati dan E. Rini Pribadi. 2003. Budidaya Pegagan, Lidah Buaya dan Kumis Kucing. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat-Obatan, Bogor.

43 Lampiran 1. Analisis Ragam Rataan Bobot Hidup

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 4.568 1.142 0,683

Galat 15 29.596 1.973

Total 19 34.163

Lampiran 2. Analisis Ragam Rataan Persentase Bobot Karkas

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 82,5 20,6 0,701

Galat 15 561,0 37,4

Total 19 643,5

Lampiran 3. Analisis Ragam Rataan Persentase Bobot Hati

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,5466 0,1367 0,114

Galat 15 0,9154 0,0610

Total 19 1,4621

Lampiran 4. Analisis Ragam Rataan Persentase Bobot Jantung

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,00931 0,00233 0,787

Galat 15 0,08179 0,00545

Total 19 0,09110

Lampiran 5. Analisis Ragam Rataan Persentase Bobot Pankreas

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,03130 0,00782 0,026*

Galat 15 0,03125 0,00208

Total 19 0,06255

Lampiran 6. Uji Kontras Ortogonal Pengaruh Pemberian Tepung Daun Sambiloto terhadap Persentase Bobot Pankreas

Rank Perlakuan Rataan Notasi

1 R1 0,38 a

2 R0 0,34 b

3 R2 0,30 b

4 R3 0,28 b

5 R4 0,28 b

Lampiran 7. Analisis Ragam Rataan Persentase Bobot Limpa

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,00224 0,00056 0,842

Galat 15 0,02420 0,00161

Total 19 0,02645

Lampiran 8. Analisis Ragam Rataan Persentase Bobot Rempela

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,3561 0,0890 0,179

Galat 15 0,7376 0,0492

Total 19 1,0938

Lampiran 9. Analisis Ragam Rataan Persentase Bobot Duodenum

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,3127 0,0782 0,081

Galat 15 0,4567 0,0304

Total 19 0,7694

Lampiran 10. Analisis Ragam Rataan Persentase Bobot Yeyunum

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,2251 0,0563 0,171

Galat 15 0,4555 0,0304

45 Lampiran 11. Analisis Ragam Rataan Persentase Bobot Ileum

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,2341 0,0585 0,102

Galat 15 0,3752 0,0250

Total 19 0,6093

Lampiran 12. Analisis Ragam Rataan Panjang Duodenum

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,0000225 0,0000056 0,543

Galat 15 0,0001053 0,0000070

Total 19 0,0001278

Lampiran 13. Analisis Ragam Rataan Panjang Yeyunum

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,0001189 0,0000297 0,389

Galat 15 0,0004027 0,0000268

Total 19 0,0005216

Lampiran 14. Analisis Ragam Rataan Panjang Ileum

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,0001370 0,0000343 0,002**

Galat 15 0,0000744 0,0000050

Total 19 0,0002114

Keterangan: * * = berbeda sangat nyata (P<0,01)

Lampiran 15. Uji Kontras Ortogonal Pengaruh Pemberian Tepung Daun Sambiloto terhadap Panjang Ileum

Rank Perlakuan Rataan Notasi

1 R0 0,050 A

2 R2 0,049 A

3 R4 0,047 A

4 R1 0,044 B

Lampiran 16. Analisis Ragam Rataan Persentase Bobot Seka

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,009243 0,002311 0,026*

Galat 15 0,009234 0,000616

Total 19 0,018478

Keterangan: * = berbeda nyata (P<0,05)

Lampiran 17. Uji Kontras ortogonal Pengaruh Pemberian Tepung Daun Sambiloto terhadap Bobot Seka

Rank Perlakuan Rataan Notasi

1 R1 0,21 a

2 R2 0,18 a

3 R0 0,17 b

4 R4 0,16 b

5 R3 0,15 b

Lampiran 18. Analisis Ragam Rataan Panjang Seka

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,0000035 0,0000009 0,539

Galat 15 0,0000163 0,0000011

Total 19 0,0000198

Lampiran 19. Analisis Ragam Rataan Persentase Bobot Lemak Abdomen

Sumber Keragaman db JK KT P

Perlakuan 4 0,3350 0,0837 0,392

Galat 15 1,1404 0,0760

Dokumen terkait