Agus, S. 2017. Pemetaan Daerah Penangkapan Ikan Tongkol (Euthynnus sp.) di Perairan Teluk Bone. [Skripsi]. Universitas Hasanuddin, Makassar.
Agustina, M., I. Jatmiko dan R. K. Sulistyaningsih. 2018. Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Tongkol Komo, Euthynnus affinis (Cantor, 1849) di Perairan Tanjung Luar Nusatenggara Barat. Jurnal Bawal. 10 (3) : 179-185.
Bakhris, V. D. 2008. Aspek Reproduksi Ikan Motan (Thynnichthys polylepis Bleeker, 1860) di Rawa Banjiran Sungai Kampar Kiri, Riau. [Skripsi].
Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Bal, D. V dan K.V. Rao. 1984. Marine Fisheries. Hal 5-8. Tara McGraw-Hill Publishing, Company, Limited. New Delhi. ix+470 h.
Biring, D. 2011. Hubungan Bobot Panjang dan Faktor Kondisi Ikan Pari yang di daratkan di Tempat Pelelangan Ikan Paotere Makassar Sulawesi Selatan.
[Skripsi]. Universitas Hasanudin, Makasar.
Candramila, W dan Junardi. 2012. Komposisi, Keanekaragaman dan Rasio Kelamin Ikan Elasmobranchii Asal Sungai Kakap Kalimantan Barat.
Jurnal Biospecies. 1 (2) : 42-46.
Effendie, M. I. 2002. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama, Yogyakarta Effendie, M.I. 1979. Metoda Biologi Perikanan. Yayasan Dewi Sri, Bogor. 112 Faizah, R dan Aisyah. 2011. Komposisi Jenis dan Distribusi Ukuran Ikan Pelagis
Besar Hasil Tangkapan Pancing Ulur di Sendang Biru, Jawa Timur.
Bawal. 3 (6): 377-385.
Febrianti, A dan Alkarni. 2013. Kajian Kondisi Ikan Selar Berdasarkan Hubungan Panjang Berat dan Faktor Kondisi di Laut Natuna Yang Didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan Pelantar KUD Tanjungpinang.
[Skripsi]. Universitas Maritim Raja Ali Haji, Riau.
Febrina, R, P. 2015. Pertumbuhan dan Laju Eksploitasi Ikan Tongkol Komo yang Didaratkan di KUD Gabion Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Sumatera Utara. [Skripsi]. Universitas Sumatera Utara, Medan.
Genisa, A. S. 1998. Beberapa Catatan Tentang Alat Tangkap Ikan Pelagik Kecil.
Jurnal Oseana. 23 (34): 19-34.
Hardian, S., Zairion dan R. Affandi. 2016. Biologi Reproduksi Ikan Siro (Amblygaster sirm Walbaum, 1792) di Perairan Selat Sunda. Jurnal Prosiding Seminar Nasional Ikan. (2).
Harteman, E. 2015. Korelasi Panjang-Berat dan Faktor Kondisi Ikan Sembilang (Plotosus canius) di Estuari Kalimantan Tengah. Jurnal Ilmiah Hewan Tropika. 4 (1) : 56-70.
Hasibuan, K. I. 2018. Pertumbuhan dan Laju Eksploitasi Ikan Tongkol Komo (Euthynnus affinis) yang Didaratkan di KUD Gabion Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Provinsi Sumatera Utara. [Skripsi]. Universitas Sumatera Utara, Medan.
Hawa, A. M. 2002. Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Laut. Yogyakarta (Id) : Gadjah Mada University Press.
Ibrahim, P. S., I. Setyobudiandi dan Sulistiono. 2017. Hubungan Panjang Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Selar Kuning (Selaroides leptolepis) di Perairan Selat Sunda. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis. 9 (3) : 577-584.
Jabarsyah, A., Firdaus, M dan Nursidik. 2011. Faktor Kondisi Ikan Tenggiri Batang (Scomberomorus lineatus), Bawal Putih (Pampus argentus) dan Ikan Senangin (Eleutheronema tetradactylum) yang Tertangkap dengan Gill Net di Perairan Amal Tarakan. Jurnal Ilmu Perikanan.
Khuldiyati, L. 2017. Status Stok Ikan Tongkol (Euthynnus affinis Cantor, 1849) di Perairan Selat Sunda. [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Lestari, P., S. Hudaidah dan M. Muhaemin. 2016. Pola Pertumbuhan dan Reproduksi Ikan Kuniran (Upeneus moluccensis) (Bleeker, 1855) di Perairan Lampung. Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan. 5 (1).
Lisdawati, A., Najamuddin dan A. Assir. 2016. Deskripsi Alat Tangkap Ikan di Kecamatan Bontomanai Kabupaten Kepulauan Selayar. 3 (6) : 553-571.
Merta, I. G. S dan Badrudin. 1992. Dinamika Populasi dan Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Ikan Lemuru (Sardinella lemuru) di Perairan Selat Bali. Jurnal Penelitian Perikanan Laut. Institut Pertanian Bogor. (65) : 1-9.
Mirnawati., A. Nelwan dan M. Zainuddin. 2019. Studi tentang Komposisi Jenis Hasil Tangkapan Puerse Seine berdasarkan Lokasi Penangkapan di Perairan
Tanah Beru Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba. 6 (11) : 21-43.
Mulfizar., A. Zainal., Muchlisin dan D. Irma. 2012. Hubungan Panjang Berat Dan Faktor Kondisi Tiga Jenis Ikan yang Tertangkap di Perairan Kuala Gigieng, Aceh Besar, Provinsi Aceh. Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Aceh.
Jurnal Depik. 1 (1) : 1-9.
Muttaqin, Z., I. Dewiyanti dan D. Aliza. 2016. Kajian Hubungan Panjang Berat dan Faktor Kondisi Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dan Ikan Belanak (Mugil cephalus) yang Tertangkap di Sungai Matang Guru, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. 1 (3) : 397-403.
Nasution, S. H. 2008. Ekobiologi dan Dinamika Stok Sebagai Dasar Pengelolaan Ikan Endemik Bonti-bonti (Praratherinastriata aurich) di Danau Towuti, Sulawesi Selatan. [Disertasi]. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Nurhayati., Fauziyah dan S.M. Bernas. 2016. Hubungan Panjang Berat dan Pola Pertumbuhan Ikan di Muara Sungai Musi Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Jurnal Maspari. 8 (2) : 111-118.
Oktaviani, A. 2008. Studi Keragaman Cacing Parasitik pada Saluran Pencernaan
Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) dan Ikan Tongkol (Euthynnus affinis). [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Parmen., E. Kamal dan Yuspardianto. 2007. Studi Spesifikasi Alat Tangkap Gill Net Dasar di Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai.
[Skripsi]. Universitas Bung Hatta, Padang.
Pramadika, I. C. 2014. Kajian Biologi Reproduksi Ikan Swanggi (Priacanthus tayenus Richardson, 1846) di Perairan Selat Sunda yang
Didaratkan di PPP Labuan, Banter. [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Putri, F. R., D. Bakti dan Desrita. 2015.Pertumbuhan dan Laju Penangkapan Ikan Tongkol Komo (Euthynnus affinis Cantor 1849) yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Sumatera Utara. Universitas Sumatera Utara, Medan.
Saanin, H. 1984. Taksonomi dan kunci identifikasi ikan jilid I dan II. Bina Cipta, Bandung.
Saptono, R., F. Lestari dan T. S. Raza’i. 2015. Potensi dan Pola Pertumbuhan Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) yang Didaratkan Di TPI Barek Motor Kijang Kepulauan Riau. Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjung Pinang.
Sarfila., Halil dan H, Arami. 2018. Pertumbuhan dan Hubungan Panjang Berat Ikan Kapas-Kapas (Gerres oyena) di Perairan Tondonggeu Kecamatan Abeli Kota Kendari. Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan. 3 (2) : 135-142.
Sismadi. 2006. Analisis Efisiensi Penggunaan Input Alat Tangkap Purse Seine di Kota Pekalongan. [Skripsi]. Universitas Diponegoro, Semarang.
Suwamba K. 2008. Proses Pemindangan dengan Mempergunakan Garam dengan Konsentrasi yang Berbeda. Denpasar.
Tang , U. M dan A. Raiman. 2001. Biologi Reproduksi Ikan. Pusat Penelitian Kawasan Pantai dan Perairan Universitas Riau. Pekanbaru. Halaman 153.
Wagiyo, K., A. R. P. Pane dan U. Chodrijah. 2017. Parameter Populasi, Aspek Reproduksi dan Penangkapan Tongkol Komo (Euthynnus affinis Cantor, 1849) di Selat Malaka. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. 23 (4) : 287-297.
Wahyuningsih, H dan A. Barus. 2006. Buku Ajar Ikhtiologi. Universitas Sumatera Utara, Medan.
Walpole, R. E. 1992. Pengantar Statistik, edisi-3. Sumantri B (penerjemah). PT Grameia Pustaka Utama. Jakarta.
Wujdi, A., Suwarso dan Wudianto. 2012. Hubungan Panjang Bobot, Faktor Kondisi dan Struktur Ukuran Ikan Lemuru (Sardinella lemuru Bleeker, 1853) di Perairan Selat Bali. Bawal. 4 (2) : 83-89.
Yahya, M. A dan M. Sulaiman. 2009. Kajian Selektivitas Jaring Insang Hanyut pada Penangkapan Ikan Terbang di Kabupaten Majene. Lutjanus. 14 (1).
LAMPIRAN
Lampiran 1. Alat dan bahan penelitian
a. Milimeter block b. Timbangan
c. Gunting bedah d. Kamera handphone
e. Alat tulis f. Sampel penelitian
Lampiran 2. Kegiatan penelitian
a. Lokasi penelitian 1 b. Kapal nelayan
c. Alat tangkap d. Lokasi penelitian 2
e. Pengukuran berat f. Pembelahan ikan
g. Ikan tongkol d. Pengukuran panjang
Lampiran 3. Data panjang berat ikan tongkol
350 652 B 3
370 701 B 4
TOTAL = 93 EKOR
Lampiran 3. Lanjutan
330 701 B 4 260 743 B 4
310 653 B 4 380 800 B 3
340 661 B 4 350 590 B 3
250 742 B 4
280 782 B 4
TOTAL = 119 EKOR
Lampiran 3. Lanjutan
410 310 J 2
340 624 B 3
370 695 B 4
350 665 J 3
390 759 B 4
380 765 B 4
290 353 B 2
360 721 J 4
340 625 B 3
380 765 B 4
360 636 B 4
300 371 J 2
370 676 B 4
340 604 B 3
360 749 B 4
350 644 B 4
TOTAL = 113 EKOR
Lampiran 3. Lanjutan
360 671 B 4
350 644 B 4
340 553 J 3
380 721 B 4
360 660 B 4
TOTAL = 102 EKOR
Lampiran 4.Perhitungan rasio kelamin ikan tongkol Minggu
Pengamatan
Frekuensi Jantan
Frekuensi Betina
Nisbah
Kelamin (J/B) Total Harapan
Minggu ke-1 14 79 0,18 93 46,5
Minggu ke-2 20 99 0,20 119 59,5
Minggu ke-3 20 93 0,22 113 56,5
Minggu ke-4 27 75 0,36 102 51
Total 81 346 0,23 427 213,5
t hitung = X2 : 53,36981533 t tabel : 5,991464547
thit > t tabel : tidak seimbang (berbeda nyata)
Lampiran 5. Gonad ikan tongkol jantan dan betina
a. Gonad ikan tongkol jantan d. Gonad ikan tongkol betina
pada TKG II pada TKG II
b. Gonad ikan tongkol jantan e. Gonad ikan tongkol betina pada TKG III pada TKG III
c. Gonad ikan tongkol jantan f. Gonad ikan tongkol betina
pada TKG IV pada TKG IV