• Tidak ada hasil yang ditemukan

Adinugraha, H.A., B. Leksono dan F. Halang. 2005. Keberhasilan tumbuh beberapa klon jenis Eucalyptus dengan penerapan dua teknik sambungan. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol.2 No.2:96-102

Adinugraha, H.A. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi pemuliaan untuk kayu pertukangan daur panjang. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Balitbanghut. 2010. Rencana Penelitian Integratif (RPI) Baddan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan 2010-2014. Badan Litbang Kehutanan, Jakarta.

Baskorowati, L. 2010. Laporan hasil penelitian: Populasi pemuliaan untuk kayu pertukangan daur pendek. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Baskorowati, L. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi pemuliaan untuk kayu pertukangan daur pendek. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Charomaini. 2010. Laporan hasil penelitian: Populasi dasar jenis dipterocarpa. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Charomaini. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi dasar jenis dipterocarpa. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Chigira, O., A.A. Hamdan, H. Moko, L. Baskorowati and B. Leksono. 2002. Grafting techniques applying to conserve Eucalyptus pellita F. Muell. Plus Tree. Proceedings Advances in Genetic Improvement of Tropical Tree Species Jogjakarta 1-3 October 2002. p.137-138

Dephut. 2009. Roadmap Penelitian dan Pengembangan Kehutanan 2010-2025. Badan Litbang Kehutanan, Jakarta.

Hakim, L. 2010. Laporan hasil penelitian: Konservasi sumber daya genetik jenis eboni dan ulin. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Hakim, L., B. Leksono, D. Setiadi. 2010. Eksplorasi tengkawang (Shorea spp) di sebaran alam kalimantan untuk konservasi sumber daya genetik dan populasi pemuliaan (Prosiding Seminar Nasional Mapeki XIII “Pengembangan Ilmu dan Teknologi Kayu untuk mendukung Implementasi Program Perubahan Iklim”), Bali 10-11 Nopember 2010. MAPEKI. p. 813-822

Hakim, L. dan B. Leksono. 2010. Strategi konservasi sumberdaya genetik dan pemuliaan jenis-jenis Shorea penghasil tengkawang (Prosiding –Bagian II, Seminar Nasional Sains dan Teknologi III “Peran Strategis Sains dan Teknologi dalam Mencapai Kemandirian Bangsa”), Lampung 18-19 Oktober 2010. Universitas Lampung. p.271-278

Haryjanto, L. 2010a. Status Penelitian Konservasi Sumberdaya Genetik: Program dan Kendala. Prosiding Temu Ilmiah Konservasi Sumberdaya Genetik Hutan “Peran Strategis Konservasi Sumberdaya Genetik Hutan dalam Mendukung Program Pemuliaan Tanaman Hutan”. BBPBPTH Yogyakarta, 8 Desember 2010.

Haryjanto, L. 2010b. Laporan hasil penelitian: Populasi dasar jenis non dipterocarpa. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Haryjanto, L. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi dasar jenis non dipterocarpa. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Hendrati, R.L. 2010a. Laporan hasil penelitian: Populasi pemuliaan untuk kayu energi. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Hendrati, R.L. 2010b. Laporan hasil penelitian: Uji species dan genetik terhadap perubahan iklim. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Hendrati, R.L. 2011a. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi pemuliaan untuk kayu energi. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Hendrati, R.L. 2011b. Rencana penelitian tingkat peneliti: Uji species dan genetik terhadap perubahan iklim. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Herawan, T. 2003. Propagasi klon Acacia mangium Wild melalui kultur jaringan. Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan. Vol.1 No.2: 43-48

Herawan, T. 2010. Laporan hasil penelitian: Bioteknologi untuk kayu pulp dengan kultur jaringan. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Herawan, T. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Bioteknologi untuk kayu pulp dengan kultur jaringan. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Hidayati, N. dan Mulyanto. 2004. Pengamatan awal serangan penyakit akar merah pada kebun benih semai Acacia mangium generasi pertama di Wonogiri, Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman. Vol.1 No.2: 49-57

Irianto, R.S.B., K. Barry, N. Hidayati, S. Ito, A. Fiani, A. Rimbawanto and C. Mohammed. 2006. Incidence and spatial analysis of root rot of Acacia mangium in Indonesia. Journal of Tropical Forest Science 18: 157-165

Isoda, K., V. Yuskianti and A. Rimbawanto. 2002. Verification of full sib relationship of seeds within a pod of Acacia mangium using parentage analysis by microsatellite markers. Proceedings International Seminar: Advances in genetic improvement of tropical tree species. JICA-CFBTI Yogyakarta, Indonesia, October 1-3 2002. p: 67-69

Jayusman. 2009. Litbang pemuliaan Suren. Laporan Hasil Penelitian UKP tahun 2009. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan).

Kartikawati, N.K., H.A. Adinugraha, D. Setiadi dan Prasetyono. 2009. Variasi produktivitas dan morfologi buah sukun pada uji klon di Gunung Kidul. Prosiding Ekspose Hasil-Hasil Penelitian “Status Terkini Penelitian Pemuliaan Tanaman Hutan”. BBPBPTH Yogyakarta 1 Oktober 2009. p: 97-104.

Kurinobu, S. and A. Nirsatmanto. 1996. Expected Gain on Volume Productivity in SSO of A. mangium Established by Technical Cooperation Project Between Indonesia and Japan. Proceeding International Seminar “Tropical Plantation Establishment-Improving Productivity Throuh Genetic Practices”. JICA and FTIRDI.Yogyakarta. Kurinobu, S., A. Nirsatmanto and B. Leksono. 1996. Prediction genetic gain by within

family-plot selection in seedling seed orchards of Acacia mangium and Eucalyptus with application of retrospective selection index. Proceedings QFRI-IUFRO Conference “Tree Improvement for Sustainable Tropical Forestry”. Caloundra, Queensland, Australia. 27 October-1 November 1996. p.158-163.

Leksono, B., S. Kurinobu and A. Nirsatmanto. 1997. Kajian tentang pertumbuhan dan parameter genetik pada kebun benih semai uji keturunan Eucalyptus pellita F.Muell, di Kalimantan Selatan. Buletin Kehutanan 33:3-11.

Leksono B. 1998. Sebaran alami Melaleuca cajuputi dan jenis-jenis Melaleuca lainnya di propinsi Maluku. Buletin Kehutanan, Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta No.36: 11-23

Leksono, B. 2000. Peningkatan genetik uji keturunan A. mangium generasi pertama (F-1) dan rencana pembangunan generasi kedua (F-2). Prosiding Ekspose Hasil-Hasil Penelitian Perbenihan Tanaman Hutan. BTP Bogor-BP3BTH Yogyakarta, Yogyakarta 21-22 Maret 2000. hal.31-46

Leksono, B. 2001. Teknik Pembangunan Kebun Benih Semai Uji Keturunan Generasi Kedua (F-2). Wana Benih Vol.4. No.1:1-26.

Leksono, B., A. Nirsatmanto and S. Kurinobu. 2002. Realized genetic gain observed in second-generation seedling seed orchards of Acacia mangium in South Kalimantan, Indonesia. Proceedings International Seminar: Advances in genetic improvement of tropical tree species. JICA-CFBTI Yogyakarta, Indonesia, October 1-3 2002. p. 137-138

Leksono, B. and S. Kurinobu. 2002. Genotype by environment interaction estimated in seedling seed orchard of Eucalyptus pellita established in South Kalimantan and South Sumatera, Indonesia. Proceedings International Seminar: Advances in genetic improvement of tropical tree species. JICA-CFBTI Yogyakarta, Indonesia, October 1-3 2002. p. 43-47.

Leksono, B. 2003. Teknik penunjukan dan pembangunan sumber benih. Informasi teknis Vol.1 No.1 Tahun 2003. P3BPTH Jogjakarta

Leksono, B dan T. Setyaji. 2003. Teknik persemaian dan informasi benih Acacia mangium Seri GNRHL. P3BPTH Yogyakarta. pp.20

Leksono, B dan Mashudi. 2003. Teknik persemaian dan informasi benih Eucalyptus pellita Seri GNRHL. P3BPTH Yogyakarta. pp.18

Leksono, B. 2004. Litbang pemuliaan Acacia dan Eucalyptus untuk penyediaan benih unggul dan perannya dalam mendukung program GN-RHL. Prosiding Ekspose hasil-hasil penelitian P3BPTH, 24 Desember 2004. Jogjakarta.

Leksono, B., T. Setyaji. 2004. Variasi pertumbuhan tinggi dan diameter pada uji keturunan Eucalyptus pellita dengan sistem populasi tunggal. Jurnal Pemuliaan Tanaman hutan Vol.1 No.2:67-78

Leksono, B. dan N. Masripatin. 2004. R&D, suatu insentif bagi pembangunan hutan tanaman: Sepuluh tahun pemuliaan Acacia dan Eucalyptus. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan. Yogyakarta. pp.10 Leksono, B., T. Setyaji dan N. Hidayati, 2005. Evaluasi uji peningkatan genetik mangium.

Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol.2 No.2:60-67

Leksono, B., S. Kurinobu. 2005. Trend of within family-plot selection practiced in the three seedling seed orchards of Eucalyptus pellita in Indonesia. Journal of Tropical Forest Science 17:235-242

Leksono, B., S. Kurinobu and Y. Ide. 2006. Optimum age for selection based on a time trend of genetic parameters related to diameter growth in the three seedling seed orchards of Eucalyptus pellita in Indonesia. Journal of Forest Research 11:359-364 Leksono, B., A. Nirsatmanto, Reni S.W. dan A. Sofyan. 2007. Uji perolehan genetik kebun

benih semai generasi pertama (F-1) jenis Acacia mangium di tiga lokasi. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol. 4 No.1:27-40.

Leksono, B. 2009. Breeding zones based on genotype-environment interaction in seedling seed orchards of Eucalyptus pellita in Indonesia. Journal of Forestry Research Vol.6 No.1:74-84.

Leksono, B., S. Kurinobu and Y. Ide. 2009. An optimum design for seedling seed orchards to maximize genetic gain: An investigation on seedling seed orchards of Eucalyptus pellita, F. Muell. Journal of Forestry Research Vol.6 No.2:85-95

Leksono, B. dan T. Setyaji. 2009. Lima belas tahun pemuliaan Eucalyptus pellita: Hasil-hasil yang telah dicapai. Prosiding Ekspose Hasil-Hasil Penelitian “Status Terkini Penelitian Pemuliaan Tanaman Hutan”. BBPBPTH Yogyakarta 1 Oktober 2009. p:85-96.

Leksono, B. 2010a. Efisiensi seleksi awal pada kebun benih semai Eucalyptus pellita. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol. 7 No.1:1-13.

Leksono, B. 2010b. Realized genetic gains for first-generation Eucalyptus pellita tree improvement observed in second generation seedling seed orchards in Indonesia. Proceedings International Seminar “Research on Plantation Forest Management: Challanges and Opportunities” Bogor, Indonesia 5-6 November 2009. p:69-78.

Leksono, B. 2010c. Laporan hasil penelitian: Populasi dasar, populasi pemuliaan dan bioteknologi Tier 3. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan).

Leksono, B., A.Y.P.B.C. Widyatmoko. 2010. Strategi pemuliaan Nyamplung (Calophyllum inophyllum) untuk bahan baku biofuel. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi III: Peran Strategis Sains dan Teknologi dalam Mencapai Kemandirian Bangsa. Bandar Lampung 18-19 Oktober 2010. Universitas Lampung. Hal. 125-137.

Leksono, B., Y. Lisnawati, E. Rahman, K.P. Putri. 2011. Potensi tegakan dan karakteristik lahan enam populasi nyamplung (Calophyllum inophyllum) ras Jawa. Prosiding

workshop sintesa hasil penelitian hutan tanaman 2010. Pusat Litbang Peningkatan Produktivitas Hutan, Bogor. P:397-408.

Leksono, B., S. Kurinobu and Y. Ide. 2011. A breeding strategy for the tropical Eucalyptus: Findings and lessons acquired from the multi-generation tree breeding of Eucalyptus pellita in Indonesia. LAP Lambert Academic Publishing GmbH & Co.KG, Germany. 2011. pp 120.

Leksono, B. 2011a. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi dasar, populasi pemuliaan dan bioteknologi Tier 3. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan). Leksono, B. 2011b. Peranan bibit unggul dalam rangka meningkatkan produktivitas hutan:

“Strategi pemuliaan untuk jenis-jenis dipterokarpa” (Prosiding Seminar Produktivitas Hutan: “Optimasi Pemanfataan Kawasan Hutan Alam dan Hutan Tanaman Dipterokarpa”), Samarinda 1 Desember 2011. BBPD Samarinda. p. 37-54

Mahfudz dan M. Naiem. 2005. Pengaruh kedewasaan jaringan dan posisi cabang pada tajuk pohon induk terhadap keberhasilan stek pucuk jati. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol. 2 No.1:186-193

Mahfudz, T. Purwani dan W. Yudianto. 2006. Variasi pertumbuhan beberapa klon jati hasil stek ucuk pada dua jarak tanam di Gunung Kidul. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol. 3 No.1:247-256.

Mahfudz. 2008. Evaluasi uji genetik Jati Muna. Prosiding Ekspose Hasil-Hasil Penelitian di Makasar 25 Nopember 2009. P3HKA. Bogor

Mahfudz. 2009a. Litbang pemuliaan Jati. Laporan Hasil Penelitian UKP tahun 2009. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan).

Mahfudz. 2009b. Litbang pemuliaan Merbau. Laporan Hasil Penelitian UKP tahun 2009. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan).

Mahfudz, M. Naiem, M.Sumardi dan E.B. Hardiyanto. 2009. Variasi pertumbuhan pada uji keturunan merbau di Sobang, Banten. Jurnal Penelitian Tanaman Hutan Vol. 4 No.3.

Mahfudz, S. Pudjiono dan T. Pamungkas. 2009. Status terkini konservasi sumberdaya genetik merbau (Instia bijuga). Prosiding Ekspose Hasil-Hasil Penelitian “Status Terkini Penelitian Pemuliaan Tanaman Hutan”. BBPBPTH Yogyakarta 1 Oktober 2009. p:3-10.

Mahfudz. 2010. Laporan hasil penelitian: Populasi pemuliaan untuk kayu pertukangan daur panjang. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Mashudi. 2009. Litbang pemuliaan Pulai. Laporan Hasil Penelitian UKP tahun 2009. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan).

Mashudi. 2010. Laporan hasil penelitian: Populasi pemuliaan untuk kayu pertukangan daur menengah. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Mashudi. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi pemuliaan untuk kayu pertukangan daur menengah. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Megawati. 2010. Laporan hasil penelitian: standarisasi mutu benih hasil pemuliaan tanaman hutan. BPTP Bogor (tidak dipublikasikan)

Nirsatmanto, A. and S. Kurinobu. 2002. Trend of within family-plot selection practiced in two seedling seed orchards of Acacia mangium in Indonesia (short communication). Journal of Forest Research 7:49-52

Nirsatmanto, A., S. Kurinobu and E.B. Hardiyanto. 2003. A projected increase in stand volume of introduced provenances of Acacia mangium in seedling seed orchards in South Sumatra, Indonesia. Journal of Forest Research 8:127-131

Nirsatmanto, A. 2010. Laporan hasil penelitian: Populasi pemuliaan untuk jenis unggulan kayu pulp. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Nurtjahjaningsih, ILG. 2010. Laporan hasil penelitian: Bioteknologi untuk kayu pulp dengan pendekatan DNA. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Nurtjahjaningsih, ILG. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Bioteknologi untuk kayu pulp dengan pendekatan DNA. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Pamungkas, T. 2010. Laporan hasil penelitian: Populasi dasar untuk kayu pulp. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Pamungkas, T. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi dasar untuk kayu pulp. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Prihatini, I. 2004. Analisis tetua Acacia mangium menggunakan penanda microsatellite. Thesis. Gadjah Mada University, Yogyakarta, Indonesia (tidak dipublikasikan)

Pudjiono, S. 2010. Laporan hasil penelitian: Populasi perbanyakan untuk kayu pertukangan, kayu pulp dan kayu energi. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Pudjiono, S. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi perbanyakan untuk kayu pertukangan, kayu pulp dan kayu energi. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Putri dan A.I., Jayusman. 2009. Axillary bud initiation of Toona sinensis and T. Sureni in tissue culture propagation. Proceedings International Seminar “Research on Plantation Forest Management: Challanges and Opportunities” Bogor, Indonesia 5-6 November 2009. p:299-303.

Putri, A.I. 2010. Laporan hasil penelitian: Bioteknologi untuk kayu pertukangan dengan kultur jaringan. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Putri, A.I. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Bioteknologi untuk kayu pertukangan dengan kultur jaringan. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Rayan. 2010. Laporan hasil penelitian: Populasi pemuliaan untuk kayu pertukangan daur menengah. BBPD Samarinda (tidak dipublikasikan)

Rayan. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi pemuliaan untuk kayu pertukangan daur menengah. BBPD Samarinda (tidak dipublikasikan)

Rimbawanto, A., Suharyanto. 2005. Identifikasi klon jati dengan penanda SCAR. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol. 2 No.1:148-155

Rimbawanto, A. dan A.Y.P.B.C. Widyatmoko. 2006. Keragaman genetik empat populasi Instia bijuga berdasarkan penanda RAPD dan implikasinya bagi program konservasi genetik. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Vol. 3 No.3:149-154

Rimbawanto, A., N.K. Kartikawati, L. Baskorowati, M. Susanto dan Prasetyono. 2009. Status terkini pemuliaan Melaleuca cajuputi. Hasil-Hasil Penelitian “Status Terkini Penelitian Pemuliaan Tanaman Hutan”. BBPBPTH Yogyakarta 1 Oktober 2009. p:148-157

Rimbawanto, A. 2010. Laporan hasil penelitian: Bioteknologi untuk verifikasi asal-usul kayu merbau dengan penanda DNA. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Rimbawanto, A. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Bioteknologi untuk verifikasi asal-usul kayu merbau dengan penanda DNA. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Rohandi, A. 2010. Laporan hasil penelitian: Populasi pemuliaan untuk kayu pertukangan daur pendek. BPK Ciamis (tidak dipublikasikan)

Rohandi, A. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi pemuliaan untuk kayu pertukangan daur pendek. BPK Ciamis (tidak dipublikasikan)

Setyaji, T., A. Nirsatmanto. 2009. Uji perolehan genetik terhadap hasil pemuliaan generasi pertama (F-1) jenis Acacia mangium pada umur 7 tahun di Jawa Tengah. Prosiding Ekspose Hasil-Hasil Penelitian “Status Terkini Penelitian Pemuliaan Tanaman Hutan”. BBPBPTH Yogyakarta 1 Oktober 2009. p:158-166.

Setyaji, T.. 2010. Laporan hasil penelitian: Populasi pemuliaan untuk jenis alternatif kayu pulp. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Setyaji, T. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi pemuliaan untuk jenis alternatif kayu pulp. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Sulistyawati, P. 2010. Laporan hasil penelitian: Bioteknologi untuk kayu pertukangan dengan pendekatan DNA. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Sulistyawati, P. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Bioteknologi untuk kayu pertukangan dengan pendekatan DNA. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Sunarti, S., AYPBC. Widyatmoko and M. Naiem. 2009. Morphological characteristics of natural Acacia hybrids (A.auriculiformis x A.mangium). Proceedings International Seminar “Research on Plantation Forest Management: Challanges and Opportunities” Bogor, Indonesia 5-6 November 2009. p:299-303.

Sunarti, S. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: populasi pemuliaan untuk jenis unggulan kayu pulp. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Susanto M, Doran J, Arnold R, Rimbawanto A. 2003. Genetic variation in growth and oil characteristics of Melaleuca cajuputi subsp. cajuputi and potential for genetic improvement. Journal of Tropical Science. 15(3):469-482.

Susilawati, S. and Y. Fujisawa. 2002. Family variation on wood density and fiber length of E. pellita in seedling seed orchard Pelaihari, South Kalimantan. Proceeding of International Seminar "Advances in Genetic Improvement Tree Species". CFBTI-JICA, Jogjakarta.

Susilawati, S. dan N. Maksum. 2006. Physical properties variation of Eucalyptus pellita in seedling seed orchard Pelaihari, South Kalimantan, Indonesia. Journal of Forestry Research Vol.6 No.1: 74-84.

Susilawati, S., N. Maksum dan A.Nirsatmanto. 2007. Variation in wood physycal of Acacia mangium in seedling seed orchard of Acacia mangium (Wonogiri, Central Java). Proceedings the 2nd International Workshop on Improvement of Tropical for Global Environment. Yogyakarta, July 14-15 2007.

Swestiani, D. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Populasi pemuliaan untuk kayu energi. BPK Ciamis (tidak dipublikasikan)

Widyatmoko, A.Y.P.B.C. 2010. Laporan hasil penelitian: Bioteknologi dan konservasi genetik jenis-jenis non FEM. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Widyatmoko, A.Y.P.B.C. 2011. Rencana penelitian tingkat peneliti: Bioteknologi dan konservasi genetik jenis-jenis non FEM. BBPBPTH Yogyakarta (tidak dipublikasikan)

Yuniarti, N. 2010. Laporan hasil penelitian: Penanganan benih hasil pemuliaan tanaman hutan. BPTP Bogor (tidak dipublikasikan)

Yuniarti, N. 2011a. Rencana penelitian tingkat peneliti: Penanganan benih hasil pemuliaan tanaman hutan. BPTP Bogor (tidak dipublikasikan)

Yuniarti, N. 2011b. Rencana penelitian tingkat peneliti: Standarisasi mutu benih hasil pemuliaan tanaman hutan. BPTP Bogor (tidak dipublikasikan)

Yuskianti, V. and K. Isoda. 2002 Mating system analysis of Acacia mangium using DNA marker in the Seedling Seed Orchard (group C) in South Kalimantan. FTIP-P2:4

ASPEK ILMIAH PEMBANGUNAN SUMBER BENIH UNTUK MENDUKUNG

Dokumen terkait