SIMPULAN DAN SARAN
DAFTAR PUSTAKA
Aliansyah, Jovendra. (2013). Rehabilitasi Mental Remaja Korban Penyalahgunaan Narkoba di Yayasan Madani Mental Health Care Cipinang Besar Selatan-Jakarta Timur. Skripsi; UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Arifin, Haji Isep Zainal Arifin. (2009). Bimbingan Penyuluhan Islam Pengembangan Dakwah Bimbingan Psikoterapi Islam. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
BPPNFI Regional I. (2009). Pedoman Kewirausahaan Lembaga Kepemudaan.
Medan: BPPNFI.
Dariyo, Agoes. (2002). Psikologi Perkembangan Remaja. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Jakarta:Balai Pustaka.
Edi, Suharto. (2005). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat.
Bandung: PT. Rafika Aditama.
Firmansyah, Hairi. (2012). Ketercapaian Indikator Keberdayaan Masyarakat dalam Program Pemberdayaan Fakir Miskin (P2FM) di Kota 118 Banjarmasin. Jurnal Agribisnis Perdesaan (Volume 02 Nomor 02 tahun 2012). Hlm. 172-180.
Hawari, Dadang. (2004). Al Qur’an: Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jiwa.
Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasha.
Hermawati, Istiana dkk. (2011). Evaluasi Program Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Yogyakarta: BP2P3KS.
Hikmah, Harry. (2001). Strategi Pemberdayaan Masyarakat. Bandung:
Humaniora Utama Press.
Jokohadikusumo, Putranto. (2009). Awas Narkoba!. Bandung: PT. Sarana Ilmu.
Kamil, Mustofa. (2011). Pendidikan Non formal Pengembangan Melalui Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) di Indonesia (Sebuah Pembelajaran Dari Komikan Di Jepang). Bandung: Alfabeta.
Kaswan. (2013).Pelatihan dan Pengembangan untuk Meningkatkan Kinerja SDM.
Bandung: Alfabeta.
83
Ketut, Sukardi Dewa. (2002). Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta : Rineka Cipta
Kusuma, Ayusia. (2011). Mengawali Perbincangan tentang Pemberdayaan Pemuda. Diakses dari http://sosbud.kompasiana.com pada tanggal 21 April 2017, Jam 11.30 WIB.
M, Totok dan Poerwoko S. (2013). Pemberdayaan Masyarakat (Dalam Perspektif Kebijakan Publik). Bandung: Alfabeta.
Nurhuda, Trisulistiyanto. (2015). Pendidikan Karakter Bagi Korban Penyalahgunaan NAPZA dengan Metode Therapeutic Community (TC) di Panti Sosial Pamardi Putra (PSPP) Yogyakarta. Skripsi: UNY.
Poerwadarminta, W.J.S. (1984). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Setiadi, A. (1983). Pendidikan Kejuruan.Jakarta: Gramedia.
Sihombing, Umberto. (2001). Pendidikan Luar Sekolah Manajemen Strategi.
Jakarta : PD Mahkota.
Sudibyo, Lies dkk. (2013). Ilmu Sosial Budaya Dasar. Yogyakarta: Andi Offset.
Sudjana, Djudju. (2004). Pendidikan Non Formal. Bandung: Fallah Production.
Sugiyono. (2015). METODE PENELITIAN PENDIDIKAN. Bandung. Alfabeta.
Sumaryadi, I. Nyoman. (2005). Perencanaan Pembangunan Daerah Otonom dan Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Cipta Utama.
Suyanto, Suparjan dan Hemrpi. (2003). Pengembangan Masyarakat dari Pembangunan Sampai Pemberdayaan. Yogyakarta: Aditya Media.
Teguh, Ambar. (2004). Kemitraan dan Model-model Pemberdayaan. Yogyakarta:
Gava Media.
Trisnani, Wahyu Tri. (2014). Pemberdayaan Pemuda melalui Program Usaha Ekonomi Produktif oleh Karang Taruna Jaya Kusuma di Desa Singosaren, Banguntapan, Bantul. Skripsi: UNY.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.
Undang–Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan.
Wibawa, Luthfi. (2016). Pemuda dan Pendidikan. Yogyakarta : Interlude.
84
Winarni, Andi. (2013). Tinjauan Viktimologis Terhadap Penyalahgunaan Narkotika oleh Anak di Kota Makassar. Skripsi: Universitas Hassanudin Makassar.
85
LAMPIRAN
86
87 Lampiran 2. Pedoman Observasi
Observasi yang dilakukan yaitu untuk mengamati:
1. Situasi dan kondisi Yayasan Al-Islamy.
2. Fasilitasi yang menyangkut program rehabilitasi di Yayasan Al-Islamy khususnya program keterampilan.
3. Interaksi residen dengan pengelola Yayasan Al-Islamy.
4. Pelaksanaan pemberdayaan pemuda melalui program keterampilan di Yayasan Al-Islamy.
88
Lampiran 3. Pedoman Wawancara Penyelenggara dan Peksos
I. Identitas:
Nama :
Jenis Kelamin :
Umur :
Pendidikan Terakhir :
Alamat :
II. Pertanyaan
A. Bentuk Pemberdayaan Pemuda
1. Bagaimana latar belakang menjadi residen di Yayasan Al-Islamy?
Dan dari mana saja?
2. Berapa jumlah residen yang ada di Yayasan Al-Islmay?
3. Apakah tujuan dari pemberdayaan pemuda korban NAPZA di Yayasan Al-Islamy?
4. Apakah ada strategi khusus dalam pemberdayaa pemuda korban NAPZA di Yayasan Al-Islamy?
5. Bagaimana pendekatan yang dilakukan lembaga dalam melakukan pemberdayaan pemuda korban NAPZA di Yayasan Al-Islamy?
6. Bagaimana upaya yang telah dilakukan lembaga dalam pemberdayaan pemuda korban NAPZA di Yayasan Al-Islamy?
7. Apakah dengan upaya yang dilakukan dapat memberikan efek jera kepada korban NAPZA di Yayasan Al-Islamy?
89
8. Program keterampilan apa saja yang diberikan yayasan kepada korban NAPZA dalam upaya pemberdayaan pemuda di Yayasan Al-Islamy?
9. Apakah program yang diberikan dapat memberikan manfaat tersendiri dalam pemberdayaan pemuda korban NAPZA?
Bagaimana manfaat tersebut?
10. Apa tujuan dari program keterampilan dalam pemberdayaan pemuda korban NAPZA di Yayasan Al-islamy?
11. Bagaimana kualitas dan kuantitas dari program keterampilan?
12. Bagaimana peran anda dalam pemberdayaan pemuda korban NAPZA melalui keterampilan di Yayasan Al-Islamy?
B. Faktor pendukung dan penghambat
1. Bagaimana faktor pendukung dalam pemberdayaan pemuda korban NAPZA melalui program keterampilan di Yayasan Al-Islamy?
2. Bagaimana faktor penghambat dalam pemberdayaan pemuda korban NAPZA melalui program keterampilan di Yayasan Al-Islamy?
3. Apakah masyarakat & keluarga mempunyai peran penting dalam pemberdayaan pemuda korban NAPZA melalui progam keterampilan di Yayasan Al-Islamy?
90 Pedoman Wawancara Pemuda
I. Identitas:
Nama :
Jenis Kelamin :
Umur :
Pendidikan Terakhir :
Alamat :
II. Pertanyaan
A. Bentuk Pemberdayaan Pemuda
1. Sudah berapa lama anda menjadi residen di Yayasan Al-Islamy?
2. Apa yang melatar belakangi anda menjadi residen di Yayasan Al-Islamy?
3. Bagaimana anda mengenal narkoba?
4. Darimana anda dapat memperoleh narkoba sehingga menjadi ketergantungan?
5. Bagaimana anda bisa menjadi residen di Yayasan Al-Islamy?
Darimana anda mendapat informasi mengenai Yayasan Al-Islamy?
6. Bagaimana tanggapan anda mengenai Yayasan Al-Islamy?
7. Apakah program rehabilitasi di Yayasan AL-Islamy sudah mencukupi kebutuhan anda?
8. Menurut anda bagaimana kualitas dan kuantitas program yang ada di Yayasan Al-Islmay?
91
9. Apa saja program keterampilan yang ada di Yayasan Al-Islamy?
10. Bagaimana pelaksanaan program keterampilan yang ada di Yayasan Al-Islamy?
11. Bagaimana keterlibatan peksos dalam program keterampilan di Yayasan Al-Islamy?
12. Apakah anda mendapat manfaat tersendiri dalam mengikuti rehabilitasi di Yayasan Al-Islamy?
13. Apakah anda berminat untuk meneruskan program keterampilan yang sudah di ajarkan di Yayasan AL-Islamy?
14. Apa tujuan anda setelah selesai menjalani rehabilitasi?
15. Faktor apa saja yang mendukung program rehabilitasi di Yayasan AL-Islamy?
16. Faktor apa saja yang menghambat program rehabilitasi di Yayasan Al-Islamy?
92 Lampiran 4. Pedoman Dokumentasi
1. Arsip Tertulis
a. Profil lemabaga Yayasan AL-Islamy b. Struktur kepegawaian
2. Foto
a. Bangunan Yayasan AL-Islamy
b. Fasilitas yang bersangkutan dengan program rehabilitasi di Yayasan Al-Islamy khususnya program keterampilan
c. Pelaksanaan program keterampilan di Yayasan Al-Islamy
93 Lampiran 5. Analisis Data
Analisis Data
(Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan Hasil Wawancara)
Apakah Program Rehabilitasi di Yayasan Al-Islamy sudah mencukupi kebutuhan anda?
An Sudah mba, saya sudah bisa belajar mengaji dan tambah rajin sholat. Saya dari dulu rajin mba, saya minum obat itu untuk dopping agar semangat. Sekarang saya mengikuti program keterampilan perkebunan dan peternakan yang awalnya asik tapi sekarang jadi membosankan.
BI Tercukupi mba, contohnya yaitu kegiatan bengkel dan kandang sapi yang sering saya ikuti.
MA Program disini menurut saya belum mencukupi mba. Program kegiatan disini contohnya beternak sapi itu masih kurang karena membosankan. Menurut saya programnya lebih baik ditambah dengan program lainnya seperti kegiatan komputer.
At Belum mencukupi mba, menurut saya masih kurang. Karena kondisi di Yayasan ini masih terikat dan tempatnya masih tertutup jadi tidak ada kebebasan interaksi dengan warga.
BNS Tercukupi. Saya biasa mengikuti kegiatan beternak yaitu mencari rumput dan membantu di peternakan.
Kesimpulan Program rehabilitasi yang diberikan yayasan kepada residen dalam segi religius memang sudah mencukupi. Pengetahuan agama yang diberikan yayasan kepada residen sudah dikatakan sangat mencukupi karena residen sudah mengalami perubahan dalam diri mereka yaitu rajin beribadah. Namun lain halnya dengan program lain yang diberikan. Dalam menunjang keterampilan residen, yayasan memberikan berbagai program yaitu beternak, berkebun dan bengkel. Pada awal residen mengikuti program-program tersebut, mereka sangat menikmati dan senang. Namun, seiring berjalannya waktu mereka merasa program tersebut sangat membosankan.
Hal itu dapat dikatakan dengan alasan program-program yang diberikan tidak mempunyai inovasi yang ditonjolkan sehingga membuat program tersebut sangat biasa dan monoton. Selain itu, campur tangan masyarakat juga sangat penting untuk memberikan inovasi tersendiri untuk program yang diberikan.
Menurut anda bagaimana kualitas dan kuantitas program yang ada di yayasan Al-Islamy?
Sy Untuk kualitas dan kuantitasnya sudah baik, karena dilihat dari segi peternakan kami mempunyai hewan ternak berupa sapi yang
94
banyak dan mempunyai dokter hewan khusus.
Wz Menurut saya kualitas dan kuantitasnya sudah cukup baik.
An Menurut saya sudah baik mba, karena programnya dapat mendidik residen yang tadinya malas menjadi semangat. Kecuali dari program beternak dan berkebun mba, karena membosankan.
BI Menurut saya bagus, karena sudah merubah saya lebih mandiri dan dapat bekerja.
MA Kegiatan disini sudah enak menurut saya mba, tapi kegiatannya hanya itu saja.
At Kualitas dan kuantitas disini menurut saya masih menengah mba, karena banyak kegiatan yang masih kosong. Seharusnya diberi program keterampilan lain seperti pembuatan bunga, dll.
BNS Menurut saya bagus karena bisa mendidik saya mba.
Kesimpulan Secara garis besar, program kegiatan yang ada di yayasan mempunyai kualitas dan kuantitas yang baik karena sudah dapat merubah residen dalam kegiatan sehari-hari. Dari segi program beternak pun sudah mempunyai kualitas dan kuantitas yang baik karena yayasan memiliki hewan ternak yang cukup banyak didukung dengan dokter hewan. Tetapi hal tersebut tidak lepas dari kurangnya inovasi yang diberikan dalam menjalankan kegiatan programnya sehingga dengan kualitas dan kuantitas baik yang diberikan, residen masih merasa belum puas dengan kegiatan yang diberikan.
Apa saja program keterampilan yang ada di yayasan Al-Islamy?
Sy Program di yayasan banyak mba, kalau dari sisi agama ada mereka ikut mengurusi kandang sapi, lalu ada perkebunan dan ada olahraga pingpong. Ada juga kegiatan bengkel biasanya diikuti oleh anak laki-laki.
An Programnya banyak mba, ada perkebunan, peternakan, bengkel.
Lalu olahraga ada kegiatan pingpong. Kegiatan agama, biasanya sholat dan rukiyah.
BI Kalau programnya banyak mba, ada sholat dan mengaji, mencari rumput, dan kekandang. Ada lagi kegiatan di bengkel.
MA Program di yayasan banyak mba, tetapi hanya seperti itu saja.
At Programnya disini banyak mba, keagamaan pasti ada mengaji dan sholat. Kalau program yang lain hanya ada perkebunakan dan peternakan yang menurut saya harus diinovasikan atau diberikan program lain.
BNS Sholat dan mengaji mba, lalu ke kandang sapi dan mencari rumput.
Kesimpulan Program yang ada di yayasan Al-Islamy terbilang sangat
95
banyak. Tetapi dari banyaknya program yang ada, program religi yang paling diutamakan mengingat yayasan tersebut merupakan yayasan berbasis religi. Program religi yang diberikan yaitu berupa mengaji, mengikuti sholat sunnah maupun wajib, dan rukiyah. Selain program religi yang diberikan yayasan juga memberikan program-program untuk menunjang keterampilan residen yaitu, peternakan, perkebunan dan bengkel. Selain itu, ada kegiatan olahraga berupa olahraga pingpong.
Apa tujuan dari program keterampilan dalam pemberdayaan pemuda korban napza di yayasan Al-Islamy?
Sy Ketika residen sudah diberdayakan, mereka akan mempunyai skill.
Dengan didukung program peternakan dan perkebunan para residen dapat belajar terampil. Salah satu residen kami sebelum masuk rehabilitasi pernak bekerja beternak lele, namun uang yang dihasilkan justru disalah gunakan. Walaupun kita tahu banyak residen disini yang kuliah sudah mempunyai pekerjaan sampingan sendiri, tapi paling tidak dengan program ini mereka mendapatkan ilmu.
Wz Tujuannya memberikan kemampuan kepada anak-anak suoaya mereka mempunyai keterampilan agar nantinya mereka mempunyai kesibukan yang positif dan tidak kembali menggunakan napza.
Kesimpulan Tujuan utama program keterampilan yaitu untuk memberikan kemampuan atau skill untuk residen khususnya dalam bidang perkebunan, peternakan dan bengkel. Skill tersebut diharapkan dapat bermanfaat untuk residen ketika mereka sudah keluar dari yayasan sehingga mereka mempunyai kegiatan baru yang positif dan tidak kembali menggunakan napza.
Bagaimana pelaksanaan program keterampilan yang ada di yayasan Al-Islamy?
An Pelaksanaanya kita disuruh bantu-bantu di kandang mba, cari makan untuk sapinya. Kalau perkebunannya nanti kita panen kebun, seperti singkong.
BI Ya kita bantu-bantu cari makan sapi mba.
MA Nanti kita mengikuti kegiatan di kandang dan mencari makan untuk sapinya.
At Pelaksanaannya seperti perkebunan dan peternakan seperti pada umumnya mba, cari makanan untuk sapi.
BNS Kegiatannya membantu mencari rumput.
Kesimpulan Pelaksanaan program keterampilan perkebunan, peternakan dan bengkel dilakukan setiap sore hari. Dalam program peternakan, residen diminta untuk membantu petugas peternakan untuk mengurus hewan peternakan berupa sapi dari mulai membersihkan sapi dan membersihkan kandang sapi. Selain itu residen diminta untuk ikut serta mencari
96
rumput sebagai makanan hewan ternak. Untuk kegiatan berkebun dilakukan secara umum yaitu residen membantu menyiapkan bibit tanaman, dan juga menanam di kebun yayasan. Setelah menanam biasaya residen diminta untuk mengurus perkebunan hingga musim panen tiba. Dalam kegiatan bengkel, residen diberikan pengetahuan mengenai mesin-mesin dan lain sebagainya. Biasanya yang mengikuti program bengkel yaitu laki-laki.
Bagaimana keterlibatan peksos dalam program keterampilan di yayasan Al-Islamy?
Kita mengurus anak-anak itu ada pegangan masing-masing. Kita juga memfasilitasi residen kalau uang mereka kadang habis.
An Biasanya peksos mengawasi kegiatan kita mba. Kalau tidak diawasi atau ditunggu nanti ibu datang waktu kegiatan untuk memastikan kita mengikuti kegiatan atau tidak. Tapi saya bantuin terus mba.
BI Perannya mengawasi dan menunggu kita melakukan aktifitas mba.
MA Kalau biasanya, peksos mengawasi aktifitas kita.
At Mereka kadang mengawasi kegiatan kita mba, ibu kepala juga kadang-kadang.
BNS Ya kita diawasi.
Kesimpulan Keterlibatan peksos dalam program yang diberikan yaitu mengawasi residen ketika mengikuti kegiatan-kegiatan berlangsung. Untuk mengetahui residen mengikuti kegiatan yang diberikan atau tidak, tidak hanya peksos yang berperan namun juga ibu kepala. Selain mengawasi residen, peksos juga memfasilitasi residen untuk kebutuhan sandang dan pangan.
Biasanya peksos mengarahkan mereka ketika membutuhkan kebutuhan tersebut. Kemudian ketika residen membutuhkan uang lebih untuk memenuhi kebutuhan mereka, peksos memfasilitasinya dengan memberikan uang yang didapat dari keluarga residen.
Apakah program yang ada dapat memberikan manfaat tersendiri dalam pemberdayaan pemuda korban napza? Bagaimana manfaat tersebut?
Sy Macam-macam kalau manfaatnya, itu tergantung anak-anaknya juga ada yang memang giat mengikuti kegiatan dan ada juga yang malas. Kadang ada yang ikut mencari makan hewan tapi ternyata ketika kita datang dia malah duduk aja. Kalau perempuan tanggung jawabnya berbeda. Mereka lebih ke bagian dapur dan merawat tanaman kalau sore hari.
Wz Ya ada manfaatnya mba, banyak yang terlibat di peternakannya.
Banyak yang terlibat terus-menerus tapi juga ada yang bosan kalau
97
di peternakan. Kalau yang terlibat, tanpa disuruh pun mereka langsung berangkat dengan giat.
An Kalau saya dapat manfaatnya disini mba, saya bisa mengaji dan mandiri. Kalau dari segi peternakan saya juga dapat manfaat sedikit karena dulu saya juga sempat beternak lele sendiri jadi mengenai peternakan saya dapat ilmu disini.
BI Manfaatnya perilaku saya berubah disini mba, bisa hemat uang.
Saya satu hari dikasih uang 30 ribu, tapi ngasihnya kadang tidak pasti. Yang jelas saya bisa lebih mandiri dan bisa kerja.
MA Ada mba, saya disini bisa mengaji. Kalau di Sumatra kan tidak ada rehabilitasi seperti yayasan atau pondok pesantren, adanya rehabilitasi seperti biasa. Saya disini juga bisa kerja, walaupun kerjanya hanya seperti itu dan tidak seperti pekerjaan sampingan saya dulu.
At Manfaatnya ya taqwa dan iman saja mba. Pikiran juga tidak begitu terposir untuk hal-hal lain. Kalau dari segi keterampilan sedikit membantu.
BNS Manfaatnya disini saya bisa kerja, semangat hidup. Alhamdulillah disini saya sudah bisa rajin sholat.
Kesimpulan Secara keseluruhan dari program yang diberikan yayasan sudah dapat dikatakan memberikan manfaat bagi residen.
Manfaat tersebut dirasakan oleh residen dalam keseharian mereka sudah dapat berubah dalam hal religi maupun pekerjaan. Dilihat dari segi religi, manfaat yang dirasakan oleh residen yaitu mereka sudah bisa mengaji dan rajin sholat. Dari segi program lain, seperti keterampilan beternak, berkebun dan bengkel mereka sudah bisa mengambil sisi positifnya yaitu mereka mendapatkan ilmu dan pengalaman bekerja secara keras dalam kegiatan tersebut.
Apakah anda berminat untuk meneruskan program keterampilan yang sudah diajarkan di yayasan Al-Islamy?
An Sebenarnya saya minat mba, dulu saya juga pernah berjualan lele jadi ingin lagi. Tapi berhubung ibu saya tidak mau saya kembali ke lingkungan yang dulu jadi saya dipindahkan ke Jakarta untuk kerja disana.
BI Kalau minatnya ada mba, tapi lihat nanti saja kalau sudah keluar saya mau meneruskan sekolah saya dulu.
MA Minat mba, tapi ya lihat nanti yang penting saya sudah keluar saja dulu mba. Saya dulu juga pernah kerja juga mba jadi lihat nanti saja.
At Kalau saya ada minatnya, ingin jadi petani yang berpengalaman.
Kan ada hasilnya juga untuk menyambung hidup.
BNS Minat mba kalau itu saya nanti waktu keluar membantu kakak di peternakannya cari rumput.
Kesimpulan Jika dilihat dari pernyataan-pernyataan residen, mereka mempunyai minat terhadap program yang diberikan
98
khususnya keterampilan beternak, berkebun dan bengkel.
Namun ada salah satu residen yang hanya mempunyai keinginan saja, tidak untuk direalisisakan. Karena setelah ia keluar dari yayasan sudah ditempatkan atau dipindahkan oleh keluarga mereka ke daerah lain dan sudah disiapkan pekerjaan yang layak. Walaupun begitu, residen lain tetap berminat dalam meneruskan program yayasan, bahkan ada beberapa residen yang ingin menjadi petani/peternak yang berpengalaman.
Apa rencana anda setelah selesai menjalani rehabilitasi di yayasan Al-Islamy?
An Saya tidak kembali ke Jogja mba, saya langsung ke Jakarta ke tempat saudara saya dan bekerja ditempat Pakde saya. Disana saya sudah disiapkan pekerjaan menunggu cabang cucian mobil.
BI Mau melanjutkan sekolah mba, saya ingin masuk di SMK yang bisa langsung bekerja.
MA Rencana saya mau kerja di Kalimantan bagian
pertanian/perkebunan mba. Kalau melanjutkan kuliah saya belum tahu, masih mikir-mikir dulu. Di Kalimantan ada adik ayah saya yang bekerja di perkebunan kelapa sawit, jadi saya ingin bekerja disitu.
At Rencana saya mau menulis mba, membuat puisi atau gambar. Kalau dikerjakan disini jadi sampingan suasanya kurang mendukung dipikiran. Selain itu juga tidak ada hal baru untuk jadi ide. Nanti kalau menulis sudah jalan saya bisa usaha yang lain.
BNS Saya ingin bikin band, band paspor. Itu baru dimulai disini, dulu pernah tampil di Korea, lalu libur 15 tahun. Kalau bekerja nanti saya dirumah membantu peternakan kambing kakak saya.
Kesimpulan Dilihat dari pernyataan-pernyataan residen, mereka mempunyai rencana yang berbeda-beda setelah keluar dari yayasan. Namun, sebagian besar dari residen setelah selesai menjalani rehabilitasi, mereka sudah disiapkan lingkungan dan kegiatan/pekerjaan baru dari keluarga mereka. Hal tersebut mempunyai alasan yaitu agar residen tidak kembali dalam lingkungan yang telah mengenalkan residen kepada napza sehingga menjadi pecandu.
Apa tujuan dari pemberdayaan pemuda korban napza di yayasan Al-Islamy?
Sy Tujuannya adalah supaya ketika residen selesai menjalani rehabilitasi sudah mempunyai kemampuan, sehingga mereka tidak kembali lagi ke masalah napza mereka.
Wz Tujuannya agar residen lebih bisa menata hidup mereka, dan tidak kembali menggunakan napza.
Kesimpulan Tujuan dari pemberdayaan pemuda korban napza adalah untuk memberikan kemampuan kepada residen agar mempunyai kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah mereka selesai menjalani rehabilitasi di yayasan Al-Islamy.
Kemampuan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai
99
positif untuk residen sehingga mereka mempunyai kegiatan yang bermanfaat dan tidak kembali lagi menjadi pecandu napza.
Apakah ada strategi khusus dalam pemberdayaan pemuda korban napza di yayasan Al-Islamy?
Sy Mungkin hanya sekedar memberi pancingan agar residen mau mengikuti kegiatan. Strateginya yaitu dengan memberikan imbalan berupa rokok atau makanan setelah mereka mengikuti kegiatan, kalau imbalan tersebut diberikan sebelum mereka mengikuti kegiatan, justru residen tidak mau bekerja hanya diam dikamar saja.
Wz Strateginya pertama kita pancing dulu supaya mau ikut kerja, kita berikan makanan atau rokok setelah mereka kerja. Tapi, lama-lama mereka bisa jalan sendiri tanpa diberi imbalan itu.
Kesimpulan Strategi yang diberikan dalam pemberdayaan pemuda korban napza ini sangat sederhana. Strategi yang dilakukan hanya sebatas memberikan imbalan kepada residen untuk mau mengikuti kegiatan yang diberikan. Imbalan tersebut diberikan setelah residen mengikuti kegiatan.
Bagaimana pendekatan yang dilakukan lembaga dalam pemberdayaan pemuda korban napza di yayasan Al-Islamy?
Sy Disini pendekatan yang utama melalui pendekatan religi yaitu ibadah. Tapi ada juga pendekatan yang digunakan untuk aktifitas
Sy Disini pendekatan yang utama melalui pendekatan religi yaitu ibadah. Tapi ada juga pendekatan yang digunakan untuk aktifitas