Aktrinisia, M. 2010. Keragaman genetik plasma nutfah sagu (Metroxylon sp.) berdasarkan karakter morfologis dan molekuler RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) di Sumatera Barat.Tesis. Universitas Andalas. Padang.
Arif, A.B. 2010. Pendugaan parameter genetika beberapa karakter kualitatif dan kuantittaif pada tiga kelompok cabai (Capsicum annuum L.). [Tesis].
Bogor (ID): Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.
Bioversity. 2007. Descriptors for Durian (Durio zibethinus Murr.). Bioversity International, Rome. Italy.
Badan Pusat Statistik (BPS). 2015. Statistik tanaman hortikultura Sumatera Utara.
Badan Pusat Statistik. Katalog BPS: 5102001.12
Herwati, A., Purwati, R. D.,dan Anggraeni, T. D. A., 2011. Penampilan karakter kualitatif pada plasma nutfah tanaman bunga matahari. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Perkebunan.Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat.
Heywood, V.H. 1967. Plant Taxonomy. St. Martin’s Press. New York.
Mansyah, E., A. Baihaki., R. Setiamihardja., J.S. Darsa., Sobir dan R. Poerwanto.
2003. Variabilitas fenotipik manggis pada beberapa sentra produksi di Pulau Jawa. J. Hort. 13 (3):147-156.
Lestari, S., Fitmawati dan N. N. Wahibah. 2011. Keanekaragaman durian (Durio zibethinus Murr) di Pulau Bengkalis berdasarkan karakter
morfologi. Buletin Kebun Raya. 14 (2):29-44
Martasari, C., Agisimanto, D., dan Yusuf, H.M., 2004. Pemuliaan mutasi tanaman jeruk keprok. Prosiding Seminar Nasional Jeruk. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura. Jakarta.
Minh, N.P., 2014. Technical factors influencing to durian (Durio zibethinus Murr) wine fermentation. IJMRD.1(5): 66-70.
Mongi, C. E. 2015. Penggunaan analisis two step clusteing untuk data campuran.
Universitas Sam Ratulangi, Manado. JdC, Vol 4:1
Nafsi N. I. 2007. Analisis keanekaragaman varietas durian (Durio zibethinus Murr.) dengan marka mikrosatelit.Tesis.Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, ITB. Bandung
Priyanti. 2012. Keanekaragaman tumbuhan Durio spp. menurut perspektif lokal
Robi’ah, H. R. 2004. Analisis keragaman genetik pisang introduksi (Musa spp.) berdasarkan penanda fenotipeik dan RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA). Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Rusmiati., E. Mulyanto., S. Ashari., M. A. Widodo., dan L. Bansir. 2013.
Eksplorasi, inventarisasi dan karakterisasi durian merahBanyuwangi.
Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung.
Santoso, S. 2002. Buku Latihan SPSS Statistik Multivariat. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.
Santoso, P.J., Novaril., M. Jawal., T. Wahyudi., dan A. Hasyim. 2008. Idiotipe durian nasional berdasarkan preferensi konsumen. J. Hort. 18 (4) : 395-401.
Setiawan, R.A. 2015. Morfologi tanaman durian (Durio zibethinus Murr.) kultivar Belimbing. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Pekanbaru
Sinartani, 2013. Mengenal ragam dan potensi pemanfaatan sumberdaya genetik durian. Agroinovasi. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
SK. Menteri Pertanian Nomor : 700/Kpts/OT.320/D/12/2011. Pedoman penyusunan deskripsi varietas hortikultura. Kementerian Pertanian.
Sobir dan E. Martini., 2014. Pedoman budi daya durian dan rambutandi kebun campur.Bogor, Indonesia: World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program.
Soedarya, A.P. 2009. Agribisnis durian. Bandung: Penerbit CV. Pustaka Grafika.
Steel, R.G.D. dan J.H. Torrie. 1995. Prinsip dan prosedur statistika. Terjemahan Bambang Sumantri. PT Gramedia Jakarta.
Steenis, V.C.G.G.J. 1992. Flora. Jakarta: Pt. Prodnya Paramita.
Sudjana, 2008. Metoda satistika. PT Tarsito Bandung.
Suskendriyati, H., A. Wijayati., N. Hidayah., dan D. Cahyuningdari.2000. Studi Morfologi dan Hubungan Kekerabatan Varietas Salak Pondoh (Salacca zalacca (Gaert.)Voss.)di Dataran Tinggi Sleman.
Biodiversitas. 1 (2) : 59-64.
Sutanto, H. T. 2009. Cluster Analysis. Prosiding. ISBN: 978-979-16353-3-2 : 681-689.
Syahruddin, K. 2012. Analisis keragaman beberapa genotipe durian (Durio zibethinus Murr.) menggunakan penanda morfologi dan
molekuler (ISSR). Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Tirtawinata, M.R., P.J. Santoso., dan L.H. Apriyanti. 2016. Durian. Agriflo.
Jakarta.
Uji, T. 2005. Keanekaragam jenis dan sumber plasma nutfah durian (Durio spp.) di Indonesia. Buletin Plasma Nutfah. 11 (1) : 28-33
.2007. Keanekaragaman jenis buah-buahan asli Indonesia dan potensinya.
Biodiversitas. 8 (2) : 157-167
Widia, 2015.Pengaruh bobot biji sebagai batang bawah terhadap pertumbuhan sambung pucuk tanaman durian (Durio zibethinus L.) varietas otong.
Laporan Tugas Akhir. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.
Sumatera Barat.
Wiryanta, B.T.W. 2008. Sukses bertanam durian.PT Agromedia Pustaka. Jakarta.
Yuniarti, 2011.Inventarisasi dan karakterisasi morfologis tanaman durian (Durio zibethinus Murr.) di kabupaten Tanah Datar. Jurnal Plasma
Nutfah: 1-6.
Yuniastuti, E., S. Hartati., dan S. R. Widodo. 2010. Karakterisasi morfologi tanaman durian sukun (Durio zibethinus Murr.). Seminar Nasional Pendidikan Biologi FKIP UNS. Universitas Negeri Semarang.
Semarang
Zaman, W. B., Fitmawati dan Herman. 2014. Pengelompokan durian (Durio zibethinus Murr.) berdasarkan penanda morfologi dan agronomi asal kabupaten Rokan Hulu provinsi Riau. Diakses dari http://repository.unri.ac.id/jspui/handle.pada tanggal 31 Desember 2016.
Lampiran 1. Panduan Identifikasi Karakter Tanaman Durian
Parameter deskripsi tanaman durian menurut descriptors for durian (Bioversity Internasional, 2007) adalah sebagai berikut:
A. Deskripsi Pertumbuhan 1. Umur pohon
2. Jenis bahan perbanyakan tanaman 1) Biji
2) Sambungan 3) Klonal
3. Tinggi pohon (m)
Diukur dari permukaan tanah sampai ke bagian atas pohon (jika tanaman berasal dari okulasi diukur dari titik sambungan antara batang bawah dan batang atas serta dicatat asal batang bawahnya). Hanya diukur pada tanaman yang tidak mengalami pemangkasan.
4. Tinggi batang (cm)
Diukur dari pangkal pohon ke titik munculnya cabang pertama.
5. Keberadaan akar banir 0) Tidak ada
1) Ada
6. Lingkar batang (cm)
Diukur pada 130 cm di atas permukaan tanah.
7. Permukaan batang 1) Halus
2) Kasar
3) Sangat Kasar 4) Flaky
8. Pola pertumbuhan batang 1) Lurus
5) Lonjong
6) Tidak beraturan
10. Warna batang 1) Abu-abu 2) Coklat 3) Coklat Tua B. Deskripsi daun
1. Warna permukaan bagian atas daun 1) Hijau muda
2) Hijau 3) Hijau tua
2. Warna permukaan bagian bawah daun 1) Coklat keperakan
2) Coklat tembaga 3. Susunan daun
1) Berseling 2) Berhadapan
4. Panjang tangkai daun (mm) 5. Lebar tangkai daun (mm) 6. Kondisi tangkai daun
1) Normal 2) Gembung
1) Pendek (<10 cm) 2) Sedang (10.1-15 cm) 3) Panjang (15.1-25 cm) 4) Sangat panjang (>25 cm) 8. Lebar helaian daun
1) Sempit (<3 cm) 2) Sedang (3.1-6 cm) 3) Lebar (6.1-9 cm) 4) Sangat lebar (>9 cm) 9. Bentuk helaian daun
1) Lanset bulat telur 2) Empat persegi 3) Lonjong lurus 4) Bulat panjang 5) Bulat telur 6) Bulat
10. Bentuk ujung daun 1) Lancip
2) Meruncing 3) Sangat runcing 4) Berekor
5) Runcing
11. Bentuk pangkal daun 1) Membundar 2) Tumpul 3) Lancip 4) Pasak 5) Menjantung
12. Tepi helaian daun 1) Rata
2) Bergelombang
0) Mengkilat 1) Tidak mengkilat
14. Mengkilatnya permukaan daun bagian bawah 0) Mengkilat
1) Tidak mengkilat C. Morfologi Buah
1. Pematangan buah 1) Bersamaan 2) Tidak bersamaan
2. Model pengelompokan buah 1) Satu buah per kelompok 2) Dua buah per kelompok
3) Kombinasi 1,2, 3, 4 sampai 12 buah per kelompok 3. Bentuk buah
1) Bulat ujung datar 2) Bulat
3) Bulat telur 4) Lonjong 5) Bulat panjang 6) Obovoid 7) Ovoid
4. Bentuk ujung buah 1) Tirus
2) Cembung
3) Mammiform 4) Datar
5) Mencekung
5. Bentuk pangkal buah 1) Mencekung 2) Berleher 3) Cembung 4) Datar 5) Cekung 6) Meruncing
6. Panjang tangkai buah 1) Pendek (<4 cm) 2) Sedang (4.1-8 cm) 3) Panjang (>8 cm)
7. Warna tangkai buah
2) Coklat kehijauan 3) Coklat
8. Keberadaan duri pada buah 1) Tidak berduri 2) Berduri
9. Bentuk duri pada buah 1) Melengkung 2) Cembung
3) Meruncing cembung 4) Cekung
5) Meruncing cekung 6) Berbentuk kerucut 7) Piramid
10. Panjang buah (cm) 11. Diameter buah (cm) 12. Berat buah
1) Sangat ringan (<0.8 kg) 2) Ringan (0.9-1.5 kg) 3) Sedang (1.6-2.5 kg) 4) Berat (2.6-4 kg) 5) Sangat berat (>4 kg)
13. Warna kulit buah 1) Hijau
2) Hijau kecoklatan
3) Hijau kekuningan 4) Kuning kehijauan 5) Kuning orange 6) Orange
7) Merah muda 8) Merah
14. Rasa daging buah 1) Sedikit manis 2) Manis
3) Manis pahit 4) Hambar
5) Manis dengan rasa pahit setelah dirasakan 6) Pahit
15. Warna daging buah 1) Putih krem 2) Kuning lemon 3) Kuning
4) Orange kekuningan 5) Orange
6) Orange kemerahan 7) Merah
5. Warna biji
1) Kuning kecoklatan 2) Coklat
3) Hitam
4) Abu-abu orange
Lampiran 2. Peta Lokasi Penelitian Durian
Lampiran 3. Analisis Data Umum Kuesioner Petani Durian
1. Berapa banyak tanaman saudara tanam per lahan ? 32 tanaman 2. Apa nama varietas durian yang saudara tanam ? Varietas lokal 3. Cara perbanyakan yang dilakukan ? Biji
4. Darimana genetis (asal-usul) tanaman durian yamg saudara peroleh ? Kecamatan Tigalinga
5. Bagaimana cara pemeliharaan yang saudara lakukan? Pemupukan dan pembersihan gulma
6. Hasil panen durian ?
• Konsumsi sendiri / dagang sendiri secara eceran √
• Pedagang pengumpul hasil panen (tengkulak)
7. Jumlah produksi yang dihasilkan per musim panen ? 1000-6000 buah
Identitas Responden
1. Berapa banyak tanaman saudara tanam per lahan ? 20 tanaman 2. Apa nama varietas durian yang saudara tanam ? –
3. Cara perbanyakan yang dilakukan ? Biji
4. Darimana genetis (asal-usul) tanaman durian yamg saudara peroleh ? Lokal
5. Bagaimana cara pemeliharaan yang saudara lakukan? - 6. Hasil panen durian ?
• Konsumsi sendiri / dagang sendiri secara eceran
• Pedagang pengumpul hasil panen (tengkulak) √
7. Jumlah produksi yang dihasilkan per musim panen ? ± 300 buah
Identitas Responden
1. Berapa banyak tanaman saudara tanam per lahan ? >100 tanaman 2. Apa nama varietas durian yang saudara tanam ? -
3. Cara perbanyakan yang dilakukan ? Biji
4. Darimana genetis (asal-usul) tanaman durian yamg saudara peroleh ? - 5. Bagaimana cara pemeliharaan yang saudara lakukan? Pemupukan Hasil
panen durian ?
• Konsumsi sendiri / dagang sendiri secara eceran
• Pedagang pengumpul hasil panen (tengkulak) √ 6. Jumlah produksi yang dihasilkan per musim panen ? -
Identitas Responden
1. Berapa banyak tanaman saudara tanam per lahan ? 50 tanaman 2. Apa nama varietas durian yang saudara tanam ? Varietas lokal 3. Cara perbanyakan yang dilakukan ? Biji
4. Darimana genetis (asal-usul) tanaman durian yamg saudara peroleh ? Kecamatan Tigalinga
5. Bagaimana cara pemeliharaan yang saudara lakukan? Pemupukan Hasil panen durian ?
• Konsumsi sendiri / dagang sendiri secara eceran
• Pedagang pengumpul hasil panen (tengkulak) √
6. Jumlah produksi yang dihasilkan per musim panen ? 7000 buah
Identitas Responden
1. Berapa banyak tanaman saudara tanam per lahan ? 14 tanaman 2. Apa nama varietas durian yang saudara tanam ? Varietas lokal 3. Cara perbanyakan yang dilakukan ? Biji
4. Darimana genetis (asal-usul) tanaman durian yamg saudara peroleh ? Desa Bukit baru Kecamatan Pegagan Hilir
5. Bagaimana cara pemeliharaan yang saudara lakukan? Pembersihan gulma 6. Hasil panen durian ?
• Konsumsi sendiri / dagang sendiri secara eceran
• Pedagang pengumpul hasil panen (tengkulak) √ 7. Jumlah produksi yang dihasilkan per musim panen ? -
Identitas Responden
1. Berapa banyak tanaman saudara tanam per lahan ? 20 tanaman 2. Apa nama varietas durian yang saudara tanam ? -
3. Cara perbanyakan yang dilakukan ? Biji
4. Darimana genetis (asal-usul) tanaman durian yamg saudara peroleh ? Lokal
5. Bagaimana cara pemeliharaan yang saudara lakukan? - 6. Hasil panen durian ?
• Konsumsi sendiri / dagang sendiri secara eceran
• Pedagang pengumpul hasil panen (tengkulak) √ 7. Jumlah produksi yang dihasilkan per musim panen ? -