• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

Dalam dokumen T1 802008109 Full text (Halaman 38-41)

--- Mahasiswa dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia. (1976). Jakarta: Balai Pustaka.

Adrianto, E. W. (2010). Motivasi mahasiswa menggunakan jasa pekerja seks komersil. Skripsi (tidak diterbitkan). Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana, Fakultas Psikologi

Ahmadi, A., & Sholeh, M. (2005). Psikologi perkembangan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Anjani, C., & Suryanto. (2006). Pola penyesuaian perkawinan pada periode awal. Insan Media Psikologi, 8(3), 198-210.

Badger, S. (2005). Ready or not? Perception of marriages readiness among emerging adults. Brigman Young University.

Denim, S. (2002). Menjadi peneliti kualitatif. Bandung: Pustaka Setia Dariyo, A. (2003). Psikologi perkembangan dewasa muda. Jakarta:

Erlangga

DeGenova, M. K., & Rice, F. P. (2005). Intimate, relationship, marriages and family (6th Ed). USA: McGraw Hill.

Dlori, M. M. (2005). Jika cinta di bawah nafsu. Yogyakarta: Prismasophie.

Drajat, Z. (1984). Psikologi perkembangan. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Duvall, E. M., & Miller, B. C. (1985). Marriage and family development. (9th Ed). NY: Harper & Row publishers.

Dyer, E.D. (1983). Courtship, marriage, and family: American style. Illionis: The Dorsey Press.

Fuhrmann, B. S. (1990). Adolesscence, adolescent. (2nd Ed). England: Foresman and Co.

Gerungan, W. A. (1996). Psikologi sosial. Bandung: Eresco

Gunarsa, S. D., & Gunarsa, Y. S. D. (1983). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia

Gunarsa, S. D. (1991) Psikologi untuk keluarga. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Hauck, P. (1995). Membina perkawinan bahagia. Jakarta: Penerbit Arcan

Haber, A., & Runyon, R. P. (1984). Psychology of adjustment. Illinois: the Dorsey Press

Hasmi, A dkk. (2003). Membantu remaja memahami dirinya. Jakarta: BKKBN.

Hendranata, L. (2004). Sang gadis dan permasalahannya. Kompas 8 Agustus 2004

Hendrarso, E. S. (2007). Penelitian kualitatif: Sebuah pengantar. Dalam Bagong Suyanto & Sutinah (Eds), Metode penelitian sosial: Berbagai alternatif pendekatan (hlm. 165-175). Jakarta: Kencana.

Hirning, J.L., & Hirning, A. L. (1956). Marriage adjustment. New York: American Book Company.

Hurlock, E.B. (1980). Psikologi perkembangan, suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (5th Ed). Jakarta: Erlangga.

--- (1990). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga

--- (2002). Psikologi perkembangan. (5th Ed). Jakarta: Erlangga. Husaeni. (2008). Depresi pada remaja putri yang hamil di luar nikah.

Skripsi (tidak diterbitkan). Jakarta: Universitas Gunadarma, Fakultas Psikologi.

Kartono, K. (1992). Psikologi wanita. Jilid 1. Bandung: Mandar Madju.

Khisbiyah, Y. (1994). Konsekuensi psikologis dan sosial ekonomi kehamilan tak dikehendaki pada remaja. Populasi, 5(2). 74-78 Landis, J., & Landis, M. G. (1963). Building a succesfull marriage.

Engelwood Cliff: Prentice Hall

Lazarus, R. S. (1992). Personality and adjustment. New York: Prentice Hall-INC, Eglewood Cliffic.

Mace, D. R. (1958). Success in marriage. New York: Abingdon Press.

Manser, M. H. (1995). Oxford learner’s pocket dictionary. New Edition. Oxford: Oxford University Press.

Mappiare, A. (1982). Psikologi remaja. Surabaya: Usaha Nasional Martin., & Osborne. (1989). The behavior crowd: Psychological

study. New York: Harper

Mashud, M. (2007). Teknik wawancara. Dalam Bagong Suyanto & Sutinah (Eds), Metode penelitian sosial: Berbagai alternatif pendekatan (hlm. 69-80). Jakarta: Kencana.

Moleong. (2007). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT. Remadja Karya

Monks, F.J., Knoers, A.M.P., & Haditono, S.R. (2002). Psikologi perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nugraheni, C. (2005). Penyesuaian diri remaja putri yang menikah akibat hamil pranikah dan faktor-faktor yang melatarbelakangi. Skripsi (tidak diterbitkan). Salatiga: Universitas Kristen Satya

Wacana, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. (1998). Human development (7th Ed). Boston: MacGraw Hill Co.

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2001). Human development (8th Ed). Boston: McGraw Hill

Patilima. (2005). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta. Poerwandari, E. K. (2007). Pendekatan kualitatif untuk penelitian perilaku manusia (3rd Ed). Jakarta: LPSP3 Universitas Indonesia. Purnomo, H.B. (1994). Pondok mertua indah: Suatu tinjauan

psikologis hubungan menantu-mertua. Bandung: Mandar Madju. Puspitasari, F. (2006). Perkawinan usia muda: Faktor-faktor

pendorong dan dampaknya terhadap pola asuh keluarga (Studi kasus di desa Mandalagiri Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya). Skripsi (tidak diterbitkan). Semarang: Universitas Negeri Semarang, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial.

Rice, F. P. (1975). The adolescent: developmental, relationship and culture. (4th Ed). USA: Allyn & Bacon, INC.

Sadarjoen, S. S. (2005). Konflik marital: pemahaman konseptual, aktual dan alternatif solusinya. Bandung: PT. Refika Aditama. Sarwono, S. W. (2002). Psikologi remaja. Jakarta: PT Raja Grafindo

Persada

Smith, J. A. (2009). Psikologi kualitatif: Panduan praktis metode riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Soemiyati. (1999). Hukum perkawinan islam dan undang-undang perkawinan. Yogyakarta: Liberty.

Srijauhari, M. (2008). Konflik pasutri yang menikah karena hamil di luar nikah (Studi kasus pernikahan dini di desa Wonoanti, Gandusari, Kabupaten Trenggalek). Skripsi (tidak diterbitkan). Malang: Universitas Islam Negeri Malang, Jurusan Psikologi, Fakultas Psikologi.

Sudarsono. (1991). Hukum perkawinan nasional. Jakarta: PT. Melton Putra.

Sugiyono. (2010). Memahami penelitian kualitatif. Banding: CV Alfabeta

Tadjuddin, A. K. (2010). Hubungan penyesuaian kematangan emosi dengan penyesuaian diri pada masa pernikahan awal. Skripsi (tidak diterbitkan). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta, Fakultas Psikologi.

Tim Pengembangan MKDK IKIP Semarang. (1989). Psikologi perkembangan. Semarang: Tim Pengadaan Buku Pelajaran IKIP Semarang.

Trimingga, D. A. Y. (2006). Penyesuaian diri pada pasangan suami istri usia remaja yang hamil sebelum menikah: Studi kasus. Skripsi (tidak diterbitkan). Jakarta: Universitas Gunadarma, Fakultas Psikologi.

Wahyurini, C., & Mashum, Y. (2004). Hamil “tanpa sengaja”. Kompas 23 April 2004

Walgito, B. (2004). Bimbingan dan konseling perkawinan. Yogyakarta: Andi Offset.

Yusuf, S. (2000). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Zuryati., Suryani., & Yosep. (2006). Sikap mahasiswa terhadap seks bebas di lingkungan tempat kos kawasan pendidikan Jatinangor. Jurnal Kesehatan, 8(15), Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Padjajaran, Bandung.

Dari internet :

Boden, J. S., Fischer, J. L., Niehuis, S. (2009). Predicting Marital Adjustment from Young Adults’ Initial Levels and Changes in Emotional Intimacy over Time : a 25-Year Longitudinal Study.

Diunduh pada 26 Oktober, 2011 dari

http://web.ebscohost.com/ehost/detail?vid=4&hid=111&sid=1cd1 43691b994b8a9e26b3dfbcec5de5%40sessionmgr104&bdata=JnN dGU9ZWhvc3QtbGl2ZQ%3d%3d#db=pbh&AN=5257558

MBA= Married By Accident. (n.d.). Diunduh pada 29 Maret, 2011, dari http://4jipurnomo.wordpress.com/mba-married-by-accindent/ Harahap, S. (2010, 8 Juli). Remaja Indonesia Rentan Berperilaku

Tidak Sehat. Waspada News. Diunduh pada 28 Maret, 2011, dari http://waspadamedan.

com/index.php?option=com_content&view=article&id=3430:bsm

-adakan-sosialisasi-produk-deposito-berbagi&catid=35:medan&Itemid=104

Jaringan Epidemologi Nasional. (2009). Modul Fasilitasi Kesehatan Reproduksi dan Seksual Mahasiswa di Perguruan Tinggi. Diunduh pada 26 Oktober, 2011 dari http://jen-ien.net/wp-content/uploads/2009/10/PRA.pdf

Dalam dokumen T1 802008109 Full text (Halaman 38-41)

Dokumen terkait