Abidin, Yunus. (2014). Desain Sistem Pembelajaran Dalam Konteks Kurikulum 2013.Bandung: PT. Refika Aditama.
Ahmadi, L, K dan Sofan, A. (2014). Pengembangan model pembelajaran tematik integratif. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.
Arsyad, Azhar. (2011). Media Pembelajaran.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada Daryanto. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013.
Yogyakarta: Penerbit Gava Media.r5
Daryanto. (2010). Media pembelajaran: Perencanaannya sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.
Darmawan, Deni. (2011). Teknologi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Hidayatullah, Furqon. (2010). Pendidikan Karakter Membangun Peradaban Bangsa. Surakarta: Yuma Pustaka.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran Abad 21: Kunci sukses impelementasi kurikulum 2013. Bogor: Ghalia Indonesia.
I Wayan Santyasa. (2007). Landasan Konseptual Media Pembelajaran.Workshop Media Pembelajaran bagi Guru-Guru SMA Negeri Banjar Angkan pada tanggal 10 Januari 2007 di Banjar Angkan Klungkung.
Jasmadi. (2010). Menyusun presentasi pembelajaran berbasis TIK dengan MS Office 2010: Pembuatan animasi interaktif dengan powerpoint untuk menyusun presentasi pembelajaran yang menarik. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Krisnadi, Elang. (2009). Rancangan Materi Pembelajaran Berbasis ICT. disajikan dalam Workshop Pengembangan Materi Pembelajaran Berbasis ICT di FMIPA UNY pada tanggal 6 Agustus 2009.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Panduan Teknis: Penilaian di Sekolah Dasar. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Materi Pelatihan Implementasi
Kurikulum 2013 SD Kelas IV. Jakarta: BPSDMPKMP
Kemendikbud. (2013). Panduan teknis penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di sekolah Dasar. Jakarta: Kementrian pendidikan dan kebudayaan
Kemendikbud. (2013). bahan ajar pengelolaan pembelajaran tematik terpadu. Jakarta:Kementrian pendidikan dan kebudayaan
Kurniasih, imas dan sani,berlin. (2014). Implementasi kurikulum 2013 konsep dan penerapan: kata pena. Surabaya
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Panduan Teknis: Penilaian di Sekolah Dasar. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Materi Pelatihan Implementasi
Kurikulum 2013 SD Kelas IV. Jakarta: BPSDMPKMP
Kemendikbud. (2013). Panduan teknis penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) di sekolah Dasar. Jakarta: Kementrian pendidikan dan kebudayaan
Kemendikbud. (2013). bahan ajar pengelolaan pembelajaran tematik terpadu. Jakarta: Kementrian pendidikan dan kebudayaan
Majid, Abdul. (2009). Perencanaan Pembelajaran: Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Majid, Abdul. 2014. Pembelajaran Tematik Terpadu. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Munir. (2009). Pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Bandung:Alfabeta
Mulyasa, H.E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Maksudin. (2013). Pendidikan karakter non-dikotomik. Skripsi tidak diterbitkan. Yogyakarta: Fakultas tarbiyah dan keguruan.
Munadi, Y. (2013). Media pembelajaran: Sebuah pendekatan baru. Jakarta: Referensi.
Narwanti, Sri. (2011). Pendidikan Karakter. Yogyakarta:Familia (Grup Relasi Inti Media).
Permendikbud No 69. (2013). kerangka dasar dan struktur kurikulum sekolah menengah atas / madrasah aliyah.Jakarta: Kementrian pendidikan dan kebudayaan
Permendikbud No 81A lampiran 1-4.2013. implementasi kurikulum. Jakarta: kementrian pendidikan dan kebdayaan
Pawirosumatro, S. (2009). Aplikasi komputer. Jakarta:Mitra Wacana Media
Pribadi, B. (2011). Model ASSURE untuk mendesain pembelajaran sukses. Jakarta: PT. Dian Rakyat.
Sukardjo. (2005). Kumpulan Materi Evaluasi Pembelajaran.Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Susilana, R & Cepi R. (2009). Media pembelajaran: Hakikat, pengembangan, pemanfaatan, dan penilaian. Bandung: CV. Wacana Prima.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Smaldino, Sharon E, dkk. (2011). Instructional Technology and Media for Learning: Teknologi Pembelajaran dan Media untuk Belajar.Jakarta: Kencana.
Sanjaya, H. W. (2008). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Sanaky, H. (2013). Media pembelajaran interaktif-inovatif: Buku bacaan wajib guru, dosen, dan calon pendidik. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara. Sianipar, Pandapotan. (2010). Cara mudah menggunakan microsoft powerpoint
DAFTAR PERTANYAAN ANALISIS KEBUTUHAN
No. Daftar Pertanyaan Jawaban Pertanyaan
1 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terhadap Kurikulum SD 2013?
Kurikulum 2013 bagus sekali karena mampu membuat anak didik kaya akan pengetahuan yang sebenarnya, tidak hanya pengetahuan secara teori, sehingga anak-anak mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
2
Apakah Bapak/Ibu telah mengupayakan terakomodasinya aspek kognitif,
keterampilan, dan sikap dalam proses pembelajaran?
Sudah dan selalu berusaha untuk mengakomodasi aspek kognitif, keterampilan, dan sikap dalam proses pembelajaran. Namun dalam penerapannya, guru masih menyesuaikan dengan keadaan sekolah, yang dilihat dari keadaan fisiknya masih mengalami kekurangan dalam hal sarana dan prasarana.
3
Apakah tujuan pembelajaran yang Bapak/Ibu kembangkan sudah
mengupayakan tercapainya pendidikan karakter?
Tujuan pembelajaran yang dikembangkan selalu mengupayakan tercapainya pendidikan karakter. Dalam penerapannya, guru
menomorsatukan aspek sikap daripada pengetahuan.
4
Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan pendekatan tematik integratif dalam pembelajaran?
Pendekatan tematik integratif merupakan proses pembelajaran yang berawal dari tema yang diangkat dari kehidupan anak-anak. Pendekatan tematik integratif sangat bagus diterapkan pada anak usia SD. Hal ini disesuaikan dengan perkembangan kognitif peserta didik yang holistik, yang belum mampu belajar secara terpisah-pisah. Namun,
No. Daftar Pertanyaan Jawaban Pertanyaan pendekatan tematik integratif memiliki kendala yaitu siswa merasa sulit dalam memahami materi apa yang sedang dipelajari, sehingga siswa mengalami proses belajar yang kabur karena belum terbiasa dengan proses belajar yang holistik.
5
Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran?
Dalam pendekatan saintifik, proses pembelajaran dimulai dari siswa. Siswa dituntut untuk mencari tahu sendiri informasi atau ilmu yang dibutuhkan. Dalam
pelaksanaannya, pendekatan saintifik juga memiliki hambatan atau kendala.
Hambatannya yaitu tidak semua siswa memperoleh ilmu yang sama oleh karena setiap anak memiliki kemampuan berpikir yang berbeda-beda.
6
Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran?
Media sangat berperan penting untuk menyampaikan informasi. Namun, sekolah mengalami kendala dalam membuat media, sehingga media yang dihasilkan masih sangat sederhana dan terhitung masih 25%.
7
Pernahkah Bapak/Ibu menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran?
Media pasti dipakai dalam proses
pembelajaran, minimal dalam bentuk gambar atau yang lainnya. Terkadang guru meminta siswa untuk membawa benda dari rumahnya masing-masing untuk dijadikan sebagai media.
No. Daftar Pertanyaan Jawaban Pertanyaan
8
Seberapa seringkah Bapak/Ibu menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajaran?
Media sering digunakan dalam proses pembelajaran. Media yang digunakan minimal dalam bentuk gambar.
9
Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan media pembelajaran berbasis ICT?
Media pembelajaran berbasis ICT dapat didownload di internet. Media ICT dapat memberikan pembelajaran yang bersifat kontekstual. Namun, sangat sulit mendapat media ICT yang sesuai dengan pembelajaran. 10
Apakah Bapak/Ibu pernah
menggunakan media berbasis ICT dalam proses pembelajaran?
Pernah menggunakan media berbasis ICT dalam proses pembelajaran, walaupun belum terlalu berkompeten dalam menggunakannya. 11 Apa sajakah media pembelajaran
berbasis ICT yang Bapak/Ibu ketahui?
Jenis media berbasis ICT yang diketahui yaitu seperti Powerpoint, lektora, movie maker.
12
Apakah jenis media pembelajaran berbasis ICT yang sering atau pernah Bapak/Ibu gunakan?
Media pembelajaran berbasis ICT yang pernah dan sering digunakan yaitu Powerpoint, meskipun menurut beliau, Powerpoint bukan merupakan sebuah media.
13
Apakah Bapak/Ibu mengetahui jenis media pembelajaran berbasis ICT lainnya?
Tidak mengetahui jenis media pembelajaran berbasis ICT lainnya selain yang sudah diungkapkan yaitu Powerpoint, lektora, dan movie maker.
14
Apakah sekolah memiliki fasilitas yang mendukung penggunaan media
pembelajaran berbasis ICT?
Fasilitas sekolah sudah sangat mendukung penggunaan media pembelajaran berbasis ICT. Hal ini dibuktikan dengan adanya LCD yang disiapkan oleh sekolah untuk masing-masing kelas. Namun, kendalanya yaitu jika guru ingin menggunakan LCD tersebut, guru harus memasangnya sendiri dan harus
No. Daftar Pertanyaan Jawaban Pertanyaan
mengangkatnya lagi ketika selesai digunakan. 15
Apakah Bapak/Ibu pernah membuat media pembelajaran berbasis ICT secara mandiri?
Pernah membuat media berbasis ICT jenis lektora.
16
Kesulitan-kesulitan apa yang Bapak/Ibu dapatkan dalam membuat media
pembelajaran berbasis ICT?
Tidak dapat membuat sendiri media ICT secara spesifik karena membutuhkan pemrograman. Selain itu, pengetahuan IT guru masih minim, sehingga sangat sulit untuk membuat media pembelajaran berbasis ICT.
17
Kesulitan-kesulitan apa yang Bapak/Ibu dapatkan dalam penggunaan media pembelajaran berbasis ICT di kelas?
Kesulitan yang dihadapi dalam penerapan media pembelajaran berbasis ICT di kelas yaitu belum mampu menggunakan media tersebut secara maksimal.
18
Apakah media pembelajaran berbasis ICT yang digunakan atau dibuat sudah sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013 di Sekolah Bapak/Ibu?
Media yang digunakan sudah diusahakan sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013, walaupun belum maksimal. Hal ini disebabkan karena salah satu faktor
keberhasilan penerapan kurikulum 2013 yaitu penggunaan media dalam proses
pembelajaran.
19
Apakah media berbasis ICT yang sudah Bapak/Ibu gunakan dapat
menumbuhkan antusias belajar siswa?
Siswa sangat bersemangat dalam mengikuti pembelajaran ketika menggunakan media pembelajaran berbasis ICT. Hal ini disebabkan karena anak-anak zaman sekarang sedang dalam keadaan “demam” gadget. Siswa lebih tertarik atau memiliki daya tarik yang tinggi terhadap pembelajaran yang menggunakan teknologi ICT atau
No. Daftar Pertanyaan Jawaban Pertanyaan
komputer. Namun, kendalanya adalah siswa tidak dapat mengoperasikan sendiri media tersebut karena kekurangan sarana dan prasarana. Sehingga, media yang digunakan hanya bersifat satu arah.
20
Apakah media pembelajaran berbasis ICT membantu Bapak/Ibu dalam proses pembelajaran?
Media ICT sangat membantu guru dalam proses pembelajaran di kelas.
21
Apakah media pembelajaran berbasis ICT yang Bapak/Ibu gunakan sudah mengakomodasi 5M dalam pendekatan saintifik?
Hal tersebut tergantung pintarnya guru dalam menggunakan media. 5M tersebut dapat diakomodasi dengan baik jika sudah ada media. Namun, kendalanya adalah anak-anak kurang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan pasif.
22
Saran apa yang dapat Bapak/Ibu berikan terkait dengan pengembangan media pembelajaran berbasis ICT?
Sarannya agar media yang dikembangkan disesuaikan dengan tema.
23
Apa keinginan Bapak/Ibu terkait dengan pengembangan media pembelajaran berbasis ICT?
Harapannya agar media pembelajaran berbasis ICT mampu membuat siswa lebih mudah dalam menerima informasi, lebih mudah dalam mengkonstruksi informasi, dan memiliki minat yang tinggi.
Yogyakarta, 09 Juli 2015 Peneliti
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN