• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TEORI DASAR

DAFTAR TABEL

4.2.1 Tabel 1 ... 45 4.2.2 Tabel 2 ... 46 4.2.3 Tabel 3 ... 46

1

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Pompa hidram pertama kali dibuat oleh John Whitehurst seorang peneliti asal Inggris pada tahun 1772. Pompa hidram buatan Whitehurst masih berupa hidram manual, di mana katup limbah masih digerakkan secara manual. Pompa ini pertama kali digunakan untuk menaikkan air sampai ketinggian 4,9 meter (16kaki). Pada tahun 1783, Whitehusrt memasang pompa sejenis ini di Irlandia untuk keperluan air bersih sehari- hari. Pompa hidram otomatis pertama kali dibuat oleh seorang ilmuwan Prancis bernama Joseph Michel Montgolfier pada tahun 1796. Desain pompa buatan Montgolfier sudah menggunakan 2 buah katup ( waste valve dan delivery valve ) yang bergerak secara bergantian. Pompa ini kemudian digunakan untuk menaikan air untuk sebuah pabrik kertas di daerah Voiron. Satu tahun kemudian, Matius Boulton, memperoleh hak paten atas pompa tersebut di Inggris. Pada tahun 1820, melalui Easton’s Firma yang mengkhususkan usahanya di bidang air dan sistem drainase, Josiah Easton mengembangkan hidram hingga menjadi usaha ram terbaik dalam penyediaan air bersih untuk keperluan rumah tangga, peternakan dan masyarakat desa. Pada tahun 1929, usaha Eastons ini dibeli oleh Green and Carter, yang kemudian meneruskan manufaktur ram tersebut.

Masih banyak penduduk yang tinggal di desa-desa terpencil atau yang berada di tempat yang dataranya lebih tinggi sehingga menyebabkan kesulitan untuk mendapatkan air. Untuk menanggulangi masalah kekurangan air bagi makluk hidup maupun dalam kegiatan pertanian dan peternakan khususnya di daerah pedesaan yang berada didataran tinggi seperti di pegunungan, sehingga harus menggunakan pompa untuk menaikan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi, maka dari itu, pompa hidraulik ram yang sederhanalah yang dibutuhkan untuk menaikan air kedesa tersebut.

Pompa adalah peralatan mekanis untuk mengubah energi mekanik ke energi potensial ( tekan fluida ) untuk membantu memindahkan fluida ke tempat yang lebih tinggi elevasinya. Selain itu, pompa juga dapat digunakan untuk memindahkan fluida ke tempat lain dengan tekanan yang lebih tinggi atau memindahkan fluida ke tempat lain dengan jarak tertentu. Pompa tersebut dinamakan pompa hidram. Berasal dari

2

kata hydraulic ram pump, bisa diartikan pompa air dengan tenaga hantaman tinggi. Pompa hidram merupakan salah satu pompa air yang hemat energi dan ramah lingkungan. Pompa hidraulik ram bekerja berdasarkan prinsip palu air. Diameter keluaran air akan mempengaruhi ketinggian air yang akan dihasilkan.

Pompa hidram merupakan teknologi tepat guna dalam bidang pemompaan dengan menggunakan tenaga momentum air (water hammer) untuk menaikkan air yang dipompa, pompa hidram salah satu pompa air yang tidak menggunakan BBM dan listrik. Sehingga para penduduk yang tinggal di pegunungan tidak perlu kawatir memikirkan masalah bahan bakar maupun listrik untuk menggerakan pompa hidram tersebut.

Karena dari itu, pompa hidram harus dikembangkan dalam teknologi tepat guna untuk menaikan air dari tempat yang rendah ke tempat yang lebih tinggi. Maka dari itu diperlukan rancang bangun pompa hidram dan analisa perubahan diameter outlet terhadap tinggi air. Supaya penduduk tidak kawatir lagi untuk mendapatkan air yang berada jauh dari tempat tinggal mereka yang berada di pegunungan tanpa memikirkan bahan bakar dan listrik.

1.2 Tujuan Penelitian

Pada penulisan skripsi ini penulis membagi tujuan penulis menjadi dua, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus:

1.2.1 Tujuan Umum

1. Memenuhi salah satu syarat kelulusan program diploma IV (DIV) di Politeknik Negeri Padang.

2. Sebagai pengembangan ilmu yang telah didapat selama perkuliahan, baik dalam ilmu teori atau praktek.

3. Memperoleh ilmu tentang merancang alat.

1.2.2 Tujuan Khusus

1. Merancang pompa hidram dengan baik sesuai dengan keadaan yang dibutuhkan. 2. Untuk mengetahui perubahaan diameter outlet terhadap tinggi air keluar pada

pompa hidram.

3. Untuk menaikan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi tanpa menggunakan bahan bakar atau listrik.

3

1.3 Batasan Masalah

Dalam tugas akhir ini ada beberapa jenis masalah yang terdapat di dalamnya yaitu : 1. Perancangan pada pompa hidram.

2. Assembly (perakitan).

3. Material yang dipakai dalam pembuatan pompa hidram. 4. Mencari perhitungan saat melakukan penelitian.

5. Tempat pengujian pompa hidram. 6. Cara merawat pompa hidram. 7. Kecepatan aliran air sungai.

8. Tinggi air yang bisa dicapai pada pompa hidram untuk mengalirkan air. 9. Kelemahan yang ada pada pompa hidram saat di jalankan.

Diatas adalah permasalahan yang ada pada tugas akhir ini. Penulis hanya membahas permasalahnya tentang :

1. Perancangan pada pompa hidram.

2. Mencari perhitungan saat melakukan penelitian.

3. Tinggi air yang bisa dicapai pada pompa hidram untuk mengalirkan air. Selain dari itu penulis tidak membahasnya dalam tugas akhir ini.

1.4 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah :

1. Dapat mengetahui komponen-komponen yang ada pada pompa hidram.

2. Penelitian ini diharapakan dapat menjadi salah satu usaha mensosialisasikan teknologi hidram, sebagai solusi dalam penyediaan air bersih dan pengaliran bagi makluk hidup baik itu untuk pertanian, dan peternakan bagi masyarakat.

3. Penelitian ini memberikan referensi bagi para pembuat pompa hidram agar dapat membuat dengan perhitungan konstruksi lebih baik.

4. Mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan tenaga listrik dan bahan bakar minyak dengan menumbuhkan kesadaran untuk memanfaatkan potensi alam secara optimal.

1.5 Sistematika Penulisan

Agar penyusunan tugas akhir ini dapat tersusun secara sistematis dan mempermudah pembaca memahami tulisan ini, dan tidak menyimpang dari yang

4

telah ditemukan, maka sistematika dari penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai latar belakang dari pompa hidram, tujuan penelitian, manfaat penelitian, batasan masalah, sistematika penulisan.

BAB II TEORI DASAR

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai tinjauan pustaka yaitu membahas tentang teori-teori yang berhubungan dengan penulisan tugas akhir. Dasar teori didapatkan dari berbagai sumber, diantaranya berasal dari buku - buku pedoman, tugas akhir, e-mail, e-book.

BAB III METODOLOGI

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai langkah-langkah penelitian, alat, bahan yang dipakai pada pengujian.

BAB IV PEMBAHASAN

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai bentuk produk, pemilihan komponen dan pembahasan mengenai data-data yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan.

BAB V PENUTUP

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai kesimpulan dan saran-saran dari proses penulisan tugas akhir ini.

DAFTAR PUSTAKA

Dokumen terkait