• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK)

USUL DAN PENETAPAN ANGKA KREDIT PEJABAT FUNGSIONAL PUSTAKAWAN

D. Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK)

1. Pengertian DUPAK

Daftar Usul Penetapan Angka Kredit (DUPAK) adalah daftar yang memuat prestasi kerja yang dicapai oleh Pustakawan dan telah diperhitungkan angka kreditnya dalam kurun waktu tertentu.

DUPAK harus diisi oleh Pustakawan dan dinilai awal oleh KPTF Unit. 2. Lampiran DUPAK terdiri dari:

a. Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan Pengorganisasian dan Pendayagunaan Koleksi Bahan Pustaka/Sumber Informasi

b. Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan Pemasyarakatan Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi

c. Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan Pengkajian Pengembangan Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi

d. Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan Pengembangan Profesi

e. Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan Penunjang Tugas Pustakawan f. Dokumen bukti dan kelengkapan persyaratan berupa:

1) Fotokopi surat penugasan pelaksanaan kegiatan 2) Fotokopi bukti fisik hasil kegiatan

3) Fotokopi DP3 satu tahun terakhir

4) Fotokopi surat keputusan pengangkatan menjadi PNS (khusus untuk pengangkatan pertama)

5) Fotokopi surat keputusan pengangkatan pertama kali dalam jabatan Pustakawan (khusus untuk kenaikan pangkat pertama kali dalam jabatan Pustakawan)

6) Fotokopi surat keputusan kenaikan pangkat terakhir 7) Fotokopi surat keputusan kenaikan jabatan terakhir 8) Fotokopi PAK terakhir

9) Surat pernyataan dari Kepala Unit Kerja setingkat es. II, yang menyatakan bahwa PNS yang akan diangkat pertama kali dalam jabatan fungsional Pustakawan benar-benar ditugaskan di unit perpustakaan, dokumentasi dan informasi (khusus untuk pengangkatan pertama kali)

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL

- 82 -

10) Fotokopi Sertifikat/ijazah terakhir yang dilegalisir (khusus untuk pengangkatan pertama kali dan bagi yang diangkat kembali setelah tugas belajar serta peralihan jabatan dari Pustakawan Tk. Terampil ke Pustakawan Tk. Ahli). 3. Pengisian DUPAK

a. Nomor yang diisi adalah nomor registrasi berkas DUPAK di unit yang bersangkutan .

b. Masa penilaian diisi tanggal mulai dan berakhirnya pencapaian prestasi yang dilaporkan, yang dihitung angka kreditnya dan dituangkan dalam DUPAK.

c. Keterangan perorangan diisi dengan data Pustakawan Terampil dan Pustakawan Ahli yang terbaru

d. Unsur yang dinilai terdiri atas :

1) Unsur, sub unsur dan butir kegiatan yang dilakukan oleh Pustakawan Terampil atau Pustakawan Ahli.

2) Angka Kredit menurut instansi pengusul dan Tim Penilai. PustakawanTerampil atau Pustakawan Ahli mengisi kolom instansi pengusul dengan data sebagai berikut :

a) Lama, diisi dengan angka kredit yang sudah dimiliki sekarang berdasarkan PAK terakhir.

b) Baru, diisi dengan angka kredit yang diusulkan dan dicapai selama masa penilaian.

c) Jumlah, penjumlahan antara angka kredit yang lama dengan angka kredit yang baru atau yang diusulkan.

e. Masing-masing kelompok unsur/sub unsur dijumlahkan ke bawah meliputi: 1) Pendidikan

2) Pengorganisasian dan Pendayagunaan Koleksi Bahan Pustaka/Sumber Informasi

3) Pemasyarakatan Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi

4) Pengkajian Pengembangan Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi 5) Pengembangan Profesi

6) Penunjang tugas Pustakawan

Unsur utama butir 1) sampai dengan butir 6) tersebut di atas dijumlahkan tersendiri dengan maksud melihat keproporsionalan antara unsur utama

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL

- 83 -

sekurang-kurangnya 80% (delapan puluh persen) dengan unsur penunjang sebanyak-banyaknya 20% (dua puluh persen)

f. Lampiran bahan yang dinilai (kolom III) berisi lampiran semua dokumen bukti-bukti pencapaian prestasi yang diajukan. Semua dokumen yang dilampirkan bersama DUPAK harus disahkan oleh pejabat yang berwenang mengusulkan DUPAK.

g. Catatan pengusul (kolom IV) diisi dengan keterangan tambahan yang ingin disampaikan oleh pejabat pengusul DUPAK.

h. Catatan Tim Penilai (kolom V) diisi oleh Ketua Tim Penilai dengan keterangan-keterangan atau catatan yang perlu sebagai dokumentasi dari hasil penilaian Tim, kolom ini ditandatangani oleh Ketua Tim Penilai.

4. Pengisian Surat Pernyataan Kegiatan Pustakawan

a. Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan Pengorganisasian dan Pendayagunaan Koleksi Bahan Pustaka/Sumber Informasi diisi apabila ada kegiatan dari unsur utama yang berkatagori sebagai kegiatan Pengorganisasian dan Pendayagunaan Koleksi Bahan Pustaka/Sumber Informasi. Apabila tidak ada kegiatan dari unsur utama tersebut tidak perlu diisi.

Data jati diri atasan langsung setingkat eselon III dan jati diri pejabat Pustakawan diisi secara benar menggunakan data terbaru.

Pengisian kolom uraian kegiatan:

1) Kolom 1 diisi nomor sesuai urutan waktu pelaksanaan.

2) Kolom 2 diisi uraian kegiatan Pengorganisasian dan Pendayagunaan Koleksi Bahan Pustaka/Sumber Informasi.

3) Kolom 3 diisi tanggal pelaksanaan kegiatan/periode kegiatan. 4) Kolom 4 diisi sesuai satuan hasil berupa: misal: Laporan, judul.

5) Kolom 5 diisi dengan jumlah kegiatan dari butir kegiatan yang sama.

6) Kolom 6 diisi dengan jumlah angka kredit dari kegiatan yang bersangkutan. 7) Kolom 7 diisi dengan keterangan/bukti fisik sesuai kegiatan yang diusulkan. b. Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan Pemasyarakatan Perpustakaan,

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL

- 84 -

berkatagori sebagai kegiatan Pemasyarakatan Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi. Apabila tidak ada kegiatan dari unsur utama tersebut tidak perlu diisi.

Data jati diri atasan langsung setingkat eselon III dan jati diri pejabat Pustakawan pengusul diisi secara benar menggunakan data terbaru.

Pengisian kolom uraian kegiatan :

1) Kolom 1 diisi nomor sesuai urutan waktu pelaksanaan.

2) Kolom 2 diisi uraian kegiatan Pemasyarakatan Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi.

3) Kolom 3 diisi tanggal pelaksanaan kegiatan/periode kegiatan. 4) Kolom 4 diisi sesuai satuan hasil berupa: laporan.

5) Kolom 5 diisi dengan jumlah kegiatan dari butir kegiatan yang sama. 6) Kolom 6 diisi dengan jumlah angka kredit dari kegiatan yang bersangkutan. 7) Kolom 7 diisi dengan keterangan/bukti fisik sesuai kegiatan yang diusulkan. c. Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan Pengkajian Pengembangan Perpustakaan,

Dokumentasi dan Informasi diisi apabila ada kegiatan dari unsur utama yang berkatagori sebagai kegiatan Pengkajian Pengembangan Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi. Apabila tidak ada kegiatan dari unsur utama tersebut tidak perlu diisi.

Data jati diri atasan langsung setingkat eselon III dan jati diri pejabat Pustakawan pengusul diisi secara benar menggunakan data terbaru.

Pengisian kolom uraian kegiatan :

1) Kolom 1 diisi nomor sesuai urutan waktu pelaksanaan.

2) Kolom 2 diisi uraian kegiatan Pengkajian Pengembangan Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi.

3) Kolom 3 diisi tanggal pelaksanaan kegiatan/periode kegiatan. 4) Kolom 4 diisi sesuai satuan hasil berupa: laporan.

5) Kolom 5 diisi dengan jumlah kegiatan dari butir kegiatan yang sama. 6) Kolom 6 diisi dengan jumlah angka kredit dari kegiatan yang bersangkutan. 7) Kolom 7 diisi dengan keterangan/bukti fisik sesuai kegiatan yang diusulkan. d. Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan Pengembangan Profesi diisi apabila ada

kegiatan dari unsur utama yang berkatagori sebagai kegiatan Pengembangan Profesi. Apabila tidak ada kegiatan dari unsur utama tersebut tidak perlu diisi.

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL

- 85 -

Data jati diri atasan langsung setingkat eselon III dan jati diri pejabat Pustakawan pengusul diisi secara benar menggunakan data terbaru.

Pengisian kolom uraian kegiatan :

1) Kolom 1 diisi nomor sesuai urutan waktu pelaksanaan. 2) Kolom 2 diisi uraian kegiatan Pengembangan Profesi.

3) Kolom 3 diisi tanggal pelaksanaan kegiatan/periode kegiatan. 4) Kolom 4 diisi sesuai satuan hasil berupa: Naskah.

5) Kolom 5 diisi dengan jumlah kegiatan dari butir kegiatan yang sama. 6) Kolom 6 diisi dengan jumlah angka kredit dari kegiatan yang bersangkutan. 7) Kolom 7 diisi dengan keterangan/bukti fisik sesuai kegiatan yang diusulkan. e. Surat Pernyataan Melakukan Kegiatan yang Menunjang Pelaksanaan Tugas

Pustakawan diisi apabila ada kegiatan dari unsur penunjang dan apabila tidak ada tidak perlu diisi.

Data jati diri atasan langsung setingkat eselon III dan jati diri pejabat Pustakawan pengusul diisi secara benar menggunakan data terbaru.

Pengisian kolom uraian kegiatan:

1) Kolom 1 diisi nomor sesuai urutan waktu pelaksanaan.

2) Kolom 2 diisi uraian kegiatan yang menunjang pelaksanaan tugas Pustakawan.

3) Kolom 3 diisi tanggal pelaksanaan kegiatan/periode kegiatan.

4) Kolom 4 diisi sesuai satuan hasil berupa: Tanda jasa/gelar/kali/tahun. 5) Kolom 5 diisi dengan jumlah kegiatan dari butir kegiatan yang sama. 6) Kolom 6 diisi dengan jumlah angka kredit dari kegiatan yang bersangkutan. 7) Kolom 7 diisi dengan keterangan/bukti fisik sesuai kegiatan yang diusulkan. 5. Pengajuan Usul Penilaian DUPAK.

Yang dimaksud dengan tata cara pengusulan DUPAK adalah proses pelaksanaan pengusulan DUPAK yang diawali dari tingkat pejabat fungsional Pustakawan sampai DUPAK tersebut diterima oleh Tim Penilai Jabatan Fungsional Pustakawan. Proses pengusulan DUPAK adalah sebagai berikut:

a. Tingkat Pejabat Fungsional Pustakawan.

DUPAK yang telah diisi bobot nilai angka kredit dari setiap butir kegiatan jabatan/pangkat, dilengkapi dengan lampiran-lampiran yang diperlukan,

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL

- 86 -

selanjutnya DUPAK tersebut diperiksa dan ditandatangani oleh Kepala Unit Kerja setingkat Es. II disampaikan kepada Kepala BATAN melalui Sekretariat/BSDM untuk penilaian angka kredit.

b. Tingkat Pejabat Pengusul

1) Untuk Pustakawan Madya dan Pustakawan Utama, DUPAK disetujui dan diajukan oleh Kepala BATAN atau Sekretaris Utama kepada Kepala Perpustakaan Nasional RI.

2) Untuk Pustakawan Terampil Pelaksana sampai dengan Pustakawan Terampil Penyelia dan Pustakawan Pertama sampai dengan Pustakawan Muda, DUPAK disetujui dan diajukan oleh Kepala Unit Kerja setingkat Es. II dan ditujukan kepada Tim Penilai Jabatan Fungsional Pustakawan BATAN melalui Sekretariat/BSDM, sebagai pembantu Kepala BATAN dalam melaksanakan penilaian.