KEDUDUKAN HUKUM PARA PENGGUGAT, TERGUGAT I, DAN
TERGUGAT II
1. Bahwa segala sesuatu yang dikemukakan dalam Eksepsi mohon dianggap dikemukakan pula dalam pokok perkara ini;
2. Bahwa TERGUGAT II menolak dan menyangkal seluruh dalil dan hal-hal lain yang diajukan para PENGGUGAT dalam gugatannya ini kecuali apa yang secara tegas dan jelas diakui oleh TERGUGAT II;
3. Bahwa perlu TERGUGAT II sampaikan sebelumnya, TERGUGAT II adalah pihak Bank yang memberikan fasilitas “pembiayaan” sesuai dengan prinsip syariah kepada TERGUGAT I selaku penerima fasiltas pembiayaan untuk pekerjaan/ proyek-proyek APBN/APBD, BUMN/BUMD
dan Proyek Swasta Tahun Anggaran 2016 sampai dengan 2017;
4. Bahwa TERGUGAT I adalah perusahaan perseroan dengan nama PT. Tegar Zahara selaku pihak Nasabah Penerima Fasiltas Pembiayaan untuk pekerjaan/ proyek-proyek APBN/APBD, BUMN/BUMD dan Proyek Swasta Tahun Anggaran 2016 sampai dengan 2017;
5. Bahwa PENGGUGAT I, PENGGUGAT II, dan PENGGUGAT III adalah pihak PENANGGUNG/ PENJAMIN untuk kepentingan TERGUGAT I dalam menerima fasilitas pembiayaan musyarakah dari TERGUGAT II yang
memberikan jaminan Hak Tanggungan kepada TERGUGAT II untuk kepentingan TERGUGAT I sebagai jaminan untuk pengembalian modal
dan keuntungan bagi hasil apabila TERGUGAT I melakukan cidera janji (wanprestasi) atau tidak memenuhi kewajibannya dalam mengembalikan modal dan keuntungan bagi hasil dari fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh TERGUGAT II kepada TERGUGAT I berupa tanah dan bangungan milik para PENGGUGAT;
Halaman 33 dari 71 putusan Nomor:3702/Pdt.P/2019/PA.Badg
6. Bahwa antara TERGUGAT II dengan TERGUGAT I telah mengikatkan diri dalam suatu Perjanjian Fasilitas Pembiayaan (Line Facility Agreement) dengan prinsip syariah berdasarkan:
a. Akta Perjanjian Fasilitas Pembiayaan Nomor: 2797 tanggal 26 September 2016, dibuat di hadapan Notaris Kabupaten Bandung Dendi Stefandi, S.H., M.Kn.;
b. Akad Adendum Perjanjian Fasilitas Pembiayaan Nomor: 3157 tanggal 18 Mei 2007, dibuat di hadapan Notaris Kabupaten Bandung Dendi Stefandi, S.H., M.Kn.;
c. Akad Adendum II Perjanjian Fasilitas Pembiayaan Nomor: 4578 A tanggal 31 Mei 2007, dibuat di hadapan Notaris Kabupaten Bandung Dendi Stefandi, S.H., M.Kn.
7. Bahwa dalam Perjanjian Fasilitas Pembiayaan tersebut di atas, TERGUGAT I telah menerima fasilitas pembiayaan dari TERGUGAT II setinggi-tingginya sebesar Rp. 30.000.000.000,- (tiga puluh milyar rupiah), dengan Akad
Pembiayaan sesuai dengan prinsip syariah dalam jangka waktu 12 (dua
belas) bulan terhitung sejak tanggal 26 September 2016 sampai dengan tanggal 26 September 2017 (sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 2 Perjanjian Fasilitas Pembiayaan Nomor: 2797);
8. Bahwa Akad Pembiayaan sebagaimana dimaksud dalam point 6, telah dilakukan pembiayaan dari TERGUGAT II kepada TERGUGAT I berdasarkan Akad Pembiayaan Musyarakah yang merupakan satu
kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian Fasilitas Pembiayaan (sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 3 ayat 2 Perjanjian
Fasilitas Pembiayaan Nomor: 27972), adalah sebagai berikut:
a. Akad Pembiayaan Musyarakah Nomor: 810/MSYR-BRG/2016, tanggal 26 September 2016, pembiayaan Musyarakah sebesar Rp. 2.007.196.800,- (dua milyar tujuh juta seratus sembilan puluh enam ribu delapan ratus rupiah), melalui Nomor Rekening 0080904002745;
b. Akad Pembiayaan Musyarakah Nomor: 833/MSYR-BG/2016, tanggal 31 Oktober 2016, pembiayaan Musyarakah sebesar Rp. 1.480.000.000,-
Halaman 34 dari 71 putusan Nomor:3702/Pdt.P/2019/PA.Badg (satu milyar empat ratus delapan puluh juta rupah), melalui Nomor Rekening 0080904002826;
c. Akad Pembiayaan Musyarakah Nomor: 903/MSYR-BRG/2017, tanggal 09 Januari 2017, pembiayaan Musyarakah sebesar Rp. 1.115.070.564,- (satu milyar seratus lima belas juta tujuh puluh ribu lima ratys enam puluh empat rupiah), melalui Nomor Rekening 0080904002944;
d. Akad Pembiayaan Musyarakah Nomor: 915/MSYR-BRG/2017, tanggal 27 Januari 2017, pembiayaan Musyarakah Rp. 4.849.000.000,- (empat milyar delapan ratus empat puluh Sembilan juta rupiah), melalui Nomor Rekening 0080904002955;
e. Akad Pembiayaan Musyarakah Nomor: 925/MSYR-BRG/2017, tanggal 17 Februari 2017, pembiayaan Musyarakah Rp. 3.132.080.000,- (tiga milyar seratus tiga puluh dua juta delapan puluh ribu rupiah), melalui Nomor Rekening 0080904002970;
f. Akad Pembiayaan Musyarakah Nomor: 929/MSYR-BRG/2017, tanggal 10 Maret 2017, pembiayaan Musyarakah Rp. 8.376.042.182,- (delapan milyar tiga ratus tujuh puluh enam juta empat puluh dua ribu seratus delapan puluh dua rupiah), melalui Nomor Rekening 0080904002992;
g. Akad Pembiayaan Musyarakah Nomor: 933/MSYR-BRG/2017, tanggal 03 April 2017, pembiayaan Musyarakah Rp. 2.200.000.000,- (dua milyar dua ratus juta rupiah), melalui Nomor Rekening 0080904003003;
h. Akad Pembiayaan Musyarakah Nomor: 943/MSYR-BRG/2017, Tanggal 18 April 2017, pembiayaan Musyarakah Rp. 2.120.000.000,- (dua milyar seratus dua puluh juta rupiah), melalui Nomor Rekening 0080904003036;
i. Akad Pembiayaan Musyarakah Nomor: 958/MSYR-BRG/2017, tanggal 31 Mei 2017, pembiayaan Musyarakah Rp. 1.112.716.749,- (satu milyar seratus dua belas juta tujuh ratus enam belas ribu tujuh ratus
Halaman 35 dari 71 putusan Nomor:3702/Pdt.P/2019/PA.Badg empat puluh Sembilan rupiah), melalui Nomor Rekening 0080904003084;
j. Akad Pembiayaan Musyarakah Nomor: 959/MSYR-BRG/2017, tanggal 31 Mei 2017, pembiayaan Musyarakah Rp. 834.704.463,- (delapan ratus tiga puluh empat juta tujuh ratus empat ribu ribu empat ratus enam puluh tiga rupiah), melalui Nomor Rekening 0080904003106.;
9. Bahwa untuk menjamin terjadinya penyimpangan, kelalaian disengaja, kelalaian atau pelanggaran yang dilakukan oleh TERGUGAT I sebagaimana diatur dalam Perjanjian Fasilitas Pembiayaan Akad Musyarakah, maka PENGGUGAT I, PENGGUGAT II, dan PENGGUGAT III, memberikan jaminan berupa agunan sebidang tanah dan bangunan sebagai pihak
PENANGGUNG/ PENJAMIN apabila TERGUGAT I melakukan cidera janji
(wanprestasi) terhadap pengembalian modal dan keuntungan bagi hasil dari fasilitas pembiayaan musyarakah berupa:
a. Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor: 328/ Desa Jati, Kecamatan Tarogong, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, luas 2.610 M², atas nama H. Tika Rudiana/ PENGGUGAT I;
b. Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor: 1157/ Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, luas 1.989 M², atas nama H. Tika Rudiana/ PENGGUGAT I;
c. Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor: 33/ Desa Paminggir, Kecamatan Garut, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, luas 262 M², atas nama Yoyo Mulyamanah/ PENGGUGAT II;
d. Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor: 962/ Desa Jati, Kecamatan Tarogong, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, luas 96 M², atas nama Ny. Iyam Maryam/ PENGGUGAT III;
10. Bahwa agunan sebagaimana dimaksud dalam point 9 tersebut di atas, telah dibebankan Hak Tanggungan oleh para PENANGGUNG/ PENJAMIN
dengan memberikan dan menadatanagani Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan (SKMHT) atas persetujuan para istrinya kepada
Halaman 36 dari 71 putusan Nomor:3702/Pdt.P/2019/PA.Badg dalam Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) yang dibuat di hadapan TURUT TERGUGAT I dan TURUT TERGUGAT II, dimana surat dan akta tersebut merupakan accessoir dari Perjanjian Fasilitas Pembiayaan dan Akad Pembiayaan Musyarakah dengan rincian sebagai berikut:
a. PENGGUGAT I telah memberikan Hak Tanggungan dengan
persetujuan istrinya terhadap objek berupa tanah dan bangunan dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 1157/ Desa Jati, Kecamatan
Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, luas 1.989 M², atas nama H. Tika Rudiana/ PENGGUGAT I, berdasarkan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan tanggal 31 Maret 2017, No. 3371 yang telah dibuat di hadapan Dendi Stefandi, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Bandung/ TURUT TERGUGAT I dan Akta Pemberian Hak Tanggungan No. 243/2017 yang dibuat di hadapan Intan Rubyati, S.H., M.Kn., Notaris/ PPAT di Kabupaten Garut/ TURUT TERGUGAT II yang telah didaftarkan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Garut dengan Sertifikat Hak Tanggungan No. 00942/2017 oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Garut, Peringkat Pertama, untuk menjamin hingga sejumlah Rp. 334.521.169,- (tiga ratus tiga puluh empat juta lima ratus dua puluh satu ribu seratus enam puluh sembilan rupiah);
b. PENGGUGAT I telah memberikan Hak Tanggungan dengan
persetujuan istrinya terhadap objek berupa tanah dan bangunan dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 1157/ Desa Jati, Kecamatan
Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, luas 1.989 M², atas nama H. Tika Rudiana/ PENGGUGAT I, berdasarkan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan tanggal 27 Oktober 2017, No. 2863 A yang telah dibuat di hadapan Dendi Stefandi, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Bandung/ TURUT TERGUGAT I dan Akta Pemberian Hak Tanggungan No. 838/2017 yang dibuat di hadapan Intan Rubyati, S.H., M.Kn., Notaris/ PPAT di Kabupaten Garut/ TURUT TERGUGAT II yang telah didaftarkan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Garut, yang telah didaftarkan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Garut dengan Sertifikat Hak Tanggungan No. 02773/2017 oleh Kantor Pertanahan Kabupaten
Halaman 37 dari 71 putusan Nomor:3702/Pdt.P/2019/PA.Badg Garut, Peringkat Kedua, untuk menjamin hingga sejumlah Rp. 3.936.185.964,- (tiga milyar sembilan ratus tiga puluh enam juta seratus delapan puluh lima ribu sembilan ratus enam puluh empat rupiah);
c. PENGGUGAT I telah memberikan Hak Tanggungan dengan
persetujuan istrinya terhadap objek berupa tanah dan bangunan dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 328/ Desa Jati, Kecamatan
Tarogong, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, luas 2.610 M², atas nama H. Tika Rudiana/ PENGGUGAT I, berdasarkan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan tanggal 31 Mei 2018, No. 120 A yang telah dibuat di hadapan Dendi Stefandi, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Bandung/ TURUT TERGUGAT I dan Akta Pemberian Hak Tanggungan No. 473/2018 yang dibuat di hadapan Intan Rubyati, S.H., M.Kn., Notaris/ PPAT di Kabupaten Garut/ TURUT TERGUGAT II yang telah didaftarkan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Garut dengan Sertifikat Hak Tanggungan No. 01493/2018, Peringkat Pertama, untuk menjamin hingga sejumlah Rp. 2.958.654.867,- (dua milyar sembilan ratut lima puluh delapan juta enam ratus lima puluh empat ribu delapan ratus enam puluh tujuh rupiah);
d. PENGGUGAT II telah memberikan Hak Tanggungan dengan
persetujuan istrinya terhadap objek berupa hak atas tanah/ Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 33/ Desa Paminggir, Kecamatan Garut,
Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, luas 262 M², atas nama Yoyo Mulyamanah/ PENGGUGAT II, berdasarkan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan tanggal 30 Januari 2018, No. 267 A yang telah dibuat di hadapan Dendi Stefandi, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Bandung/ TURUT TERGUGAT I dan Akta Pemberian Hak Tanggungan No. 111/2018 yang dibuat di hadapan Intan Rubyati, S.H., M.Kn., Notaris/ PPAT di Kabupaten Garut/ TURUT TERGUGAT II yang telah didaftarkan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Garut dengan Sertifikat Hak Tanggungan Nomor: 00481/2018, Peringkat Pertama, untuk menjamin hingga sejumlah Rp. 1.568.372.000,- (satu milyar lima ratus enam puluh delapan juta tiga ratus tujuh puluh dua ribu rupiah);
Halaman 38 dari 71 putusan Nomor:3702/Pdt.P/2019/PA.Badg e. PENGGUGAT III telah memberikan Hak Tanggungan dengan
persetujuan suaminya terhadap objek berupa tanah dan bangunan dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) No. 962/ Desa Jati, Kecamatan
Tarogong, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat, luas 96 M², atas nama Ny. Iyam Maryam/ PENGGUGAT III berdasarkan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan tanggal 31 Maret 2017, No. 3370 yang telah dibuat di hadapan Dendi Stefandi, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Bandung/ TURUT TERGUGAT I dan Akta Pemberian Hak Tanggungan No. 242/2017 yang telah dibuat di hadapan Intan Rubyati, S.H., M.Kn., Notaris/ PPAT di Kabupaten Garut/ TURUT TERGUGAT II yang telah didaftarkan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Garut dengan Sertifikat Hak Tanggungan No. 00891/2017, Peringkat Pertama, untuk menjamin hingga sejumlah Rp. 560.200.000,- (lima ratus enam puluh juta dua ratus ribu rupiah);
TANGGAPAN TERGUGAT II TERHADAP DALIL-DALIL GUGATAN PARA