H. Dampak Kebocoran Reaktor Nuklir Bagi Manusia
I. Dampak Kebocoran Reaktor Nuklir Terhadap Biota Laut (Ikan)
Tidak hanya berdampak pada kesehatan manusia, dampak lainnya terhadap lingkungan diantaranya akan terjadi hujan asam dimana melalui ini akan menyebarkan radiasinya, disamping itu tumbuhan dan hewan juga akan mati khususnya di daerah yang radius terkena pencemarannya.Mengingat bahaya yang ditimbulkan dari kebocoran tersebut kita harus mengantisipasi beberapa pencegahan yang diusahakan agar tidak menyebarkan radiasi reaktor nuklir. Para pakar tidak menyangka jika ikan sebesar Pasific bluefin tuna juga bisa terpapar kandungan ini.
Fukushima Daiichi nuclear power plant. (Issei Kato/Pool/Corbis)
Kekhawatiran melanda pasar ikan Jepang dan Amerika Serikat saat dipastikan Pasific bluefin tuna (Thunnus orientalis) terpapar radioaktif akibat kebocoran reaktor Fukushima Daiichi, Jepang. Ikan ini diketahui mengandung cesium-134 dan cesium-137, dua zat radioaktif yang berbahaya.Level kedua cesium ini sepuluh kali lebih tinggi dari yang pernah ditemukan dalam tuna di pantai California setahun sebelumnya. Jumlah ini pun tetap di atas level aman
untuk dikonsumsi baik dari strandar AS maupun Jepang. Ini adalah pertama kalinya ditemukan adanya migrasi hewan pembawa radioaktif dalam jarak yang cukup jauh. "Terus terang kami pun agak terkejut," kata Nicholas Fisher salah satu peneliti yang menuliskan penemuan ini di Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, Senin (28/5).
Reaktor Fukushima Daiichi mengalami kebocoran pasca gempa dan tsunami yang melanda Negeri Sakura itu pada Maret 2011. Lima bulan pasca bencana, Fisher of Stony Brook University di New York meneliti Pacific bluefin tuna yang ditangkap di lepas pantai San Diego. Dari 15 tuna yang tertangkap, kesemuanya mengandung cesium-134 and cesium-137.
Dalam penelitian sebelumnya diketahui jika kebocoran ini berpengaruh pada ikan-ikan kecil dan plankton. Namun, para pakar tidak menyangka jika ikan sebesar Pasific bluefin tuna - mencapai panjang tiga meter dan bobot 450 kilogram - juga bisa terpapar kandungan ini. Sebab, dikatakan jika ikan sebesar itu mampu memetabolisme dan memecah zat radioaktif di tubuhnya. Zat ini diketahui berasal dari air laut dan makanan yang dikonsumsi bluefin tuna seperti cumi-cumi.
Bluefin tuna makin rentan dengan zat radioaktif mengingat mereka bertelur di lepas pantai Jepang dan berenang ke timur menuju perairan California dan ujung Baja California, Meksiko. Semakin mereka berenang ke timur, sekian persen zat radiasi berhasil dipecah melalui proses metabolisme dan membuat tubuh mereka membesar.
Meski demikian, nampaknya ikan ini gagal mengeluarkan seluruh zat yang berbahaya dari tubuhnya. "Di sana itu lautan yang luas. Untuk mengarunginya dan radionuklida ini masih bertahan, sangatlah luar biasa," ujar Fisher lagi. Pacific bluefin tuna selama ini menjadi ikan primadona di restauran mewah Jepang. Satuslice-nya bisa setara harga daging merah --sekitar Rp228 ribu-an. Sekitar 80 persen Pacific bluefin tuna di dunia dikonsumsi oleh warga Jepang.
BAB III PENUTUP A. Kesimpulan
1. fisi nuklir adalah reaksi pembelahan inti atom (nukleus) akibat tubrukan inti atom lainnya sehingga menghasilkan energi dan
atom baru yang mempunyai massa lebih kecil dan juga radiasi elektromagnetik. Kalau reaksi fisi menghasilkan radiasi elektromagnetik, maka reaksi fusi menghasilkan radiasi sinar alfa, beta dan gamma. Awal penemuan nuklir oleh manusia adalah ketika Wilhem K. Roentgen (1845-1923), fisikawan berkebangsaan Jerman, pada tahun 1895 menemukanjenis sinaryang belum pernah ditemukan sebelumnya. Karena belum dikenal, maka sinar ini diberi nama sinar X. Komponen Utama Reaktor Nuklir yakni tangki reactor , teras reactor Bahan bakar nuklir, Bahan pendingin , Elemen kendali dan moderator
2. Jenis-Jenis Reaktor Nuklir yakni terbagi atas Berdasarkan fungsinya, Berdasarkan bahan pendingin yang digunakan dan Berdasarkan bahan moderator (pemerlambat) yang digunakan 3. Elemen bahan bakar menyediakan sumber inti atom yang akan
mengalami fusi nuklir. Bahan yang biasa digunakan sebagai bahan bakar adalah uranium U.
4. Penggunaan Teknologi Nuklir yakni ada di bidang medis, industry pembangkit pembangkit listrik dan pertanian.
5. Peristiwa Kebocoran Reaktor Nuklir , PM Naoto Kan mengatakan radiasi menyebar dari empat reaktor PLTN Fukushima Dai-ichi. Ini setelah terjadi ledakan di reaktor ketiga dan kebakaran di reaktor keempat .Ini merupakan krisis nuklir terburuk yang dihadapi Jepang sejak tragedy bom atom Hiroshima da Nagasaki.
6. Tidak hanya berdampak pada kesehatan manusia, dampak lainnya terhadap lingkungan diantaranya akan terjadi hujan asam dimana melalui ini akan menyebarkan radiasinya, disamping itu tumbuhan dan hewan juga akan mati khususnya di daerah yang radius terkena pencemarannya.Mengingat bahaya yang ditimbulkan dari kebocoran tersebut kita harus mengantisipasi beberapa pencegahan yang diusahakan agar tidak menyebarkan radiasi reaktor nuklir. Para pakar tidak menyangka jika ikan sebesar Pasific bluefin tuna juga bisa terpapar kandungan ini.
B. Saran
1. Nuklir cukup bermanfaat bagi kemajuan umat manusia tapi ingat gunakan untuk kemaslahatan umat bukan untuk di jadikan alat perang .
2. Pemanfaatan yang bijaksana, bertanggung jawab, dan terkendali atas energi nuklir dapat meningkatkan taraf hidup sekaligus memberikan solusi atas masalah kelangkaan energi.
3. Pentingnya menjaga lingkungan agar tidak tercemar ,sehingga generasi berikutnya tidak menderita kedepanya.
4. Pemerintah dan pihak terkait harus mengadakan sosialisasi tentang manfaat dan bahaya teknologi nuklir bagi masyarakat sekitar.
5. Peran para pengembang dan pemanfaatan tehnologi nuklis di harapnakn mencari tehnologi pengemabangan nuklir yang aman dan efisien .
6. kendari merupakan kota yang belum menggunakan sistem nuklir untuk teknologi pembankit listrik tapi jika suatu saat nanti teknologi nuklir di gunakan di kota kendari saya harap memerharikan juga semua aspek dari social maupun aspek lingkungan .
Daftar Pustaka
BATAN, 2010, Evaluation of the status of Indonesia Infrastructure Development. Di akses tanggal 1 juni 2014. .
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1989. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Hendra S. 2008. Jenis-jenis plankton yang ditemukan di Sungai Maro, Merauke. BAWAL 2 .Di akses tanggal 1 juni 2014
Basri . “Dampak Ekonomi Tsunami”, Kompas, Senin, 21 Maret 2011. Di akses tanggal 1 juni 2014
http://id.wikipedia.org/wiki/Fusi_nuklirterakhirdiakses tanggal 14 Juni 2013. Universitas Sumatera Utara. Di akses tanggal 1 juni 2014
http://www.infonuklir.com/read/detail/198/sejarah-perkembangan-nuklir-di-dunia tanggal 12 April 2013. Di akses tanggal 1 juni 2014
http://id.wikipedia.org/wiki/Senjata_nuklir tanggal 15 Juni 2013. Universitas Sumatera Utara. Di akses tanggal 1 juni 2014