BAB II Tinjauan Umum Persaingan Usaha Tidak Sehat ( Unfair Competitioni). Bagian ini akan membahas tentang pengertian hukum
C. Akibat Hukum Putusan Mahkamah Agung
3. Dampaknya Terhadap Persaingan Usaha di Indonesia
Secara umum, tidak semua tindakan akuisisi mendatangkan keuntungan, namun ada juga yang mendatangkan kerugian akibat pengakuisisian sebuah perusahaan. Tindakan akuisisi juga dapat dijadikan alat untuk mematikan pesaing bisnis dengan cara membangkrutkan atau menutup perusahaan yang diakuisisi. Tindakan akuisisi dapat berdapak merugikan kepentingan masyarakat dan menumbuhkan persaingan tidak sehat antara perusahaan. Hal ini penting mengingat jika akuisisi saham pada posisi dominan, maka pihak yang mengakuisisi secara hukum memiliki kendali dalam manajemen perusahaan.
Berdasarkan hal diatas, kasus pengambilalihan saham mayoritas PT. Alfa Retalindo oleh PT. Carrefour Indonesia sebesar 75% bisa dikategorikan posisi PT. Carrefour Indonesia dominan di dalam PT. Alfa Retalindo dan ini dapat berdampak luas, apalagi setelah dikeluarkannya putusan Mahkamah Agung Nomor 502 K/Pdt.Sus/2010 yang menyetujui tindakan akuisisi yang dilakukan oleh PT. Carrefour Indonesia, karena selama ini PT. Alfa Retalindo
77
Rasulullah Saw. Adalah muhtasib (pengawas) pertama. Beliaulah yang memimpin
langsung inspeksi ke pasar, setelah tugas-tugasnya semakin padat Rasulullah Saw. Lalu
menyerahkan tugas mengawasi pasar itu kepada Sa’id bin al-“ashib Umayyah di Mekkah dan
Umar bin Khattab di Madinah. Muhamad Akram Khan, Al-Hisbah dan Ekonomi Islam.
salah satu perusahaan ritel yang memiliki lokasi dan pangsa pasar yang luas dan berposisi dominan serta menyebar di berbagai pelosok daerah.
Di samping itu dampak dari putusan Mahkamah Agung Nomor 502 K/Pdt.Sus/2010 akan mematikan usaha kecil dengan adanya pengambilalihan saham tersebut, karena bisnis ritel PT. Alfa Retalindo dan PT. Carrefour Indonesia berdampingan dengan usaha kecil di berbagai daerah, sehingga persaingan tidak sehat akan tumbuh dan berdampak negatif terhadap keberadaan peritel kecil atau tradisional, padahal dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal Bab VIII tentang pengembangan Penanaman Modal Bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi, dalam Pasal 13 ditentukan bahwa:
1. Pemerintah wajib menetapkan bidang usaha yang dicadangkan untuk usaha mikro, menegah, dan koperasi serta bidang usaha yang terbuka untuk usaha besar dengan syarat harus bekerja sama dengan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi.
2. Pemerintah melakukan pembinaan dan pengembangan usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi melalui program kemitraan, peningkatan daya saing, pemberian dorongan inovasi dan perluasan pasar, serta penyebaran informasi yang seluas-luasnya.78
Selain itu, putusan Mahkamah Agung Nomor 502 K/Pdt.Sus/2010 jika ditinjau dari Perpres No. 112/2007 dan Perpres No 111/2007 yang mengatur daftar negatif investasi, akuisisi PT. Alfa Retalindo oleh PT. Carrefour Indonesia tidak terjadi benturan, karena bisnsis ritel tersebut tidak termasuk dalam daftar negatif dan bidang-bidang usaha yang dilarang, baik secara seratus persen atau sebagian sebagaimana yang diatur dalam Pasal 12
78
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Namun jika dicermati amanah Pasal 13 Undang-Undang Nomor 25 Taahun 2007 tentang Penanaman Modal, belum dijalankan sepenuhnya karena dengan diberikannya berbagai izin usaha ritel besar seperti PT. Carrefour Indonesia dan PT. Alfa Retalindo dengan sendirinya akan membunuh berbagai ritel tradisional yang sebagian besar pelakunya adalah pengusaha kecil.79
79
Joni Emirzon, Analisis Hukum Pengalihan Saham PT. Alfa Retalindo Tbk. Oleh PT.
Carrefour Indonesia dari Perspektif UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, UU Anti Monopoli dan UU Penanaman Modal, (Jurnal Hukum Bisnis, Volume 27, No. 1, Tahun 2008) , h. 19.
68 A. Kesimpulan
1. Penerapan syarat-syarat perdagangan (trading term) PT. Carrefour Indonesia terbukti menghambat persaingan dengan menerapkan besaran
trading terms kepada para pemasok PT. Alfa Retalindo, memperhitungkan
jenis trading terms additional conditional rebate baik kepada pemasok
PT. Carrefour Indonesia dan PT. Alfa Retalindo berdasarkan total
penjualan PT. Carrefour Indonesia dan PT. Alfa Retalindo, dan memaksakan pemasok PT. Carrefour Indonesia untuk juga memasok ke PT. Alfa Retalindo yang dianggap sebagai pelanggaran oleh KPPU. 2. Dampak hukum pasca ditetapkannya Putusan Mahkamah Agung Nomor:
502 K/Pdt.Sus/2010 terkait penerapan syarat-syarat perdagangan (trading
terms) oleh PT. Carrefour Indonesia setelah akuisisi PT. Alfa Retalindo,
KPPU telah gagal mempertahankan putusannya, sedangakan PT.
Carrefour Indonesia merasa diuntungkan dengan adanya putusan tersebut,
dan bagi kondisi persaingan usaha di Indonesia khususnya berkaitan dengan para peritel tradisional, hal itu merupakan hambatan karena daya saing yang tidak berimbang.
B. Saran
1. Perlu ditingkatkannya law enforcement Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Sehingga kondisi persaingan di Indonesia berjalan dengan sehat dan tidak terjadi kecurangan yang dampaknya merugikan para pengusaha khususnya para pengusaha kecil.
2. Kebijakan pembatasan trading terms dilakukan dengan menetapkan besaran maksimal trading terms sehingga tidak memberatkan para pemasok. Pembatasan nilai maksimal trading terms akan mendorong dinikmatinya hasil efesiensi manufaktur oleh konsumen bukan oleh peritel.
3. Pasar ritel Indonesia masih luas, maka untuk mempertahankan persaingan usaha yang sehat dan efektif, sistem pemberian izin usaha harus berdasarkan sistem zonasi sesuai dengan tata ruang wilayah kota setempat. Sehingga hypermarket tidak bersaing secara langsung dengan pasar tradisonal, pengecer kecil, atau hypermarket juga tidak bersaing dengan
minmarket sehingga dapat menguras pasar tradisional.
4. Adanya pengaturan industri ritel yang dilakukan melalui sebuah undang-undang. Salah satu hal penting yang harus diatur dalam undang-undang tersebut adalah tentang sanksi yang keras dan tegas terhadap pelanggarannya serta penetapan lembaga penegak hukumnya. Berbasiskan
best practices di berbagai negara, diusulkan agar lembaga penegak hukumnya adalah KPPU.
5. Perlu ditingkatkan peraturan dan kewenangan yang lebih bijak terhadap KPPU untuk melakukan tindakan preventif terhadap pengakuisisian sebuah perusahaan khususnya, dan pelanggaran-pelanggaran lainnya.
6. PT. Carrefour Indonesia tidak menerapkan syarat-syarat perdagangan
(trading terms) yang memberatkan para pemasok, dan trading terms harus
diaplikasikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yaitu Perpres No. 112/2007 dan Permendag No. 53/2008.
71
Anggraini, Anna Maria Tri. Peranan Industri Kecil-Menengah dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia: Ditinjau dari Perspektif Hukum
Persaingan Usaha, (Jurnal Law Review, Vol. XIII, No. 3, Tahun
2014).
Ahmad, Taufik. Regulasi Persaingan Usaha di Industri Ritel. (Newsletter SMERU, No. 22, Tahun 2007).
Bintoro, Rahadi Wasi. Aspek Hukum Zonasi Pasar Tradisional dan Pasar
Modern, (Jurnal Dinamika Hukum, Volume 10, No. 3, Tahun 2010).
Emirzon, Joni. Analisis Hukum Pengalihan Saham PT. alfa Retalindo Tbk. Oleh PT. Carrefour Indonesia dari Perspektif UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, UU Anti Monopoli dan UU
Penanaman Modal. (Jurnal Hukum Bisnis, Volume 27, No. 1, Tahun
2008).
Hermansyah. Pokok-Pokok Hukum Persaingan Usaha Di Indonesia, (Jakarta: Kencana Cet. II, 2009).
Jati, Wasisto Raharjo. Dilema Ekonomi: Pasar Tradisional versus Liberalisasi Bisnis Ritel di Indonesia. (Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan Volume 4 No.2 Tahun 2012).
Jusmoro, Ali. Persaingan Usaha Pasar Ritel di Indonesia, Siapa Yang
Menang?. (Jurnal Hukum Bisnis, Volume 27, No. 1,Tahun 2008).
Juwana, Hikmanto. Hukum Ekonomi dan Hukum Internasional. (Jakarta: Lentera Hati, Cet. II, 2002).
Lubis, Andi Fahmi dkk. Hukum Persaingan Usaha: Antara Teks &
Konteks.(Jakarta: GTZ, Cet. I, 2009).
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum, (Surabaya: Kencana, Cet. VI, 2010).
Margono, Suyud. Tantangan Penegakan Hukum Persaingan Usaha di
Indonesia. (Jurnal Hukum. Bisnis, Volume 19, Mei-Juni 2002)
Mawardi, Muhammad Kholid Mawardi. Persaingan Industri Ritel di
Indonesia Dengan Model” Lima Kekuatan Pesaing M. Porter”.
Martadisastra, Dedie S. Dampak Regulasi dan Persaingan Terhadap
Hubungan Ritel Modern dengan Pemasok Domestik. (Jurnal
Persaingan Usaha, Edisi 6 Tahun 2011)
Minarsih, Maria Madgalena. Pedagang Kecil” Warung” Dalam Gempuran
Ritel Modern. (Jurnal Dinamika Sains, Volume 11, No.26, Tahun 2013)
Mulyana, Mumuh. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Ritel Dalam
Meningkatkan Kinerja Perusahaan.(Jurnal Ilmiah Ranggagading,
Volume 10, No. 2, Tahun 2010)
Murni. Analisis Ekonomi Terhadap Pasal-Pasal Hukum Persaingan Usaha
Dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999, (Arena Hukum,
Volume 6, No. 1, Tahun 2012, Halaman 1-74)
Kansil, C.S.T. Pokok-Pokok Pengetahuan Hukum Dagang Indonesia, (Jakarta: Sinar Grafika, Cet. IV, 2008)
Khan, Muhamad Akram. Al-Hisbah dan Ekonomi Islam. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004)
Kragmanto, Budi L. Implementasi UU No. 5 Tahun 1999 oleh KPPU, (Jurnal Ilmu Hukum Yustista, 2007)
Kooswanto,Tarita dkk. Keadaan Pasar Indonesia Pasca Undang-Undang
Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. ( Jurnal Private Law, Volume 2, No. 1, Tahun 2013)
Prayoda, Ayudha D. dkk, Persaingan Usaha dan Hukum Yang Mengaturnya. (Jakarta: ELIPS, 2000)
Putriani. Zonasi dan Pembatasan Trading Term Sebagai Upaya Mengatasi
Permasalahan Sektor Ritel.(di dalam buku Negara dan Pasar dalam
Bingkai Kebijakan Persaingan, KPPU RI, 2011)
Puspitasari, Chandra Dewi. Penerapan Syarat-Syarat Perdagangan (Trading
Terms) Pada Bisnis Retail Modern. (CIVICS , Tahun 2009)
Poesoro, Adri. Pasar Tradisoonal di Era Persaingan Globa, (Newsletter Smeru, No. 22, Tahun 2007)
Rokan, Mustafa Kamal. Bisnis ala Nabi:Teladan RAsulullah SAW. dalam
. Hukum Persaingan Usaha Teori dan Praktiknya di
Indonesia, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, Cet. II. 2012)
Silalahi, M. Udin. Persaingan di Industri Ritel Ditinjau Dar Aspek Hukum
Persaingan Usaha. (Jurnal Hukum Bisnis, Volume 27, No. 1, Tahun
2008)
Silalahi, Pande Radja. Posisi Dominan & Pemilkan Silang; Studi Kasus
Persaingan Usaha. (Prosiding Kasus PT. Telkomsel dan Kasus
Temasek, Tahun 2008)
Sirait, Ningrum Natasya. Ikhtisar Ketentuan Hukum Persaingan Usaha, (Jakarta: The Indonesia Netherlands National Legal Reform Program (NLRP), 2010)
Sirait, Nigrum Natasya. Hukum Persaingan di Indonesia, (Medan: Pustaka Bangsa Press, 2004)
Simbolon, Alum. Kedudukan Hukum Komisi Pengawas Persaingan Usaha Melaksanakan Wewenang Penegakan Hukum Persaingan Usaha. (Jurnal Mimbar Hukum, Nomor 3, Volume 24, 2012)
Suharsil dan Mohammad Taufik Makarao. Hukum Larangan Praktik
Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, (Bogor: Ghalia
Indonesia, 2010)
Sudarsono. Kamus Hukum, (Jakarta: Rineka Cipta, Cet. V, 2007)
Soekanto, Soerjono. Pengantar Penelitian Hukum, (Jakarta: UI Press, 1986) dan Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan
Singkat.(Jakarta: PT. Raja Grafindo, 1994)
Soliha, Euis. Analisis Industri Ritel di Indonesia. (Jurnal Bisnis dan Ekonomi, Volume 15 No. 2 Tahun 2008)
Usman, Rachmadi. Hukum Persaingan Usaha di Indonesia. (Jakarta: PT. Gramdia Pustaka Utama, Cet. I, 2004)
Utomo, Tri Joko. Persaingan Bisnis Ritel: Tradisional Vs Modern. (Jurnal Fokus Ekonomi Volume 6, No. 1, Tahun 2011)
Yuniars, Tanti. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, (Jakarta: PT. Agung Media Mulia)
Silalahi, M. Udin. KPPU, Merger, dan Akuisisi. (Harian Sinar Harapan, 13 Februari 2008
Perundang-undangan :
Undang-Undang Dasar 1945
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan
Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. (Lembaran
Negara RI Tahun 1999 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 3817)
Undang-Undang Rwpublik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung.
Putusan KPPU Perkara No.9/KPPU-L/2009 Tentang Akuisisi PT. Alfa Retalindo oleh PT. Carrefour Indonesia.
Putusan Mahkamah Agung No. 502 K/Pdt.Sus/2010 Putusan KPPU No.2/KPPU-L/2005
Perpres No. 112 Tahun 2007 tentang penataan dan Pembnaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern
KPPU: Prosiding Rangkaian Lokakarya Terbatas Masalah-Masalah Kepailitan dan Wawasan Hukum Bisnis Lainnya Tahun 2004: Jakarta 17-18 Mei 2004 /tim edtor, Emmy Yuhassarie, Tri Harnowo, (Jakarta: Pusat Pengkajian Hukum, 2004)
. Putusan Perkara No. 09/KPPU-L/2009 Tentang Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat Akuisisi PT. Alfa
Retailindo oleh PT. Carrefour Indonesia. (Majalah Kompetisi : Jejak
Langkah KPPU 2009, KPPU: ISSN 1979-1259. Edisi 19 Tahun
Internet :
Komisi Pengawas Persaingan Usaha, diakses pada 7 April 2014 dari http://www.kppu.go.id/id/.
www.hukumonline.com, Udin Silalahi: Monopoli dan Perbuatan Curang. Diakses pada 29 Agustus dari situs: http://www.hukumonline.com/berita/baca/hol8378/monopoli-dan-perbuatan-curang
, Pengadilan Nyatakan Carrefour Indonesia Tidak Monopoli. Diakses pada tanggal 13 Oktober 2014 dari situs: http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4b7cc7d01140a/pengadil an-nyatakan-carrefour-indonesia-tidak-monopoli
www.law.ui.ac.id. Persaingan Usaha dan Peran Negara. Diakses pada 29 Agustus 2014 dari situs : http://law.ui.ac.id/v2/buletin/opini/67-persaingan-usaha-dan-peran-negara
www.kppu.go.id, Perkembangan Hukum Persaingan di Indonesia. Diakses
pada 29 Agustus dari situs:
http://www.kppu.go.id/id/2013/02/perkembangan-hukum-persaingan-di-indonesia/
, Position Paper Rancangan Peraturan Presiden Tentang Penataan Dan Pembinaan Usaha Pasar Modern Dan Usaha Toko
Modern. Diakses pada 3 September 2014 dari situs :
http://www.kppu.go.id/docs/Positioning_Paper/ritel.pdf
, Position Paper Rancangan Peraturan Presiden Tentang Penataan Dan Pembinaan Usaha Pasar Modern Dan Usaha Toko
Modern. Diakses pada 3 September 2014 dari situs :
http://www.kppu.go.id/docs/Positioning_Paper/ritel.pdf. h. 17
Detikfinance.com, KPPU Selidiki penjualan Makro. Diakses pada 2 oktober
2014 dari situs :
http://finance.detik.com/read/2008/08/26/115101/994694/4/kppu-selidiki-penjualan-makro
Tempo.co. Pengadilan Menangkan Gugatan Carrefour atas Putusan KPPU, diakses pada 1 Oktober 2014 dari situs : http://www.tempo.co/read/news/2010/02/17/057226493/Pengadilan-Menangkan-Gugatan-Carrefour-atas-Putusan-KPPU
Carrefour.co.id, diakses pada tanggal 10 oktober 2014 dari situs : http://www.carrefour.co.id/id/shop/carrefour/