• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAN PERLINDUNGAN SERTA PENEGAKAN HAK-HAK ASASI MANUSIA

III. MENINGKATNYA UPAYA PEMENUHAN

DAN PERLINDUNGAN SERTA PENEGAKAN HAK-HAK ASASI MANUSIA SESUAI DENGAN HAK-HAK YG TERCANTUM DLM KETENTUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU

Persentase Kementerian/Lembaga yang telah melaksanakan kebijakan berdasarkan pendekatan HAM (Human Rights Based Approach ).

2010 2014 TERKAIT

2010-2014 (Rp. Milyar )

PRIORITAS DIHARAPKAN

· Penyediaan dana prodeo di Pengadilan Tingkat Pertama

· Mengoptimalisasikan fungsi pelaksanaan sidang keliling untuk menjangkau segenap lapisan masyarakat

· Pelaksanaan sidang keliling (hakim terbang) untuk menjangkau segenap lapisan masyarakat

23 satker 115 satker K) 26,0

4 Penanganan Penyidikan Pelanggaran HAM yang Berat Meningkatnya penyelesaian penanganan perkara pelanggaran HAM yang berat secara cepat, tepat dan akuntabel

Jumlah penyidikan perkara pelanggaran HAM yang berat yang diselesaikan

10 pkr 30 pkr K) Program Penanganan dan Penyelesaian Perkara Pidsus, Pelanggaran HAM Berat, Perkara Tindak Pidana Korupsi

Kejaksaan Agung 0,8 MA-RI

MA-RI K)

Kebijakan mengenai bantuan hukum bagi masyarakat di wilayah yang belum terjangkau peradilan Militer dan TUN

124 pkr

K)

639 pkr

1924 satker Program: Peningkatan Manajemen Peradilan Agama

2 Penyediaan dana bantuan hukum di Pengadilan Agama Penyelesaian perkara peradilan agama bagi Masyarakat Miskin dan Terpinggirkan

372 satker

Program: Peningkatan Manajemen Peradilan Militer dan TUN

102,7

639,0 3 Penyediaan dana bantuan hukum di Pengadilan Militer

dan TUN

Penyelesaian perkara peradilan Militer dan TUN di wilayah yang belum terjangkau peradilan Militer dan TUN

2010 2014 TERKAIT

2010-2014 (Rp. Milyar )

PRIORITAS DIHARAPKAN

5 Peningkatan Penuntutan perkara pelanggaran HAM yang berat

Meningkatnya penyelesaian perkara pelanggaran HAM yang berat secara cepat, tepat dan akuntabel

Jumlah perkara pelanggaran HAM yang berat yang diselesaikan dalam tahap Penuntutan.

5 pkr 25 pkr K) Program Penanganan dan Penyelesaian Perkara Pidsus, Pelanggaran HAM Berat, Perkara Tindak Pidana Korupsi

Kejaksaan Agung 0,5

6 8 30 K) 41,7

80% Tingkat rekomendasi hasil

pengkajian dan penelitian yang terkait dengan pembentukan, perubahan dan pencabutan peraturan perundang-undangan nasional serta ratifikasi instrumen HAM internasional

50% Jumlah rekomendasi yang terkait

dengan pembentukan, perubahan dan pencabutan peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan HAM

Penguatan Kesadaran HAM Masyarakat dan Aparatur Negara

Meningkatnya kesadaran HAM masyarakat dan aparatur negara melalui penguatan peraturan perundang-undangan yang berperspektif HAM

Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Komnas HAM

2010 2014 TERKAIT

2010-2014 (Rp. Milyar )

PRIORITAS DIHARAPKAN

Tingkat tindak lanjut dari rekomendasi hasil pengkajian dan penelitian yang terkait dengan pembentukan, perubahan & pencabutan peraturan perundang-undangan nasional serta ratifikasi instrumen HAM internasional

50% 75%

Tersedianya alat ukur pemenuhan HAM (hak dasar)

4 10

Prosentase kenaikan alumni pelatihan yang menjadi fasilitator HAM 5% 25% K) 15 10% 2 10% Meningkatnya kesadaran masyarakat dan aparatur negara terhadap kegiatan pemajuan HAM melalui

klien feedback survey (Jumlah

survey)

Prosentase kenaikan pemahaman aparatur negara terhadap ketaatan atas produk perundang-undangan yang berperspektif HAM.

2010 2014 TERKAIT

2010-2014 (Rp. Milyar )

PRIORITAS DIHARAPKAN

Prosentase kasus pelanggaran HAM yang diselesaikan melalui mekanisme mediasi 40% 85% 1 90% Komnas HAM 75% 8 K) 65% Prosentase rekomendasi terkait kasus

pelanggaran HAM yang ditindaklanjuti oleh pihak terkait

Jumlah rekomendasi hasil penyelidikan Komnas HAM terkait kasus pelanggaran HAM berat yang ditindaklanjuti Jaksa Agung

1

2

Prosentase pelaksanaan hasil mediasi kasus-kasus pelanggaran HAM

80%

40%

58,3 Program Dukungan Manajemen

dan Pelaksanaan Tugas Teknis Komnas HAM 7 Peningkatan Penanganan dan Penyelesaian Kasus

Pelanggaran HAM

Terlaksananya penanganan dan penyelesaian kasus pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat penegak hukum dan instansi terkait

40% Prosentase penanganan pengaduan

kasus pelanggaran HAM yang disampaikan kepada Komnas HAM

Tersedianya sistem pengaduan

online dan database pengaduan

2010 2014 TERKAIT

2010-2014 (Rp. Milyar )

PRIORITAS DIHARAPKAN

Tingkat pelibatan dan penyikapan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan serta perlindungan, penegakan dan pemajuan HAM perempuan

50% 50% K) 30% 30% 10 50% Tingkat pelibatan dan penyikapan

aparat negara dalam upaya pencegahan dan penanggulangan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan serta perlindungan, penegakan dan pemajuan HAM perempuan

Jumlah pemantauan termasuk pencarian fakta dan pendokumentasian pelanggaran HAM perempuan Tingkat rekomendasi hasil pengkajian dan penelitian yang terkait dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan instrumen internasional yang relevan bagi perlindungan HAM perempuan

50%

2010 2014 TERKAIT

2010-2014 (Rp. Milyar )

PRIORITAS DIHARAPKAN

Prosentase pengaduan pelanggaran HAM perempuan yang ditindaklanjuti

50% 50%

Prosentase pendokumentasian pelanggaran HAM yang terjadi

50% 90%

Prosentase pendampingan dan sistem pemulihan korban pelanggaran HAM yang dikembangkan

Prosentase jumlah mekanisme penyelesaian alternatif yang dikembangkan 75% 45% 50% 25% 25%

Presentase advokasi terhadap korban pelanggaran HAM

Meningkatnya fungsi kelembagaan Komnas Perempuan dalam rangka menciptakan lembaga yang independen, transparan, dan akuntabel dalam menjalankan mandat Komnas Perempuan.

20% 40%

2010 2014 TERKAIT

2010-2014 (Rp. Milyar )

PRIORITAS DIHARAPKAN

· Prosentase harmonisasi rancangan peraturan per-UUan dalam perspektif HAM

100% 100%

· Jumlah analisis laporan pelaksanaan instrument HAM Internasional dan Naskah akademik instrument HAM Internasional

6 Inst. HAM Internasional dan 2 N.A 6 Inst. HAM Internasional dan 2 N.A

· Jumlah kerjasama luar negeri dalam rangka pemajuan HAM

10 Negara/ NGO; 10 Negara/ NGO;

· Jumlah kerjasama dalam negeri dalam rangka implementsi HAM/RANHAM

440 pusat dan daerah 440 pusat dan daerah

· Tersusunnya pedoman dan standarisasi kebijakan di semua bidang pembangunan yang berperspektif HAM

10 50 K)

· Persentase

Kementerian/Lembaga yang telah melaksanakan kebijakan yang berperspektif HAM

10% 10%

· Jumlah program pembelajaran HAM

40 200 K)

· Jumlah bahan ajar HAM 10 50 K)

· Jumlah fasilitator pelatihan HAM

· Jumlah pelatihan HAM

9,0

10,0 Kementerian

Hukum dan HAM Program Perlindungan dan

Pemenuhan HAM

Program Perlindungan dan Pemenuhan HAM 10 Kegiatan Penguatan HAM Diterapkannya perspektif HAM dalam

pelaksanaan kegiatan pada semua bidang pembangunan

Peningkatan kerjsama dalam dan luar negeri dlm rangka pemajuan HAM dan harmonisasi rancangan peraturan perUUan dalam perspektif HAM serta NA instrument HAM internasional

Kementerian Hukum dan HAM 9 Kegiatan Kerjasama HAM

2010 2014 TERKAIT

2010-2014 (Rp. Milyar )

PRIORITAS DIHARAPKAN

· Jumlah evaluasi dan pengembangan diseminasi HAM

34 kab/kota 34 kab/kota

· Jumlah evaluasi dan laporan tentang HAM 156 850 K) · IPK 2,8 5,0 RAD-PK di Provinsi/Kabupaten/Kota (Provinsi Tahun 2009 adalah 72,7%) 72,7 100

• Opini WTP Audit BPK atas LK K/L (%)

42,17 100

• Opini WTP Audit BPK atas LK Pemda (%) 2,73 60 34 kab/kota 680 850 850 K) 850 11

12 Informasi yang dapat diakses dari K/L, Provinsi dan Kabupaten/kota tentang HAM

156 34 kab/kota

K) K) 156

· Jumlah data HAM yang diolah dari KL propinsi dan kabupaten/kota

136

156

K)

7,0 8,0

Kegiatan Informasi HAM

IV. Terwujudnya pemerintahan yang bersih dan

babas KKN

Kegiatan Diseminasi HAM Meningkatnya Kementeri an/Lembaga, Pemerintah Propinsi dan Kabupaten/Kota yang telah memperoleh diseminasi HAM

· Jumlah K/L atau daerah yang telah melaksanakan RAN HAM · Jumlah penyuluh HAM

Fokus Prioritas 4 :

PENINGKATAN PENYELENGGARAAN

Dokumen terkait