Telekomunikasi dan Informatika
Halaman 2 dari 7 No Kementerian/
Lembaga BA
Pertanggungjawaban Belanja Barang (Selain Perjadin dan Kontrak) Tidak Sesuai Ketentuan Nilai Temuan (Rp)
Nilai yang Sudah Dipertanggungjawabkan
(Rp)
Nilai yang Belum Dipertanggungjawabkan (Rp) Keterangan Bentuk Pertanggungjawaban 1 2 3=1-2 5 Kementerian Pertahanan 012 10.480.813.312,00 - 10.480.813.312,00
1. Terdapat pembayaran atas Belanja RIkkes Pamtas TA 2017 yang merupakan pembayaran atas kegiatan Rikkes pada tahun 2016. 2. Pembayaran biaya pemeriksaan
kesehatan calon perwira karir tahun 2-17 baru dibayarkan tahun 2018. 3. Dana pada 3 rekening pemeriksaan
kesehatan per 31 Desember 2013 sebesar Rp10.480.813.312,00 tidak disajikan dalam LK UO Mabes TNI tahun 2017.
6 Kementerian Keuangan 015 28.880.725.090,00 - 28.880.725.090,00
Pengelola DOKPPN pada kantor pusat DJBC tidak dapat memantau realisasi pembayaran DOKPPN pada satuan kerja yang tidak tertib menyampaikan LPJ
7 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 023 2.127.115.437.706,00 605.665.881.702,00 1.521.449.556.004,00
1. Pembayaran Honor Tidak Sesuai SBM dan Jangka Waktu Kegiatan
2. Pembayaran honorarium Belum Diatur dalam SBM
3. Kelebihan Pembayaran Uang Saku RDK
4. a) Mekanisme pengelolaan Bantuan Pemerintah tidak sesuai dengan Peraturan Pengelolaan Bantuan Pemerintah; b)LPJ Belum Disampaikan kepada Pemberi Bantuan total temuan Rp2.113.905.611.366,00 Penyetoran 8 Kementerian Kesehatan 024 3.151.244.052,00 - 3.151.244.052,00
Realisasi Belanja Barang Tidak Dilengkapi Bukti Pertanggungjawaban yang Valid Sebesar Rp3.151.503.807,00 Pada Enam Satker (Tidak ada
pengembalian) 9 Kementerian Agama 025 17.190.638.698,00 233.838.922,00 16.956.799.776,00 1. Pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan tidak sesuai dengan realisasi kegiatan, yaitu Belanja Perlengkapan, Kegiatan Fullboard, Belanja Konsumsi, Uang Saku/Transport Peserta Kegiatan, dll sebesar Rp755.389.124,00
2. Terdapat realisasi belanja yang belum
Lampiran 2.1.11
Halaman 3 dari 7
No Kementerian/Lembaga BA
Pertanggungjawaban Belanja Barang (Selain Perjadin dan Kontrak) Tidak Sesuai Ketentuan Nilai Temuan (Rp)
Nilai yang Sudah Dipertanggungjawabkan
(Rp)
Nilai yang Belum Dipertanggungjawabkan
(Rp) Keterangan
Bentuk Pertanggungjawaban
1 2 3=1-2
didukung dengan bukti
pertanggungjawaban belanja barang Rp16.435.249.574,003. Bantuan Pengabdian Masyarakat digunakan tidak sesuai ketentuan sebesar
Rp107.635.000,00; Beanja pada Kopertais dan UPT Asrama Haji Jakarta tidak sesuai ketentuan sebesar Rp122.301.350,00
10 Kementerian
Ketenagakerjaan 026
233.610.549,00 - 233.610.549,00
1. Sistem dan prosedur pengadaan BBM tidak tertib
2. Bukti pertanggungjawaban kegiatan tidak lengkap sebesar Rp233.610.549,00
11 Kementerian
Sosial 027
3.558.342.000,00 - 3.558.342.000,00
Belanja barang belum
dipertanggungjawabkan sebesar Rp3.558.342.000,00. 12 Kementerian Kelautan dan Perikanan 032 136.819.394.018,41 - 136.819.394.018,41
1. Pertanggungjawaban belanja barang tidak sah Rp2.408.107.283,41
2. Penyalahgunaan penggunaan belanja sebesar Rp24.918.421.235,00
3. Realisasi Belanja Bahan Bakar Minyak untuk Kapal Pengawas Perikanan tidak didukung dengan dokumen yang memadai Rp109.492.865.500,00 13 Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan 034 149.769.200,00 - 149.769.200,00
Belanja Jasa Lainnya digunakan untuk kegiatan penggandaan bahan cetakan sebesar Rp149.769.200,00 14 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan 036 17.400.000,00 - 17.400.000,00
Pembayaran honor narasumber dan moderator yang tidak sesuai dengan Standar Biaya Masukan (SBM).
Lampiran 2.1.11
Halaman 4 dari 7
No Kementerian/Lembaga BA
Pertanggungjawaban Belanja Barang (Selain Perjadin dan Kontrak) Tidak Sesuai Ketentuan Nilai Temuan (Rp)
Nilai yang Sudah Dipertanggungjawabkan
(Rp)
Nilai yang Belum Dipertanggungjawabkan (Rp) Keterangan Bentuk Pertanggungjawaban 1 2 3=1-2 15 Kementerian Pariwisata 040 783.844.300,00 - 783.844.300,00
1. Belanja yang tidak dapat diuji kebenarannya atas invoice sewa kendaraan yang tidak dapat dikonfirmasi pada Pekerjaan Studi Kawasan Ekonomi Inklusif Berbasis Sektor Pariwisata Mandalika sebesar Rp28.400.000,00 2. Realisasi belanja jasa lainnya yang tidak dapat diuji kebenarannya sebesar Rp325.000.000,00 (Rp175.000.000,00 kegiatan di STP Bali Internasional + Rp150.000.000,00 STP Bali)
3. Belanja pemeliharaan kendaraan dinas STP Bandung tidak dapat diuji
kebenarannya sebesar Rp84.633.050,00 karena beberapa pihak tidak membalas konfirmasi SPJ.
4. Pembayaran yang tidak dapat diuji Rp155.000.000,00 atas invoice biaya langsung non personil yang tidak dapat dikonfirmasi pada Pembayaran Jasa Konsultansi Pekerjaan DED Poltekpar Lombok
5. Biaya non personil yang belum dapat dikonfirmasi atas sewa mobil sesuai kontrak pada Pembayaran Jasa Konsultansi Penyusunan Amdal Pembangunan Gedung Poltekpar Lombok sebesar Rp32.000.000,00 6. Pertanggungjawaban honor kelebihan jam mengajar dosen pada STP Bandung sebesar Rp158.811.250,00 tidak dapat diuji kebenarannya 16 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 047 987.457.030,00 177.105.000,00 810.352.030,00
1. Kelebihan pembayaran honorarium dan belanja jasa profesi Rp99.710.000,00 2. Belanja jasa profesi tidak didukung bukti yang lengkap Rp8.470.000,00 3. Pertangungjawaban belum lengkap Rp 704.277.030,00
4. Belanja jasa konsultan belum dilengkapi bukti pertanggungjawaban sebesar Rp175.000.000,00
Lampiran 2.1.11
Halaman 5 dari 7
No Kementerian/Lembaga BA
Pertanggungjawaban Belanja Barang (Selain Perjadin dan Kontrak) Tidak Sesuai Ketentuan Nilai Temuan (Rp)
Nilai yang Sudah Dipertanggungjawabkan
(Rp)
Nilai yang Belum Dipertanggungjawabkan (Rp) Keterangan Bentuk Pertanggungjawaban 1 2 3=1-2 17 Kementerian Komunikasi dan Informatika 059 - - -
Dokumen pertanggungjawaban atas output kegiatan rapat belum lengkap sesuai ketentuan. 18 Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 067 4.878.871.365,00 108.625.255,00 4.770.246.110,00
1. Realisasi Belanja BBM-Kendaraan tidak dilengkapi dengan bukti
pertanggungjawaban yang sah sebesar Rp2.093.777.550
2. Realisasi Belanja Barang dan Jasa Berindikasi Tidak Riil dari mekanisme SPM-GUP/TUP sebesar Rp2.785.093.815 pada 9 UKE-1. Penyetoran 19 Komisi Pemilihan Umum 076 17.881.765.332,00 10.679.308.145,00 7.202.457.187,00
Belanja tidak didukung dengan bukti
pertanggungjawaban. Penyetoran 20 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia 079 2.104.840.500,00 - 2.104.840.500,00
LIPI belum mengatur mengenai skema pembayaran kepada para ahli yang terlibat dalam kerjasama dengan pihak ke tiga sebesar Rp2.104.840.500,00 21 Badan Pengawas Tenaga Nuklir 085 4.168.562.216,00 - 4.168.562.216,00
1. Bukti pertanggungjawaban atas belanja makan dan snack rapat tidak dapat ditelusuri keberadaannya sebesar Rp4.168.562.216,00 22 Kementerian Pemuda dan Olah Raga 092 23.564.648.154,00 - 23.564.648.154,00
1. Pertanggungjawaban tidak riil atas selisih yang belum dapat dijelaskan sebesar Rp400.000.000,00
2. Pengeluaran yang tidak didukung bukti yag benar dan sah sebesar
Rp9.414.402.800,00
3. Terdapat selisih pertanggungjawaban dibandingkan dana yang ditransfer dan pertanggungjawaban tidak didukung bukti pertanggungjawaban yang riil sebesar Rp13.750.245.354,00 23 Komisi Yudisial RI 100 5.797.500,00 - 5.797.500,00
Disetorkan tanggal 9 Mei 2018 nomor NTPN: EA52C6T6S5VL326I. 24 Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) 105 495.591.000,00 - 495.591.000,00 1. Pertanggungjawaban penggunaan voucher BBM tidak dilengkapi dengan bukti struk pembelian BBM dari SPBU sebesar Rp265.591.000,00
2. Pertanggungjawaban penggunaan
Lampiran 2.1.11
Halaman 6 dari 7
No Kementerian/Lembaga BA
Pertanggungjawaban Belanja Barang (Selain Perjadin dan Kontrak) Tidak Sesuai Ketentuan Nilai Temuan (Rp)
Nilai yang Sudah Dipertanggungjawabkan
(Rp)
Nilai yang Belum Dipertanggungjawabkan
(Rp) Keterangan
Bentuk Pertanggungjawaban
1 2 3=1-2
BBM tidak lengkap sebesar Rp230.000.000,00 25 Badan Nasional Pengelola Perbatasan 111 540.604.000,00 226.477.500,00 314.126.500,00
1. Proses penetapan Honorarium Kelompok Ahli tidak sesuai ketentuan sebesar Rp1.148.500.000,00 2. Bukti pertanggungjawaban hanya didukung daftar pengeluaran riil bukan bukti yang sebenarnya sebesar Rp462.782.000,00
3. a) Pembayaran RDK tidak sesuai ketentuan dalam SBM; b) Adanya selisih satuan jumlah hari antara rincian pembayaran dalam SPK dengan jumlah hari dalam jadwal pelaksanaan dengan total sebesar Rp410.114.000,00 4. Kelebihan pembayaran honorarium narasumber sebesar Rp130.490.000,00 Penyetoran 26 Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia 116 148.198.000,00 - 148.198.000,00
Realisasi belanja barang tidak didukung keberadaannya atau kegiatannya (fiktif).
27 Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia 117 526.819.200,00 - 526.819.200,00
1. Realisasi belanja barang tidak didukung keberadaannya atau kegiatannya (fiktif) sebesar Rp261.560.700,00
2. Belanja jasa pengiriman peralatan SEA Games XXIX tahun 2017 tidak didukung bukti yang memadai sebesar
Rp76.672.000,00
3. Pengelolaan belanja BBM untuk kendaraan dinas operasional pada LPP TVRI Kantor Pusat belum memadai (pemborosan) sebesar Rp188.586.500,00 28 Badan Keamanan Laut 119 1.403.531.333,00 - 1.403.531.333,00
1. Pemungutan Pajak dan pertanggungjawaban Belanja oleh Bendahara Pengeluaran serta pembayaran Honorarium Pegawai Honorer dan Tunjangan Daerah belum tertib Rp38.685.000,00.
Lampiran 2.1.11
Halaman 7 dari 7
No Kementerian/Lembaga BA
Pertanggungjawaban Belanja Barang (Selain Perjadin dan Kontrak) Tidak Sesuai Ketentuan Nilai Temuan (Rp)
Nilai yang Sudah Dipertanggungjawabkan
(Rp)
Nilai yang Belum Dipertanggungjawabkan
(Rp) Keterangan
Bentuk Pertanggungjawaban
1 2 3=1-2
2. Pembayaran Uang Saku Layar, Saku Sandar dan Lauk Pauk Personil Kapal Bakamla atas kegiatan Operasi Nusantara tahun 2017 tidak sesuai ketentuan Rp1.364.846.333,00.
29 Badan Ekonomi Kreatif 121
112.941.821,00 - 112.941.821,00
Terdapat kelebihan pembayaran atas fasilitasi sarana ruang kreatif seni pertunjukan WOB sebesar Rp42.206.821,00 dan kelebihan pembayaran sebesar Rp70.735.000,00 atas kegiatan kreatifood pada Deputi Pemasaran.