BAB II TINJAUAN PUSTAKA
B. Penanaman Akhlak Anak
2. Dasar-Dasar Akhlak dan Tujuan Pendidikan Akhlak 22
Setiap kali disebut akhlak, maka yang dimaksud adalah akhlak yang didasarkan pada al-Qur’an dan as-Sunnah, bukan yang
24 Nur khalisah latuconsinah, Aqidah Akhlak Kontemporer (Makassar;
Alauddin University Press 20014), h. 209.
lainnya.25Dalam konsep akhlak segala sesuatu itu dinilai baik dan buruk, terpuji atau tercela, semata-mata berdasarkan kepada Qur’an dan Hadits. Oleh karena itu dasar dan pembinaan akhlak ada dua, yaitu Al-Qur’an dan Al-Hadits yang merupakan sumber utama dari agama islam itu sendiri.26 Segala perbuatan atau tindakan manusia apapun bentuknya pada hakikatnya adalah untuk mencapai kebahagiaan, sedangkan kebahagiaan, menurut sistem akhlak yang islami dapat dicapai dengan jalan menuruti perintah-Nya dengan cara menjalankan segala perintahNya, dan menjahui segala laranganNya, sebagaimana yang tertera dalam pedoman dasar hidup bagi setiap muslim yakni Al-Qur’an dan Al-Hadits.
Islam menganjurkan agar kita berakhlak positif dengan mencontoh perilaku Nabi SAW, karena dalam diri beliau terdapat suri teladan yang baik. Dasar akhlak Islam berdasarkan Al-Qur’an.
a) Al-Qur’an
Firman Allah dalam surat Al-Ahzab [33] ayat 21 :
ô‰s)©9 tβ%x.
öΝä3s9 ÉΑθß™u‘ ’Îû
«!$#
îοuθó™é&
×πuΖ|¡ym
yϑÏj9 tβ%x.
(#θã_ötƒ
©!$#
tΠöθu‹ø9$#uρ tÅzFψ$#
tx.sŒuρ
©!$#
#ZÏVx.
∩⊄⊇∪
Terjemahnya:
Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat)
25Ibid, h. 113.
26 Kementerian Agama, Op.cit, h. 33
Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.27
Dalam surah Al-Qalam [68] ayat 4 menjelaskan :
y7¯ΡÎ)uρ 4’n?yès9
@,è=äz 5ΟŠÏàtã
∩⊆∪
Terjemahnya :
Dan Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur.28 b) Al-Hadits
Nabi Muhammad SAW sangat menjunjung tinggi akhlakul karimah. Banyak hadits yang menerangkan dan menunjukkan masalah akhlakul karimah. Rasulullah sendiri benar-benar memiliki akhlakul karimah.
sebagaimana yang diajarkan di dalam Al-Qur’an. Sabda Rasulullah :
ْﺅُﻣْﻟﺍ ُﻝَﻣْﻛَﺃ َﻡﱠﻠَﺳ َﻭ ِﻪْﻳَﻠَﻋ ُ ﱠ ﻰﱠﻠَﺻ ِ ﱠ ُﻝﻭُﺳ َﺭ َﻝﺎَﻗ َﻝﺎَﻗ َﺓ َﺭْﻳ َﺭُﻫ ﻲِﺑَﺃ ْﻥَﻋ (ﻯﺫﻣﺭﺗﻟﺍ) ﺎًﻘُﻠُﺧ ْﻡِﻬِﺋﺎَﺳِﻧِﻟ ْﻡُﻛ ُﺭﺎَﻳ ِﺧ
Artinya:
“Orang mukmin yang paling sempurna keimanannya adalah ia yang memiliki akhlak terbaik. Yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya.(HR.At-Tirmidzi)29
Rasulullah SAW bersabda:
27Kementerian RI, Alquran dan Terjemahnya, (Surabaya: Fajar Mulya, 2014),h. 420.
28 Ibid, h. 564
29 Isngadi, Islamologi Populer, (Surabaya:Bina Ilmu,1984),h. 109
ﺎَﻣ ُﻝﻭُﻘَﻳ َﻡﱠﻠَﺳ َﻭ ِﻪْﻳَﻠَﻋ ُ ﱠ ﻰﱠﻠَﺻ ﱠﻲِﺑﱠﻧﻟﺍ ُﺕْﻌِﻣَﺳ َﻝﺎَﻗ ِءﺍَﺩ ْﺭﱠﺩﻟﺍ ﻲِﺑَﺃ ْﻥَﻋ ْﻥِﻣ
ِﻥْﺳُﺣ َﺏ ِﺣﺎَﺻ ﱠﻥِﺇ َﻭ ِﻖُﻠُﺧْﻟﺍ ِﻥْﺳُﺣ ْﻥِﻣ ُﻝَﻘْﺛَﺃ ِﻥﺍ َﺯﻳِﻣْﻟﺍ ﻲِﻓ ُﻊَﺿﻭُﻳ ٍءْﻲَﺷ ِﺓ َﻼﱠﺻﻟﺍ َﻭ ِﻡ ْﻭﱠﺻﻟﺍ ِﺏ ِﺣﺎَﺻ َﺔَﺟ َﺭَﺩ ِﻪِﺑ ُﻎُﻠْﺑَﻳَﻟ ِﻖُﻠُﺧْﻟﺍ
(ﻱﺫﻣﺭﺗﻟﺍ)
Artinya:
Abu Darda’ meriwayatkan: Aku mendengar Nabi Muhammad saw berkata, “Tak ada yang lebih berat pada timbangan (Mizan, di hari Pembalasan) dari pada akhlak yang baik. Sungguh, orang yang berakhlak baik akan mencapai derajat orang yang berpuasa dan sholat.” (Hadits riwayat At-Tirmidzi)30
Tujuan pendidikan akhlak adalah mencapai kebahagiaan kebahagiaan hidup umat manusia dalam kehidupannya, baik di dunia maupun akhirat. Jika seseorang dapat menjaga kualitas mu’amalah dan mu’amalah ma’annas, insya Allah akan memperoleh rida-Nya. Orang mendapat rida Allah niscaya akan memperoleh jaminan kehidupan baik di duniawai maupun ukhrawi.31
Tujuan pendidikan akhlak menurut Omar Muhammad Al Thoumy Al- Syaibani “Tujuan tertinggi agama dan akhlak ialah menciptakan kebahagiaan dua kampung (dunia dan akherat), kesempurnaan jiwa bagi individu, dan menciptakan kebahagiaan, kemajuan, kekuatan dan keteguhan bagi masyarakat”. Pada dasarnya apa yang akan dicapai dalam pendidikan akhlak tidak berbeda dengan tujuan pendidikan Islam itu sendiri.
30 Abu Bakar Jabir Al-Jazairi, Ensiklopedia Muslim, (Jakarta: Darul Falah,2004),h. 218
31 Alwan Khoiri dkk, Akhlak/ Tasawuf, (Yogyakarta: Pokja Akademik UIN Sunan Kalijaga, 2005), hlm.7
Tujuan pendidikan akhlak menurut M. Athiyah al Abrasyi “Tujuan pendidikan budi pekerti adalah membentuk manusia yang berakhlak (baik laki-laki maupun wanita) agar mempunyai kehendak yang kuat, perbuatan-perbuatan yang baik, meresapkan fadhilah (kedalam jiwanya) dengan meresapkan cinta kepada fadhilah (kedalam jiwanya) dengan perasaan cinta kepada fadhilah dan menjauhi kekejian (dengan keyakinan bahwa perbuatan itu benar-benar keji).
Tujuan pendidikan akhlak menurut Mahmud Yunus “Tujuan pendidikan akhlak adalah membentuk putra-putri yang berakhlak mulia, berbudi luhur, bercita-cita tinggi, berkemauan keras, beradab, sopan santun, baik tingkah lakunya, manis tutur bahasanya, jujur dalam segala perbuatannya, suci murni hatinya”.32 Tujuan di atas selaras dengan tujuan pendidikan Nasional yang tercantum dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20/Th. 2003, bab II, Pasal 3 dinyatakan bahwa:
“Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdasakan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,
32 Oemar Muhammad al-Taomy al-Syaibany, Falsafah Pendidikan Islam,Terj.
Hasan Langgulung, (Jakarta: Bulan Bintang, 1992), hlm.346.
sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.
3. Macam-macam Akhlak
Penggolongan akhlak secara garis besar ada dua, yaitu : akhlak mahmudah artinya segala macam sikap dan tingkah laku yang baik (yang terpuji) dan akhlak mazmummah artinya segala macam sikap dan tingkah laku yang tercela.33 Oleh karena itu sikap dan tingkah laku yang lahir adalah merupakan cermin atau gambaran dari pada sifat atau kelakuan batin.
a. Akhlak Mahmudah
Akhlak Mahmudah Adalah akhlak baik atau akhlak terpuji.
Firman Allah dalam QS. An-Nahl [16] ayat 90 :
*
¨βÎ)
©!$#
ããΒù'tƒ ÉΑô‰yèø9$$Î/
Ç≈|¡ômM}$#uρ Ç›!$tGƒÎ)uρ
4†n1öà)ø9$# “ÏŒ 4‘sS÷Ζtƒuρ
Çtã Ï!$t±ósx ø9$#
Ìx6Ψßϑø9$#uρ Äøöt7ø9$#uρ
4
öΝä3ÝàÏètƒ öΝà6¯=yès9
šχρã©.x‹s?
∩⊃∪
Terjemahan:
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.34
Adapun akhlak terpuji yang harus dimiliki seorang muslim adalah:
a) Berani dalam segala hal yang positif;
33 A. Mustafa, Akhlak Tasawuf ,(Bandung : Pustaka Setia, 1999),h. 109
34 Kementerian RI, Alquran dan Terjemahnya, (Surabaya: Fajar Mulya, 2014),h. 277
b) Adil dan bijaksana dalam menghadapi dan memutuskan sesuatu;
c) Mendahulukan kepentingan orang lain daripada diri sendiri;
d) Jujur, benar dan amanah;
e) Ikhlas, dan pemaaf;
f) Tawadu’ (rendah hati);
g) Mengutamaan perdamaian daripada perselisihan, dll.
h) Menjauhi sifat iri hati dan dengki.35 b. Akhlak Mazmummah
Akhlak mazmummah secara Linguistik adalah “tercela” atau tidak terpuji.36. Seseorang seharusnya menjauhi akhlak tercela. Berikut adalah beberapa akhlak tecela yang harus dijauhi, antara lain:
a) Zalim terhadap diri sendiri, orang lain, lingkungan dan Allah
b) Kikir dengan hartanya dan tidak mau bersedekah
c) Suka berbuat dosa dan permusuhan
d) Pendendam dan sulit memaafkan oranglain
e) Kufur terhadap nikmat Allah
f) Tidak mau berkorban untuk kepentingan agama, negara, dan masyarakat.37
35 Kementerian agama,op. cit h. 49
36 Nur khalisah latuconsinah,op.cit h. 381
37 Kementerian agama,op. cit h. 66-67