• Tidak ada hasil yang ditemukan

7. PENGUKURAN DAN PEMBAYARAN

7.2. Dasar Pembayaran

Kuantitas pekerjaan operasi dan pemeliharaan yang diukur menurut ketentuan di atas, akan dibayar menurut satuan pengukuran dengan harga yang dimasukkan dalam Daftar Kuantitas dan Harga untuk masing-masing Mata Pembayaran yang terdaftar di bawah ini.

Nomor Uraian Satuan Pengukuran 1.

1.1

1.2 2.

2.1

2.2

Kegiatan Operasi:

Biaya Langsung Personil

• Biaya Inspeksi Lapangan

• Biaya Survey dan Desain

• Biaya Penyusunan Program

Biaya Langsung Non Personil (formulir) Kegiatan Pemeliharaan

Biaya Langsung Personil

• Biaya Inspeksi Lapangan

• Biaya Survey dan Desain

• Biaya Penyusunan Program Biaya Langsung Non Personil

Orang Bulan Orang Bulan Orang Bulan Orang Bulan Lumpsum

Orang Bulan Orang Bulan Orang Bulan Orang Bulan Lumpsum

Bibliografi

Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Pengairan, 1995, tentang Pedoman Prosedur Pemeliharaan Jaringan Irigasi, Jakarta.

Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, 2006, tentang Pedoman Operasi Jaringan Irigasi Partisipatif Pada Irigasi Air Permukaan, Jakarta.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 tahun 2004, tentang “SUMBER DAYA AIR”

Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 tahun 2004, tentang “PEMERINTAH DAERAH”

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 20 tahun 2006, tentang “IRIGASI”

Lampiran - A

Perencanaan Operasi Jaringan Irigasi

SK. RTT Bupati/Gubernur

Pengisian RTT sesuai Keputusan Komisi Irigasi oleh Dinas

Informasi ke P3A tentang RTTD per petak Tersier

Persiapan Sarana dan Prasarana Operasi

Rapat Pelaksanaan Pembagian & Pemberian Air

Realisasi Ketersediaan dan Kebutuhan Air

Pelaksanaan & Pemberian Air di Saluran Sekunder & Tersier

Pengisian Papan O&P

Pengaturan Pintu Air

Kebutuhan Air untuk Tanaman Ketersediaan Air

di Bendung Monitoring dan Evaluasi

Lampiran – B

Bagan Alir Prosedur Operasi

Lampiran – C

Bagan Alir Prosedur Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Lampiran – D

Formulir Operasi Jaringan Irigasi

: ……… : ………

FORMULIR USULAN DAN KEPUTUSAN LUAS TANAM PER DAERAH IRIGASI

2) Keputusan Komisi Irigasi Kab.

1) Usulan IP3A/GP3A (Ha) (Ha) Jenis Tanaman & Lain-lain

1

Nama Daerah Pelaksana OP Periode Masa Tanam : Tahun 20.….. / 20.……

Kecamatan Kabupaten

MT 1 : Bln……….. 20….. s/d Bln………. 20…..

Daerah Irigasi

Total Luas Sawah Irigasi DI No. Kode DI

Luas Sawah Pemb. Pel. OP Nama Org. IP3A/GP3A Nama Daerah Pelaksana OP

Tgl ……….. 20……

:Luas Sawah Pelaksana OP : …..…..Ha : : : Bulan ………..……… 20….. s/d Bulan ………..…… 20.. IrigasiAdaYADAdaYADMulaiSelesai (Ha)(Ha)(Ha)(Ha)(Ha)(Ha)(Ha)(Ha)(Ha)(Ha)(Ha)(Ha)(Ha)(Ha)(Ha)TglTgl 13456789101112131415161718192021

Nama Wil. Kerja No Pembantu Pelaksana OP XXXXXXXX

Kecamatan 2

2) Kutipan Keputusan Komisi Irigasi BeroJumlah GolonganPemberian Air Padi Tebu Lain-lainPalawijaLuas sawah 1) Usulan IP3A/GP3A Tebu BeroPadi PalawijaLain-lainJumlah Jumlah Areal Kerja Pelaksana OPXXXXXX Tgl ………………...……………… Pelaksana OP ………………………………

XXXXXXXXXXX Tanda Tangan : Jabatan Dinas : Nama : NIP :

Periode Masa Tanam : Nama : NIP :

Mengetahui : Kasie OP Irigasi Wilayah Kabupaten ……………………………………… Tanda Tangan : Jabatan Dinas :

FORMULIR RENCANA TANAM PER PEMBANTU PELAKSANA OP PER MASA TANAM ………………. Ha

…………………… ……………………Daerah irigasi No. Kode DI Total Luas Sawah IrigasiKabupaten : … MT 1MT 2MT 3

: ………………..=………… Ha : ………………..=………… Ha Total Luas Sawah Irigasi DI: …………Ha=………… Ha =………… Ha BPKIW: ……………….. =………… Ha Jumlah Luas (MT1+MT2+Mulai Selesai (Ha) MT3) (Ha)TglTgl 145678910111213141516171819 Koordinator OP Irigasi Wilayah Kabupaten Tanda tangan : Jabatan Dinas :

MT 2MT 3

Pelaksana OP... AdaYADMT 1

Tebu (Ha)Padi (Ha)Palawija MT 1MT 2MT 3MT 1MT 2MT 3 Jumlah

23

Luas NoPelaksana OPNama Wil Kerja Pembantu Pelaksana OPNama Wil Kerja Nama : NIP :

………………………

Daerah Irigasi No. Kode DI Periode Masa Tanam : Tahun 20 ….. / 20 ……

Meliputi : Jumlah

Pelaksana OP Pelaksana OP... Pelaksana OP... GolonganPemberian AirKeperluan Lain Tgl ………………..………….…… 2

FORMULIR KUTIPAN LAMPIRAN KEPUTUSAN KOMISI IRIGASI MENGENAI RENCANA TATA TANAM PER DAERAH IRIGASI

= …………. : ………… buah

Usulan dan Realisasi Luas Tanam (Ha) Daerah Irigasi

No Kode DI Total Luas Irigasi DI

Realisasi Luas Tanam s/d saat lap. Dibuat Kabupaten

Bagian Pelak. Kegiatan

Keputusan Target Areal Tanam (data dari Blanko 01)

Masa Tanam : MT 1/MT 2/MT 3 Bulan …………. 20….. s/d …………. 20…..

Jum : (L. Sawah Irigasi)

Mengetahui, Pelaksana OP Irigasi

………

Keadaan Air Irigasi di Petak Tersier Kerusakan Tanaman (Ha) :

Tanaman xxxxxxxxxxxxx

Nama : Palawija MT 3

Gadu Tidak Ijin MT 2 Gadu Tidak Ijin MT 3 Lain-lain

xxxxxxxxxxxxx Palawija MT 1 Tebu Muda

Usulan Luas Tanam Pada Periode Tersebut

Jenis Tanaman Areal (Ha) Jumlah

3.2 3.3

3.1

Palawija MT 2

Padi Rendeng/Padi Gadu Ijin : xxxxxxxxxxxxx

c) Panen Tebu : xxxxxxxxxxxxx

xxxxxxxxxxxxx a) Pengolahan Tanah + Persemaian

b) Pertumbuhan

b) Yang Perlu sedikit Air

a) Pengolahan Tanah + Persemaian b)Tebu Muda

c)Tebu Tua Palawija :

Jum : (L. Sawah Irigasi) Tebu Tua

a)Yang Perlu Banyak Air

xxxxxxxxxxxxx

Periode Pemberian Air Tgl = bln ……….….. 20….

FORMULIR LAPORAN KEADAAN AIR DAN TANAMAN PADA PEMBANTU PELAKSANA OP

Kekeringan Padi

Tebu Palawija

=……….. =……….……. =……..……Ha =……..…… =……..……1 s/d 15 16 s/d. UsulanKebutuhanUsulan KebutuhanUsulan KebutuhanUsulan KebutuhanUsulan KebutuhanUsulanKebutuhanUsulan KebutuhanUsulan KebutuhanUsulan KebutuhanUsulan Kebutuhan LuasAir di LuasAir di LuasAir di LuasAir di LuasAir di LuasAir di LuasAir di LuasAir di LuasAir di LuasAir di TanamSawahTanamSawahTanamSawahTanamSawahTanamSawahTanamSawahTanamSawahTanamSawahTanamSawahTanamSawah (Ha)(l/det)(Ha)(l/det)(Ha)(l/det)(Ha)(l/det)(Ha)(l/det)(Ha)(l/det)(Ha)(l/det)(Ha)(l/det)(Ha)(l/det)(Ha)(l/det) 123.13.245=3.1x467=3.1x689=3.1x81011=3.1x101213=3.1x121415=3.1x141617=3.1x161819=3.1x182021=3.1x202223=3.1x22 1Padi Rendeng/Padi Gadu Ijin a) Pengolahan tanah + Persemaian1.25 b) Pertumbuhan/Pemasakan0.725 c) Panen0 2Tebu a) Pengolahan tanah + Persemaian0.85 b) Tebu Muda (MT 1)0.36 c) Tebu Tua (MT 2)0.125 3Palawija a) Yang perlu banyak air0.3 b) Yang perlu sedikit air0.2 4Gardu Tanpa Ijin 5Lain-lain 6Jumlah di Sawah (l/det)xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx 7Faktor Tersierxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx 8Kebutuhan Air di Pintu Tersier (l/det)xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx 9Kerusakan Tanaman (Banjir/Kering) (dibuat setiap 15 hari)

Pemb. Pelaks OP …………………..Satuan 3) keb Air di Sawah NoUraian / Bab Tanda Tangan Ketua IP3A/GP3A :10XXXXXXXXXXXXX

Pemb. Pelaks OP ………………….. MT 1MT 2 / MT 3

(l/det/Ha)

Pemb. Pelaks OP …………………..Pemb. Pelaks OP …………………..Pemb. Pelaks OP …………..Pemb. Pelaks OP ………………..Pemb. Pelaks OP …………………..Pemb. Pelaks OP …………………..Pemb. Pelaks OP …………………..Pemb. Pelaks OP ………………….. NIP :

Bagian Pelaksana Kegiatan Jabatan Dinas : Nama :

………………….., ……………………….. 20……... Pelaksana OP Irigasi …………………………….. Tanda tangan :

FORMULIR RENCANA KEBUTUHAN AIR DI PINTU PENGAMBILAN Periode : MT 1/MT 2/MT 3 Bulan...…. 20..... s/d ……...….. 20..

Periode Pemberian Air Tanggal =Bulan …….……….…..….. 20…...

Total Luas Irigasi DINo Kode DIDaerah Irigasi Kabupaten

= = =Ha = = Debit Rata-rata Bangunan Kontrol DebitSetengah 123456789101112131415Bulanan 16171819202122232425262728293031(l/det) Pelaksana OP Irigasi ……………………………….. Tanda tangan : NIP :

Pembantu Pelaksana OP Irigasi Jabatan Dinas : Nama : NIP :

Mengetahui, Jabatan Dinas : Nama :

……………………………….. Tanda tangan :

………………….., ……………………….. 20…..

Luas Sawah Pembantu Pelaksana

: ……...…. : …………. : ………. Ha abCara Debit PengukuranKondisi Alat Ukur Baik Rusak

Nama Daerah Pembantu PelaksanaNama Daerah Pelaksana OP Debit (l/det) pada tanggal

Bagian Pelaksana Kegiatan……..…Bulan : …………………… 20…..

Daerah Irigasi No Kode DI Total Luas Sawah Irigasi Kabupaten

FORMULIR PENCATATAN DEBIT SALURAN NoNama (Bagi/Bagi Sadap/Sadap)

Jumlah (l/det)

………….. …….……. ……..… ……..…

=………..: …………. =……….…….: ……… Ha =………..……Ha: ……… buah =………..……1 s/d 15 =………..……16 s/d 134567891011=(7+8+9+10)12 Ranting NIP :

FORMULIR RENCANA KEBUTUHAN AIR DI JARINGAN UTAMA DAN PENETAPAN PEMBERIAN AIRNYA Tanda tangan : Jabatan Dinas : Nama :

Daerah Irigasi ………., ………. 20…….. ………

Jumlah Petak Tersier Periode Pemberian Air Tanggal =Bulan ………...….20….. K-ditetapkan

Nama Wil Kerja Pelaksana OP Luas Areal Kerja Pel OP Debit Diberikan (l/det)

No Kode DI Total Luas Irigasi DI Kabupaten Bagian Pelaksana Kegiatan Usulan Luas Tanam Pada Periode Ini (Ha) Realisasi Debit Pada Periode Sebelumnya (l/det) Debit Rata-rataDebit Pada Akhir Periode

Rencana Kebutuhan Air Periode Pembagian Air Tersebut (l/det) Keb. Air di Pintu TersierKeb. Air Lain- lain (Ql)Qhilang Sisa Induk/Sek (Qh)Keb. Air di Bang. Bagi (Qb)Debit Suplesi (Qs)

NoNama Wilayah Kerja Pembantu Pelaksana OP Irigasi

Luas Sawah Irigasi (Ha) 2

: ………… = ………..…

: ………… = ………..…

: ………… = ………..…

: ………… Ha 1 s/d 15

16 s/d …

H (cm) Q (l/det) H (cm) Q (l/det) H (cm) Q (l/det)

2 3 4 5 6 7 8

Pelaksana OP Irigasi

………..

Tanda tangan :

9 1

Kiri

Debit Sungai

(l/det)

Debit Rata-rata 5 harian (l/det) Debit Pintu Masuk Pengambilan

Tanggal Debit Limpas Bendung

Kanan

…………..…., ………...….. 20…..

Penjaga Bendung

Jabatan Dinas :

Pembantu Pelaksana OP Irigasi

………..

Tanda tangan :

Nama : NIP : Jabatan Dinas :

NIP : Nama : Bendung

Total Luas Sawah Irigasi

Daerah Irigasi Bagian Pelak. Kegiatan

Pelaksana OP Irigasi

bln ………...….20…..

Periode Pemberian Air Tanggal =

Sungai Kabupaten

FORMULIR PENCATATAN DEBIT BANGUNAN PENGAMBILAN/PENCATATAN DEBIT SUNGAI

= ………..…..… = ………..…..…

= ………..…..… = ………..…..…

= ………..…..… Ha

= ………..…..… 1 s/d 15

= ………..…..… 16 s/d …

1. Debit Diperlukan (dari blanko 07-O) 2. Debit Tersedia (dari blanko 08-0)

No Kode Jumlah (l/det)

1.1 Qt

Neraca Debit Dialirkan (Qa) Bagian Pelaksana Kegiatan

Jumlah : Suplesi : Di bendung

1.4 Qs

Debit

No Total Debit

(l/det) 4. Perhitungan Faktor K

( c )

Periode Pemberian Air Tanggal = Daerah Irigasi

No Kode DI Total Luas Irigasi DI

FORMULIR PERHITUNGAN FAKTOR - K

Jumlah (m3/det) Q Rata-rata

Tanggal Faktor K

(K1/K2/K3…

Pelaksana OP

bln ………...….20…..

=…………….. =……….……. =………..…Ha =………..…buah MT 1MT 3 23456789101112131415161718192021222324 OktoberI II NopemberI II DesemberI II JanuariI II FebruariI II MaretI II AprilI II MeiI II JuniI II JuliI II AgustusI II SeptemberI II ……………………., ………………………. 20…….. Ranting ………………………………… Tanda tangan : NIP :Nama : Jabatan Dinas : Nama : NIP :

Jabatan Dinas :

Mengetahui, Kasie OP Wilayah Kabupaten Tanda tangan :

Kabupaten: ………….

FORMULIR LAPORAN PRODUKTIVITAS DAN NERACA PEMBAGIAN AIR PER DAERAH IRIGASI Luas Areal Kerja Pel. OP: ……….… Jumlah Pembantu Pelaksana OP: ……… buah Bagian Pelaksana Kegiatan: ………….Tahun 20 ……….. s/d 20 ……….. Jumlah Petak TersierTotal Luas Irigasi DINo Kode DIDaerah Irigasi 3. Rencana Tanam Rencana Thn Ini

% = Jumlah Intensitas tanam MT 1 + MT 2 + MT 3 Rencana YAD

2. Kerusakan Tanam Dari Blanko 05-O Genangan/banjir Kekeringan Jumlah Produksi (ton) c) = (a) x (b) produksi padi ton a) Puncak Luas Tanam (Ha) b) Data Ubinan Dari DIPERTA rata2 (t/Ha) Gadu IjinPalawijaTebu/ lain2Gadu Tak Ijin

5. Produksi Tanaman

4. Keadaan Air Padi RendengPerihal

Total Debit Tersedia (m3/det) Debit Pengamb. (m3/det) Q limpas Bendung (m3/det) Kehil. Air di Jar. Utama (m3/det)

Q Suplesi (m3/det) Curah Hujan (mm) Neraca Air (m3/det) Q Pengambilan Dibagi Debit RencanaTersierLain-lain

Faktor K Rata-rataDebit Rencana

Kebutuhan Air (m3/det)

1. Realisasi Tanam (dari Blanko 05-O) Puncak Luas Tanam (Ha) Intensitas Tanaman Total

Intensitas Tanam Masing-masing MT **) Tebu (Ha)Lain-lainJumlah Tanaman (Ha)BeroGadu Tidak Ijin

PalawijaPadi Padi RendengMT 1MT 2MT 3 1

MT 2 Gadu Tidak IjinGadu IjinBulan

=……….. =……….……. =………..……Ha =………..……buah LamaBaruIzinTak IzinPadi izinPalawijaTebuPadiPalawijaTebu 123456789101112131415161718192021222324 Koordinator OP Irigasi Wilayah Kabupaten Tanda tangan : Jabatan Dinas :

Bagian Pelaksana Kegiatan: ………….

FORMULIR REALISASI LUAS TANAM PER DAERAH IRIGASI PER MASA TANAM : ……… buah: …………. : ……… buah

Kabupaten Jumlah Pembantu Pelaksana OPJumlah Pelaksana OP ………., ……………. 20…….

Daerah Irigasi No Kode DI Total Luas Irigasi DI Jumlah Petak Tersier KekeringanGenangan Banjir(3) Areal Kena Musibah (Ha) Jumlah Tanaman Nama : NIP :

………

(2) Realisasi Luas Tanam (Ha) Padi TebuPalawijaLain-lainJumlah tanaman BeroPelaksana OPNo PadiPalawijaTebu(1) Rencana Luas Tanam (Ha) Luas Sawah (Ha)Pembantu Pelaksana OPLain-lainBero

= Luas Total Areal Bagian Pelaksana = Jumlah Kabupaten= MT 1MT 2MT 3MT 1MT 2MT 3TuaMudaMT 1MT 2MT 3MT 1MT 2MT 3TuaMudaPadiTebuPalawijaPadiTebuPalawija 123456789101112131415161718192021222324252627282930313233 Asisten OP Bagian Pelaksana Kegiatan Irigasi Nama : NIP : Wilayah ……………………………………….. Nama : NIP :

Wilayah……………………………………..

: …………bu : 20… / 20… ………., ……………………….

…...….. Buah Areal Kena Musibah KekeringanTergenang Banjir

Bagian Pelaksana Kegiatan Tahun Masa Tanam Mengetahui, Pemimpin Bagian Pelaksana Kegiatan Irigasi

Luas Sawah Irigasi

Jumlah Daerah Irigasi...….. Buah …..…… Ha BeroNo Realisasi Luas Tanam (Ha) PadiPalawijaTebu Lain-lainJumlahBero

FORMULIR REALISASI LUAS TANAH PER BAGIAN PELAKSANA KEGIATAN IRIGASI WILAYAH SELAMA SETAHUN KabupatenDaerah IrigasiNo Kode DI Rencana Luas Tanam (Ha) PadiPalawijaTebu Lain-lainJumlah

::….…. ::….…. ::….…. 1218192021 RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB

Saluran/ Bangunan dengan hm/ Tipe 16Arus

45678 1 2 3 4

Daerah Irigasi………………Keadaan s/d akhir bulan 6 7 85

Desa, Kecamatan, KabupatenKeterangan

Prio ritas

No Kode DI………………Ranting Pengairans Sawah DI : …………………………… NIP.

Cabang Dinas PU Pengairan………………Kemantren Pengairan ……………., ………....…………………… Mantri Pengairan

Menur

Awal Layanan (Ha) 17Lain-lain

FORMULIR LAPORAN KERUSAKAN JARINGAN DAN FASILITAS IRIGASI Tahun Anggaran : 20…….. / 20………

Berka

Formulir Pemeliharaan Jaringan Irigasi

: :Luas Sawah DI : ………………………… Ha:………….…. ::………….…. 1218192021 RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB RRRRRRRRRRRRRR SSSSSSSSSSSSSS BBBBBBBBBBBBBB

Daerah Irigasi……… No Kode DI………Keadaan s/d akhir bulan Cabang Dinas PU Pengairan……… Tgl Saluran/ Bangunan dengan hm/ Tipe

Keadaan Menurun/

Mele sak

No

Ranting Pengairan Desa, Kecamatan, Kabupaten

Boco

Keterangan 1617131415 1

1211789103 2 3 74 5 8 …………., ………....……………….. 2

6

FORMULIR LAPORAN SKALA PRIORITAS KERUSAKAN JARINGAN DAN FASILITAS IRIGASI Tahun Anggaran : 20…….. / 20……… NIP.(……………………………………)

Kepala Ranting Dinas Pengairan

: ………: …...…... : ………: …...…... : ………: …...…... Batu Belah (m3)Beton (m3 ) 13456789 Pintu Air (b/bh) Gorong- gorong (d/t)

Jenis Kerusakan

Nama Saluran/ Bangunan dengan hm/ Tipe PasanganTanah Tanggul (m3) 101112

No UrutTindakan Perbaikan Darurat Yang Telah Dikerjakan Yang Akan Dikerjakan Oleh Ranting Pengairan Yang Diminta Untuk Dikerjakan Tingkat yang Lebih Atas

Perbaikan Yang Masih Diperlukan Lain-lain

Rincian Kerusakan Pekerjaan

Daerah Irigasi No Kode DI 2

Ranting Pengairan Tanggal TerjadinyaLuas Areal (Ha) Kepala Ranting Pengairan ………..… NIP.

…………, ……………............. 20

FORMULIR LAPORAN KERUSAKAN BENCANA ALAM Cabang Dinas Pengairan

Disebabkan : ……………….

abcabcabcabcabcabcabc 123456789101112131415161718192021222324 NIP.

Disetujui

NoSolar (lt)Cat (kg)Teer (kg)Paslin (kg)Kemantren Pengairan Areal ……………….……………… (…………………………………………

Kepala Cabang Dinas PU Pengairan

Lain-lain Keterangan Oli SAE 90 (lt)Oli SAE 40 (lt)

Ranting Pengairan: …..……

FORMULIR DAFTAR KEBUTUHAN BAHAN CAT DAN PELUMAS PINTU AIR Untuk Perencanaan/Pelaksanaan *) NIP.……...………., …....………………….. 20….. Pengamat Pengairan Ranting ……………………. (………………………………………………………

Cabang Dinas PU Pengairan Untuk Periode Bulan: ……….…...… s/d : ………………..…

Semen (zak)Pasir (m3 )Kerikil (m3 )Batu Kali (m3)Lain-lainTukangPekerja 156789101112 XXXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXXX XXXXXX Disetujui

FORMULIR DAFTAR KEBUTUHAN UPAH DAN BAHAN UNTUK SWAKELOLA Untuk Perencanaan/Pelaksanaan **) : ………………..……..……..Cabang Dinas PU Pengairan Ranting Pengairan: ………………..……..…….. NIP.(…………………..…………)

Kepala Cabang Dinas PU Pengairan NIP.

…………………, ……….…....................... 20….. Kepala Ranting Pengairan (…………..…..)

Daerah Irigasi Untuk Bulan : ……………. : …………. s/d ……… XXXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXXX

Jumlah bahan + tenaga Harga Satuan (Rp) Jumlah biaya (Rp)

Keterangan 423

NoBahanTenaga Kerja (orang/hari) Kebutuhan Jenis PekerjaanBangunan Nama dan Hm

Saluran (Hm. s/d Hm ….) ( …. m)

Dinjas PU Pengairan Propinsi Dati II: ……...……: ………………… 123678

FORMULIR LAPORAN : PELAKSANAAN SURVEI DAN DISAIN PEKERJAAN PEMELIHARAAN JARINGAN DAN SARANA IRIGASI …………………, ……….…....................... 20….. Kepala Cabang Dinas PU Pengairan (…………………….……..…..…..)KeteranganTanggal Selesai Rencana TeknikVolume Bh/m NIP.Cabang Dinas PU Pengairan 5

Anggaran Biaya (Rp)No Urut 4

Ranting/ KemantrenSaluran/ Bangunan/ Sarana Hm …..… s/d Hm ……..Daerah Irigasi

Bend

……………, ……….…................... 20.. Kepala Cabang Dinas PU PengairanDisetujui Kadinas PU Pengairan Propinsi

FORMULIR DAFTAR USULAN SKALA PRIORITAS PEKERJAAN PEMELIHARAAN YANG DI SWAKELOLAKAN Tahun Anggaran : 20 ….. / 20….. : ………...……..Cabang Dinas PU PengairanLuas Total Jumlah : ………. : ……….Untuk Periode Bulan Dinas PU Pengairan Propinsi Dati I : ……….…..… s/d.….…..: ………………..…..……..…….. 2 Bangunan Pelengkap Buah/ U/ B (Rp. 1000) Luas Daerah Irigasi (Ha)No Bangunan Khusus Buah/ U/ B (Rp. 1000) Jumlah Biaya (Rp. 1000)Kabupaten

Saluran Km/ U/ B (Rp.1000)Fasilitas Ekap Buah/ U/ B (Rp. 1000)Bangunan Utama Buah/ U/ B (Rp. 1000)

Bendu

Disetujui………………,…….…....................... 20….. Kadinas PU Pengairan PropinsiKepala Cabang Dinas PU Pengairan

2

Jumlah Biaya (Rp. 1000)

Buah/ U/ B (Rp. 1000)Buah/ U/ B (Rp. 1000)Km/ U/ B (Rp.1000)Buah/ U/ B (Rp. 1000)Buah/ U/ B (Rp. 1000)

Cabang Dinas PU Pengairan: ………………...…….. NoLuas Daerah Irigasi (Ha)Kabupaten

Bangunan UtamaBangunan PelengkapSaluranFasilitas EkapBangunan Khusus

Untuk Periode Bulan : ……….…..… s/d….….…..Luas Total : ………….Dinas PU Pengairan Propinsi Dati I: ………………..…..………..Jumlah : ………….

FORMULIR DAFTAR USULAN SKALA PRIORITAS PEKERJAAN PEMELIHARAAN BERKALA YANG DI BORONGKAN Tahun Anggaran : 20 ….. / 20…..

123567810 XXXXJumlahXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

FORMULIR PROGRAM PEKERJAAN BERKALA YANG DI SWAKELOLAKAN Tahun Anggaran : 20.…. / 20.…. Cabang Dinas PU Pengairan Ranting Pengairan: ……….. : ………..Daerah Irigasi: ……………. Untuk Bulan: …………. s/d ……… Kepala Cabang Dinas PU Pengairan…………, ………....................... 20….. (…………………..…..) NIP.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

4

Keterangan 9

Uraian Pekerjaan 1. Jenis Pekerjaan PemeliharaanJadwal Pelaksanaan Tgl …. s/d …. .. HariJumlah (Rp.1000)Upah (Rp.1000)Bahan (Rp.1000)

No 2. Kecamatan & Kabupaten Banyaknya Pekerjaan (Bh/Km) BiayaNama Saluran/ Bangunan Lokasi (Hm)

Ranting Pengairan

1235610 XXXXJumlahXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX (………………..…..) NIP.

: ………...Dinas PU Pengairan Propinsi Dati I No Kode DIPaket Daerah IrigasiBiaya (Rp.1000) XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX …………, ………...... 20….. Kepala Cabang Dinas PU Pengairan

Banyaknya Pekerjaan (Bh/Km) Jadwal Pelaksanaan Tgl …. s/d …. ….. Hari2. Kecamatan & Kabupaten 49

NoNama Saluran/ Bangunan Lokasi (Hm)

Uraian Pekerjaan

FORMULIR PROGRAM PEKERJAAN BERKALA YANG DI BORONGKAN Tahun Anggaran : 20.…. / 20.. : ………..Cabang Dinas PU Pengairan Keterangan1. Jenis Pekerjaan Pemeliharaan

(Rp)(%) 1678 1 2 XXXXXXXXXX XXXXXXXXXX 3

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXXXX

Sub Jumlah (Rp) Jumlah Bahan & Upah (Rp) Dana Tersedia Untuk Bahan (Rp) Jumlah (Rp) Upah Tenaga Harian Kebutuhan Bahan

2345

No Urut UraianTarget Fisik/ Plafon Biaya (Rp)

Cabang Dinas PU Pengairan: ………..…….

Daerah Irigasi: ………..……. 2. No & Tgl Surat Penugasan1. Pekerjaan *) : ….…… s/d ……...Periode Tanggal

Ranting Pengairan: ………..……. Pelaksanaan FisikKuantitas / Volume%XXXXXXXX XX

KeteranganProgres s/d 2 minggu iniProgres 2 Minggu Yang Lalu (Rp)Progres Selama 2 Minggu Terakhir ( ……………….) NIP.

FORMULIR LAPORAN 2 MINGGUAN : PELAKSANAAN PEKERJAAN BERKALA YANG DI SWAKELOLAKAN : ………………… : ………………… ………., …………….. 20…. Pelaksana :

12345689101113 XXXXJumlahXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Nama Saluran/ Bangunan Lokasi (Hm) (………………………..…..) NIP.

YANG DI SWAKELOLAKAN : ……………………..Dinas PU Pengairan Propinsi Dati I : ……………………..Keadaan s/d Akhir Bulan Jadwal Pelaksanaan Tgl …. s/d …. ….. HariRanting

Uraian Pekerjaan XXXXXXXXXXXXXXXX …………, ………....................... 20….. Kepala Cabang Dinas PU Pengairan

12

Upah (Rp.1000)Bahan (Rp.1000)Jumlah (Rp.1000) 7

NoNo dan Tgl Surat PenugasanNama Pelaksana Keterangan1. Jenis Pekerjaan PemeliharaanBanyaknya Pekerjaan (Bh/Km) BiayaJadwal Pelaksanaan Tgl …. s/d …. ….. Hari2. Kecamatan & Kabupaten

FORMULIR LAPORAN BULANAN : PELAKSANAAN PEKERJAAN BERKALA Tahun Anggaran : 20.…. / 20.…. Cabang Dinas PU Pengairan: ..

: ………..…….No & Tgl SPK: ……….Kontrak Mulai Tgl: ……… : ………..…….Pemborong: ……….Rencana Selesai Tgl: ……… : ………..……. : ….…… s/d ……..... Paket 12345 = (4)/S(4)678 = (6)+(7)9=(8)/(3)10=(9)x(5) XXXXJumlah Kemajuan FisikXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Biaya (Rp)Nilai Bobot (%)

Daerah Irigasi Ranting Pengairan Nilai Pelaksanaan (%)Nilai Tertimbang (%)No Cabang Dinas PU Pengairan Periode Tanggal Minggu Yang LaluMinggu iniJumlah

Hasil Volume Pekerjaan Uraian Pekerjaan ………….., ……… 20…. Pengawas Lapangan : ( ………………..) NIP.

FORMULIR LAPORAN MINGGUAN : KEMAJUAN PEKERJAAN BERKALA YANG DIBORONGKAN NIP.( ………….……….. )

Pelaksana :Mengetahui, Kepala Ranting Pengairan : ( ……….………….. ) NIP.

Volume Pekerjaan

Cabang Dinas PU Pengairan 167 = (5)x(6)8 XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX NIP.

Harga Satuan (Rp)Jumlah Harga (Rp.1000)KeteranganNo No dan Tanggal Surat Pesanan/ SPKNama Rekanan Nama/ Jenis BahanVolume Bahan (zak/ m3 / bh/ kg) 2 Jumlah Bulan Lalu Jumlah s/d Akhir Bulan Ini

3 XXXXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXXXX

4 XXXXXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXXXXX Kepala Cabang Dinas PU Pengairan ( ………………….…………….. )

Dinas PU Pengairan Propinsi Dati I Untuk Bulan : ……………………… : ………………………: ……………………………. XXXXXXXXXXXXXXXX

Tahun Anggaran : 20….. / 20…..PENGADAAN BAHAN PEKERJAAN SWAKELOLAFORMULIR PEMANTAUAN BULANAN : ………….., ………………………….. 20….

XXXXXXXXXXXXXXXX

5

: ………..: ………... : ……….. 123456 NIP.

KeteranganNama/ Jenis Bahan Penggunaan Di Ranting PengairanBanyaknya Bahan Yang Sudah Terpakai (zak/ m3 / bh/ lt/ kg)

Uraian Pekerjaan (Lokasi & Jenis Pekerjaan) ………….., ………..….. 20…. Kepala Cabang Dinas PU Pengairan ( ……….…………….. )

FORMULIR PEMANTAUAN BULANAN : PENGGUNAAN BAHAN PEKERJAAN SWAKELOLA Tahun Anggaran : 20….. / 20….. Dinas PU Pengairan Propinsi Dati I Keadaan s/d Akhir BulanCabang Dinas PU Pengairan No

12345.15.26.16.27.17.28.18.29.19.210.110.211.111.212 (…………………..…..) NIP.

KeteranganJumlah Pintu Air (bh)

Bahan Yang Dipakai & Sisanya Cat (kg)Teer (kg)Paslin (kg)Solar (lt)Olie SAE 40 (lt)

Keadaan s/d Akhir Bulan: ……………….. …………, ………....................... 20….. Kepala Ranting Pengairan

Olie SAE 90 (lt)Lain-lainNoDI KemantrenNama Bangunan

Ranting Pengairan: ……………………….

FORMULIR PEMANTAUAN BULANAN : PENGGUNAAN CAT DAN PELUMAS PINTU BENDUNG / BANGUNAN BAGI BESAR Tahun Anggaran : 20….. / 20….. Cabang Dinas PU Pengairan : ………………..

: …………………..: ………………...……. : ………………….. 1234 = (3)/S(3)56 = (5)/(3)78 = (4)x(6)x(7)9 NIP.

NoPaket Pekerjaan Biaya ( Menurut DIP ) Biaya (Rp.1000)Nilai Bobot (%) YANG DIBORONGKANFORMULIR LAPORAN BULANAN : REALISASI PEKERJAAN BERKALA Progres Tertimbang (%)Keterangan

Dinas PU Pengairan Propinsi Dati I Keadaan s/d Akhir BulanCabang Dinas PU Pengairan Realisasi ( Menurut Kontrak ) Biaya (Rp.1000)Prosentase Terhadap Biaya Kons. (%) ……….., …………………..….. 20. Kepala Cabang Dinas PU Pengairan ( ………………….…………….. )

Tahun Anggaran : 20….. / 20….. Progres Fisik (%)

12345678910 = (5) - (9)1112 NIP.

Biaya (Rp)

Realisasi Nomor dan Tanggal Surat Penugasan *)/ Pemborong Nr dan Tanggal Kontrak SPK **) Tgl. Mulai & Tgl Selesai Realisasi Fisik (bh/ m3 / km) Biaya *)/ Nilai Kontrak **) (Rp)

Target Fisik (bh/ m3 / km)

Daerah Irigasi/ Paket Pekerjaan

Swakelola/ BoronganNo XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX ( ………………….…………….. )

XXXXXXXXXX

: ………………………………Cabang Dinas PU Pengairan .., …..….. 20…. Kepala Cabang Dinas PU Pengairan

Sisa Plafon (Rp) Surat Pertanggungan Jawab (SPJ) *)Keterangan

FORMULIR LAPORAN TAHUNAN : REALISASI PEKERJAAN PEMELIHARAAN Tahun Anggaran : 20 ….. / 20 ….. Dinas PU Pengairan Propinsi Dati I: …………………………

LAMPIRAN F

PERHITUNGAN ANGKA KEBUTUHAN NYATA PEMBIAYAAN PENGELOLAAN IRIGASI (AKNPI)

1.1. Biaya di Tingkat Daerah Irigasi

Biaya pengelolaan irigasi meliputi biaya di lapangan dan di kantor Dinas. Biaya di lapangan atau di tingkat Daerah Irigasi adalah biaya langsung yang dibutuhkan untuk pengelolaan irigasi, meliputi biaya operasi, pemeliharaan, dan rehabilitasi.

1.1.1 Perhitungan Pembiayaan Operasi Jaringan Irigasi

Pembiayaan Operasi irigasi di lapangan adalah semua biaya yang terkait langsung dengan operasi jaringan irigasi di lapangan. Perhitungan ini dibuat oleh pengamat/ranting pengairan bersama dengan GP3A, dengan mengisi blanko AKNPI-01. Blanko ini dibuat setahun sekali.

1.1.2 Perhitungan Pembiayaan Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Pembiayaan Pemeliharaan irigasi di lapangan adalah semua biaya yang terkait langsung dengan pemeliharaan jaringan irigasi di lapangan.

Perhitungan ini dibuat oleh mantri/juru pengairan bersama dengan P3A, dengan mengisi blanko AKNPI-02 untuk pemeliharaan rutin dan blanko AKNPI-03 untuk pemeliharaan berkala. Pengisian blanko AKNPI-03 dibuat berdasarkan hasil penelusuran jaringan.

1.1.3 Perhitungan Pembiayaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi

Pembiayaan Rehabilitasi irigasi di lapangan adalah semua biaya yang dibutuhkan untuk rehabilitasi jaringan irigasi. Perhitungan ini dibuat oleh dinas yang membidangi irigasi dengan mengisi blanko AKNPI-04. Pengisian blanko ini dibuat berdasarkan hasil SID (Survey, Investigasi, dan Desain) Rehabilitasi jaringan irigasi.

1.2. Perhitungan Pembiayaan Pengelolaan Irigasi Tingkat Kabupaten/ Kota/Provinsi Perhitungan pembiayaan pengelolaan irigasi tingkat kabupaten merupakan rekapitulasi dari biaya O&P, Rehabilitasi di masing-masing Daerah Irigasi ditambah biaya untuk pembinaan/koordinasi dan pemberdayaan P3A.

Kebutuhan biaya ini dihitung oleh Dinas kabupaten dan diajukan ke Bappeda kabupaten/Dinas yang membidangi irigasi provinsi/Balai besar dengan mengirimkan blanko AKNPI-07.

1.2.1 Perhitungan Pembiayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A)

Pembiayaan untuk pemberdayaan P3A dibuat oleh Dinas pengelola irigasi setiap tahun sekali, meliputi semua biaya yang diperlukan dalam pemberdayaan dan pendampingan P3A. Semua program tahunan untuk pemberdayaan P3A dimasukkan kedalam blanko AKNPI-05.

1.2.2 Perhitungan Pembiayaan Pembinaan/Koordinasi Pengelolaan Irigasi Pembiayaan untuk pembinaan pengelolaan irigasi dibuat oleh Dinas pengelola irigasi setiap tahun sekali, meliputi semua biaya yang diperlukan dalam pembinaa petugas pengelola irigasi dan biaya untuk melakukan koordinasi dengan instansi lain, biaya administrasi dan pemeliharaan kantor.

Semua kebutuhan biaya untuk ini dimasukkan kedalam blanko AKNPI-06.

1.3. Mekanisme Pembiayaan Pengelolaan Jaringan Irigasi

Sesuai dengan UU 7/2004, kewenangan dan tanggung jawab pengelolaan irigasi dibagi-bagi sesuai dengan luasan daerah irigasi. Oleh sebab itu penetapan program definitif pengelolaan jaringan irigasi harus disesuaikan dengan kewenangan dan tanggung jawabnya masing-masing.

Untuk Daerah Irigasi yang menjadi kewenangan kabupaten/kota, program definitif diusulkan oleh dinas yang mengelola irigasi dan ditetapkan oleh bupati/walikota, setelah mendapat rekomendasi dari komisi irigasi.

Untuk daerah irigasi yang menjadi kewenangan provinsi, program definitif ditetapkan oleh kepala dinas PU/kepala dinas PSDA di provinsi berdasarkan usulan dari balai provinsi.

Untuk daerah irigasi yang menjadi kewenangan pusat, program definitif ditetapkan oleh Dirjen SDA berdasarkan usulan dari Bupati/Kepala Balai Besar.

Usulan pembiayaan pengelolaan jaringan irigasi dapat dilihat pada bagan alir dibawah ini:

BAGAN ALIR

USULAN BIAYA PENGELOLAAN IRIGASI

KEGIATAN PENGAMAT DINAS

Operasi

Pemeliharaan Rutin

Pemeliharaan Berkala Swakelola

Pemeliharaan Berkala Diborongkan

Rehabilitasi

Pemberdayaan P3A

Pembinaan & Koordinasi

*) Usulan sesuai kewenangan

USULAN BIAYA O&P*) BIAYA di TINGKAT DI

REKAP AKNPI AKNPI-01

AKNPI-02

AKNPI-03B AKNPI-03A

AKNPI-04

AKNPI-05

AKNPI-06

USULAN BIAYA O&P*) BIAYA di TINGKAT DI

REKAP AKNPI AKNPI-01

AKNPI-02

AKNPI-03B AKNPI-03A

AKNPI-04

AKNPI-05

AKNPI-06

DANA PENGELOLAAN IRIGASI (DPI)

PENETAPAN BIAYA O&P

OLEH BUPATI APBD KAB

APBD Prov.

IPAIR P3A DANA PENGELOLAAN IRIGASI

(DPI)

PELAKSANAAN PUSAT

USULAN BIAYA OP USULAN BUPATI

KEWENANGAN KAB / KOTA ?

LAMPIRAN G

KERANGKA ACUAN KERJA

PENYUSUNAN MANUAL OPERASI DAN PEMELIHARAAN IRIGASI

DI BALAI PSDA JAWA BARAT

I. Latar Belakang

a. Jelaskan secara garis besar maksud dan tujuan pembuatan manual operasi dan pemeliharaan.

b. Ceritakan kondisi daerah studi yang ada sekarang.

c. Apa yang diharapkan dengan dibuatnya manual O&P ini.

d. Ceritakan mengenai aspek politis, akselerasi, dan kendala yang perlu diantisipasi sehingga pelaksanaan pembuatan manual ini tercapai sesuai rencana.

e. Dasar Hukum

No. Dasar Hukum Nomor Tentang

1. Undang-Undang RI 7 Tahun 2004 Sumber Daya Air 2. Undang-Undang RI 22 Tahun 1999 Pemerintahan Daerah

3. Undang-Undang RI 25 Tahun 1999 Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah 4. Peraturan Pemerintah RI 22 Tahun 1982 Tata Pengaturan air

5. Peraturan Menteri P.U 48/PRT/1993 Pengelolaan atas Air dan Sumber Air pada Wilayah

6. Peraturan Menteri P.U 67/PRT/1993 Panitia Pengaturan Air Propinsi Jawa Barat

7. Peraturan Pemerintah RI 20 Tahun 1990 Peraturan Pemerintah RI Pengendalian Pencemaran Air 8. Keputusan Presiden 80 Tahun 2003 Pedoman Pelaksanaan Pengadaan

Barang/Jasa Pemerintah

Mengingat bahwa :

• air saat ini merupakan barang yang mempunyai nilai ekonomi dan berfungsi sosial

• adanya penggunaan air irigasi untuk berbagai kepentingan

• terjadinya kerawanan ketersediaan air

• adanya perubahan tujuan pembangunan di bidang pertanian dari meningkatkan produksi untuk swasembada beras menjadi melestarikan ketahanan pangan

Undang-Undang No. 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air dan Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 2006 Tentang Irigasi, mengamanatkan bahwa kewenangan dan tanggung jawab pengelolaan irigasi dibagi-bagi sesuai dengan luasan daerah irigasi, sebagai berikut :

• Daerah Irigasi (DI) dengan luas kurang dari 1.000 ha berada dalam satu

• Daerah Irigasi (DI) dengan luas kurang dari 1.000 ha berada dalam satu

Dokumen terkait