Penanggung Jawab (Letkol Czi Mahfud Ghozali)
ANALISIS STRUKTUR MUSIK MARCHING BAND ZIPUR I DHIRA DHARMA
3.2 Model Notasi
3.3.2 Nada Dasar (Pitch Center)
Dalam menentukan nada dasar pada setiap lagu yang akan ditranskripsikan, penulis berpedoman kepada hasil rekaman yang dimainkan di lapangan. Atas dasar itu, kemudian penulis mengubahnya ke dalam bentuk partitur. Namun dalam mentranskripsikan lagu Indonesia Raya, penulis terlebih dahulu berpedoman kepada partitur yang sudah ada, kemudian mencocokkannya dengan hasil rekaman yang ada di lapangan. Nada dasar dalam partitur lagu Taruna Jaya, Indonesia Raya, dan Himne Angkatan Darat adalah Bb.
56 3.3.3 Wilayah Nada (Range)
Wilayah nada dalam suatu komposisi musik adalah jarak antara nada terendah dengan nada tertinggi. Untuk menentukan wilayah nada pada setiap lagu, maka pertama sekali penulis menyusun setiap nada-nada yang dimainkan ke dalam bentuk tangga nada (pada sub-bab sebelumnya). Setelah tangga nadanya selesai dibentuk, maka penulis dapat melihat dan menentukan nada terendah dan nada tertinggi. Berikutnya penulis menghitung frekuensi jarak nada tersebut (dari nada terendah ke nada tertinggi) dengan menggunakan sistem cent sebagaimana halnya pendapat yang ditawarkan oleh Ellis dalam Malm (1977:35) yaitu nada-nada yang berjarak satu laras sama dengan 200 cent dan nada-nada yang berjarak setengah laras sama dengan 100 cent.
3.3.3.1 Wilayah Nada Lagu Taruna Jaya
Untuk membuat wilayah nada yang terdapat pada lagu Taruna Jaya ini, penulis berpedoman kepada tangga nada yang sudah dibuat ke dalam bentuk partitur yang terdapat pada sub-bab sebelumnya. Lagu Taruna Jaya ini memiliki wilayah nada dari nada F ke F’. Jarak dari nada F ke F’ adalah sebanyak enam laras sehingga jumlah frekuensi jarak nada tersebut adalah 1200 cent.
57 3.3.3.2 Wilayah Nada Lau Indonesia Raya
Dari tangga nada yang sudah dibuat sebelumnya,maka lagu Indonesia Raya ini memiliki wilayah nada dari nada D ke G’. Jarak dari nada D ke G’ adalah sebanyak delapan setengah laras sehingga jumlah frekuensi jarak kedua nada tersebut adalah 1700 cent.
3.3.3.3 Wilayah Nada Lagu Himne Angkatan Darat
Dengan berpedoman kepada tangga nada yang sudah dibuat pada sub-bab sebelumnya, maka wilayah nada yang terdapat pada lagu ini adalah dari nada D’
ke F”. Jarak dari nada D; ke F” adalah sebanyak tujuh setengah laras sehingga jumlah frekuensi jarak kedua nada tersebut adalah 1500 cent.
58 3.3.4 Jumlah Nada (Frequency of Note)
Jumlah nada merupakan banyaknya pemakaian nada yang dipakai dalam sebuah komposisi. Menurut Nettl (1964:146), untuk menggambarkan jumlah nada-nada umumnya disampaikan lewat notasi yang ditulis pada garis paranada.
Dalam hal ini penulis akan menyusun jumlah nada yang dipakai sesuai dengan tangga nada yang telah dibuat sebelumnya.
3.3.4.1 Jumlah Nada Lagu Taruna Jaya
Frekuensi pemakaian nada pada lagu Taruna Jaya ini dapat dilihat pada garis paranada di bawah ini.
17 32 42 20 8 4
Dari gambar di atas, dapat dilihat frekuensi pemakaian dari setiap nada yang mana nada yang paling sering digunakan adalah nada C sebanyak 42 kali.
Sedangkan nada yang paling sedikit digunakan adalah nada E’ yakni sebanyak 4 kali.
59 3.3.4.2 Jumlah Nada Lagu Indonesia Raya
Frekuensi pemakaian nada pada lagu Indonesia Raya ini dapat dilihat pada garis paranada di bawah ini.
5 15 18 16 5 26 24 27 20 21 15
Dari gambar di atas, dapat dilihat frekuensi pemakaian dari setiap nada yang mana nada yang paling sering digunakan adalah nada D’ sebanyak 27 kali.
Sedangkan nada yang paling sedikit digunakan adalah nada D dan A yakni sebanyak 5 kali.
3.3.4.3 Jumlah Nada Lagu Himne Angkatan Darat
Frekuensi pemakaian nada pada lagu ini dapat dilihat pada garis paranada di bawah ini.
4 2 2 39 29 21 17 25 13 4
Dari gambar di atas, dapat dilihat frekuensi pemakaian dari setiap nada yang mana nada yang paling sering digunakan adalah nada G’ sebanyak 39 kali.
60
Sedangkan nada yang paling sedikit digunakan adalah nada Eb’ dan F’ yakni sebanyak 2 kali.
3.3.5 Interval
Interval merupakan jarak antara nada yang satu dengan yang lainnya (Mnoff,1991:71). Dari hasil transkripsi ketiga lagu Taruna Jaya, Indonesia Raya, dan Lagu Himne Angkatan Darat, maka penulis menentukan interval dari setiap lagu dan membaginya ke dalam interval naik dan interval turun. Untuk melihat lebih jelas lagi maka penulis membuat tabel berikut dibawah ini:
3.3.5.1 Interval Lagu Taruna Jaya
Interval Posisi Total
Naik Turun
1P 17 17
2m 7 4 11
2M 39 26 65
3m 3 3
3M 4 4
4P 7 5 12
5dim
5P 3 1 4
6m 6M
61
Jumlah 73 43 116
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa interval yang paling banyak muncul adalah interval 2M, yaitu sebanyak 67 kali. Sedangkan interval yang paling sedikit muncul adalah interval 3m, yaitu sebanyak 3 kali. Dan apabila dilihat dari posisinya, interval naik memiliki jumlah sebanyak 73 kali. Sedangkan interval turunnya memiliki jumlah sebanyak 43 kali. Hal ini berarti bahwa lagu tersebut memiliki banyak nada berdekatan dengan posisi naik.
3.3.5.1 Interval Lagu Indonesia Raya
Interval Posisi Total
Naik Turun
1P 74 74
2m 5 17 22
2M 10 40 50
3m 7 6 13
3M 2 5 7
4P 9 5 14
5dim 5P
6m 4 4
62
6M 3 3
Jumlah 113 73 186
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa interval yang paling banyak muncul adalah interval 1P, yaitu sebanyak 74 kali. Dan interval kedua paling sering muncul adalah interval 2M, yaitu sebanyak 50 kali. Sedangkan interval yang paling sedikit muncul adalah interval 6M, sebanyak 3 kali dan interval 6m sebanyak 4 kali. Dan apabila dilihat dari posisinya, interval naik memiliki jumlah sebanyak 113 kali. Sedangkan interval turunnya memiliki jumlah sebanyak 73 kali. Hal ini berarti bahwa lagu tersebut memiliki banyak nada berdampingan dan berdekatan dengan posisi naik.
3.3.5.1 Interval Lagu Himne Angkatan Darat
Interval Posisi Total
Naik Turun
1P 30 30
2m 19 22 41
2M 23 26 49
3m 1 9 10
3M 5 5
4P 7 7
5dim
63
5P 2 2
6m 6M
Jumlah 82 62 144
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa interval yang paling banyak muncul adalah interval 2M, yaitu sebanyak 49 kali. Sedangkan interval yang paling sedikit muncul adalah interval 5P, yaitu sebanyak 2 kali. Dan apabila dilihat dari posisinya, interval naik memiliki jumlah sebanyak 82 kali. Sedangkan interval turunnya memiliki jumlah sebanyak 62 kali. Hal ini berarti bahwa lagu tersebut memiliki banyak nada berdekatan dengan posisi naik.